5 Aturan Dalam Pre-Production Meeting Agar Lebih Efektif

Dalam memproduksi sebuah fim atau video dibutuhkanlah PPM atau Pre-Production Meeting yang merujuk pada proses praproduksi. Intinya adalah rapat praproduksi yang dilakukan seluruh divisi dalam proses pembuatan film. PPM dilakukan ketika kru sudah lengkap agar dapat mengefektifkan waktu, sehingga tidak memerlukan dua kali penjelasan konsep dan lain sebagainya.

Setelah melalui proses pengembangan ide dan skenario sampai pada akhirnya mencapai final draft dan disepakati oleh produser dan juga sutradara, seluruh tim harus mengetahui skenario tersebut. Pertama kali yang dilakukan pada saat PPM adalah script conference. Script conference adalah analisis terhadap cerita dan struktur dramatik yang dijelaskan oleh penulis skenario. Dari skenario yang sudah diberikan, seluruh tim bisa memulai dengan breakdown masing-masing kebutuhan. Hal ini tentunya berdasarkan konsep penyutradaraan yang diberikan sutradara. Pada saat PPM, seorang produser akan mencatat segala kebutuhan produksi, sejak praproduksi hingga pascaproduksi, untuk memudahkan sinkronisasi budget dan konsep keseluruhan film.

Nah, jadi PPM itu sangat penting, kan? Berikut ini eps-production akan menjelaskan beberapa aturan penting untuk membuat proses Pre-Production Meeting menjadi lebih efektif.

Baca Juga : 5 Protokol Kesehatan Syuting Film di Masa Pandemi

  1. On Time!

Jasa Video eps-production.com

Waktu itu sesuatu yang sangat berharga. Kenapa? Karena waktu hanya datang sekali dan tidak dapat diulangi lagi. Datang tepat waktu ternyata juga punya banyak manfaat. Di antaranya yaitu, kita bisa membangun citra baik di depan rekan kerja lain. Orang lain yang melihat kita datang tepat waktu, tentu akan merasa sungkan jika mereka terlambat. Manfaat lain dari tepat waktu adalah kalian bisa lebih santai menunggu. Bukankah lebih baik menunggu daripada ditunggu? Ketika kita menunggu, kita memiliki lebih banyak waktu untuk berbenah diri, dan mempersiapkan kebutuhan selanjutnya dan juga kita akan dipandang sebagai pekerja yang profesional dan menghargai waktu. Keefektifan waktu juga bisa menjadikan PPM yang nyaman bagi rekan kerja satu dan lainnya. Karena datang on time pada saat PPM kita dapat menyelesaikan banyak hal dan tidak akan kehilangan atau ketinggalan informasi yang disampaikan kru lain.

  1. Creative Deck

Creative deck adalah halaman atau slide yang berisi gambar, poin-poin beserta penjelasan kreatif sesuai dengan breakdown masing-masing kru yang terlibat di produksi film. Isi dari creative deck diantaranya yaitu director’s treatment, referensi shot, cast atau pemain yang terlibat baik main talent dan juga supporting talent, referensi properti, art sketch, foto lokasi, referensi wardrobe dan make up, look dan mood warna yang akan dimunculkan dalam film. Creative deck akan makin efektif dan efisien ketika sudah rapi, lengkap, dan terstruktur. Hal ini sangat penting dilakukan mengingat kru film tidak sedikit. Dengan banyaknya konsep yang sudah dibuat tentunya kita berharap seluruh kru dapat paham, sehingga dapat terjalin kerjasama yang sehat dan baik.

  1. Tempat Yang Kondusif

Jasa Video eps-production.com

Pilihlah tempat yang sejuk dan memiliki suhu yang pas untuk menunjang keefektifan PPM. Jika PPM dilakukan di luar ruangan kita harus pilih tempat yang cukup teduh dan sejuk sehingga kru yang mengikuti PPM bisa merasa nyaman. Selain itu, pilihlah tempat yang tidak terlalu ramai agar para kru yang terlibat dalam PPM tetap fokus menyimak. Jika melakukan PPM di tempat yang ramai, baik ramai orang di tempat itu atau lalu lalang kendaraan, tentunya kalian dan kru juga akan terdistraksi banyak hal. PPM di tempat yang ramai juga akan memerlukan tenaga ekstra untuk mengeluarkan suara yang keras sehingga tim yang turut serta dalam rapat akan memperhatikan kalian. Jadi, jangan sampai salah pilih tempat, ya.

Baca Juga:  3 Tren Iklan di Masa Pandemi

  1. Persiapkan Poin-Poin Tambahan

Jasa Video eps-production.com

Sebelum PPM dilaksanakan, alangkah lebih baiknya seluruh kepala per divisi mencatat poin-poin pembahasan yang akan dijelaskan agar tidak ada poin yang terlewat untuk didiskusikan bersama dan saat topik pembahasan tidak melenceng dari tujuan awal. Karena pada dasarnya dalam pembuatan film, antara divisi satu dengan yang lainnya memerlukan kerjasama serta komunikasi yang baik. Poin-poin pembahasan juga tidak boleh dilewatkan seorang produser, karena nantinya produser akan membuat kebutuhan budget masing-masing divisi. Dalam poin-poin pembahasan bisa juga ditambahkan pertanyaan dan konfirmasi antar kru agar tidak terjadi miskomunikasi saat proses syuting berlangsung. Selain itu, poin-poin pembahasan di dalamnya termasuk juga laporan perkembangan per divisi, misalnya kru sutradara sudah ditahap casting, kru artistik sudah melalui tahap mencari properti, dan lain sebagainya.

