Category: Tips & Trick

Tips Mengatasi Sakit Punggung Untuk Kamu Yang Bekerja Terlalu Lama Didepan Komputer.

Sebagai seorang yang bekerja dalam waktu lama duduk di depan computer sering kali memunculkan berbagai masalah kesehatan terutama pada punggung. Sebagai seorang yang memang selalu memakan waktu lama untuk duduk didepan Komputer tidak terkecuali seorang editor video yang memang dasarnya sudah biasa menghabiskan banyak waktunya untuk duduk berlama-lama di depan computer. Seringkali sakit punggung sangat terasa mengganggu konsentrasi yang di karenakan duduk terlalu lama. Nah disini eps production mau bagi-bagi tips kekamu untuk mengatasi nyeri punggung akibat duduk terlalu lama.

Berikut beberapa cara mengtasi nyeri atau sakit punggung karena duduk terlalu lama didepan komputer.

  1. Menyesuaikan kursi

Kursi kerjamu harus stabil. Sesuaikan tinggi kursimu dengan posisi kamu saat bekerja, dan sandaran belakang kursi harus dapat diatur ketinggiannya dan juga kemiringannya. Hal ini disebut sebagai ergonomi, yaitu studi mengenai peralatan dan perangkat yang dirancang sesuai dengan tubuh dan gerakan manusia. Berikut adalah posisi yang sesuai dengan konsep ergonomi, yaitu:

  • Pastikan bagian punggung bawah (lumbar tulang belakang) kamu melengkung maju secara alami. Ini di karenakan sangat penting untuk mengurangi tekanan pada punggungmu. Banyak kursi ergonomis yang dirancang memiliki dukungan lumbar untuk mempertahankan kurva tulang belakang. Jika kursi Kamu tidak memilikinya, Kamu dapat menggunakan bantal pendukung lumbar dan meletakkannya di belakang punggung Kamu. Jika Kamu juga tidak memilikinya, Kamu dapat duduk ke depan di kursi Kamu, sehingga Kamu dapat membiarkan tulang belakang jatuh secara alami pada kurva.
  • Sesuaikan tinggi kursi dan meja Kamu. Tinggi meja yang sesuai seharusnya memungkinkan lengan Kamu untuk beristirahat dengan nyaman pada sudut 90°. Pergelangan tangan Kamu harus tidak lebih tinggi dari siku. Bagian atas layar komputer Kamu juga harus berada pada tingkat mata atau sedikit di bawahnya.
  • Taruh telapak kaki Kamu dengan rata di lantai dan punggung Kamu terhadap kursi. Bahu harus santai dan tidak bungkuk.
  1. Meregangkan punggung

Bangkitlah dari kursi dan regangkan tubuh setiap 30-60 menit. Duduk untuk waktu yang lama dapat memberikan tekanan pada cakram tulang belakang dan melemahkan otot-otot yang mendukung punggung Kamu. “Berjalan selama beberapa detik dan meregangkan punggung ke depan cukup untuk mengimbangi efek negatif dari duduk,” sahut Donald R. Murphy, seorang asisten dosen klinis di Alpert Medical School of Brown University.

Kamu juga dapat berdiri dan menempatkan tangan Kamu di punggung bawah Kamu. Kemudian, dorong pinggul Kamu secara perlahan ke depan dengan sedikit melengkungkan punggung Kamu. Ini akan melepaskan tekanan pada cakram. Jika Kamu ingin melakukan beberapa variasi lainnya, Kamu dapat melakukan posisi “kobra”, di mana Kamu berbaring di perut dan menekan tangan Kamu ke lantai, sehingga hanya bagian dada yang terangkat ke atas. Penelitian menunjukkan bahwa melakukan posisi kobra 15 kali sehari dapat mengurangi kemungkinan sakit punggung di masa depan.

  1. Beristirahat

Hanya dengan bangun dari kursi, Kamu dapat membantu tubuh untuk memutus siklus otot yang tegang. “Kami merekomendasikan untuk mengambil banyak istirahat kecil untuk mengendurkan otot dan mengurangi stres,” kata Erik Peper, seorang dosen di Institute for Holistic Health Studies di San Francisco State University. Jatuhkan tangan Kamu ke pangkuan Kamu atau menaikkan dan menjatuhkan bahu Kamu untuk beberapa detik setiap beberapa menit.

  1. Memperkuat otot inti (core muscle)

Untuk membantu tubuh Kamu mengatasi nyeri punggung akibat duduk, maka lakukanlah latihan inti seperti Pilates untuk memperkuat otot-otot inti Kamu. Latihan inti dapat melatih otot Kamu untuk bekerja lebih efisien melawan efek negatif dari duduk. Selain melakukan latihan khusus untuk punggung, Kamu dapat melakukan latihan aerobik secara teratur untuk menangkal nyeri punggung.

