5 Teknik Shooting Video Menggunakan Green Screen

Membuat video dengan menggunakan teknik green screen memang semakin hari semakin mudah. Bahkan saat ini semakin dimudahkan dengan banyaknya aplikasi edit video di handphone yang sudah dapat melakukannya. Tetapi, untuk dapat menciptakan hasil video yang baik dan halus, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu perhatikan.

Teknik green screen sendiri adalah salah satu dari teknik efek visual (visual effect) untuk menggabungkan dua gambar ke dalam satu frame. Misalnya, kamu mau membuat jokes kepada temanmu bahwa kamu baru saja liburan bersama kekasih ke Bulan. Nah, untuk membuat temanmu percaya, maka kamu buatlah sebuah video dengan teknik green screen ini. Kamu dan kekasih/kerabatmu shooting di depan green screen alias layar/kain berwarna hijau di studio atau rumahmu. Dengan aplikasi seperti Adobe After Effect, kamu bisa menggabungkan rekaman tersebut ke footage dataran bulan. Abrakadabra, kini kamu siap membuat temanmu tertawa!

Pertanyaan yang sering kali tercetus adalah kenapa harus berwarna hijau? Jawabannya simpel sekali dan mungkin ini ada di pelajaran SD/SMP, yaitu karena warna hijau merupakan warna yang tidak dimiliki sama sekali oleh pigmen kulit/tubuh manusia. Kecuali kamu mewarnai rambutmu dengan cat hijau atau kamu memakai baju warna hijau, maka warna hijau akan sangat mudah dihapus dengan rapi dengan aplikasi. Selain warna hijau warna lain yang sering dipakai untuk teknik ini adalah biru, karena warna ini juga tidak dimiliki oleh pigmen tubuh manusia bahkan dibeberapa film layar lebarpun banyak juga yang menggunakan warna biru ini. 

Nah, sekarang kamu sudah menunjukan video tersebut pada temanmu. Namun, sayang sepertinya ia malah tertawa karena video tersebut begitu kasar dan meninggalkan efek hijau di kulit dan sekiratan tubuhmu. Nah, kalau begitu masalahnya, maka kemungkinan teknik green screen yang kamu gunakan kurang rapi. Lalu, apa saja sih alasan-alasan yang membuat hasilnya tidak rapi? Yuk simak 5 Teknik Shooting Video Menggunakan Green Screen.

  1. Green Screen Berwarna Hijau Murni

Jasa Video eps-production.com

Terdapat banyak warna hijau yang sangat bervariasi hingga beragam, membuat kamu harus memikirkan hingga mengecek secara lebih detail mengenai warna yang dipakai dalam membuat video green screen milikmu, karena dari warna-warna yang beragam banyak juga terkandung warna lain, yang menyebabkan objek yang ada di dekat green screen dapat terpengaruh. Seperti salah satu contoh ialah warna hijau-tua, adanya kandungan warna coklat dalam hijau-tua, membuat kulit objek dapat terlihat transparan atau bahkan tidak terlihat karena adanya warna yang sama dengan kulit objek nantinya dan bisa jadi saat proses editing akan terjadi kesulitan untuk menghilangkan warna hijau. Maka, saran dari kami usahakanlah untuk menggunakan warna hijau murni yang tidak memiliki kandungan apa-apa pada green screen milikmu. Agar tidak adanya kandungan-kandungan lain dan tidak memiliki pengaruh terhadap objek.

Baca Juga: 4 Teknik Dasar Edit Video untuk Kamu Para Pemula

  1. Sesuaikan Wardrobe Yang Dipakai!

Jasa Video eps-production.com

Hal yang sebenarnya sangat sederhana tetapi banyak orang kadang melupakan hal ini, sesuaikan wardrobe! Kenapa? Dalam proses shooting memakai green screen tentu kita harus memikirkan bagaimana wardrobe yang dipakai. Agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan seperti ada warna hijau yang masuk—dan otomatis barang/objek yang berwarna hijau akan hilang saat proses editing nantinya, kami menyarankan untuk menggunakan wardrobe yang menjauhi warna hijau dan biru, Karena dapat menghindari benturan-benturan warna yang sama.

  1. Berikan Jarak Antara Objek Dengan Kamera

Mengapa harus memberikan jarak? Karena dalam pemakaian green screen selain harus memperhatikan kebocoran-kebocoran seperti lampu yang masuk ke dalam frame, hal ini juga dapat berakibat adanya pantulan yang terlihat pada green screen terhadap tubuh objek yang akan di sorot, sehingga dapat terjadi pantulan warna hijau yang masuk ke dalam objek jika jarak sangat dekat. Oleh karena itu, perhatikan juga jarak pengambilan shot yang akan kamu tentukan nantinya, agar tidak menyesal dikemudian hari!

Baca Juga: 5 Kamera Sinema Yang Digunakan Untuk Pembuatan Film Hollywood

  1. Pastikan Tesktur Dan Pencahayaan Rata

Jasa Video eps-production.com

Tekstur dan Pencahayaan yang rata, jelas membuat objek dalam Green Screen akan terlihat rapih terkhusus jika kamu melibatkan lebih dari satu orang, perihal ini justru harus benar-benar kamu perhatikan, beberapa kemungkinan jika tekstur dan pencahayaan tidak rata—ialah objek yang berada di dekat green screen saat proses editing akan mengalami ketidaksempurnaan saat meng-eliminasi warna hijau.