  1. Pemilihan Waktu Meeting

Jasa Video eps-production.com

Pemilihan waktu meeting juga berpengaruh pada mood kru. Kita dapat melakukan PPM di jam-jam setelah makan siang hingga selesai di sore hari. Karena jika kalian memilih waktu terlalu pagi, mungkin bisa jadi ada beberapa kru yang keberatan karena harus menyelesaikan tugas rumah tangga, atau tugas lainnya. Begitu juga dengan pemilihan waktu meeting yang terlalu malam, karena malam hari adalah waktu untuk beristirahat dan juga tidak baik untuk kesehatan. Demi kerjasama yang baik dan kondusif, kalian juga perlu memperhatikan kesehatan mereka, salah satunya dengan memilih waktu meeting yang tepat.

Jadi, Pre-Production Meeting adalah kegiatan yang penting untuk dilakukan dan bukan kegiatan yang asal-asalan. Banyak poin-poin penting yang harus diperhatikan sebelum melakukan PPM dengan kru. Semoga tulisan ini bisa membantu ya! Selamat berkarya!

Baca Juga : 6 Tahapan Development Ide Kreatif Dalam Pembuatan Film

 

Read More

5 Cara Menjaga Kreativitas Pekerja Kreatif dan Filmmaker

Disaat pandemi ini kita lebih banyak beraktifitas di rumah. Melakukan pekerjaan dan menjalankan rutinitas di dalam ruangan yang sama bisa berdampak terhadap psikologis manusia. Hal ini juga dapat melemahkan kreativitas disaat bekerja terutama pekerja kreatif dan filmmaker. Nah, kali ini eps-production akan membagikan beberapa tips nih buat kamu agar selalu kreatif di masa pandemi ini. Langsung aja yuk berikut tipsnya:

  1. Rajin Membersihkan dan Merapikan Tempat Tinggal

Jasa Video eps-production.com

Dimanapun kamu tinggal, baik di kost atau di rumah, mulailah untuk rajin membersihkan dan merapikannya. Buatlah jadwal berkala untuk melakukan kegiatan ini, semisal 3 kali hingga 1 kali dalam seminggu. Frekuensi kegiatan ini dapat kamu sesuaikan dengan kemampuan dan jadwal kegiatan kamu.

Seperti halnya seorang interior designer ketika sedang merancang rumah, penguasaan ruang perlu dipikirkan matang-matang. Kita diajak untuk menelusuru ruang hingga ke bagian yang tersembunyi pada saat membersihkan rumah. Pada saat merapikan atau menata ulang ruangan, kita juga diajak untuk berpikir kreatif dalam memecahkan masalah penguasaan ruang. Hal tersebut dapat mengasah otak kita agar tetap kreatif.

Baca Juga : 5 Protokol Kesehatan Syuting Film di Masa Pandemi

  1. Bermain Game, Menonton, dan Membaca

Jasa Video eps-production.com

Jangan habiskan waktu luangmu untuk rebahan aja di kasur. Pertama, rebahan di kasur tanpa aktivitas apa pun dapat menyebabkan penimbunan kalori dan lemak. Kedua, otot-otot kita jadi kaku dan badan pun sering pegal-pegal. Nggak mau, kan? Oleh karena itu, gunakanlah waktu luang untuk tetap aktif. Banyak kegiatan yang dapat kamu lakukan selain rebahan di kasur misalnya menonton film yang dapat menambah referensi sekaligus mencari hiburan. Bermain game juga dapat membantu menjaga pikiran agar tetap kreatif, lho! Otak kita diajak bekerja untuk memecahkan masalah secara kreatif. Selanjutnya juga ketika kita membaca, alam imajinasi kita akan diasah secara mendalam. Kamu bisa terapkan waktu luang kamu dengan aktivitas seperti tersebut di atas.

  1. Olah Raga Ringan di Rumah

Jasa Video eps-production.com

Olahraga ringan di rumah juga dapat menjaga kreativitasmu, lho! Kamu bisa mulai dengan set latihan sederhana, seperti push-up, sit-up, squat-jump, dan lari-lari ringan/ jogging. Jika kamu terbiasa melakukan yoga, buatlah latihan rutin di rumah. Kesehatan kita akan terus terjaga sementara otak kita juga dapat bekerja lebih optimal. Usahakan untuk melakukan olahraga pada pagi hari sekitar pukul 07:00-09:00, atau sore hari pukul 16:00-17:00. Bagi kamu yang sudah sering berolahraga, pertahankan terus, ya!

Baca Juga : 3 Tren Iklan di Masa Pandemi

  1. Memasak

Jasa Video eps-production.com

Buatlah jadwal untuk memasak makananmu sendiri. Buat yang belum pernah mencoba, mulailah dengan menu-menu sederhana dan praktis, seperti segala sesuatu yang digoreng, nasi goreng, membuat telur dadar isi sayuran, menumis sayuran, dan lain sebagainya. Jika kamu tertantang untuk mengeksplorasi menu, ini saatnya untuk menunjukkan kreativitas kuliner. Kamu bisa melihat rekomendasi memasak di internet dan mengikuti cara-caranya. Jika sudah selesai memasak, cobalah makanan buatanmu atau tawarkan kepada anggota keluargamu. Dengan mengeksplor menu makanan, kamu dapat mengasah kreativitas. Menurut riset, memasak dapat menjaga atau bahkan meningkatkan kreativitas berpikir. Merangkai bahan dan membuat rasa yang seimbang juga membutuhkan kecerdasan dan kreativitas. Yuk, mulai memasak hari ini.

  1. Refleksi dan Introspeksi

Jasa Video eps-production.com

Refleksi dan introspeksi adalah cara untuk melihat kembali ke dalam diri setelah seharian selesai melakukan aktivitas. Kita harus mengevaluasi apa yang kurang dan apa yang perlu dikembangkan dari diri kita. Tidak hanya itu, kita juga diajak untuk mendengarkan orang lain supaya karya kita pun menjadi semakin kaya akan nilai-nilai yang humanis.

Meski kegiatan kita saat ini hanya terbatas di rumah, hal itu bukan berarti tidak mungkin untuk introspeksi. Kita perlu memeriksa diri kita sendiri selama menunggu pandemi selesai. Mari kita lakukan hal ini sebagai tahap yang terakhir untuk menjaga kreativitas.

