6 Skill yang Dibutuhkan oleh Seorang Art Director

Art director bertugas untuk memberikan nyawa dan rasa dalam sebuah karya seni, maka dari itu profesi ini banyak dibutuhkan oleh production house. Dalam pembuatan karya seni seperti film, majalah, koran, packaging, dan karya visual lainnya dibutuhkanlah seorang art director. Ia juga memimpin tim dibawahnya seperti graphic designer, editor, fotografer, penata gaya, dan lainnya yang nantinya akan menjembatani creative director dengan head project atas keberlangsungan sebuah project.

Baca Juga : Mengenal Perbedaan Editing Offline vs Online Dalam Video Dan Film

Seorang art director harus dapat menyampaikan pesan sebuah brand atau client-nya kepada audiens melalui estetika audio dan visual. Untuk itu dibutuhkanlah skill dan profesionalitas agar pesan tersebut menjadi sebuah awareness dan sampai kepada audiens. Berikut di bawah ini beberapa skill yang dibutuhkan oleh seorang art director:

  1. Artistik

Art director bertanggung jawab dalam memberikan estetika di dalam sebuah karya seni, maka Ia dituntut memiliki jiwa artistik dan memahami hal-hal teknis seperti lighting, framing photography, typography, dan teknis visual lainnya sehingga memudahkan penentuan detil yang akan digunakan dalam proses produksi.

 

  1. Kreatif

Jasa Video eps-production.com

Art director harus memiliki kreatifitas dan imajinasi yang memang sudah ada dalam diri sendiri. Ia harus mengetahui cara mengkombinasikan warna dalam visual, agar terlihat bagus dalam bentuk digital maupun cetak.

 

  1. Teamwork

Jasa Video eps-production.com

Art director mengatur dan mengawasi pekerjaan graphic designer, penata seni yang mengerjakan karya visual dan pekerja seni lainnya yang bekerja dibawah naungannya. Jika tidak bisa berkolaborasi dan bekerja sama dengan orang lain, akan sulit jadinya untuk menyelesaikan project.

 

Baca Juga : Director of Photography (DOP), Tugasnya Ngapain Aja Sih?

 

  1. Memperhatikan detil

Jasa Video eps-production.com

Art director harus dapat memperhatikan detil sekecil apa pun itu.  Ketika memberikan arahan, ada lighting yang harus diperhatikan, properti yang harus ditambahkan, kombinasi yang digunakan dalam palet warna, dan lainnya. hingga detil sekecil warna properti tambahan yang berdampak bagi penikmat karya visual tersebut.

 

  1. Komunikatif

Jasa Video eps-production.com

Seorang art director harus bisa menyampaikan visi atau bayangan visual yang dimiliki kepada calon klien. Jika sudah disetujui, art director akan menerjemahkan dan mengemas bayangan visual tadi ke bentuk karya visual yang bagus.

 

  1. Terbuka

Jasa Video eps-production.com

Terbuka maksudnya disini adalah seorang art director harus dapat menerima masukan dari timnya. Sudah hal yang biasa jika di dalam tim terdapat perbedaan pendapat dan art director-lah yang harus menyatukan kembali visi dalam tim.

Terbuka disini bukan hanya di dalam internal tim, namun jika klien kurang pas dengan salah satu atau beberapa treatment yang diberikan maka art director harus dapat menerima masukan dan mencari jalan tengah untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan keinginan seorang art director dan memenuhi ekspektasi dari klien.

Nah, itulah beberapa skill yang harus dimiliki oleh seorang art director agar dapat menghidupkan dan memberikan estetika pada sebuah project. Bagaimana? Apakah kamu siap menjadi seorang art director?

Baca Juga : Mengenal Tugas Dan Tanggung Jawab Seorang Sutradara

Read More

5 Fungsi Iklan Digital Buat Produkmu Disaat Pandemi

Di masa pandemi ini, masyarakat dituntut untuk dapat beradaptasi dengan kondisi yang ada. Aktivitas yang umumnya dilakukan di tempat umum, harus dikurangi intensitasnya agar dapat mencegah terkena virus yang tersebar. Masyarakat yang sebelum pandemi harus ke kantor, dialihkan untuk bekerja dari rumah. Yang sebelumnya harus keluar rumah untuk mencari rezeki, harus berpikir dua kali untuk meninggalkan rumah. Dengan adaptasi baru ini, masyarakat menghabiskan lebih banyak waktu di rumah. Hal-hal tersebut di atas membuat perkembangan digital menjadi sangat cepat dan membuat penurunan pemasangan iklan cetak atau print.

