Category: Info

5 Protokol Kesehatan Syuting Film di Masa Pandemi

Pandemi ini membuat kita harus beradaptasi dengan normal yang baru termasuk proses produksi sebuah film. Dalam menjalankan syuting di masa pandemi, eps-production harus menyiapkan beberapa protokol kesehatan untuk tim produksi. Protokol kesehatan yang ketat ini harus dipatuhi oleh semua kru agar proses syuting berjalan lancar, aman, dan semua kru terjamin kesehatan dan keselamatannya. Protokol kesehatan yang kita jalani akan kita bahas di bawah ini:

  1. Wajib PCR

Jasa Video eps-production.com

Di tahap praproduksi, semua kru dan pemain wajib mengikuti PCR Swab Test yang disediakan oleh production house. Jika hasilnya negatif, maka kru dan pemain tersebut baru boleh mengikuti proses syuting. Jika ada yang positif, maka dengan terpaksa kru atau pemain itu harus mengisolasi diri selama 14 hari atau hingga sudah dinyatakan negatif dari COVID-19.

Baca Juga : 5 Tips Membuat Karakter dalam Film

  1. Tes Antigen Secara Berkala

Jasa Video eps-production.com

Tes antigen dilakukan secara berkala guna memastikan semua orang tetap dalam keadaan sehat dan negatif dari COVID-19. Tim produksi memilih 25% dari kru setiap harinya secara acak untuk mengikuti tes antigen guna memastikan cluster yang dibentuk selalu aman.

  1. Pembagian Ring

Jasa Video eps-production.com

Lokasi syuting dibagi ke dalam lima ring. Hanya kru-kru inti seperti sutradara, produser, produser pelaksana, asisten sutradara, dan petugas lain yang ditunjuk yang boleh masuk ke semua ring. Hal ini dilakukan untuk mencegah kru berkumpul di satu titik dalam waktu yang lama.

  1. Jam Kerja Maksimal 15 Jam

Jasa Video eps-production.com

Proses produksi ini sangat menguras mental dan energi. Jika kru dan pemain tidak istirahat dengan cukup, maka mereka rentan akan penyakit. Proses produksi di masa pandemi akan dilakukan seefeketif dan seefisien mungkin. Jam kerja syuting pun dibatasi hingga maksimal 15 jam kerja. Maka sutradara sudah harus menyiapkan praproduksi seefektif mungkin sehingga tidak banyak waktu yang terbuang untuk mengatasi kesalahpahaman di saat proses produksi.

Baca Juga : 5 Tahapan Produksi Dalam Pembuatan Video Company Profile

  1. 3M dan Disinfeksi

Jasa Video eps-production.com

Yang terakhir dan sangat wajib untuk dipatuhi adalah selalu menerapkan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) dan disinfeksi secara berkala. Pada saat produksi ini hanya pemain yang diizinkan memasuki set tanpa menggunakan masker, walaupun tetap dihimbau untuk memakai masker sampai kamera mulai merekam adegan. Properti dan peralatan juga merupakan salah satu tempat yang wajib diperhatikan kebersihannya. Oleh karena itu kru yang bertanggung jawab wajib menyemprot cairan disinfektan ke peralatan syuting, props, kostum, sampai peralatan makeup sebelum disentuh atau dipakai oleh pemain.

Begitulah protokol kesehatan yang kita jalankan selama proses produksi agar semua kru dan pemain tetap sehat dana man untuk kembali berkumpul bersama keluarga. Jaga kesehatan selalu ya guys.

Baca Juga : 5 Fungsi Iklan Digital Buat Produkmu Disaat Pandemi

Read More

3 Tren Iklan di Masa Pandemi

Pandemi ini memaksa kita untuk segera membuat perubahan dalam kehidupan. Segala kalangan dituntut untuk dapat beradaptasi dengan normal yang baru. Biasanya kita mengunjungi rumah orang tua atau saudara di akhir pekan, kini kita hanya bisa menatap layar ponsel untuk bertatap muka dengan orang terkasih. Dulu kita dapat sebebasnya keluar untuk beraktifitas, sekarang kita keluar hanya jika ada keperluan yang mendesak demi menjaga keamanan dari “musuh” yang tak terlihat.

Baca Juga : 5 Fungsi Iklan Digital Buat Produkmu Disaat Pandemi

Tidak hanya kita sebagai individu, perusahaan pun harus beradaptasi dengan situasi sekarang ini. Perusahaan harus jeli dalam budgeting. Dulu dapat mengeluarkan budget yang cukup banyak untuk melakukan promosi namun sekarang perusahaan harus mencari akal untuk dapat memperkecil budget tersebut sehingga dapat membuat kegiatan promosi agar dapat menggapai customer.

Nah, kali ini eps-production akan menjelaskan beberapa bentuk iklan yang akan tren di masa pandemi ini. Yuk langsung saja!

  1. Emosional

Jasa Video eps-production.com

Kehilangan. Kata yang paling banyak dijumpai di masa sulit ini. mulai dari kehilangan bisnis, pekerjaan, bahkan mengikhlaskan kepergian keluarga tercinta. Sebagai perusahaan yang akan membuat sebuah iklan, kita harus berhati-hati dengan hal sensitif tersebut. Jangan sampai customer tersinggung atau bahkan terluka karena iklan dari brand kita. Kita bisa menghibur dan menyemangati customer dengan iklan karna emosional tidak selalu bicara tentang kesedihan. Dengan sentuhan emosi kita bisa menenangkan customer dari ketidakpastian akhir dari pandemi ini. Maka dari itu iklan yang emosional ini akan menjadi tren di masa pandemi.