Di atas tersebut merupakan tips dari kita, semoga dapat membantu dan juga semoga pandemi ini segala berakhir ya.

Baca Juga : 6 Tahapan Development Ide Kreatif Dalam Pembuatan Film

Read More

6 Skill yang Dibutuhkan oleh Seorang Art Director

Art director bertugas untuk memberikan nyawa dan rasa dalam sebuah karya seni, maka dari itu profesi ini banyak dibutuhkan oleh production house. Dalam pembuatan karya seni seperti film, majalah, koran, packaging, dan karya visual lainnya dibutuhkanlah seorang art director. Ia juga memimpin tim dibawahnya seperti graphic designer, editor, fotografer, penata gaya, dan lainnya yang nantinya akan menjembatani creative director dengan head project atas keberlangsungan sebuah project.

Baca Juga : Mengenal Perbedaan Editing Offline vs Online Dalam Video Dan Film

Seorang art director harus dapat menyampaikan pesan sebuah brand atau client-nya kepada audiens melalui estetika audio dan visual. Untuk itu dibutuhkanlah skill dan profesionalitas agar pesan tersebut menjadi sebuah awareness dan sampai kepada audiens. Berikut di bawah ini beberapa skill yang dibutuhkan oleh seorang art director:

  1. Artistik

Art director bertanggung jawab dalam memberikan estetika di dalam sebuah karya seni, maka Ia dituntut memiliki jiwa artistik dan memahami hal-hal teknis seperti lighting, framing photography, typography, dan teknis visual lainnya sehingga memudahkan penentuan detil yang akan digunakan dalam proses produksi.

 

  1. Kreatif

Jasa Video eps-production.com

Art director harus memiliki kreatifitas dan imajinasi yang memang sudah ada dalam diri sendiri. Ia harus mengetahui cara mengkombinasikan warna dalam visual, agar terlihat bagus dalam bentuk digital maupun cetak.

 

  1. Teamwork

Jasa Video eps-production.com

Art director mengatur dan mengawasi pekerjaan graphic designer, penata seni yang mengerjakan karya visual dan pekerja seni lainnya yang bekerja dibawah naungannya. Jika tidak bisa berkolaborasi dan bekerja sama dengan orang lain, akan sulit jadinya untuk menyelesaikan project.

 

Baca Juga : Director of Photography (DOP), Tugasnya Ngapain Aja Sih?

 

  1. Memperhatikan detil

Jasa Video eps-production.com

Art director harus dapat memperhatikan detil sekecil apa pun itu.  Ketika memberikan arahan, ada lighting yang harus diperhatikan, properti yang harus ditambahkan, kombinasi yang digunakan dalam palet warna, dan lainnya. hingga detil sekecil warna properti tambahan yang berdampak bagi penikmat karya visual tersebut.

 

  1. Komunikatif

Jasa Video eps-production.com

Seorang art director harus bisa menyampaikan visi atau bayangan visual yang dimiliki kepada calon klien. Jika sudah disetujui, art director akan menerjemahkan dan mengemas bayangan visual tadi ke bentuk karya visual yang bagus.

 

  1. Terbuka

Jasa Video eps-production.com

Terbuka maksudnya disini adalah seorang art director harus dapat menerima masukan dari timnya. Sudah hal yang biasa jika di dalam tim terdapat perbedaan pendapat dan art director-lah yang harus menyatukan kembali visi dalam tim.

Terbuka disini bukan hanya di dalam internal tim, namun jika klien kurang pas dengan salah satu atau beberapa treatment yang diberikan maka art director harus dapat menerima masukan dan mencari jalan tengah untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan keinginan seorang art director dan memenuhi ekspektasi dari klien.

Nah, itulah beberapa skill yang harus dimiliki oleh seorang art director agar dapat menghidupkan dan memberikan estetika pada sebuah project. Bagaimana? Apakah kamu siap menjadi seorang art director?

Baca Juga : Mengenal Tugas Dan Tanggung Jawab Seorang Sutradara

Read More

5 Tahapan Pembuatan Film Pendek

Film pendek mulai digemari oleh filmmaker Indonesia akhir-akhir ini. Kenapa? Selain telah tersedianya alat pembuatan film yang mumpuni dengan budget terjangkau, film pendek juga dijadikan sebagai media penyampaian gagasan kepada khalayak ramai. Dengan film pendek seorang filmmaker dapat menyampaikan gagasannya secara singkat, padat, dan jelas. Ibarat buku harian, film pendek dijadikan catatan singkat seorang filmmaker karena pembuatannya relatif mudah dan murah dari pembuatan film panjang yang membutuhkan pertimbangan dan pemikiran yang matang sebelum pembuatannya. Tidak hanya untuk pencapaian gagasan, production house juga menjadikan film pendek sebagai alternatif untuk promosi sebuah brand, pengenalan profil dan branding sebuah perusahaan atau company profile.

Baca Juga : 10 Istilah Dalam Produksi Video dan Film yang Wajib Kamu Tahu

Untuk membuat sebuah film pendek, biasanya sebuah production house menjalankan beberapa tahapan untuk mempermudah pembuatan film pendek, diantaranya sebagai berikut:

  1. Riset dan Pengembangan Ide

Jasa Video eps-production.com

Yang pertama kali harus kamu lakukan dalam pembuatan film pendek yaitu mencari dan menemukan sebuah ide cerita atau gagasan yang ingin kamu sampaikan. Dari ide ini nanti akan dikembangkan menjadi kerangka cerita melalui riset untuk memperkuat gagasan atau ide dan brainstorming di dalam tim. Ide yang telah ditemukan akan diolah dan dikemas semenarik mungkin untuk mencapai tujuan dari pembuatan film ini. Dalam proses pengembangan ide inilah yang akan membatu tim produksi dalam memahami visi dari seorang filmmaker.