Secara umum, pengobatan terbaik nyeri punggung akibat duduk terlalu lama adalah dengan tetap aktif, dan jika perlu menggunakan obat penghilang rasa sakit. Semakin Kamu tidak bergerak, semakin lemah otot punggung Kamu, dan mereka akan terluka dalam jangka panjang. Untuk sakit punggung yang berlangsung lebih dari enam minggu, pengobatan biasanya melibatkan kombinasi dari obat penghilang rasa sakit, akupuntur, olahraga, atau terapi manual.

Baca juga: Udah Tau Belum Apa Aja Sih Peran Penting Video Dalam Bisnis?

Kamu Editor? Ini Spesifikasi PC Yang Kamu Butuhkan Untuk Menunjang Pekerjaan Kamu

Read More

4 Spesifikasi PC Yang Kamu Butuhkan Sebagai Editor Video

Halo Filmmaker, bagi kamu yang sering berpetualang dengan dunia editing video, tentunya sangat membutuhkan PC berkinerja tinggi untuk memastikan semua pekerjaan berjalan aman, lancer, sejahtera, dan sentosa. Itulah mengapa penting sekali untuk kamu memperhatikan spesifikasi PC editing video yang kamu akan guanakan sebelum membeli sebuah perangkat.

Jasa Video eps-production.com

Lantas, spesifikasi PC editing video seperti apa yang kamu butuhkan dan sanggup menangani semua tugas-tugas berat dalam editing video secara efisien?. Berikut beberapa hal penting yang harus diperhatikan Filmmaker yang bekerja sebagai video editor untuk memilih perangkat PC yang tepat.

  1. Prosesor dan Memori

Jasa Video eps-production.com

Inilah dua komponen penting yang harus diperhatikan oleh kalian para video editor. Software-Software seperti Adobe Premiere Pro, Avid Media Composer, After Effects, dan program editing profesional lainnya memang didesain untuk bekerja menggunakan prosesor multi-core. Harus Filmmaker sadari, bahwa setiap core dalam prosesor memiliki tenaga untuk melakukan proses encode, render, dan export file video.

Dengan kata lain, banyaknya jumlah core akan menentukan seberapa cepat proses editing, sehingga kamu bisa menyelesaikan pekerjaan dalam waktu singkat, bahkan pada video resolusi tinggi yang ukurannya kadang membuat sakit hati para Editor. Makanya, alangkah indah, bijak, dan baiknya bila para Filmmaker yang bekerja sebagai Editor untuk menginvestasikan sebagian besar anggaran untuk memilih prosesor terbaik.

Saat ini, ada dua merek prosesor ternama dunia, yaitu AMD dan Intel, telah menghadirkan prosesor multi-core. Prosesor dengan 6 core menjadi spesifikasi CPU minimum yang direkomendasikan jika kamu serius mencari PC yang tangguh. Adapun pilihan terbaik yang bisa Filmmaker pilih terdiri atas AMD Ryzen Series (Ryzen 5 dan Ryzen 7) dan Intel generasi ke-8 Coffee Lake (Core i7 dan Core i9).

Sementara untuk RAM, program editing profesional juga membutuhkan memori dalam jumlah besar. Semakin tinggi resolusi video, maka semakin banyak RAM yang dibutuhkan. Adapun standar memori yang dipakai adalah RAM 16 GB. Jika kamu mengedit video 4K atau lebih tinggi, pertimbangkan memilih RAM 32 atau 64GB.

  1. SSD dan HDD

Jasa Video eps-production.com

Untuk melengkapi kenyamanan dalam menjalankan banyak pengeditan video berat, tentu diperlukan boot drive yang cepat. Maka itu, hard disk berperforma tinggi seperti SSD menjadi opsi media penyimpanan utama selain HDD. Terlebih, dalam lingkungan profesional, SSD menawarkan kinerja dengan kecepatan luar biasa, sehingga memungkinkan kamu dapat memutar beberapa video sekaligus atau mengolah rekaman 4K.

Oleh karena itu, setidaknya cari perangkat dengan dua drive, yaitu SSD dan HDD. Dengan SSD, PC kamu mampu bekerja jauh lebih cepat. Sementara HDD yang besar dapat menampung semua pekerjaanmu, mulai dari video, foto, atau berbagai file penting lainnya.

  1. Kartu Grafis

Jasa Video eps-production.com

Kartu grafis juga menjadi komponen yang harus diperhatikan setelah CPU dan RAM. Meski demikian, pemilihan kartu grafis tergantung pada program editing yang kamu gunakan dan jenis video apa yang sering kamu edit.

Jika kamu lebih sering menggunakan aplikasi berbasis CAD, maka pilihan terbaiknya menggunakan kartu grafis yang standar saja (terintegrasi atau middle level) daripada membeli kartu grafis high-end layaknya kebutuhan gamer. Sebaliknya, jika kamu menggunakan aplikasi editing yang membutuhkan sistem tinggi seperti DaVinci Resolve, maka diperlukan juga kartu grafis powerful tentunya.