Baca Juga : Yuk Kenali Sejarah dan Gejala Covid 19 Agar Kamu Bisa Terhindar dari Pandemi ini

 

  1. Out of the box

Kerunyaman situasi pandemi ini membuat semua orang harus dapat mencari jalan baru untuk dapat terus bertahan. Terobosan-terobosan juga banyak tercipta di masa sulit ini. Hal yang tak pernah terpikirkan bisa terlaksana di masa ini. Perusahaan harus dapat menyeimbangi ataupun beradaptasi dengan membuat iklan yang belum pernah terpikirkan oleh orang lain. Iklan yang out of the box ini juga akan memberikan setitik cahaya kepada customer untuk dapat berpikir dan membuka pintu menuju normal yang baru.

  1. Pemberdayaan Kelompok

Jasa Video eps-production.com

Membuat iklan dengan memberdayakan sekelompok orang akan menjadi tren di masa pandemi ini. Dengan memberdayakan sekelompok orang, maka perusahaan akan menciptakan brand image baru di mata customer. Kenapa tidak, dengan ini perusahaan berkesempatan untuk menunjukkan hal yang menjadi perhatian perusahaan. Sebagai contoh, sebuah perusahaan membuat iklan dengan mengikutsertakan wanita di dalamnya. Maka customer bisa mengetahui bahwa perusahaan ini peduli terhadap wanita.

 

Nah begitulah penjelasan dari tren iklan di masa pandemi ini. Namun ini bukan sebuah paten yang harus selalu kamu ikuti ya. Kamu juga harus selalu update akan perkembangan tren iklan. Karena tren iklan akan selalu beradaptasi secepat laju teknologi sekarang ini.

Baca Juga : 3 Tahapan Produksi Pembuatan Video Iklan TVC

 

Read More

6 Skill yang Dibutuhkan oleh Seorang Art Director

Art director bertugas untuk memberikan nyawa dan rasa dalam sebuah karya seni, maka dari itu profesi ini banyak dibutuhkan oleh production house. Dalam pembuatan karya seni seperti film, majalah, koran, packaging, dan karya visual lainnya dibutuhkanlah seorang art director. Ia juga memimpin tim dibawahnya seperti graphic designer, editor, fotografer, penata gaya, dan lainnya yang nantinya akan menjembatani creative director dengan head project atas keberlangsungan sebuah project.

Baca Juga : Mengenal Perbedaan Editing Offline vs Online Dalam Video Dan Film

Seorang art director harus dapat menyampaikan pesan sebuah brand atau client-nya kepada audiens melalui estetika audio dan visual. Untuk itu dibutuhkanlah skill dan profesionalitas agar pesan tersebut menjadi sebuah awareness dan sampai kepada audiens. Berikut di bawah ini beberapa skill yang dibutuhkan oleh seorang art director:

  1. Artistik

Art director bertanggung jawab dalam memberikan estetika di dalam sebuah karya seni, maka Ia dituntut memiliki jiwa artistik dan memahami hal-hal teknis seperti lighting, framing photography, typography, dan teknis visual lainnya sehingga memudahkan penentuan detil yang akan digunakan dalam proses produksi.

 

  1. Kreatif

Jasa Video eps-production.com

Art director harus memiliki kreatifitas dan imajinasi yang memang sudah ada dalam diri sendiri. Ia harus mengetahui cara mengkombinasikan warna dalam visual, agar terlihat bagus dalam bentuk digital maupun cetak.

 

  1. Teamwork

Jasa Video eps-production.com

Art director mengatur dan mengawasi pekerjaan graphic designer, penata seni yang mengerjakan karya visual dan pekerja seni lainnya yang bekerja dibawah naungannya. Jika tidak bisa berkolaborasi dan bekerja sama dengan orang lain, akan sulit jadinya untuk menyelesaikan project.

 

Baca Juga : Director of Photography (DOP), Tugasnya Ngapain Aja Sih?

 

  1. Memperhatikan detil

Jasa Video eps-production.com

Art director harus dapat memperhatikan detil sekecil apa pun itu.  Ketika memberikan arahan, ada lighting yang harus diperhatikan, properti yang harus ditambahkan, kombinasi yang digunakan dalam palet warna, dan lainnya. hingga detil sekecil warna properti tambahan yang berdampak bagi penikmat karya visual tersebut.

 

  1. Komunikatif

Jasa Video eps-production.com

Seorang art director harus bisa menyampaikan visi atau bayangan visual yang dimiliki kepada calon klien. Jika sudah disetujui, art director akan menerjemahkan dan mengemas bayangan visual tadi ke bentuk karya visual yang bagus.

 

  1. Terbuka

Jasa Video eps-production.com

Terbuka maksudnya disini adalah seorang art director harus dapat menerima masukan dari timnya. Sudah hal yang biasa jika di dalam tim terdapat perbedaan pendapat dan art director-lah yang harus menyatukan kembali visi dalam tim.

Terbuka disini bukan hanya di dalam internal tim, namun jika klien kurang pas dengan salah satu atau beberapa treatment yang diberikan maka art director harus dapat menerima masukan dan mencari jalan tengah untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan keinginan seorang art director dan memenuhi ekspektasi dari klien.