Jika ide telah dikembangkan dan berbentuk kerangka cerita, ide tersebut akan disulap ke dalam bentuk naskah atau skenario dimana akan terbentuk juga karakter-karakter, merancang visualisasi dan audio yang terdapat di dalam film tersebut.

  1. Pra Produksi

Jasa Video eps-production.com

Masuk ke tahapan yang paling penting dalam proses pembuatan video yaitu proses meramu kreatifitas dan merencanakan aspek logistik. Pada tahap pra produksi ini akan dilakukan pembuatan naskah, script breakdown untuk mempermudah organisir elemen dalam proses produksi, dan dilanjutkan dengan casting untuk pemeran karakter. Dalam tahap pra produksi ini juga akan dilakukan penyusunan perencanaan framing kamera yang tepat, mengukur kebutuhan lampu yang akan digunakan, set artistic yang dibutuhkan guna penunjang rasa dalam setiap scene. Segala hasil dari tahap pra produksi ini nantinya akan berbentuk story board yang akan sangat berguna dalam proses produksi.

  1. Produksi

Jasa Video eps-production.com

Proses produksi inilah eksekusi dari ide atau gagasan yang akan disampaikan. Pada tahap ini sebagian besar kru film ikut berpartisipasi dan sutradara mengawasi dan memastikan bahwa pengambilan visual dan audio sudah sesuai dengan naskah dan story board, pada proses ini, kamera dan audio memiliki peran penting. Menjaga pencahayaan juga tak luput dari perhatian karena dengan pencahayaan inilah akan terbentuknya atmosfir yang disuguhkan kepada penonton nantinya.

Baca Juga : 7 Departemen Kru Film Pendek atau Video

  1. Paska Produksi

Jasa Video eps-production.com

Mengubah materi dari proses pra-produksi hingga produksi menjadi satu kesatuan yang utuh adalah tahapan yang dilakukan di paska produksi ini. Mengumpulkan dan menyunting materi-materi visual dan audio yang telah diproduksi menyita waktu yang lebih lama dari proses produksi. Di tahap ini penambahan efek visual, soundtrack film, color grading, subtitle dan kebutuhan lainnya akan dipadupadankan hingga menjadi sebuah karya utuh yang siap untuk didistribusikan.

  1. Distribusi

Jasa Video eps-production.com

Distribusi adalah proses sebuah karya film disuguhkan dan dinikmati oleh para penonton. Proses ini bisa dilakukan melalui distributor film; penayangan di bioskop, televisi, dan online streaming maupun secara mandiri; media sosial seperti Youtube dan platform online lainnya sehingga sebuah karya film dapat bertemu dengan penontonnya dan gagasan dari seorang film maker dapat disampaikan langsung kepada penontonnya.

Berikut di atas merupakan tahapan-tahapan yang dilakukan dalam memproduksi sebuah film pendek agar pekerjaan kamu lebih terstruktur, efektif, dan efisien. Sudah siapkah kamu memproduksi film pendekmu?

Baca Juga : 5 Tahapan Produksi dalam Pembuatan Video Company Profile

Read More

4 Alasan Kenapa Website Perusahaan Butuh Video!

Kamu pasti berpikir, “hah? Apa hubungannya website sama video?” Memang masih banyak yang belum paham bahwa video merupakan faktor penting yang mempengaruhi engagement sebuah website perusahaan.

Ada banyak cara meletakan video di dalam sebuah website. Kamu bisa meletakannya sebagai background di main slider, bisa meletakannya sebagai tautan di tombol, atau bisa juga meng-embed video tersebut di tengah-tengah halaman.

Lalu kenapa sih website perusahaan kamu membutuhkan video? Nah, kami akan coba jelaskan apa hubungannya dan kenapa halaman depan website kamu memerlukan video!

  1. Kesan Pertama Adalah Segalanya

Sama seperti bertemu dengan seseorang untuk pertama kalinya, website perusahaan kamu pun perlu kesan pertama yang bagus. Nah dengan menambahkan video di website kamu, itu akan memberikan kesan pertama yang bagus buat pengunjung website kamu. Website kamu tidak hanya terlihat profesional, tetapi pengunjung juga dapat mengenal perusahaan kamu dengan cepat.

  1. Menjelaskan Dengan Mudah

Pernah dengar kalau satu menit video berarti sama dengan 1.8 juta kata? Nah daripada menjejali website kamu dengan 1.8 juta kata (yang tentu saja akan mengganggu tampilan website kamu), kenapa gak bikin video satu menit aja? Dengan meletakan video di website perusahaan kamu, kamu punya peluang untuk memperkenalkan perusahaan kamu lebih dalam ke pengunjung.

Baca Juga : Mengapa Video Company Profile Wajib Dimiliki Oleh Perusahaan

  1. Mempermudah Penjualan

Video yang merupakan media yang sangat disukai oleh pengguna internet, juga dapat mempermudah penjualan produk / layanan kamu. Dengan video, tim sales kamu dapat melakukan percakapan dengan lebih informatif dan produktif. Kamu bahkan bisa membuat video yang menjawab topik-topik tertentu. Dengan begitu, layanan yang kamu tawarkan dapat tersampaikan dengan lebih jelas.

  1. Menciptakan Empati

Jasa Video eps-production.com

Video tidak hanya efektif untuk menunjukan produk atau layanan yang kamu jual, tetapi juga memaparkan brand value dan mission statement dari brand kamu. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah menyentuh hati para audiens. Kamu bisa membuat video-video tematik, seperti film pendek, atau bahkan web series untuk menyentuh perasaan calon konsumen kamu dengan jitu.

Baca Juga : 5 Tahapan Produksi Dalam Pembuatan Video Company Profile

Penutup

Kesimpulannya, video adalah media yang mudah diletakan di mana saja, termasuk di website kamu. Tertarik bikin video? Silakan hubungi kami di halaman berikut ini atau Whatsapp 081280002771.