  1. Kualitas Layar

Jasa Video eps-production.com

Nah ini hal yang sangat penting lainnya Selain tenaga yang powerful, tampilan visual merupakan hal vital bagi video editor karena untuk proses color grading kita harus mendapatkan warna yang benar-benar sesuai dengan apa yang nampak dilayar. Masalah yang sering terjadi adalah ketika para editor sudah melakukan color grading dan ingin memindahkannya keperangkat lain seperti hp, laptop, dan lainnya yang sering terjadi adalah warna color gradingnya berubah entah itu terlalu cerah, terlalu gelap, kurang matang, dan terlalu matang hal ini terjadi karena dalam proses editing kamu mungkin menggunakan kualitas layar yang kurang baik. Untuk itu, pertimbangan lain yang harus diperhatikan adalah kualitas dan ukuran layar. Masalah resolusi layar tak bisa dikesampingkan. Penggunaan layar Full HD masih sah-sah saja untuk dipilih, sebab Filmmaker bisa menikmati visual yang lebih detail dan tajam ketika melakukan pekerjaan editing. Di sisi lain Layar yang berukuran besar memungkinkan kamu lebih puas dalam bereksplorasi atau menjalankan aplikasi lebih dari satu dalam layar.

Nah itulah beberapa spesifikasi penting yang harus di perhatikan para Editor dalam memilih sebuah perangkat, semoga artikel dapat membantu kamu semakin cerdas dalam memilih.

See ya!!!

Baca Juga : Jenis-Jenis Filter Lensa dan Kegunaannya

Read More

Apa Kamu Tau Jenis-Jenis Dari Filter Lensa Kamera dan Kegunaannya? Yuk EPSPRO Kasih Tau!

Filter lensa adalah kaca transparan atau lembaran tipis elemen yang terpasang di depan lensa kamera. Filter lensa berguna untuk melindungi fisik lensa , mengubah karakteristik cahaya yang masuk melewati lensa atau memberi efek  khusus pada hasil ketika menggunakan filter tersebut.

Ketika merekam video maka akan muncul keterbatasan dalam hal kecepatan rana (shutter speed) yaiu menggkamukan frame rate. Sebagai contoh saat Kamu merekam video 24p dan ingin kecepatan rananya 1/48 detik (dimana kecepatan rana DSLR 1/50 detik) maka tidak bisa mengontrol exposure sesuai harapan.

Tanpa adanya tambahan filter maka tak mungkin mendapatkan depth of field ketika merekam di bawah terik matahari. Itulah sebabnya Kamu memerlukan tambahan filter ND (Neutral Density) agar bisa memperoleh gambar yang terang tanpa harus mengorbankan warna. Jika Kamu merekam video dengan DSLR maka cari ukuran filter terbesar, normalnya 77 milimeter. Agar bisa masuk ke lensa yang berukuran lebih kecil diameternya maka gunakan step-down filter rings. Produk yang bisa dicoba, yakni Fader Variable ND, Heliopan Variable ND

Nah kali ini EPSPRO mau kasih tau kalian Jenis-Jenis filter dan Kegunaannya, yuk simak penjelasannya di bawah ini :

  1. Filter UV

Filter UV (Ultra Violet) adalah filter transparan yang berguna untuk menghalangi cahaya ultra violet. Kegunaan filter UV adalah untuk mengurangi haze (kabut asap tipis) yang tampak di foto saat foto masih menggunakan film. Filter UV di era fotografi digital tidak terlalu dibutuhkan karena cahaya ultra violet tidak mempengaruhi sensor digital, berbeda halnya kalau anda masih menggunakan film.

Namun filter UV masih sering ditawarkan para sales di toko kamera dan banyak yang tetap memakainya di lensa karena kebiasaan lama yang susah mati. Kalaupun UV tidak berpengaruh pada sensor digital, setidaknya filter ini bisa dipakai untuk melindungi ujung depan lensa dari benturan. Daripada lensa saya kenapa-kenapa, mending kita korbankan filternya.

  1. Filter Polarisasi / CPL

Filter polarisasi adalah filter yang berguna untuk menggelapkan langit dengan cara meningkatkan kontras antara langit dan awan. Selain itu, filter CPL juga berguna untuk mengurangi pantulan sinar matahari. Berguna saat memotret kaca, air yang memantulkan cahaya dan benda reflektif lainnya.

Filter CPL adalah salah satu filter paling penting untuk para fotografer landscape saat harus berhadapan dengan pantulan air dan juga untuk meningkatkan kontras di langit.

  1. Filter Neutral Density

Filter Neutral Density (ND) adalah filter utama untuk foto long exposure. Filter ND secara bentuk fisik bisa berbentuk ulir maupun flat slot. ND adalah singkatan dari Neutral Density, kata Neutral kurang lebih karena sifatnya tidak mengubah arah maupun karakter cahaya. Sementara kata Density karena sifatnya mengurangi intensitas cahaya. Jadi kurang lebih bisa diartikan sebagai filter yang berguna untuk mengurangi intensitas cahaya namun tidak mengubah karakternya.