Nah, itulah beberapa skill yang harus dimiliki oleh seorang art director agar dapat menghidupkan dan memberikan estetika pada sebuah project. Bagaimana? Apakah kamu siap menjadi seorang art director?

Baca Juga : Mengenal Tugas Dan Tanggung Jawab Seorang Sutradara

Read More

5 Tahapan Pembuatan Film Pendek

Film pendek mulai digemari oleh filmmaker Indonesia akhir-akhir ini. Kenapa? Selain telah tersedianya alat pembuatan film yang mumpuni dengan budget terjangkau, film pendek juga dijadikan sebagai media penyampaian gagasan kepada khalayak ramai. Dengan film pendek seorang filmmaker dapat menyampaikan gagasannya secara singkat, padat, dan jelas. Ibarat buku harian, film pendek dijadikan catatan singkat seorang filmmaker karena pembuatannya relatif mudah dan murah dari pembuatan film panjang yang membutuhkan pertimbangan dan pemikiran yang matang sebelum pembuatannya. Tidak hanya untuk pencapaian gagasan, production house juga menjadikan film pendek sebagai alternatif untuk promosi sebuah brand, pengenalan profil dan branding sebuah perusahaan atau company profile.

Baca Juga : 10 Istilah Dalam Produksi Video dan Film yang Wajib Kamu Tahu

Untuk membuat sebuah film pendek, biasanya sebuah production house menjalankan beberapa tahapan untuk mempermudah pembuatan film pendek, diantaranya sebagai berikut:

  1. Riset dan Pengembangan Ide

Jasa Video eps-production.com

Yang pertama kali harus kamu lakukan dalam pembuatan film pendek yaitu mencari dan menemukan sebuah ide cerita atau gagasan yang ingin kamu sampaikan. Dari ide ini nanti akan dikembangkan menjadi kerangka cerita melalui riset untuk memperkuat gagasan atau ide dan brainstorming di dalam tim. Ide yang telah ditemukan akan diolah dan dikemas semenarik mungkin untuk mencapai tujuan dari pembuatan film ini. Dalam proses pengembangan ide inilah yang akan membatu tim produksi dalam memahami visi dari seorang filmmaker.

Jika ide telah dikembangkan dan berbentuk kerangka cerita, ide tersebut akan disulap ke dalam bentuk naskah atau skenario dimana akan terbentuk juga karakter-karakter, merancang visualisasi dan audio yang terdapat di dalam film tersebut.

  1. Pra Produksi

Jasa Video eps-production.com

Masuk ke tahapan yang paling penting dalam proses pembuatan video yaitu proses meramu kreatifitas dan merencanakan aspek logistik. Pada tahap pra produksi ini akan dilakukan pembuatan naskah, script breakdown untuk mempermudah organisir elemen dalam proses produksi, dan dilanjutkan dengan casting untuk pemeran karakter. Dalam tahap pra produksi ini juga akan dilakukan penyusunan perencanaan framing kamera yang tepat, mengukur kebutuhan lampu yang akan digunakan, set artistic yang dibutuhkan guna penunjang rasa dalam setiap scene. Segala hasil dari tahap pra produksi ini nantinya akan berbentuk story board yang akan sangat berguna dalam proses produksi.

  1. Produksi

Jasa Video eps-production.com

Proses produksi inilah eksekusi dari ide atau gagasan yang akan disampaikan. Pada tahap ini sebagian besar kru film ikut berpartisipasi dan sutradara mengawasi dan memastikan bahwa pengambilan visual dan audio sudah sesuai dengan naskah dan story board, pada proses ini, kamera dan audio memiliki peran penting. Menjaga pencahayaan juga tak luput dari perhatian karena dengan pencahayaan inilah akan terbentuknya atmosfir yang disuguhkan kepada penonton nantinya.

Baca Juga : 7 Departemen Kru Film Pendek atau Video

  1. Paska Produksi

Jasa Video eps-production.com

Mengubah materi dari proses pra-produksi hingga produksi menjadi satu kesatuan yang utuh adalah tahapan yang dilakukan di paska produksi ini. Mengumpulkan dan menyunting materi-materi visual dan audio yang telah diproduksi menyita waktu yang lebih lama dari proses produksi. Di tahap ini penambahan efek visual, soundtrack film, color grading, subtitle dan kebutuhan lainnya akan dipadupadankan hingga menjadi sebuah karya utuh yang siap untuk didistribusikan.

  1. Distribusi

Jasa Video eps-production.com

Distribusi adalah proses sebuah karya film disuguhkan dan dinikmati oleh para penonton. Proses ini bisa dilakukan melalui distributor film; penayangan di bioskop, televisi, dan online streaming maupun secara mandiri; media sosial seperti Youtube dan platform online lainnya sehingga sebuah karya film dapat bertemu dengan penontonnya dan gagasan dari seorang film maker dapat disampaikan langsung kepada penontonnya.

Berikut di atas merupakan tahapan-tahapan yang dilakukan dalam memproduksi sebuah film pendek agar pekerjaan kamu lebih terstruktur, efektif, dan efisien. Sudah siapkah kamu memproduksi film pendekmu?