Read More

5 Fungsi Iklan Digital Buat Produkmu Disaat Pandemi

Di masa pandemi ini, masyarakat dituntut untuk dapat beradaptasi dengan kondisi yang ada. Aktivitas yang umumnya dilakukan di tempat umum, harus dikurangi intensitasnya agar dapat mencegah terkena virus yang tersebar. Masyarakat yang sebelum pandemi harus ke kantor, dialihkan untuk bekerja dari rumah. Yang sebelumnya harus keluar rumah untuk mencari rezeki, harus berpikir dua kali untuk meninggalkan rumah. Dengan adaptasi baru ini, masyarakat menghabiskan lebih banyak waktu di rumah. Hal-hal tersebut di atas membuat perkembangan digital menjadi sangat cepat dan membuat penurunan pemasangan iklan cetak atau print.

Untuk itu para pelaku bisnis juga harus beradaptasi dengan kondisi yang ada sekarang dengan salah satu caranya adalah dengan membuat iklan digital untuk produk mereka agar dapat menjangkau masyarakat luas.

Baca Juga : Perbedaan Iklan Komersial dan Iklan Non Komersial

Iklan digital adalah jenis komunikasi yang dilakukan perusahaan untuk menyajikan ataupun memperkenalkan; ide, gagasan, brand, produk, ataupun layanan yang dimiliki perusahaan kepada masyarakat melalui berbagai platform online atau saluran digital. Maka cara ini harus segera dijalankan oleh pelaku bisnis agar dapat beradaptasi dengan pandemi ini.

Berikut kenapa pelaku bisnis membutuhkan digital untuk memasarkan produk mereka:

  1. Jangakauan yang lebih luas

Pengguna internet aktif di dunia mencapai 3,9 Miliar orang dan di Indonesia sendiri pengguna internet aktif mencapai 202,6 Juta orang. Hal ini dapat dijadikan acuan peluang bagi pelaku bisnis agar dapat memasarkan produk mereka secara massif.

  1. Target pasar yang lebih terarah

Beberapa fitur yang disediakan oleh produk internet seperti Google, Facebook, Line, dll. menarik data profil, ketertarikan, dan kebiasaan dari pengguna mereka. Dari data tersebut, pelaku bisnis dapat menentukan target pasar mana yang ingin dijangkau oleh produknya. Hal ini lah yang membuat kegiatan promosi menjadi lebih efektif dan efisien bagi pelaku bisnis.

Baca Juga : Hal Yang Perlu Kamu Perhatikan Sebelum Memilih Production House

  1. Pilihan media yang lebih beragam

Pelaku bisnis dapat memasarkan produk mereka ke dalam berbagai macam media, baik gambar maupun dalam bentuk video. Pelaku bisnis harus menyiapkan konten gambar atau membuat video produk atau perusahaan mereka agar dapat diiklankan dalam berbagai platform yang tersedia di internet.

  1. Lebih terukur

Iklan yang dipasarkan melalui internet ini memiliki fitur yang tidak dimiliki oleh media cetak, yaitu fitur tracking atau melacak traffic dari iklan yang dipromosikan. Dengan fitur ini pelaku bisnis dapat melihat platform digital mana yang lebih efektif untuk memasarkan produk mereka sehingga dapat memindahkan pengalokasian budget ke platform tersebut.

  1. Efisiensi budget perusahaan

Dengan menggunakan iklan digital dalam memasarkan produk, membuat aktivitas promosi dapat mencapai jangkauan pasar yang lebih luas, terarah, terukur target market-nya, dan dapat mengefisiensi alokasi dana untuk mengiklankan produk.

Maka dari itu persiapkan segera konten gambar atau audio visual bisnismu sekarang agar dapat segera beradaptasi dengan perubahan selama pandemi ini.

 

Baca Juga : 6 Hal Yang Mempengaruhi Harga Jasa Pembuatan Video Iklan TVC

Read More

Susunan Crew dalam Pembuatan Video Company Profile

Video Company Profile sangat dibutuhkan oleh pelaku bisnis pada era digital saat ini karena dengan adanya video company profile tersebut, pelaku bisnis dapat menggambarkan perusahaan secara efektif, singkat, jelas, dan dikemas secara menarik. Pengemasan yang menarik ini membutuhkan alat video atau film dan kru yang profesional agar menghasilkan output yang berkualitas.

Bukan hanya pembuatan film pendek atau film saja yang membutuhkan crew dalam proses produksi film, dalam memproduksi sebuah video company profile juga dibutuhkan crew yang memiliki tugas dan peran masing-masing agar dapat mewujudkan visi yang diberikan oleh sutradara.

Berikut susunan crew yang biasa eps-production terapkan dalam pembuatan video company profile:

  • Produser Pelaksana/Line Producer

Produser pelaksana merupakan perpanjangan tangan dari produser untuk urusan teknis yang merancang satu produksi secara keseluruhan termasuk; plafon budget, timeline, tenaga kerja, dll. Produser pelaksana merancang sedemikian rupa agar proses produksi dapat berjalan sebagaimana mestinya. Maka dari itu ia disebut sebagai produser pelaksana.

  • Sutradara

Sutradara bertanggungjawab untuk kreatif utama termasuk di dalamnya; menentukan plot dan alur cerita, casting, pemilihan crew, menentukan bloking pemeran, menentukan lokasi atau spot yang disesuaikan dengan narasi, menentukan pemilihan musik, pergerakan kamera, pilihan shot, dan hal kreatif lainnya. Dengan bantuan crew, sutradara memastikan segala visinya dapat berjalanan sesuai rencana.

Baca Juga : 3 Tahapan Produksi Pembuatan Video Iklan TVC Yang Wajib Kamu Tau

  • Asisten Sutradara

Asisten sutradara bertugas untuk membantu sutradara dalam hal jadwal panggilan crew dan pemeran ke lokasi, jadwal makan dan istirahat, jadwal set alat (kamera, lampu, artistic), dll. Ia harus tetap menjaga agar proses produksi sesuai dengan timeline yang sudah disiapkan oleh produser pelaksana dan memastikan semua adegan telah diambil. Asisten sutradara juga harus dapat menentukan perubahan jadwal jika ada jadwal yang tidak sesuai dengan timeline.