Untuk itu para pelaku bisnis juga harus beradaptasi dengan kondisi yang ada sekarang dengan salah satu caranya adalah dengan membuat iklan digital untuk produk mereka agar dapat menjangkau masyarakat luas.

Baca Juga : Perbedaan Iklan Komersial dan Iklan Non Komersial

Iklan digital adalah jenis komunikasi yang dilakukan perusahaan untuk menyajikan ataupun memperkenalkan; ide, gagasan, brand, produk, ataupun layanan yang dimiliki perusahaan kepada masyarakat melalui berbagai platform online atau saluran digital. Maka cara ini harus segera dijalankan oleh pelaku bisnis agar dapat beradaptasi dengan pandemi ini.

Berikut kenapa pelaku bisnis membutuhkan digital untuk memasarkan produk mereka:

  1. Jangakauan yang lebih luas

Pengguna internet aktif di dunia mencapai 3,9 Miliar orang dan di Indonesia sendiri pengguna internet aktif mencapai 202,6 Juta orang. Hal ini dapat dijadikan acuan peluang bagi pelaku bisnis agar dapat memasarkan produk mereka secara massif.

  1. Target pasar yang lebih terarah

Beberapa fitur yang disediakan oleh produk internet seperti Google, Facebook, Line, dll. menarik data profil, ketertarikan, dan kebiasaan dari pengguna mereka. Dari data tersebut, pelaku bisnis dapat menentukan target pasar mana yang ingin dijangkau oleh produknya. Hal ini lah yang membuat kegiatan promosi menjadi lebih efektif dan efisien bagi pelaku bisnis.

Baca Juga : Hal Yang Perlu Kamu Perhatikan Sebelum Memilih Production House

  1. Pilihan media yang lebih beragam

Pelaku bisnis dapat memasarkan produk mereka ke dalam berbagai macam media, baik gambar maupun dalam bentuk video. Pelaku bisnis harus menyiapkan konten gambar atau membuat video produk atau perusahaan mereka agar dapat diiklankan dalam berbagai platform yang tersedia di internet.

  1. Lebih terukur

Iklan yang dipasarkan melalui internet ini memiliki fitur yang tidak dimiliki oleh media cetak, yaitu fitur tracking atau melacak traffic dari iklan yang dipromosikan. Dengan fitur ini pelaku bisnis dapat melihat platform digital mana yang lebih efektif untuk memasarkan produk mereka sehingga dapat memindahkan pengalokasian budget ke platform tersebut.

  1. Efisiensi budget perusahaan

Dengan menggunakan iklan digital dalam memasarkan produk, membuat aktivitas promosi dapat mencapai jangkauan pasar yang lebih luas, terarah, terukur target market-nya, dan dapat mengefisiensi alokasi dana untuk mengiklankan produk.

Maka dari itu persiapkan segera konten gambar atau audio visual bisnismu sekarang agar dapat segera beradaptasi dengan perubahan selama pandemi ini.

 

Baca Juga : 6 Hal Yang Mempengaruhi Harga Jasa Pembuatan Video Iklan TVC

Read More

Susunan Crew dalam Pembuatan Video Company Profile

Video Company Profile sangat dibutuhkan oleh pelaku bisnis pada era digital saat ini karena dengan adanya video company profile tersebut, pelaku bisnis dapat menggambarkan perusahaan secara efektif, singkat, jelas, dan dikemas secara menarik. Pengemasan yang menarik ini membutuhkan alat video atau film dan kru yang profesional agar menghasilkan output yang berkualitas.

Bukan hanya pembuatan film pendek atau film saja yang membutuhkan crew dalam proses produksi film, dalam memproduksi sebuah video company profile juga dibutuhkan crew yang memiliki tugas dan peran masing-masing agar dapat mewujudkan visi yang diberikan oleh sutradara.

Berikut susunan crew yang biasa eps-production terapkan dalam pembuatan video company profile:

  • Produser Pelaksana/Line Producer

Produser pelaksana merupakan perpanjangan tangan dari produser untuk urusan teknis yang merancang satu produksi secara keseluruhan termasuk; plafon budget, timeline, tenaga kerja, dll. Produser pelaksana merancang sedemikian rupa agar proses produksi dapat berjalan sebagaimana mestinya. Maka dari itu ia disebut sebagai produser pelaksana.

  • Sutradara

Sutradara bertanggungjawab untuk kreatif utama termasuk di dalamnya; menentukan plot dan alur cerita, casting, pemilihan crew, menentukan bloking pemeran, menentukan lokasi atau spot yang disesuaikan dengan narasi, menentukan pemilihan musik, pergerakan kamera, pilihan shot, dan hal kreatif lainnya. Dengan bantuan crew, sutradara memastikan segala visinya dapat berjalanan sesuai rencana.