  1. Filter Graduated ND

Jasa Video eps-production.com

Filter graduated neutral density, biasa disebut graduated filter adalah filter yang memiliki fungsi seperti filter ND namun dengan intensitas yang bertingkat, bagian atas gelap sementara bagian bawah gelap. Filter ini biasanya dipakai untuk memotret landscape dengan subyek yang memiliki perbedaan tonal yang sangat lebar seperti saat sunset atau sunrise.

  1. Filter Untuk Foto Black & White

Jasa Video eps-production.com

Ada beberapa filter yang dipasang untuk menghalangi cahaya dengan panjang gelombang tertentu agar foto hitam putih menjadi lebih bagus. Ada filter Red, Orange, Yellow, Green dan Blue yang biasa dipakai oleh fotografer penggemar foto hitam putih.

  1. Filter Soft Focus

Jasa Video eps-production.com

Filter Soft Focus berguna untuk membuat subyek foto tampak lebih lembut, filter ini akan mengurangi ketajaman foto dan membuatnya tampak lembut. Filter ini biasanya dipakai saat memotret wajah orang. Dengan memanfaatkan difusi cahaya yang dibuat oleh filter soft focus ini, kita bisa membuat kulit muka yang cukup kasar menjadi tempak lebih lembut.

Baca Juga : 10 Alat Ini Dapat Membuat Film Pendek Kamu Lebih Berkualitas loh! 

Read More

10 Alat Ini Dapat Membuat Film Pendek Kamu Lebih Berkualitas loh! Yuk Simak Penjelasannya.

Perkembangan dunia teknologi saat ini semakin meningkat, kamera telah mengubah orang untuk lebih kreatif dalam menghasilkan film pendek. Dengan berbekal kamera DSLR, seseorang yang tidak memiliki latar belakang cinematography pun kini mampu untuk membuat karya film yang layak tonton.

Bahkan kini dengan mengkamulkan smartphone canggih – yang memiliki resolusi kamera tinggi – seseorang dapat membuat film tentang aktivitas traveling, wisata kuliner, acara reuni, bahkan film pendek.

Kamu pun bisa melakukannya dengan menggunakan kamera foto atau ponsel untuk membuat karya film atau video documenter sendiri. Tema kehidupan sosial atau human interest cukup banyak bisa dijumpai di sekitar lingkungan Kamu. Berikut kami sajikan sejumlah rekomendasi alat-alat yang bisa Kamu gunakan untuk membuat sebuah film pendek atau video dokumenter.

10 Alat Yang Kamu Butuhkan Untuk Membuat Film Pendek Lebih Berkualitas :

1. Kamera

Jasa Video eps-production.com

Kamera menjadi alat utama dalam pembuatan film dokumenter. Saat ini, sebagian besar kamera foto bisa menghasilkan gambar beresolusi tinggi dan memiliki kemampuan merekam video berkualitas HD. Itulah sebabnya banyak yang memanfaatkan kamera DSLR untuk untuk mengurangi bujet produksi sebuah film. Namun ketika akan membuat film atau video documenter dengan menggunakan kamera DSLR pastikan kamera tersebut telah memiliki fitur Image Stabilization.

Adanya fitur Image Stabilizer akan mengurangi gambar yang bergoyang atau blur. Beberapa produsen kamera memiliki istilah masing-masing untuk penyebutan fitur ini. Canon dan Sony menggunakan istilah Image Stabilization (IS) sementara Nikon menggunakan istilah Vibration Reduction).

Seperti disinggung di atas, penggunaan smartphone pun saat ini sudah dapat menghasilkan sebuah karya film pendek atau video documenter yang dapat dipertimbangkan. Kebanyakan pembuat film indie mempercayakan pada iPhone untuk mencapai hasil yang memuaskan. Tristan Pope, yang sebelumnya bekerja Blizzard Entertainment, membuat film “Romance in NYC” berdurasi 15 menit dengan iPhone 6. Pembuatan film tersebut pernah didanai dari Kickstarter, sebelum diedarkan ke public

2. Lensa

Jasa Video eps-production.com

Salah satu alasan utama bagi sebagian besar orang yang memilih kamera DSLR atau digital single-lens reflex adalah untuk membuat film adalah keleluasaan untuk bergonta-ganti lensa. Sebagai pembanding, kamera video seharga di bawah US$ 5.000 atau Rp 66 juta, hanya memiliki satu lensa fix yang digunakan untuk merekam berbagai situasi. Nah, dengan berbekal DSLR maka Kamu memiliki pilihan untuk menggunakan lensa sesuai dengan situasi atau angle yang akan direkam.