  • Director of Photography (DOP)

DOP ataupun operator kamera bertugas untuk membantu sutradara dalam teknis pengambilan gambar. Sutradara akan menjelaskan tampilan visual seperti apa yang diingankan, dan DOP akan menerjemahkan dan memenuhi keinginan sutradara perihal teknis seperti pemilihan lensa, filter, lighting, tone warna, dsb.

Baca Juga : Hal Yang Perlu Kamu Perhatikan Sebelum Memilih Production House

  • Asisten Penata Kamera

Asisten penata kamera juga biasa disebut sebagai focus puller bertugas untuk memastikan semua gambar telah terambil secara fokus dan juga bertugas merakit dan membokar rigging kamera dari awal hingga akhir syuting.

  • Pilot Drone

Pilot Drone bertugas untuk mengoperasikan drone dalam pengambilan sudut video melalui udara.

  • Gaffer

Urusan pencahayaan, gaffer lah ahlinya. Ia akan merancang pencahayaan sedemikian rupa agar dapat memuaskan kebutuhan dan visi dari sutradara.

Baca Juga : Mau Buat Video Company Profile?, Udah Tau Konten dan Fungsinya?

  • Best Boy

Best boy merupakan asisten gaffer yang bertugas untuk mengurus logistik alat-alat dari lampunya.

  • Art Director

Art director bertanggungjawab akan merancang visual secara keseluruhan mulai dari warna, pattern, make up, dsb.

  • Production Sound Mixer

Production sound mixer bertugas untuk memonitor, mengatur levelling, melakukan mixing, memilih microphone, merekam suara dan mencatat sound report agar memudahkan proses sync pada proses paska produksi.

Demikianlah susunan crew yang biasa diterapkan oleh eps-production dalam pembuatan video company profile. Susunan crew ini juga bisa menyesuaikan kok dengan kebutuhan produksi pembuatan video kamu. Semoga artikel ini dapat membantu kamu dalam pembuatan video company profile.

Baca Juga : Mengapa Video Company Profile Wajib Dimiliki Oleh Perusahaan

Read More

10 Istilah Dalam Produksi Video dan Film Yang Wajib Kamu Tahu | EPS PRODUCTION

Memulai sebuah produksi video dan film memang dibutuhkan sebuah pengetahuan yang cukup, selain dari segi teknis kamu juga dituntut untuk mengetahui istilah-istilah yang sering kali digunakan dalam sebuah produksi video dan film. Tujuannya, untuk mempersingkat waktu saat proses pengerjaannya, selain itu istilah-istilah ini juga dapat mempermudah kita untuk berkomunikasi ke sesama kru saat produksi video dan film nantinya. Nah, kali ini eps production akan menjelaskan tentang istilah-istilah dalam produksi video dan film yang harus kamu pelajari sebelum memproduksi video dan filmmu sendiri.

  1. Script Breakdown

Jasa Video eps-production.com

Script breakdown adalah istilah yang digunakan untuk membedah naskah. Hal ini dilakukan untuk memastikan elemen-elemen yang diperlukan dalam setiap adegan, seperti lokasi yang akan digunakan, talent yang muncul dalam tiap adegan, penataan artistik/properti yang dibutuhkan, makeup seperti apa yang diperlukan, hingga pakaian yang harus dipersiapkan.

Script breakdown juga digunakan untuk membedah shot yang akan digunakan dalam setiap adegannya. Hal ini diperlukan untuk menentukan angle, jenis-jenis shot, dan pencahayaan yang akan digunakan dalam proses produksi nantinya.

  1. Pre-Production Meeting PPM

Setelah menentukan elemen yang diperlukan dalam video atau film, langkah berikutnya adalah mengomunikasikan proyek video atau film yang akan dibuat kepada seluruh kru maupun investor yang terlibat melalui pertemuan yang disebut Pre-Production Meeting (PPM). Pada langkah ini, kamu diharuskan untuk menyampaikan visi yang akan digarap dalam video atau film kamu bahkan sampai hal-hal mendetail seperti referensi visual, jadwal produksi, dan budgeting.

Baca Juga : Pentingnya Melakukan Tes Kamera Sebelum Shooting

  1. Scouting

Scouting dapat memiliki dua arti :

Jasa Video eps-production.com

  • mencari lokasi yang cocok dengan referensi visual atau,
  • mencari talentyang tepat.

Namun, istilah scouting untuk mencari talent digunakan jika tahapan ini dilaksanakan dengan mendatangi agency atau individu yang bersangkutan secara langsung, sedangkan pencarian talent melalui sebuah audisi lebih sering menggunakan istilah casting.

  1. Reading

Istilah reading digunakan untuk mempersiapkan talent sebelum masa produksi berlangsung. Pada tahapan ini, setiap talent  diharuskan untuk membaca naskah yang sudah ada, hal ini bertujuan agar talent dapat mempelajari karakter dan adegan yang akan diperankan. Reading sangat berguna untuk mempersingkat waktu pada saat shooting agar berjalan lebih efisien dan efektif.

  1. Recce

jasa-video_eps-production

Hal selanjunya adalah survey lokasi atau recce hal ini bertujuan untuk mempersingkat waktu saat shooting, dengan melakukan perencanaan angle dan pencahayaan di lokasi yang telah ditentukan sebelum peroses shooting sesungguhnya berlangsung. Proses ini sering disebut dengan istilah recce. Hal ini penting untuk dilakukan pada setiap lokasi yang akan digunakan agar proses shooting dapat berjalan lancar.