Baca Juga : 3 Tahapan Produksi Pembuatan Video Iklan TVC Yang Wajib Kamu Tau

  • Asisten Sutradara

Asisten sutradara bertugas untuk membantu sutradara dalam hal jadwal panggilan crew dan pemeran ke lokasi, jadwal makan dan istirahat, jadwal set alat (kamera, lampu, artistic), dll. Ia harus tetap menjaga agar proses produksi sesuai dengan timeline yang sudah disiapkan oleh produser pelaksana dan memastikan semua adegan telah diambil. Asisten sutradara juga harus dapat menentukan perubahan jadwal jika ada jadwal yang tidak sesuai dengan timeline.

  • Director of Photography (DOP)

DOP ataupun operator kamera bertugas untuk membantu sutradara dalam teknis pengambilan gambar. Sutradara akan menjelaskan tampilan visual seperti apa yang diingankan, dan DOP akan menerjemahkan dan memenuhi keinginan sutradara perihal teknis seperti pemilihan lensa, filter, lighting, tone warna, dsb.

Baca Juga : Hal Yang Perlu Kamu Perhatikan Sebelum Memilih Production House

  • Asisten Penata Kamera

Asisten penata kamera juga biasa disebut sebagai focus puller bertugas untuk memastikan semua gambar telah terambil secara fokus dan juga bertugas merakit dan membokar rigging kamera dari awal hingga akhir syuting.

  • Pilot Drone

Pilot Drone bertugas untuk mengoperasikan drone dalam pengambilan sudut video melalui udara.

  • Gaffer

Urusan pencahayaan, gaffer lah ahlinya. Ia akan merancang pencahayaan sedemikian rupa agar dapat memuaskan kebutuhan dan visi dari sutradara.

Baca Juga : Mau Buat Video Company Profile?, Udah Tau Konten dan Fungsinya?

  • Best Boy

Best boy merupakan asisten gaffer yang bertugas untuk mengurus logistik alat-alat dari lampunya.

  • Art Director

Art director bertanggungjawab akan merancang visual secara keseluruhan mulai dari warna, pattern, make up, dsb.

  • Production Sound Mixer

Production sound mixer bertugas untuk memonitor, mengatur levelling, melakukan mixing, memilih microphone, merekam suara dan mencatat sound report agar memudahkan proses sync pada proses paska produksi.

Demikianlah susunan crew yang biasa diterapkan oleh eps-production dalam pembuatan video company profile. Susunan crew ini juga bisa menyesuaikan kok dengan kebutuhan produksi pembuatan video kamu. Semoga artikel ini dapat membantu kamu dalam pembuatan video company profile.

Baca Juga : Mengapa Video Company Profile Wajib Dimiliki Oleh Perusahaan

Read More

Enesers Mitra Berkah – Company Profile

PT. Enesers Mitra Berkah adalah perusahaan lokal yang memproduksi alat kesehetan. dalam video company profile ini PT. Enesers Mitra Berkah ingin mengedepankan tentang perusahaan anak negeri yang mampu bersaing dan tidak kalah dengan perusahaan luar.

Read More

8 Tips Membuat Film Dokumenter | eps-production

Film dokumenter adalah film yang mendokumentasikan kenyataan atau hal yang terjadi di sekitar kita. Istilah dokumenter sendiri digunakan untuk semua film non-fiksi, pada dasarnya film dokumenter merepresentasikan kenyataan. Artinya film dokumenter berarti menampilkan kembali fakta yang ada dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Tentukan Tema atau Ide Cerita Film Dokumenter

Jasa Video eps-production.com

Sebelum membuat sebuah film dokumenter tahap pertama kali yang kamu harus lakukan adalah menetukan tema dan ide cerita apa yang akan diangkat. kamu dapat membahas segala hal yang berkaitan dengan kejadian nyata misalnya tentang budaya, sosial, lingkungan, dan bahkan hal pribadi. Buatlah daftar permasalahan yang memungkinkan dan masuk akal untuk diangkat dalam film dokumenter.

Setelah membuat list permasalahan apa yangh akan kamu bahas nantinya, muailah memilih subyek yang paling menarik untuk dibuat. Untuk menjadi unik, pastikan bahwa ide yang akan diangkat adalah permasalahan yang jarang disadari/diketahui orang lain, sehingga film yang dibuat akan benar-benar menjadi sebuah informasi yang baru. Kamu juga dapat mencari ide dari berbagi macam instrument seperti : sosial media, temapt nongkrong, taman, Televisi, youtube, radio, dan lainnya.