Baca Juga : 5 Tahapan Produksi dalam Pembuatan Video Company Profile

Read More

8 Jenis Video Storytelling Untuk Membantu Bisnis Anda Semakin Dikenal

Di era digital seperti sekarang ini, video adalah salah satu alat marketing yang dinilai cukup menarik dan efektif oleh pelaku bisnis. Dengan distribusi video di digital, durasi sudah tidak lagi menjadi kekhawatiran seperti saat membuat video untuk distribusi di televisi, karena akan berpengaruh pada biaya. Dengan tidak ada batasan durasi, eksplorasi terhadap video dapat lebih beragam dan mengutamakan storytellingStorytelling video memanfaatkan kekuatan untuk bercerita dengan bentuk audio dan visual.

4 kekuatan yang dimiliki Storytelling video, yaitu:

  • Emotional: Penonton punya kesempatan untuk tersentuh emosinya dengan cerita di video.
  • Educational: Dapat menyampaikan hal-hal informatif dalam rangkaian cerita.
  • Emphatic: Dengan menonton video dapat menumbuhkan rasa percaya dan empati dari penonton.
  • Engaging: Setelah menonton video, penonton dapat terlibat lebih lanjut dengan memberikan komentarnya untuk video atau membagikan video ke teman dan kerabatnya, jadi lebih shareabledan memiliki potensi untuk viral.

8 Jenis Video Storytelling Beserta Contoh Untuk Membuat Bisnis Anda Semakin Dikenal, seperti:

  1. Web Series

Web Series sudah tidak asing lagi di telinga, ada banyak web series yang dibuat oleh brand yang dapat kita tonton di Youtube. Bentuk web series sendiri seperti film pendek yang terdiri dari beberapa episode, biasanya akan tayang setiap seminggu sekali. Di akhir setiap episode akan ada cliffhanger atau cerita menggantung yang membuat penonton penasaran dan menunggu kelanjutan cerita di episode selanjutnya. Eksplorasi genre pada web series juga sangat luas dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan cerita. Web series cocok untuk brand awareness dan menciptakan engagement antara brand dan penonton. Kemunculan brand pada sebuah web series dapat berupa value dari brand atau product placement.

Baca Juga : 4 Alasan Kenapa Website Perusahaan Butuh Video

  1. Short Film

Short film adalah format film dengan durasi pendek. Tidak ada standarisasi yang jelas berapa durasi dari sebuah short film, tetapi jika untuk keperluan distribusi digital seperti di Youtube, durasi 10-30 menit sudah cukup tepat. Tentunya untuk menentukan durasi perlu disesuaikan dengan kebutuhan cerita dari film itu sendiri. Eksplorasi genre untuk short film juga sangat terbuka, dari mulai drama, roman, komedi, horor, laga, misteri, dan yang lainnya. Short film cocok untuk brand awareness dan menciptakan engagement antara brand dan penonton. Kemunculan brand pada sebuah short film dapat berupa value dari brand atau product placement.

  1. Documentary Video

Documentary video adalah video yang memaparkan fakta dan kenyataan yang ada. Proses pembuatan sebuah documentary video membutuhkan proses research untuk menemukan fakta-fakta yang ada, caranya bisa dengan wawancara, observasi lapangan, menyebarkan survey, ataupun studi pustaka. Ada beberapa jenis documentary video yang mungkin dibuat oleh bisnis anda, seperti mengangangkat sebuah topik tertentu, menceritakan bagaimana bisnis bisa tercipta dan berkembang, profil orang-orang yang ada di balik sebuah bisnis.

  1. Thematic Video

Thematic video adalah jenis video yang mengangkat sebuah tema tertentu, biasa dipakai saat ada hari raya atau hari peringatan, seperti Idulfitri, tahun baru, valentine, hari Kartini, hari kemerdekaan, hari ibu dan yang lainnya. Thematic video memang sengaja dibuat untuk mengikuti tema-tema tersebut, jenis videonya bisa beragam, seperti manifesto video, gabungan beberapa cerita, atau yang lainnya.

Baca Juga : Perbedaan Iklan Komersial Dan Iklan Non Komersial

  1. Biography Video

Biography video adalah jenis video yang menceritakan kisah hidup seseorang, biasa tokoh yang diangkat adalah orang yang ada dibalik sebuah bisnis atau orang yang dapat merepresentasikan value dari sebuah bisnis. Timeline kehidupan seseorang yang diangkat dalam video dapat disesuaikan dengan cerita yang ingin diangkat, bisa sejak lahir hingga saat ini atau mengambil periode waktu tertentu yang lebih sesuai.

  1. Product Video

Product video adalah video yang dibuat secara khusus untuk memberikan informasi lebih lanjut pada sebuah produk, seperti fungsinya, kandungan yang ada di dalamnya, cara pemakaiannya, dan yang informasi lainnya mengenai produk. Walaupun tujuan video sangat fungsional, bukan berarti video harus dibuat secara kaku dan membosankan. Tetapi masih bisa dirangkai menjadi sebuah video dengan cerita dan visual yang menarik, tanpa menghilangkan esensi dari produk yang ingin disampaikan ke penonton.

  1. Comedy Sketch

Comedy sketch adalah video yang terdiri dari serangkaian adegan komedi yang diperankan oleh beberapa aktor dengan tujuan untuk membuat penontonnya tertawa. Perlu mencari aktor yang memang sudah terbiasa memerankan adegan komedi. Kemunculan brand pada sebuah comedy sketch dapat berupa product placement.