Baca Juga : Mengenal Teknik Dasar 3 Titik Pencahayaan Dalam Video dan Film

  1. Crew Call

Pernah gak jadwal shooting yang udah kamu persiapkan dari jauh-jauh hari jadi berantakan gara-gara ada 1 orang kru yang terlambat datang? Pasti bikin bad mood banget kan? Nah, oleh karena itu ada salah satu istilah yang berfungsi untuk mengingatkan kru agar datang tepat waktu biasanya disebut Crew Call. Umumnya, crew call dilakukan oleh produser dengan cara menghubungi setiap kru beberapa jam sebelum proses shooting berlangsung.

  1. On Cam

Istilah on cam digunakan untuk menentukan jadwal dimulainya shooting. Berbeda dengan istilah crew call yang menentukan kapan kru mulai berkumpul, istilah on cam menentukan kapan kamera siap untuk merekam. Dengan kata lain, waktu yang ditentukan untuk on cam menandakan durasi persiapan setiap kru setelah crew call.

  1. Blocking

Jasa Video eps-production.com

Blocking adalah istilah yang digunakan untuk mengatur letak talent, properti, dan pencahayaan agar tidak saling menutupi. Selain itu, istilah blocking juga digunakan untuk menentukan pergerakan setiap talent agar selaras dengan elemen-elemen lain dalam frame.

  1. Wrap

Jasa Video eps-production.com

Istilah ini merupakan sebuah istilah yang paling menggembirakan bagi sebagian kru dan selalu disambut dengan tepuk tangan. Jika seluruh adegan telah selesai direkam dan tidak ada hal yang perlu diulang, maka sutradara akan menggunakan meneriakkan kata “wrap” untuk menandakan bahwa proses shooting telah selesai. Namun, beberapa sutradara lebih memilih untuk menggunakan istilah “bungkus” yang memiliki arti sama dalam Bahasa Indonesia.

  1. Logging

Jasa Video eps-production.com

Sebelum mulai mengedit footage yang dihasilkan dari produksi, kita harus memilah file-file video yang telah disetujui oleh sutradara ketika shooting dan memisahkannya pada folder khusus. Hal ini juga memiliki istilah sendiri, yaitu logging. Tahapan ini dilakukan dengan memperhatikan catatan clapper mengenai daftar file mana saja yang akan digunakan dalam tahap editing.

PENUTUP

Dengan mempelajari istilah-istilah tersebut kamu akan lebih mudah dalam berkomunikasi antar sesama kru saat produksi video atau filmmu. Selain itu kamu juga lebih terkesan professional. Nah yuk mulai terapin istilah-istilah diatas dalam produksi video atau filmmu.

 

Read More

Mengenal Apa Itu Online Editing Dalam Film Dan Video?

Apa Itu Online Editing? Mengapa Dikerjakan Pada Tahap Akhir Post-produksi?

Online editing sebuah film atau video adalah proses pengeditan pasca produksi yang dilakukan pada tahap akhir produksi video, ini terjadi setelah pengeditan offline. Kalau kamu sering menonton film-film dengan efek visual, di tahap inilah itu semua hal tersebut diimplementasikan. Lalu, mengapa disebutnya online? Apakah karena dilakukan melalui internet, atau ada alasan lain?

Yuk, simak artikel ini untuk mengetahui jawabannya!

Apa Itu Online Editing?

online editing adalah salah satu tahap dalam post-production. Dikutip dari Studiobinder, post-production merupakan tahapan yang dilakukan setelah berjalannya proses shooting atau produksi, pada tahap ini juga mencakup pengeditan visual dan juga audio.

Menurut Techopedia, online editing adalah proses editing baik itu film atau video biasa sebagai tahap akhir. Online editing ini biasanya mencakup color correction, color grading, atau bahkan VFX (visual effects). Dalam pengeditan online dibutuhkan skill khusus dan alat yang berbeda dari pengeditan video biasa.

Nah, kira-kira bagaimana prosesnya? Apa saja yang dibutuhkan? Yuk simak penjelasannya dibawah ini!

Baca Juga : Perbedaan Editing Offline vs Online Dalam Video Dan Film

  1. Video Yang Telah Melalui Offline Editing

Jasa Video eps-production.com

yang dibutuhkan dalam online editing merupakan hasil drafting dari offline editing. Jadi, semua yang telah diedit dari tahap sebelumnya dapat langsung disempurnakan dalam tahap ini, prosesnya adalah editor mengirimkan metadata hasil pengeditan offline. Salah satu alasan tahap ini disebut “online editing” adalah karena metadata dari sebuah film atau video akan dikirimkan secara online ke orang yang mengerjakannya, sapsalnya proses pengerjaan tahap ini biasanya dilakukan di tempat berbeda.

  1. Software digital imaging

Untuk online editing, kamu tidak bisa menggunakan software biasa seperti Final Cut Pro atau Adobe Premiere Pro. Tahap ini membutuhkan software digital imaging. Salah satu yang paling umum digunakan adalah DaVinci Resolve. Menurut Blackmagic Design, DaVinci Resolve adalah satu-satunya software yang ruang kerjanya mencakup pengeditan, color correction, VFX, motion graphic, dan juga audio untuk post-pro. Meskipun ditujukan untuk profesional, interface dari software ini masih sangat ramah untuk para pemula yang baru ingin belajar, kapan lagi belajar menggunakan tools yang digunakan oleh para profesional di Hollywood, kan?

Baca Juga : Director of Photography (DOP), Tugasnya Ngapain Aja Sih?

  1. Hardware khusus

Salah satu hardware khusus yang digunakan untuk online editing adalah Tangent, alat dengan fungsi utama “memainkan” warna yang ada di film atau video. Hal itu meliputi color grading, color correcting, dan detail-detail lainnya. Intinya, dibutuhkan keahlian khusus untuk menggunakan alat ini.