  1. kumpulkan Informasi Sebanyak-banyaknya

Jasa Video eps-production.com

Membuat film dokumenter pada dasarnya adalah proses untuk memberi dan memberikan wawasan tentang apa yang kita lihat dan alami. Untuk itulah kamu wajib mempelajari semua tentang subjek film dokumenter yang akan kamu bahas, kumpulkan fakta dan cari petunjuk tentang karakter paling menarik sehingga dapat dibangun menjadi sebuah alur cerita.

Menggali dan mencari informasi secara lengkap menjadi sebuah kebutuhan sangat penting dalam membuat film dokumenter, proses ini juga bisa menjadi salah satu cara untuk kamu lebih dekat dengan subyek.

  1. Rencanakan Setiap Aspek Dengan Matang

Jasa Video eps-production.com

Dalam sebuah produksi pembuatan film dokumenter ada banyak aspek yang harus dipertimbangkan, seperti menetukan siapa saja karakter utama yang akan menjadi pembawa cerita, inti cerita yang akan diangkat, peralatan yang akan digunakan, kapan waktu shooting, tim produksi, jumlah anggaran, target penonton, sumber dana, sampai kemana akan disistribukannya film dokumenter kamu nantinya.

Baca Juga : 3 Tahapan Produksi Pembuatan Video

  1. Perhatikan Hukum dan Hak Cipta

Jasa Video eps-production.com

Hal yang seringkali dilupakan oleh para kreator adalah masalah hokum dan hak cipta, kamu harus lebih waspada dengan hal ini karena jika salah dalam mengambil langkah atau keputusan dapat berakibat buruk dikemudian hari. Pastikan semua elemen seperti penggunaan musik, foto-foto maupun footage video sudah mendapatkan izin dari pemiliknya.

Hal-hal terkait dengan narasumber juga sangat perlu untuk dipertimbangkan, jangan sampai dalam membuat film dokumenter dapat membahayakan atau mencemarkan nama baik dari subyek-subyek yang diangkat. Untuk mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan, lakukan perjanjian dengan berbagai pihak yang terkait dengan film dokumenter tersebut, kamu dapat membuat surat perjanjian atau semacamnya yang memang sudah disetujui oleh kedua belah pihak.

  1. Buatlah Shot List

 

Jasa Video eps-production.com

Membuat daftar pengambilan gambar (Shot List) berfungsi untuk memetakan kebutuhan gambar apa saja yang akan dibutuhkan dalam film, daftar ini bisa berupa daftar stok rekaman dan daftar siapa saja yang akan diwawancarai, termasuk daftar pertanyaanya (jika membutuhkan stok wawancara), Jumlah shot list tidak ada ukuran pastinya, hal ini sangat tergantung pada kompleksitas film dokumente yang akan dibuat.

  1. Shooting

Jasa Video eps-production.com

Proses shooting ini nantinya sangat mengacu pada riset dan shot list yang telah kamu buat. Meski mengacu pada shotlist, dalam membuat film dokumenter sering kali kita akan merekam banyak hal di laur shot list yang telah kita buat sebelumnya, improvisasi sangat diperlukan dalam hal ini.

Saat memulai shooting, pilihlah tipe shot yang paling sesuai dengan media penayangannya. Penayangan film untuk web, perangkat mobile dan televisi tentu akan berbeda dengan penayangan untuk bioskop.  Untuk lebih memperkaya gambar filmmu nanti buatlah stockshot, dengan mengambil beberapa tipe shot dari setiap satu adegan yang kamu perlukan.

Baca Juga : 6 Camera Movements Yang Wajib Kamu Ketahui

  1. Editing

Jasa Video eps-production.com

Editing adalah proses menyusun keseluruahan hasil rekaman visual dan audio yang kamu ambil saat shooting. Proses editing bukan hanya sekedar masalah teknis memberi efek visual, akan tetapi didalamnya terdapat proses merangkai cerita sehingga film dapat menciptakan sebuah suasana yang mampu mempengaruhi emosi penonton, penonton dapat ikut tenggelam dan merasakan apa yang subyek rasakan, buatlah videomu memiliki rasa didalamnya.

Baca Juga : 5 Rekomendasi Laptop Editing Video Terbaik 

  1. Distribusi

Dalam proses distribusi ini kamu juga dapat mengikutinya dalam berbgai macam ajang festival film, atau kamu dapat share film kamu di youtube, web, Instagram, dan media lainnya yang berpotensi mengundang penonton untuk menikmati dan bereaksi atas karyamu.