  1. Music Video

Music video adalah video yang khusus dibuat untuk mengiringi sebuah lagu. Membuat music video bisa jadi salah satu alternatif marketing tools untuk brand dan biasanya lagunya juga akan dibuat khusus untuk brand. Dalam pembuatan membuat music video perlu bekerjasama dengan musisi yang memiliki value dan juga genre music yang masih sesuai dengan brand.

Baca Juga : Hal Yang Perlu Kamu Perhatikan Sebelum Memilih Production House

Kesimpulan

Itulah 8 jenis storytelling video yang dapat membantu bisnis anda. Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda dan juga porsi untuk memaparkan lebih lanjut mengenai brand atau bisnis ada dengan persentase yang berbeda-beda. Sebelum memutuskan akan membuat jenis storytelling video yang mana, ada baiknya menentukan tujuan dari video, agar dapat memilih video yang tepat.

Apakah Anda masih punya pertanyaan seputar storytelling video? Kami dapat menjawab pertanyaan dan memberikan konsultasi gratis untuk Anda. Silakan hubungi kami via email pada halaman contact atau whatsapp dipojok kanan bawah.

Read More

4 Alasan Kenapa Website Perusahaan Butuh Video!

Kamu pasti berpikir, “hah? Apa hubungannya website sama video?” Memang masih banyak yang belum paham bahwa video merupakan faktor penting yang mempengaruhi engagement sebuah website perusahaan.

Ada banyak cara meletakan video di dalam sebuah website. Kamu bisa meletakannya sebagai background di main slider, bisa meletakannya sebagai tautan di tombol, atau bisa juga meng-embed video tersebut di tengah-tengah halaman.

Lalu kenapa sih website perusahaan kamu membutuhkan video? Nah, kami akan coba jelaskan apa hubungannya dan kenapa halaman depan website kamu memerlukan video!

  1. Kesan Pertama Adalah Segalanya

Sama seperti bertemu dengan seseorang untuk pertama kalinya, website perusahaan kamu pun perlu kesan pertama yang bagus. Nah dengan menambahkan video di website kamu, itu akan memberikan kesan pertama yang bagus buat pengunjung website kamu. Website kamu tidak hanya terlihat profesional, tetapi pengunjung juga dapat mengenal perusahaan kamu dengan cepat.

  1. Menjelaskan Dengan Mudah

Pernah dengar kalau satu menit video berarti sama dengan 1.8 juta kata? Nah daripada menjejali website kamu dengan 1.8 juta kata (yang tentu saja akan mengganggu tampilan website kamu), kenapa gak bikin video satu menit aja? Dengan meletakan video di website perusahaan kamu, kamu punya peluang untuk memperkenalkan perusahaan kamu lebih dalam ke pengunjung.

Baca Juga : Mengapa Video Company Profile Wajib Dimiliki Oleh Perusahaan

  1. Mempermudah Penjualan

Video yang merupakan media yang sangat disukai oleh pengguna internet, juga dapat mempermudah penjualan produk / layanan kamu. Dengan video, tim sales kamu dapat melakukan percakapan dengan lebih informatif dan produktif. Kamu bahkan bisa membuat video yang menjawab topik-topik tertentu. Dengan begitu, layanan yang kamu tawarkan dapat tersampaikan dengan lebih jelas.

  1. Menciptakan Empati

Jasa Video eps-production.com

Video tidak hanya efektif untuk menunjukan produk atau layanan yang kamu jual, tetapi juga memaparkan brand value dan mission statement dari brand kamu. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah menyentuh hati para audiens. Kamu bisa membuat video-video tematik, seperti film pendek, atau bahkan web series untuk menyentuh perasaan calon konsumen kamu dengan jitu.

Baca Juga : 5 Tahapan Produksi Dalam Pembuatan Video Company Profile

Penutup

Kesimpulannya, video adalah media yang mudah diletakan di mana saja, termasuk di website kamu. Tertarik bikin video? Silakan hubungi kami di halaman berikut ini atau Whatsapp 081280002771.

Read More

5 Tahapan Produksi Dalam Pembuatan Video Company Profile

Perkembangan teknologi yang sangat cepat seperti sekarang ini memaksa pelaku bisnis harus adaptif akan perubahan. Semua kebutuhan marketing yang berbentuk fisik dahulu sudah dialihkan ke bentuk digital. Termasuk juga dengan company profile perusahaan.

Untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman, perusahaan menginformasikan produk, ide, gagasan, dan image perusahaan melalui video company profile. Perusahaan dapat menggunakan penyedia jasa pembuatan video company profile atau melalui proses tender untuk memilih production house yang tepat dan sejalan dengan visi perusahaan.

Baca Juga : Hal yang Perlu Kamu Perhatikan Sebelum Memilih Production House

Kali ini eps-production akan membagikan informasi tahapan produksi dalam pembuatan video company profile:

  1. Brainstorming

Brainstorming yang dilakukan antara production house dengan client merupakan bagian dari riset yang bertujuan agar production house dapat mengenali visi, misi, nilai, dan budaya yang dijalankan oleh perusahaan client. Dalam aktivitas ini, production house juga akan mengumpulkan dan menggali informasi, referensi, dan ide dari client yang nantinya akan dikolaborasikan dengan ide kreatif dari production house. Setelah aktivitas ini, production house dan client sudah harus memiliki persepsi yang sama dan sudah memiliki konsep dalam video company profile.