  1. Online editor

Jasa Video eps-production.com

Kunci dari online editing yang sukses adalah editor video dengan kemampuan dan fasilitas yang memadai, di awal artikel sempat disebutkan bahwa biasanya online editing film akan dilakukan di tempat berbeda Contohnya adalah ketika pembuatan sebuah film dan pengeditan offline berada di Indonesia, lalu untuk online editing akan dikirim ke negara lain yang memiliki fasilitas seperti hardware, software, dan juga resource lain yang memadai.

Baca Juga : Mengapa Video Company Profile Wajib Dimiliki Oleh Perusahaan

Kesimpulan

Dari penjelasan di dalam artikel ini, dapat disimpulkan bahwa online editing adalah proses akhir penyempurnaan film atau video yang dijalankan oleh orang-orang tertentu pasalnya, skill memotong dan menyambung klip saja tak cukup untuk mengerjakan tahapan ini. Selain itu teknologi yang akan digunakan dalam proses ini pun harus memadai agar hasil yang akan dihasilkan dapat lebih maksimal.

Read More
young man edit video in dark studio using color grading tools and modern equipment

Mengenal Perbedaan Editing Offline vs Online Dalam Video Dan Film

Ingin menjadi editor video dan film? Sebelum terjun ke lapangan, kamu wajib tahu dulu perbedaan antara offline dan online editing.

Jasa Video eps-production.com

Kedua proses ini sama-sama berada di dalam tahap post-production. Post-production adalah tahap yang dilakukan setelah pra produksi dan produksi film atau video selesai dilakukan, dimana data hasil produksi video atau film akan dilanjutkan ke pengeditan audio dan visualnya. Pada tahap pengeditan ini, editor akan menyusun seluruh footage yang didapatkan saat shooting, color grading video sesuai konsep yang ditentukan, kemudian editor akan menambahkan music untuk menghidupkan nyawa video atau film yang dikerjakan. Dalam video berkualitas tinggi dan juga film, proses editing ini dibagi menjadi dua tahap, yaitu offline editing dan online editing.

Ah apa itu offline dan online editing? Yuk simak penjelasannya dibawah ini!

Pengertian Offline dan Online Editing

Sebelum menjelaskan mengenai perbedaan antara offline dan online editing, EPS Prodcution ingin menjelaskan terlebih dahulu apa itu offline dan online editing.

  • Offline editing

Jasa Video eps-production.com

Secara singkat, offline editing adalah proses pengeditan yang sangat memangkas waktu dan tenaga editor. Pasalnya, pengeditan ini menggunakan codec atau simpelnya footage yang telah dikompres menjadi format lebih ringan.

Tahap ini sangat penting dalam pengeditan video beresolusi 4K, 8K, atau 12K karena pengeditan menggunakan bantuan software jadi video yang akan diedit menjadi tidak begitu berat dan akan mempermudah sekaligus mempercepat proses offline editing. Kalau langsung masuk ke tahap online, bisa-bisa softwarekamu crashdan meningkatkan risiko file footage ikut rusak.

Baca Juga : Mengenal Teknik Dasar 3 Titik Pencahayaan Dalam Video dan Film

  • Online editing

Online editing adalah tahap akhir dari pengeditan film dan video. Dalam online editing, kamu akan mengedit video dalam format aslinya (RAW footage) dan memang akan cukup berat. Maka dari itu, tahap ini hanya untuk finalisasi baik itu dari penyempurnaan warna sampai penambahan efek-efek visual.

Perbedaan Offline dan Online Editing

Meskipun sudah dapat gambaran besar dari penjelasan offline dan online editing, EPS Production akan menjelaskan perbedaan kedua proses ini secara lebih mendetail.

  1. Urutan pengeditan

Jasa Video eps-production.com

Perbedaan pertama sebenarnya cukup jelas, yaitu urutan pengeditan. Dalam post-production, tahap pertama dalam pengeditan adalah offline editing lalu berlanjut ke online editing. Hal ini disebabkan offline editing mencakup penyortiran data footage, penyusunan sesuai dengan shot list yang telah dibuat, dan elemen lain yang harus ada di draf awal.

Baca Juga : Mengenal Tugas Dan Tanggung Jawab Seorang Sutradara

  1. Footage yang diedit

Jasa Video eps-production.com

Perbedaan kedua adalah footage yang diedit dalam offline dan online editing. Pada tahap offline, kamu akan mengedit footage yang telah dikonversi menjadi codec atau proxy footage.

Proses konversi tersebut juga disebut dengan istilah transcoding. Dengan codec ini, editor dapat lebih leluasa mengutak-atik footage karena ukurannya telah terkompres menjadi jauh lebih kecil. Di sisilain, pengeditan tahap online editing sudah kembali menggunakan RAW footage. “Lho, bagaimana caranya? Bukankah sudah diubah menjadi proxy footage itu tadi?”. Betul, tetapi pada proses akhir offline editing ada yang dinamakan relink. Nah, relink ini adalah proses pengembalian film atau video ke dalam format dan resolusi awal, sebelum akhirnya di-export dan berlanjut ke tahap selanjutnya.

Baca Juga : 3 Tahapan Produksi Pembuatan Video Iklan TVC

  1. Tools yang dibutuhkan

Perbedaan terakhir adalah tools yang dibutuhkan untuk offline dan online editing.

Pada tahap offline editing, kamu membutuhkan:

  • software untuk administrasi data (penyortiran dan backup)
  • software untuk pengeditan film/video

Pada tahap online editing, dibutuhkan:

  • metadata dari offline editing
  • software digital imaging
  • hardware editing khusus pengeditan online

Tak hanya itu, online editing juga harus dikerjakan oleh orang yang memiliki kemampuan khusus, bukan hanya mengedit video biasa. Pasalnya, tahap ini ditujukan untuk pengeditan visual dan bukan dari segi alur videonya. Itu dia penjelasan lengkap seputar perbedaan offline dan online editing. Bagaimana, sudah paham? Jika ada pertanyaan perihal pengiditan kamu dapat berdiskusi dengan kami pada kolom komentar dibawah.

Tetap semangat, tetap berkarya. See yaa…

Read More