 

Read More

Fungsi dan Cara Menggunakan Clapper Board Ketika Shooting

Jasa Video eps-production.com

Ada banyak jenis peralatan shooting, salah satunya adalah clapper board. Alat ini bukan cuma untuk gaya-gayaan doang loh. Tetapi punya peran penting di dalam proses video editing. Bagaimana cara menggunakan clapper board? Apa sih fungsinya? Nah, ini salah satu pertanyaan yang cukup sering ditanyakan. Tidak jarang orang menganggap clapper hanya untuk keren-kerenan saja. Tidak banyak yang tahu betapa pentingnya papan mungil yang satu ini dalam produksi film.

Kalau kamu melihat proses shooting film, pasti kamu pernah melihat di mana sutradara berteriak “Action!”. Tak lama setelah itu ada seseorang yang memegang papan hitam atau putih muncul dan kemudian terdengar bunyi “Ctak!”.  Clapper board adalah sebuah papan dari bahan kayu yang digunakan untuk membantu sinkronisasi gambar dan suara serta untuk memilih dan menandai suatu adegan tertentu selama berjalannya proses produksi. Mungkin kamu akan bertanya-tanya bagaimana cara kerja papan kecil ini. Sebelum masuk kepenjelasan tentang fungsi si papan mungil ini, maka penting juga untuk kamu tau setiap bagian-bagian penting yang ada di dalam clapper board :

  1. Judul Film
    Untuk memudahkan penyimpanan dan pemindahan data, agar tidak tertukar dengan data lain, maka penting sekali untuk mencatat judul film di bagian atas clapper board.
  1. Production
    kolom production yang digunakan untuk menuliskan nama tim produksi. Sehingga ada data tentang siapa pemilik footage shooting video.
  1. Slate
    Nomor slate adalah urutan nomor gambar tersebut di ambil. Dimulai dari nomor 1 dan akan bertambah terus hingga semua gambar berhasil terambil. Jadi, jika ada nomor 420 di dalam kolom slate, itu artinya gambar tersebut adalah gambar ke 420 yang diambil selama shooting.
  1. Scene
    Kolom ini menjelaskan scene berapa yang sedang diambil. Kolom ini akan diisi sesuai naskah. Jadi jika kita hendak ingin mengambil scene 5 di naskah, maka tulislah angka 5 di kolom tersebut.
  1. Shot
    Setiap scene terdiri dari pecahan-pecahan shot. Jumlahnya tentu beragam tergantung kebutuhan sutradara. Terkadang ada adegan yang hanya membutuhkan 1 shot panjang, namun juga ada adegan yang membutuhkan lebih dari 10. Nah, angka-angka inilah yang dicatat di kolom shot.
  1. Take
    Setiap shot akan diambil berulang-ulang sampai sutradara merasa cukup dengan adegan yang diambil. Jadi, selama sutradara belum merasa cukup puas dengan adegan yang sedang direkam, maka jumlah take akan terus bertambah.
  1. Nama Director atau Sutradara
    Nama sutradara dicatat untuk informasi saat post-production.
  1. Nama DOP (Director of Photography)
    Nama DOP juga dicatat untuk informasi saat post-production.
  1. Tanggal Shootiing
    Biasanya film pendek diambil selama 3-4 hari, mungkin kurang mungkin lebih. Sementara film panjang bisa menghabiskan 2 minggu sampai 1 bulan, mungkin kurang mungkin lebih. Biasanya data yang direkam akan berjubel. Tanggal shooting penting dicatat di clapper board untuk memudahkan pendataan setelah shooting direkam.
  1. Card
    Di era digital, medium perekaman banyak menggunakan kartu, mulai dari SD Card, CF Card, hingga SSD. Satu kartu hanya bisa merekam jumlah shot tertentu, maka selama shooting kita akan berhadapan dengan banyak sekali kartu. Maka, penting untuk mencatatnya di clapperboard, agar pendataan akan semakin mudah.
  1. Day / Night
    Kadang adegan malam tidak selalu diambil malam hari, sebaliknya adegan siang mungkin saja direkam malam hari. Oleh karena itu, penting pula mencatat apakah adegan tersebut memang berlatar malam atau siang sesuai dengan naskah.
  1. Int dan Ext
    Kedua kolom ini mesti kamu pilih salah satu dengan cara dicentang. Jika proses syuting dilakukan di dalam ruangan, maka beri tanda centang di kolom Int. Sedangkan jika proses syuting dilakukan di luar ruangan, maka beri tanda centang di kolom Ext.