Ketika Kamu membuat film narasi, maka yang diperlukan adalah lensa memiliki panjang rana (focal length) yang fix atau lensa-lensa “unggulan”. Beda kasus ketika merekam film documenter, maka perlu lensa yang memiliki kemampuan zoom. Jika berbicara mengenai aperture, maka sebaiknya Kamu gunakan lensa-lensa unggulan (prime lenses). Kamu akan dipaksa untuk berpikir mengenai penempatan kamera yang tepat dan tak hanya mengkamulkan zoom in-out saja.

Sebaiknya ketika akan membeli lensa, pilih yang keluaran pabrikan atau sama mereknya dengan kamera Kamu. Misalnya Kamu menggunakan kamera Nikon, maka pilih lensa Nikkor.

Rekomendasi lensa yang dapat dipilih adalah 28 milimeter f/1.8, 50 milimeter f/1.4 dan 85 milimeter f/1.8. Kamu tinggal menyesuaikan dengan kamera yang digunakan.

3. Audio

Jasa Video eps-production.com

Audio adalah aspek penting juga yang perlu diperhatikan saat membuat video dokumenter. Kamu juga memerlukan alat perekam suara eksternal. Alat ini sangat vital karena Kamu bisa mengambil trek suara lebih jelas daripada hanya mengkamulkan microphone kamera yang kualitasnya rendah. Salah satu sound recorder yang mumpuni dan direkomendasi para videographer adalah Zoom H4N. Perekam suara ini memiliki 4 channel audio recorder, 2 built in Stereo Condensor + 2 external input combo dengan phantom power. Bahkan Zoom H4N hingga saat ini masih menjadi stkamur sound equipment bagi industri film.
Selain perekam suara, Kamu juga memerlukan mikrofon (microphone). Ada tiga pilihan microphone untuk pengambilan suara sesuai kebutuhan, yaitu shotgun micboom mic, dan clip-on. Untuk jenis video dokumenter maka akan lebih sering menggunakan mic jenis clip-on, sementara untuk film pendek biasa menggunakan boom mic. Sedangkan shotgun mickebanyakan digunakan untuk video reportase.

4. Filter

Jasa Video eps-production.com

Ketika merekam video maka akan muncul keterbatasan dalam hal kecepatan rana (shutter speed) yaiu menggkamukan frame rate. Sebagai contoh saat Kamu merekam video 24p dan ingin kecepatan rananya 1/48 detik (dimana kecepatan rana DSLR 1/50 detik) maka tidak bisa mengontrol exposure sesuai harapan.

Tanpa adanya tambahan filter maka tak mungkin mendapatkan depth of field ketika merekam di bawah terik matahari. Itulah sebabnya Kamu memerlukan tambahan filter ND (Neutral Density) agar bisa memperoleh gambar yang terang tanpa harus mengorbankan warna. Jika Kamu merekam video dengan DSLR maka cari ukuran filter terbesar, normalnya 77 milimeter. Agar bisa masuk ke lensa yang berukuran lebih kecil diameternya maka gunakan step-down filter rings. Produk yang bisa dicoba, yakni Fader Variable ND, Heliopan Variable ND

5. Tripod

Seringkali para videografer pemula tidak membawa peranti tripod saat merekam gambar. Hasilnya pasti bisa ditebak, kualitas gambar akan bergoyang. Jadi yang Kamu perlukan saat merekam video documenter adalah tripod yang memiliki video head sekaligus sehingga memudahkan saat akan merekam gambar dengan cepat dan stabil. Kamu pilih tripod khusus untuk video, bukan yang untuk fotografi.

Pertimbangkan kekuatan tipod untuk menyangga kamera DSLR Kamu. Ketika kamera ditambahi dengan aksesori maka bobotnya akan bertambah pula. Pilihlah tripod yang memiliki berat lebih besar daripada kamera sehingga akan kokoh dan tidak mudah goyang (steady).

Apabila Kamu menggunakan smartphone, maka tepat untuk memilih GorillaPod plus peranti aksesori Glidecam atau Steadicam. Ukuran ponsel yang kecil dan segenggam tangan dan bobotnya yang ringan akan memunculkan masalah saat merekam video. Tak peduli seberapa stabil Kamu memegangnya, tetap saja akan muncul goyangan saat merekam. Nah Kamu memerlukan Steadicam untuk menstabilkannya. Brand yang menjadi rekomendasi adalah Manfrotto MVH502A Fluid Head and 546B Tripod System.

6. Rig

Jasa Video eps-production.com

Pada dasarnya DSLR adalah kamera foto sehingga faktor ergonomisnya hanya dirancang untuk kebutuhan memotret. Apabila akan mentransformasi DSLR menjadi kamera video maka perlu tambahan aksesori berupa rig. Namun sayangnya harga rig cenderung lebih mahal daripada harga bodi kamera sendiri.