  1. Pre-Production

Pada tahap pre-production ini production house akan menyiapkan bahan-bahan yang akan disulap menjadi media audio visual yang memukau. Production House akan memulai pembuatan naskah dan survei lokasi untuk kebutuhan produksi atau syuting nantinya. Client harus bisa memilih Production House yang tepat untuk membuat video company profile mereka. Karena tiap production house memiliki karakter penulisan naskah yang berbeda. Kami eps-production memiliki penulis dengan jam terbang dan pengalaman yang tinggi yang akan menciptakan cerita, rasa, dan nyawa pada setiap pengerjaan video. Penulis naskah harus dapat menerjemahkan pesan yang client ingin sampaikan kepada audiens. Naskah cerita yang dibuat oleh eps-production adalah sebuah ide original dan eksklusif.

Setelah penulisan naskah, production house akan melaksanakan recce atau mengunjungi lokasi pengambilan video untuk melakukan penyesuaian antara set lokasi dengan naskah yang telah ada. Diawali dengan menentukan framing kamera yang tepat untuk setiap scene dalam cerita, pengukuran intensitas cahaya untuk mengetahui banyaknya lampu yang dibutuhkan, set artistik apa yang dibutuhkan untuk kegiatan syuting nantinya. Hasil dari recce ini akan dituangkan ke dalam story board yang akan menjadi acuan seluruh tim dan talent pada saat proses produksi atau syuting.

Baca Juga : 4 Peran Penting Storyboard Dalam Video

  1. Production/Syuting

Jasa Video eps-production.com

Setelah proses pre-production selesai, maka tahapan lanjutan yaitu eksekusi dari story board yang sudah disepakati. Jadwal syuting dan call sheet akan diberikan kepada client. Pada kegiatan syuting, biasanya didampingi oleh perwakilan client yang memiliki hak supervisi dan dapat memberikan masukan kepada sutradara. Perwakilan client ini akan fokus kepada product placement, karena dalam beberapa kasus ada pedoman khusus yang cukup spesifik dan biasanya sangat dipahami oleh pihak client sehingga butuh eksplorasi lebih lanjut secara framing camera.

  1. Post Production

Pada tahap ini semua elemen-elemen seperti video hasil rekam, backsound, voice over, color grading, dan animasi akan di-“racik” oleh editor hingga menjadi video utuh yang memiliki nyawa dan rasa. Tugas editor disini adalah menciptakan audio visual yang memukau yang dapat menyampaikan pesan client kepada audiens.

  1. Delivery Video

Setelah melalui rangkaian tahapan pembuatan video company profile di atas, maka tahapan final yang dilakukan yaitu production house akan memberikan video hasil editing terbaik, dan juga berupa file mentah hasil shooting kepada client yang akan menjadi hak milik client yang langsung dapat digunakan sesuai dengan fungsi video company profile.

Baca Juga : Alasan Mengapa Video Company Profile Wajib Dimiliki Oleh Perusahaan

Nah itulah tahapan-tahapan yang akan dijalankan jika kamu ingin membuat video company profile. Kamu bisa hubungi production house untuk berkreasi dengan pembuatan video company profile agar dapat beradaptasi dengan perkembangan digital.

 

Read More

5 Fungsi Iklan Digital Buat Produkmu Disaat Pandemi

Di masa pandemi ini, masyarakat dituntut untuk dapat beradaptasi dengan kondisi yang ada. Aktivitas yang umumnya dilakukan di tempat umum, harus dikurangi intensitasnya agar dapat mencegah terkena virus yang tersebar. Masyarakat yang sebelum pandemi harus ke kantor, dialihkan untuk bekerja dari rumah. Yang sebelumnya harus keluar rumah untuk mencari rezeki, harus berpikir dua kali untuk meninggalkan rumah. Dengan adaptasi baru ini, masyarakat menghabiskan lebih banyak waktu di rumah. Hal-hal tersebut di atas membuat perkembangan digital menjadi sangat cepat dan membuat penurunan pemasangan iklan cetak atau print.

Untuk itu para pelaku bisnis juga harus beradaptasi dengan kondisi yang ada sekarang dengan salah satu caranya adalah dengan membuat iklan digital untuk produk mereka agar dapat menjangkau masyarakat luas.

Baca Juga : Perbedaan Iklan Komersial dan Iklan Non Komersial

Iklan digital adalah jenis komunikasi yang dilakukan perusahaan untuk menyajikan ataupun memperkenalkan; ide, gagasan, brand, produk, ataupun layanan yang dimiliki perusahaan kepada masyarakat melalui berbagai platform online atau saluran digital. Maka cara ini harus segera dijalankan oleh pelaku bisnis agar dapat beradaptasi dengan pandemi ini.

Berikut kenapa pelaku bisnis membutuhkan digital untuk memasarkan produk mereka:

  1. Jangakauan yang lebih luas

Pengguna internet aktif di dunia mencapai 3,9 Miliar orang dan di Indonesia sendiri pengguna internet aktif mencapai 202,6 Juta orang. Hal ini dapat dijadikan acuan peluang bagi pelaku bisnis agar dapat memasarkan produk mereka secara massif.

  1. Target pasar yang lebih terarah

Beberapa fitur yang disediakan oleh produk internet seperti Google, Facebook, Line, dll. menarik data profil, ketertarikan, dan kebiasaan dari pengguna mereka. Dari data tersebut, pelaku bisnis dapat menentukan target pasar mana yang ingin dijangkau oleh produknya. Hal ini lah yang membuat kegiatan promosi menjadi lebih efektif dan efisien bagi pelaku bisnis.