Baca Juga : Pentingnya Behind The Scene Dalam Produksi Film dan Video

Fungsi Clapper Board

Jasa Video eps-production.com

Clapper board tidak hanya untuk gaya-gayaan dan konten Instagram saja loh. Terdapat fungsi yang sangat krusial. Makanya setiap shooting proyek besar mesti banget melibatkan alat ini. Kalau tidak, semuanya akan ribet dan tentunya akan menghambat tahapan pascaproduksi.

  1. Cara Menggunakan Clapper Board

Seorang yang bertugas mencatat informasi di clapper board disebut clapper. Biasanya clapper akan bekerja dibawah Script Continuity dibawah depertemen penyutradaraan. Ia akan bekerjasama dengan Pencatat Adegan / Penanggungjawab Naskah / Script Supervisor untuk mendata kesinambungan gambar. Informasi yang ditulis di clapperboard akan dicatat oleh Pencatat Adegan dalam secarik kertas, untuk memudahkan penyunting gambar / editor dalam bekerja di post-production.

Cara menggunakan clapper board, pertama-tama Astrada akan memberikan perintah “SLATE IN”.

Jika kamu seorang clapper maka kamu harus responsif dengan kalimat ini. Maka peganglah clapper board ke depan kamera. Bukalah bagian clapnya jika dalam shooting tersebut terdapat kebutuhan untuk perekaman suara, sebaliknya tutup bagian clapnya jika tidak ada suara yang direkam.

Setelah itu, tunggu aba-aba dari asisten sutradara yang akan mengatakan “SOUND”. Setelah aba-aba itu diberikan, maka seorang yang merekam suara atau sound recordist akan berterika “SPEED!” atau “ROLL!” yang mengartikan bahwa alat perekam suara sudah berputar atau dijalankan.

Setelah mendengar itu, maka bacalah informasi sesuai dengan yang ada dalam slate tersebut, mulai dari slate, scene, shot, dan take. Sebagai contoh: “Slate 231, Scene 8, Shot 1, Take 1”. Nah, jika yang sedang direkam adalah take 2 dan seterusnya, maka cukup membaca: “Slate 231, Take 2!”.

Setelah itu, tunggulah aba-aba dari asisten sutradara, “CAMERA?!”. Setelah aba-aba ini, operator kamera juga akan menjawab “SPEED!” atau “ROLL!” yang mengartikan bahwa kamera sudah merekam.

Setelah aba-aba itu, tutuplah dan tepuklah clapper board tersebut sehingga berbunyi. Jangan buru-buru keluar dari jangkauan kamera dan biarkan kamera merekam clapper board yang tertutup kurang lebih 1 detik. Setelah itu, keluar dan sembunyilah.

Asisten sutradara akan memberi aba-aba “ACTION!” yang mengartikan bahwa pemain boleh memulai adegan.

Baca Juga : Mengenal Lumix S1H, Kamera Mirrorless Pertama Yang Diakui NETFLIX

  1. End Slate

End Slate digunakan jika angle pembuka adegan tidak mungkin disisipi clapper board. Atau jika ada momen yang butuh segera direkam secara cepat. Prinsipnya sama dengan sebelumnya, namun End Slate dibaca justru setelah adegan selesai dilakukan.

Biasanya asisten sutradara akan memberikan aba-aba End Slate yang mengartikan bahwa clapper board baru akan ditepuk di akhir adegan. Perhatikan aba-aba ini dan bersiaplah dengan aba-aba “CUT!” dari sutradara.

Setelah sutradara memberi aba-aba “CUT!”, maka segeralah masukan clapper board ke dalam frame dalam keadaan terbalik dan tepukan clapper board tersebut. Setelah itu, bacalah informasi yang ada di clapper board seperti biasa.

  1. Untuk Mengorganisir Data Hasil Shooting

Saat proses shooting, clapper board direkam tepat saat kamera rolling. Kemudian clapper menulis adegan dan take mana saja yang dipilih oleh sutradara berdasarkan data yang tercatat di papan. Catatan ini diberikan kepada video editor.

Ketika video editor hendak melihat hasil footage shooting, ia tidak perlu lagi mengecek satu-satu video yang akan ia kerjakan. Ini karena data adegan yang ditulis di papan sudah muncul di thumbnail video.

Selain itu, video editor lebih mudah untuk mengorganisir data hasil shooting dengan cara membaginya ke dalam folder sesuai scene dan shot adegan. Praktis banget kan!