Apabila Kamu ingin merekam video dengan DSLR tanpa membawa tripod atau tidak memungkinkan untuk menggunakan tripod, maka pilih shoulder rig atau monopod. Kamu juga bisa menambahkan tilt head pada monopod agar kamera bisa bergerak naik-turun.

7. Lighting

Jasa Video eps-production.com

Pencahayaan sangat penting untuk menghasilkan gambar video yang tajam. Biasanya lighting yang digunakan di videografi adalah berjenis HMI atau Hydrargyrum Medium-arc Iodide. Namun sayangnya selain mahal juga tidak praktis, sehingga kini disiasati dengan LED.

Biasanya untuk membuat film dokumenter, setidaknya diperlukan 2 buah lampu LED yang ukurannya sama.

8. Gimbal

Jasa Video eps-production.com

Ketika kamu harus dihadapkan dalam situasi dimana kamu harus merekam dengan mengikuti suatu objek yang sedang berjalan dan menginginkan sebuah hasil yang halus tanpa getaran seperti gempa bumi maka gimbal adalah salah satu solusi yang tepat untuk kamu. Beberapa gimbal sudah banyak dijual di pasaran untuk merk gimbal sendiri kebanyakan yang digunakan oleh seorang pembuat video adalah Zhiyun atau DJI ronin kamu dapat membelinya online atau bisa langsung dating ketoko yang menjual gimbal dengan merk tersebut.

Untuk pengguna smartphone pun jangan khawatir karena saat ini sudah tersedia juga gimbal untuk para film maker yang menggunakan smartphone dipasaran.

9. Laptop

Jasa Video eps-production.com

Untuk mengedit hasil rekaman video, maka Kamu mermelukan komputer yang mumpuni. Kamu bisa menggunakan computer desktop atau laptop. Pastikan komputer Kamu memiliki spesifikasi prosesor minimal Intel Core i5 dan kapasitas memori (RAM) di atas 8 GB, serta kualitas VGA super yang mampu melakukan proses rendering lancar.

10. Software Editing

Jasa Video eps-production.com

Bicara software editing, Kamu bisa memanfaatkan Final Cut Pro, Adobe Premiere, Sony Vegas Pro, Pinnacle Studio, dan After Effect. Ditambah software penyuntingan suara seperti Sound Forge dan Garage Band, maka hasil video dokumenter bertema human interest buatan Kamu pasti nyaman untuk ditonton.

Apabila Kamu merekam video dengan iPhone, maka bisa memanfaatkan aplikasi MoviePro dan Filmic Pro. Selamat mencoba dan terus berkarya! See yaaa…

Baca Juga: 6 Camera Movements Yang Wajib Kamu Ketahui Sebagai Videographer

4 Teknik Dasar Edit Video untuk Kamu Para Pemula dari Kami eps-production.com

Read More

Cara Merubah File JPG Ke PDF Dengan Mudah | eps-production.com

Surat-menyurat elektronik kian hari kian di minati oleh berbagai kalangan, tak ayal sering kali di butuhkan sebuah media yang dimana dapat memuat sebuat file atau foto dalam satu wadah, dalam hal ini media seperti Pdf memiliki peranan penting untuk mengatasi masalah ini. akan tetapi masih banyak sebagian orang yang masih kebingungan ketika dihadapkan oleh permasalahn seperti ini. banyak sebagian orang yang menggunakan Ms.word sebagai jalan keluarnya dengan merubah pengaturan penyimpanannya menjadi Pdf saat menyimpan, hal ini akan sangat membantu jika yang ingin dirubah hanya file yang berisi sebuah dokumen saja.

bagaimana dengan foto?, bisa saja kita memasukannya ke Ms.word akan tetapi hasilnya tidak akan maksimal malah akan terpotong jika yang kita ingin rubah adalah sebuah file yang formatnya Jpg.

lalu bagaimana caranya?.

kali ini eps-production ingin membagikan sebuah tips & trick bagaimana Cara Merubah File JPG ke PDF Dengan Mudah semoga dengan tips berikut dapat membantu kalian yang masih kebingungan untuk merubah sebuah file JPG ke PDF, berikut tutorialnya :

1.buka browser kamuJasa Video eps-production.com

ketika sudah membuka browser lalu ketik “convert jpg to pdf” di mesin pencarian kamu. nah disini admin biasanya pakai yang “ilovepdf.com” seperti yang sudah dilingkari diatas, tapi kalo kamu mau coba yang lain silakan di coba-coba saja semua free loh.

Baca juga: drone & sinematografi

2. klik tombol “Select JPG images”

pada tahap ini kamu hanya perlu meng’klik’ tombol “Select JPG Image” untuk memasukan file JPG kamu.

3. Pilih file JPG yang ingin kamu rubah menjadi PDF

Jasa Video eps-production.com

Kemudain kamu tinggal memilih file/foto mana yang mau kamu ubah ke PDF, sebagai contoh disini admin gunain CV admin yang formatnya JPG untuk dirubah ke PDF.