Baca Juga : Hal Yang Perlu Kamu Perhatikan Sebelum Memilih Production House

  1. Pilihan media yang lebih beragam

Pelaku bisnis dapat memasarkan produk mereka ke dalam berbagai macam media, baik gambar maupun dalam bentuk video. Pelaku bisnis harus menyiapkan konten gambar atau membuat video produk atau perusahaan mereka agar dapat diiklankan dalam berbagai platform yang tersedia di internet.

  1. Lebih terukur

Iklan yang dipasarkan melalui internet ini memiliki fitur yang tidak dimiliki oleh media cetak, yaitu fitur tracking atau melacak traffic dari iklan yang dipromosikan. Dengan fitur ini pelaku bisnis dapat melihat platform digital mana yang lebih efektif untuk memasarkan produk mereka sehingga dapat memindahkan pengalokasian budget ke platform tersebut.

  1. Efisiensi budget perusahaan

Dengan menggunakan iklan digital dalam memasarkan produk, membuat aktivitas promosi dapat mencapai jangkauan pasar yang lebih luas, terarah, terukur target market-nya, dan dapat mengefisiensi alokasi dana untuk mengiklankan produk.

Maka dari itu persiapkan segera konten gambar atau audio visual bisnismu sekarang agar dapat segera beradaptasi dengan perubahan selama pandemi ini.

 

Baca Juga : 6 Hal Yang Mempengaruhi Harga Jasa Pembuatan Video Iklan TVC

Read More

Susunan Crew dalam Pembuatan Video Company Profile

Video Company Profile sangat dibutuhkan oleh pelaku bisnis pada era digital saat ini karena dengan adanya video company profile tersebut, pelaku bisnis dapat menggambarkan perusahaan secara efektif, singkat, jelas, dan dikemas secara menarik. Pengemasan yang menarik ini membutuhkan alat video atau film dan kru yang profesional agar menghasilkan output yang berkualitas.

Bukan hanya pembuatan film pendek atau film saja yang membutuhkan crew dalam proses produksi film, dalam memproduksi sebuah video company profile juga dibutuhkan crew yang memiliki tugas dan peran masing-masing agar dapat mewujudkan visi yang diberikan oleh sutradara.

Berikut susunan crew yang biasa eps-production terapkan dalam pembuatan video company profile:

  • Produser Pelaksana/Line Producer

Produser pelaksana merupakan perpanjangan tangan dari produser untuk urusan teknis yang merancang satu produksi secara keseluruhan termasuk; plafon budget, timeline, tenaga kerja, dll. Produser pelaksana merancang sedemikian rupa agar proses produksi dapat berjalan sebagaimana mestinya. Maka dari itu ia disebut sebagai produser pelaksana.

  • Sutradara

Sutradara bertanggungjawab untuk kreatif utama termasuk di dalamnya; menentukan plot dan alur cerita, casting, pemilihan crew, menentukan bloking pemeran, menentukan lokasi atau spot yang disesuaikan dengan narasi, menentukan pemilihan musik, pergerakan kamera, pilihan shot, dan hal kreatif lainnya. Dengan bantuan crew, sutradara memastikan segala visinya dapat berjalanan sesuai rencana.

Baca Juga : 3 Tahapan Produksi Pembuatan Video Iklan TVC Yang Wajib Kamu Tau

  • Asisten Sutradara

Asisten sutradara bertugas untuk membantu sutradara dalam hal jadwal panggilan crew dan pemeran ke lokasi, jadwal makan dan istirahat, jadwal set alat (kamera, lampu, artistic), dll. Ia harus tetap menjaga agar proses produksi sesuai dengan timeline yang sudah disiapkan oleh produser pelaksana dan memastikan semua adegan telah diambil. Asisten sutradara juga harus dapat menentukan perubahan jadwal jika ada jadwal yang tidak sesuai dengan timeline.

  • Director of Photography (DOP)

DOP ataupun operator kamera bertugas untuk membantu sutradara dalam teknis pengambilan gambar. Sutradara akan menjelaskan tampilan visual seperti apa yang diingankan, dan DOP akan menerjemahkan dan memenuhi keinginan sutradara perihal teknis seperti pemilihan lensa, filter, lighting, tone warna, dsb.

Baca Juga : Hal Yang Perlu Kamu Perhatikan Sebelum Memilih Production House

  • Asisten Penata Kamera

Asisten penata kamera juga biasa disebut sebagai focus puller bertugas untuk memastikan semua gambar telah terambil secara fokus dan juga bertugas merakit dan membokar rigging kamera dari awal hingga akhir syuting.

  • Pilot Drone

Pilot Drone bertugas untuk mengoperasikan drone dalam pengambilan sudut video melalui udara.

  • Gaffer

Urusan pencahayaan, gaffer lah ahlinya. Ia akan merancang pencahayaan sedemikian rupa agar dapat memuaskan kebutuhan dan visi dari sutradara.

Baca Juga : Mau Buat Video Company Profile?, Udah Tau Konten dan Fungsinya?

  • Best Boy

Best boy merupakan asisten gaffer yang bertugas untuk mengurus logistik alat-alat dari lampunya.

  • Art Director

Art director bertanggungjawab akan merancang visual secara keseluruhan mulai dari warna, pattern, make up, dsb.