  1. Sinkronisasi gambar dan suara

Pada saat kamu merekam menggunakan mic internal kamera, gambar dan suara tentu akan selaras. Ini karena keduanya direkam pada pita yang sama. Namun bakalan lain ceritanya saat kamu shooting menggunakan perangkat kamera dan audio yang terpisah. Sehingga gambar dan suaranya pun direkam di dalam perangkat yang berbeda.

Clapper board bakal berguna banget buat kamu yang shooting dengan menggunakan mic eksternal. Bunyi “Ctak!” yang terekam di mic internal kamera dengan yang terekam di mic eksternal bisa digunakan untuk menyelaraskan gambar dan suara.

Saat editor melakukan penyuntingan gambar, ia tinggal menjajarkan kedua file audio. Karena bunyi hantaman clapper board yang sangat kencang akan terekam. Jadi editor langsung tahu bagian mana yang ada bunyi “Clap!”. Gambar dan suara jadi sinkron deh.

Baca Juga : Director of Photography (DOP), Tugasnya Ngapain Aja Sih?

Read More

Mengapa Video Company Profile Wajib Dimiliki Oleh Perusahaan

Video Profile adalah salah satu media yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan konsumen kepada perusahaan. Pemakaian video saat ini masih popular di jalan kan oleh perusahaan sebagai salah satu strategi pemasarannya.

Jasa Video eps-production.com

Dengan memiliki Video Profile perusahaan atau brand perusahaan akan banyak dan mudah dikenal oleh masyarakat luas, dengan video pengenalan dan promosi perusahaan anda lebih tepat sasaran dan mendapatkan perhatian lebih dari konsumen atau calon konsumen. sehingga perusahaan mampu unggul dan bertahan dipersaingan dunia bisnis yang ketat seperti saat ini.

Apa itu video Profile Perusahaan? kenapa video company profile perusahaan wajib dimiliki oleh perusahaan? Yuk simak penjelasannya dibawah ini.

Mengapa Perusahaan Wajib Memiliki Video Profile

  1. Video Lebih Menarik

video sangatlah sesuai untuk membangun brand awareness sebuah perusahaan agar lebih dikenal oleh masyarakat luas. Video Company Profile hadir sebagai solusi kreatif akan permasalahan marketing yang kurang efektif dalam mempertahankan konsumen yang sudah ada maupun menggaet konsumen baru.

Jasa Video eps-production.com

Dengan menggunakan video company profile, promosi, presentasi maupun peluncuran produk terbaru jadi semakin menarik dan mencuri banyak perhatian khalayak ramai. Video Company profile yang mencuri perhatian berpeluang menghasilkan respon konsumen yang besar pula lhooo...

Baca Juga : Jasa Video Company Profile

  1. Video mampu Membangun Kepercayaan

Company profile yang dikemas dalam bentuk video adalah media promosi yang tepat dijalankan untuk mendapatkan konsumen yang mungkin sebelumnya tidak mengetahui tentang profile perusahaan anda.

Video company profile yang menarik dapat menghasilkan kepercayaan konsumen kepada brand perusahaan, berapa frame gambar yang tercipta dalam durasi video Ketika sebuah produk atau jasa muncul dan menari-nari dalam pandangan konsumen, akan menciptakan sensasi emosional yang dapat membekas di konsumen. sehingga peran video ini dapat membuat sebuah pandangan baru tentang perusahaan dan meningkatkan kepercayaan konsumen ke produk yang sedang ditawarkan oleh perusahaan.

  1. Video Cocok Bagi Semua Kalangan

Kehidupan saat ini terlalu sibuk untuk memiliki waktu untuk membaca deskripsi produk yang panjang atau menggali lebih dalam ke produk/layanan.

Jasa Video eps-production.com

dengan menggunakan video maka konsumen dari semua kalangan akan mudah mencerna informasi yang ingin disampaikan sehingga konsumen akan lebih mudah mengetahui tentang profile dan produk atau jasa yang di tawarkan oleh perusahaan.

Baca Juga : 7 Peran Penting Video Marketing Promosi Untuk Bisnismu

  1. Meningatkan Brand Image Perusahaan

Memiliki video company profile yang menarik akan berpengaruh positif bagi Image perusahaan. Hal ini mampu meningkatkan promosi menjadi lebih tepat sasaran, khususnya disaat konsumen sadang mencari sebuah produk atau layanan yang perusahaan tawarkan secara online.

Jasa Video eps-production.com

Beberapa konsumen masih skeptis saat membeli produk dan layanan di internet karena mereka takut akan penipuan dan kecurangan yang sering terjadi di dunia internet tersebut. Namun, video company profile yang efektif dapat merubah sebuah persepsi konsumen dimana akan membangkitkan kepercayaan konsumen terhadap perusahaan dan produknya.