4. Lalu atur settingan yang kamu mau

Jasa Video eps-production.com

ditahap ini kamu bisa mengatur ukuran, bentuk, dan margin pada foto yang ingin kamu rubah menjadi PDF dan kemudian tekan tombol Convert to PDF jika kamu sudah selesai mengaturnya. disini admin mengaturnya untuk ukuran kertas A4 dan bentuknya Portrait.

5. Tunggu proses convert foto kamu hingga selesai

Jasa Video eps-production.com

Nah disini kamu hanya tinggal menunggu saja sampai proses file JPG kamu selesai diubah Menjadi PDF

6. Setalah selesai mengconvert maka kamu dapat langsung mendownloadnya

Jasa Video eps-production.com

biasanya file yang sudah di rubah menjadi PDF akan terdownload secara otomatis, tetapi jika tidak terdownload secara otomatis maka kamu dapat mendownloadnya secara manual.

7. File berhasil di rubah Menjadi PDF

Selesai deh, akhirnya file JPG kamu berubah jadi PDF.

demikian Cara Merubah File JPG ke PDF Dengan Mudah, semoga artikel ini dapat bermanfaat dan berguna, mohon dimaafkan jika ada kesalahan penulisan kata atau semacamnya.

see….yaaaa!

Read More

6 Camera Movements Yang Wajib Kamu Ketahui Sebagai Videographer | eps-production.com

Didalam sebuah film yang berkualitas di butuhkan sebuah storytelling yang matang serta dikemas sedemikian rupa agar pesan yang ingin disampaikan oleh sutradara dapat di terima penontonya. Dalam hal ini pergerakan kamera (camera movements) memiliki peran penting terhadap storytelling untuk membantu sutradara dalam menyampaikan pesan kepenontonya.

Jasa Video eps-production.com

Berikut 6 Camera Movements yang wajib kamu ketahui Sebagai Videographer :

  • Tilt

Titl Camera Movements adalah pergerakan kamera pada satu sumbu yang bergerak mendongak keatas (tiltup) atau mendongak kebawah (tiltdown), pergerakan kamera ini bertujuan untuk memperlihatkan detail subjek dari bawah keatas atau sebaliknya. Selain untuk memperlihatkan detail subjek pergerakan kamera Tilt juga dapat digunakan untuk mengikuti pergerakan subjek yang sedang menaiki tangga atau apapun kegiatan yang melakukan pergerakan turun dan naik.

  • Pan

Pan Camera Movements adalah pergerakan kamera pada satu sumbu yang bergerak kekiri (panleft) atau bergerak kekanan (panright), pergerakan kamera ini bertujuan untuk memberikan informasi detail suatu subjek dari kiri kekanan, dan dapat juga mengambil gambar dua orang yang sedang berdialog satu sama lain dengan pergerakan yang cepat (swis pan). Selain itu pergerakan Pan left dan Pan right ini dapat di kombinasikan dengan pergerakan kamera Tiltup dan Tiltdown.

Baca juga : Macam-macam shot types dalam pengambilan gambar yang harus kamu tau

  • Pedestal

Padestal Camera Movements adalah pergerakan kamera dimana kamera bergerak keatas atau kebawah, pergerakan ini hampir sama dengan Tilt akan tetapi pada Padestal kamera bergerak tidak hanya dalam satu sumbu, kamera bergerak keatas atau kebawah secara keseluruhan.

  • Track/Dolly

Track/dolly Camera Movements adalah pergerakan kamera dimana kamera bergerak maju (Dollyin) atau kamera bergerak mundur (dollyout). Pengambilan gambar ini dapat digunakan ketika sutradara ingin memperkenalkan subjek terhadap lingkungan barunya dalam sebuah film, biasanya ini dilakukan dengan cara ketika talent mulai masuk kedalam suatu tempat baru maka kamera perlahan bergerak mundur untuk memperlihatkan keseluruhan tempat yang baru dimasuki tersebut.

  • Truck/Crab

Truck/crab Camera Movements adalah pergerakan kamera dimana kamera bergerak kekiri (truckleft) atau kekanan (truckright) secara keseluruhan, biasanya untuk melakukan pergerakan ini dibutuhkan sebuah alat yaitu slider atau menggunakan kamera dolly.

  • Floating

Floating Camera Movements adalah pergerakan kamera dimana kamera bergerak bebas akan tetapi tidak terlalu menimbulkan shaking yang berlebihan, pergerakan kamera ini bertujuan untuk memberikan tensi terhadap sebuah adegan, misal ada adegan dimana 2 orang sedang cekcok maka teknik ini akan memberikan kesan tensi secara akurat.

Untuk lebih jelasnya kamu bisa menonton video dibawah ini untuk mendapat gambaran dari penjelasan diatas.