  • Production Sound Mixer

Production sound mixer bertugas untuk memonitor, mengatur levelling, melakukan mixing, memilih microphone, merekam suara dan mencatat sound report agar memudahkan proses sync pada proses paska produksi.

Demikianlah susunan crew yang biasa diterapkan oleh eps-production dalam pembuatan video company profile. Susunan crew ini juga bisa menyesuaikan kok dengan kebutuhan produksi pembuatan video kamu. Semoga artikel ini dapat membantu kamu dalam pembuatan video company profile.

Baca Juga : Mengapa Video Company Profile Wajib Dimiliki Oleh Perusahaan

Read More

10 Istilah Pelabelan Untuk Film Yang Kamu Tonton | EPS PRODUCTION

Dalam dunia perfilman, ada beberapa istilah film yang digunakan. Mungkin, di antaranya sudah pernah atau bahkan cukup sering kamu dengar. Meski sudah familiar didengar, ternyata masih banyak pula orang yang tidak mengetahui arti dari istilah-istilah film tersebut. Untuk itu, buat kamu para penggemar film, penting banget untuk tahu istilah yang ada dalam film. Jadi, kalau nanti ngobrol membahas film yang lagi hype, setidaknya kamu tidak bingung dan pelanga-pelongo lagi.

10 ISTILAH PELABELAN YANG ADA DALAM FILM

Biar kamu makin tahu, berikut ini Okeguys coba rangkum beberapa istilah penting yang ada dalam film dan sering digunakan :

  1. Reboot

Jasa Video eps-production.com

Istilah film pertama yang perlu diketahui adalah reboot. Reboot merupakan istilah untuk menjelaskan material film yang hanya menyisakan judul asli saja. Walaupun judulnya sama, tapi jalan cerita film reboot berbeda dari film aslinya itu. Contoh, film Batman, The Dark Knight, dan The Amazing Spider-Man.

  1. Blockbuster

Blockbuster yaitu istilah untuk film-film yang meraih sukses dengan penjualan tiket membludak, pendapatan film tinggi, dan mendapat animo masyarakat begitu besar. Film-film blockbuster yang pernah ada di antaranya, Titanic, Star Wars, The Lord of The Rings, Game of Thrones, dan banyak lagi.

  1. Prekuel

Jasa Video eps-production.com

Istilah film berikutnya adalah prekuel untuk menjelaskan film yang alur cerita di dalamnya menceritakan semua kejadian sebelum film utama. Film The Hobbit misalnya, menceritakan keadaan sebelum film The Lord of The Rings.

Baca Juga : 10 Istilah Dalam Produksi Video dan Film Yang Wajib Kamu Tahu

  1. Sekuel

Jasa Video eps-production.com

Jika prekuel menceritakan kejadian sebelum film utamanya, maka sekuel adalah kebalikannya. Sekuel menceritakan kisah lanjutan dari film utama yang sudah tayang. Seperti, Sherlock Holmes 3, yang melanjutkan 2 cerita dari Sherlock Holmes sebelumnya.

  1. Remake

Kalau istilah remake tentu sudah sangat familiar ya kamu dengar, guys. Dilihat dari artinya, remake adalah film yang dibuat ulang, tanpa mengubah alur cerita dan tokoh-tokoh di film utama. Sampai sekarang, sudah banyak film remake yang berhasil mendulang kesuksesan dibandingkan film sebelumnya, seperti film It, The Ring, dan King Kong.

  1. Spin Off

Berikutnya, ada spin off yaitu istilah untuk menceritakan kejadian atau karakter yang melekat kuat. Rata-rata karakter pada film spin off sengaja dibuat menonjol dan memiliki penggemar di mana-mana. Kita bisa ambil contoh film The Wolverine, The Conjuring, dan Minions.

Baca Juga : Perbedaan Iklan Komersial Dan Iklan Non Komersial

  1. Cross Over

Dalam sebuah film cross over, biasanya beberapa karakter dari film-film lain yang terkenal akan dipertemukan dalam satu film. Misalnya, karakter Thor dan Iron Man yang bertemu dalam film The Avengers, Alien vs Predator, Freddy vs Jason, dan banyak lagi.

  1. Sidekick

Tahu karakter Robin si pendamping setia Batman, dong? Nah, karakter Robin inilah yang disebut Sidekick. Sidekick adalah julukan untuk karakter pendamping dari si tokoh utama dalam film.

  1. Twist

Twist atau plot twist adalah sebutan dalam film di mana alur cerita di dalamnya sengaja dibelokkan atau diputar. Bisa dibilang, twist ini membuat sebuah film memiliki alur maju-mundur, karena bisa membahas cerita di masa lalu ataupun masa depan. Ending dari film twist biasanya berakhir dengan cerita tidak terduga. Contohnya, film Fight Club dan The Others.

Baca Juga :  Mengenal Tugas Dan Tanggung Jawab Seorang Sutradara

  1. Box Office

Hampir mirip dengan blockbuster, istilah box office merupakan sebutan untuk film yang mampu menghasilkan pendapatan melebihi biaya pembuatan film itu sendiri. Penilaian film box office dilihat dari pendapatan fantastis yang diperoleh beberapa hari di awal pemutaran film secara global. Semula, istilah box office ini merujuk pada penjualan tiket berbentuk kotak. Namun belakangan, box office menjadi gelar khusus untuk film-film yang laris manis diminati penonton.

Baca Juga : 5 Film Tentang Kecelakaan Pesawat Yang Wajib Kamu Tonton

Read More