Hal Yang Perlu Dipersiapkan Pada Saat Pembuatan Video Company Profile Perusahaan

  • Pikirkan terlebih dahulu konsep dan isi video Profile tersebut

Hal pertama yang semestinya anda harus lakukan yaitu memikirkan konsep dari video yang akan anda buat. biasanya ini disebut sebagai storyline. Apa itu storyline? Storyline merupakan sebuah naskah cerita dalam bentuk teks. Merancang naskah merupakan spesifikasi lengkap dari teks dan narasi dalam aplikasi multimedia. Dalam merancang naskah, analis menetapkan dialog dan urutan elemen-elemen secara keseluruhan secara rinci.

Baca Juga : 4 Peran Penting Storyboard Dalam Video

  • Buatlah video profile semenarik mungkin

Hal selanjutnya yang harus diperhatikan saat membuat video company profile yaitu hasil video harus lebih menarik. Membuat video yang menarik tentunya akan memakan waktu dan biaya, oleh sebab itu pastikan video tersebut akan menarik dan mampu memberikan informasi yang diinginkan kepada penontonnya.

  • Pastikan informasi di dalam video valid dan relevan

Seperti yang kami bahas sebelumnya, tujuan pembuatan video company profile adalah untuk memberikan informasi dan ilustrasi perihal situasi terkini sebuah perusahaan. Berita atau informasi ini bisa berupa value perusahaan, sejarah, prestasi, kinerja, sampai CSR (corporate social responsibility) yang dilakukan perusahaan.

informasi yang nantinya akan disampaikan didalam video harus dipastikan valid dan relevan. Kekeliruan data atau informasi dapat memunculkan kurangnya rasa percaya masyarakat terhadap perusahaan anda.

  • Durasi video mempengaruhi respon

Membuat video yang berbeda dan menarik pastinya menjadi impian setiap pemilik perusahaan. Namun, harus di ingat juga bahwa durasi video dapat mempengaruhi respon penonton. Jangan sampai hanya karena ingin membuat video yang berbeda kita sampai melupakan durasi video tersebut. Tidak banyak penonton yang “betah” untuk menunggu sebuah tayangan dari video company profile yang berdurasi lama terlalu lama, idealnya video company profile berdurasi 5 menit. Jadi, untuk lebih efektif, cobalah untuk memaksimalkan informasi sebuah video dengan durasi yang tidak terlalu lama. Apalagi jika video tersebut dikemas dengan gambaran serta isi yang singkat, padat, dan informatif. Sehingga tidak butuh waktu yang lama agar seseorang dapat memahami pesan dari video tersebut.

  • Shooting

Sebagian video company profile ada yang berupa animasi. Pada tahap ini anda bisa merubahnya untuk mendapatkan gambaran nyata dengan dilakukan shooting secara langsung dengan orang-orang atau karyawan yang terlibat dalam perusahaan untuk pembuatannya. Anda juga dapat menggunakan talent professional untuk menjadi peran pengantar informasi utama dalam video tersebut.

Baca Juga :  Mengapa Survey Lokasi (recce) Itu Penting Dilakukan Sebelum Shooting?

  • Editing

Setalah melewati serangkaian proses dalam membuat video company profile, masuklah kita kedalam proses inti yaitu editing. Untuk merampungkan keseluruahn proses menjadi satu komponen dengan konsep yang telah ditetapkan diawal. Di step ini keterampilan seorang editor professional sangat diperhitungkan dalam merangkai video yang sudah ditentukan dan sangat mempengaruhi hasil akhir dari video tersebut.

  • Finishing

Setelah melalui serangkaian proses dalm pembuatan video company profile akhirnya video sudah selesai dibuat akan tetapi pastikan bahwa video sudah benar-benar sesuai dan tidak ada informasi yang terlewat maupun typo didalamnya. Biasanya penyedia Jasa Video Company Profile akan memberikan garansi revisi kepada client.

Nah setelah membaca ulasan diatas apa kamu tertarik untuk membuat video sebagai media untuk memperkenalkan perusahaan kamu?

yuk buat video kamu di EPS Production, kami adalah perusahaan penyedia jasa multimedia yang terletak di Bekasi Jawa Barat. Team produksi kami disatukan dengan misi untuk selalu dapat memberikan visual yang menarik sehingga dapat membantu perusahaan atau bisnis anda berbicara lebih keras dan lebih baik disemua platform media. kami senantiasa membantu kamu untuk membuat video yang menarik dan sesuai untuk bisnismu.

Read More