Catatan: Jika sebuah pesan didalam suatu adegan dapat disampaikan dengan kamera yang still tanpa ada pergerakan apapun, maka itu akan lebih akurat dari pada kamu menggunakan pergerakan kamera yang macam-macam, itu hanya akan membuat pesan yang ingin kamu sampaikan malah tidak tersampaikan ke penonton.

Berikut adalah 6 Camera Movements yang wajib kamu ketahui sebagai videographer, semoga artikel ini bermanfaat dan memberi kamu banyak ilmu.

See….yaaaa!!!!

Read More

Macam-macam shot types dalam pengambilan gambar yang harus kamu tau | eps-production.com

Shot sering diartikan sebagai sebuah aktivitas dimana perekaman dimulai dari menekan tombol rekam pada kamera hingga diakhiri dengan menekan tombol stop. Sedangkan Scene adalah sering didefinisikan sebagai tempat atau setting di mana sebuah cerita akan dimainkan, hal ini tentu saja dipengaruhi oleh dunia teater atau panggung. Sebuah Scene bisa terdiri dari beberapa shot atau bisa saja satu shot panjang yang disebut sebagai Sequence shot. Sequence adalah rangkaian dari beberapa scene dan shot dalam satu kesatuan yang utuh.

Tipe-tipe dari shot dibagi dalam beberapa bagian, hal ini akan sangat membantu pada komunikasi visual, ketika kita bercerita kepada penonton atau menyampaikan sebuah informasi kepada penonton maka kita memerlukan beberapa penekanan atas informasi penting tersebut, maka dari itu kita memerlukan detail penyampaian informasi tersebut karena itulah kita memerlukan beberapa tipe shot, misalnya kita membuat close up dari sebuah objek agar penonton bisa lebih melihat detail atau menerima dengan jelas atas informasi yang kita berikan.

Tipe shot biasanya dikaitkan dengan tujuan pengambilan gambar tingkat emosi, situasi dan kodisi objek di suatu kondisi.

Terdapat bermacam-macam istilah shot types dalam pengambilan gambar diantaranya sebagai berikut:

  • Extreme Long Shot (XLS)

Jasa Video eps-production.com

Shot jenis ini diambil dari jarak yang sangat jauh, gambar yang dihasilakan dari jenis shot ini adalah untuk menampilkan lokasi sebuah kejadian tetapi tanpa harus memperlihatkan objek dengan jelas, Dengan demikian dapat diketahui posisi objek tersebut terhadap lingkungannya.

  • Long Shot (LS)

Jasa Video eps-production.com

pengambilan secara keseluruhan. Shot ini hampir sama dengan Extreme Long Shot akan tetapi di tipe shot ini objek diperlihatkan agak jelas

  • Full Shot (FS)

Jasa Video eps-production.com

pengambilan gambar objek secara penuh dari kepala sampai kaki, pengambilan gambar dengan shot ini biasanya bertujuan untuk memperkenalkan objek dengan apa yang dilakukannya dan lingkungannya.

  • Knee Shot (KS)

Jasa Video eps-production.com

pengambilan gambar objek dari kepala hingga lutut, ukuran gambar yang agak nanggung ini bertujuan untuk menampilkan apa yang sedang dilakukan oleh objek.

  • Medium Shot (MS)

pengambilan dari jarak sedang, jika objeknya orang maka yang terlihat hanya separuh badannya saja (dari perut/pinggang keatas), pengambilan shot ini bertujuan untuk memperlihatkan aktivitas objek.

  • Medium Close Up (MCU)

Jasa Video eps-production.com

Shot jenis ini di ambil dari bagian dada ke atas, jenis shot ini bertujuan untuk memperlihatkan emosinya namun tetap menunjukan gerak-geriknya.

  • Close Up (CU)

gambar diambil dari jarak dekat, hanya sebagian dari objek yang terlihat seperti hanya dari bagian bawah dagu sampai keatas kepala dan masih menyisahkan ruang di atas kepala (headroom), gambar jenis ini bertujuan untuk lebih menekankan sebuah ekspresi.

  • Big Close Up (BCU)

Jasa Video eps-production.com

pengambilan gambar jenis ini diambil dari sebatas dahi hingga dagu, shot ini bertujuan untuk menunjukan detail dari ekspresi objek dengan headroom terpotong.

  • Extreme Close Up (ECU/XCU)

Jasa Video eps-production.com

Pengambilan gambar jenis ini bertujuan untuk memperlihatkan sebuah detail atau emosi dari objek contohnya seperti hidung pemain, Mata, bibir, atau bahkan ujung tumit dari sepatu.

Demikian macam-macam shot types dalam pengambilan gambar yang harus kamu ketahui, semoga artikel ini bermanfaat dan semakin membuat kamu mahir dalam menyampaikan sebuah pesan atau makna tertentu dalam pembuatan sebuah video.

See…yaaa!

Baca juga: 6 camera movements yang wajib kamu ketahui sebagai videographer

Read More