  1. Pakailah Tracking Point Jika Ada Pergerakan!

Jasa Video eps-production.com

Syuting dengan menggunakan Green Screen jelas membutuhkan plotting yang matang, selain itu jelas harus memiliki konsep yang jelas juga dan pakailah tracking point dalam kameramu jika kamu akan memasukan effect-effect seperti tulisan atau gambar. Sehingga  apa yang kamu konsepkan akan memiliki acuan untuk melakukan sebuah gerakan. Oleh sebab itu, Tracking Point menjadi penting yang dalam hal ini jika banyak pergerakan terutama jika ingin memakai effect-effect yang akan kamu lakukan saat shooting. Jadi, apa kamu sudah mengerti kesalahan-kesalahan apa saja saat pemakaian green screen?

Penjelasan-penjelasan diatas adalah kemungkinan-kemungkinan kesalahan yang kerap terjadi saat melakukan shooting dengan menggunakan green screen, karena itu kami ingin memberitahu kepada teman-teman disini agar tidak terjadi kesalahan seperti penjelasan diatas saat proses shooting nantinya. Apakah teman-teman punya masukan atau pendapat lain? Silahkan tulis di kolom komentar ya!!! see yaa…

Read More

10 Rekomendasi Software Editing Adobe Dari Kami eps-production

Hallo kali ini eps-production mau ngebahas jenis-jenis dari software adobe untuk kamu yang mungkin baru mau belajar editing atau yang memang sudah menggeluti dunia editing sejak lama. Kamu mungkin sudah mengenal Perusahaan Besar yang bernama Adobe. Adobe adalah salah satu perusahaan perangkat lunak terbesar didunia. Perusahaan perangkat lunak yang bergerak dibidang Animasi, Grafis, Video, dan pengembangan Web ini didirikan oleh John Warnock dan Charles Geschke pada tahun 1982 yang bermarkas di San Jose, California, AS. dari puluhan produk Adobe, berikut adalah 10 Rekomendasi Software Adobe dari kami eps-production Untuk Kamu.

  1. ADOBE PHOTOSHOP

photoshop_eps-production.com.PNG

Software yang satu ini memang sudah tidak perlu diragukan lagi kemampuannya dalam mengolah gambar, khususnya dalam hal editing dan memanipulasi gambar, dari gambar yang terlihat biasa saja menjadi gambar yang luar biasa, kini software ini sudah mencapai versi CC (CREATIVE CLOUD). versi sebelumnya CS (CREATIVE SUITE) yang berakhir di Adobe Photoshop CS6 pada tahun 2012 sebelum akhirnya merilis versi terbarunya yaitu Adobe Photoshop CC 2014, 2015, dan yang terbaru CC 2017. Tidak hanya Photoshop saja, adobe memperbahrui semua produknya ditahun yang sama  dari versi CS ke CC.

  1. ADOBE ILLUSTRATOR

Adobe Illustrator Merupakan software untuk membuat Logo, Grafis Vektor, Vexel, Editing Foto, membuat brosur dan masih banyak lagi. Bedanya dengan Photoshop yaitu Adobe Illustrator berfungsi untuk mengolah gambar berjenis vektor, gambar jenis vektor tidak akan pecah meskipun di zooming atau scaling (diperbesar) sedangkan Adobe Photoshop berfungsi untuk mengolah gambar berjenis Bitmap yang jika zooming akan terlihat pecah. di Adobe Illustrator, Kamu bisa membuat kartun dari foto kamu (vektor, vexel, karikatur dan lainnya) dan membuat WPAP dan masih banyak lagi kegunaan dari software racikan Adobe ini.

  1. ADOBE INDESIGN

Adobe InDesign adalah software publishing yang berfungsi untuk membuat desain Majalah, Koran, Brosur, Poster, Leaflet, Buku dan masih banyak lagi.

  1. ADOBE AFTER EFFECT

Kamu suka dengan effect dari film hollywood seperti effek hancurnya pesawat, effek ledakan dan sebagainya.??..jika jawaban Ya maka kamu harus mencoba menggunakan software dari Adobe ini. Adobe After Effect adalah software khusus editing film profesional layaknya film Hollywood. Kamu bisa membuat efek gedung hancur, efek menghilang, efek pesawat terbang dan yang lainnya dengan menggunakan software Adobe After Effect buatan dari Adobe ini.

  1. ADOBE PREMIERE PRO

Adobe Premiere Pro adalah software khusus untuk membuat video editing yang berkualitas hingga resolusi 4K. Kamu bisa membuat video seperti para youtuber dan ada berbagai macam teknik yang kamu bisa gunakan di software ini.

  1. ADOBE AUDITION

Adobe Audition merupakan software khusus untuk mengedit Audio, kamu bisa merubah suara kamu, memperbaiki kualitas suara, menggabungkan berbagai track suara menjadi satu track dan masih banyak lagi kegunaan dari software ini.

  1. ADOBE PHOTOSHOP LIGHTROOM

Adobe Photoshop Lightroom merupakan software khusus untuk merubah warna dari suatu gambar, memperbaiki kualitas warna gambar dengan lebih baik dengan hasil yang sangat sempurna. sama halnya dengan Adobe Photoshop, hanya saja Adobe Photoshop mempunyai settingan warna yang lengkap namun tidak selengkap Adobe Photoshop Lightroom.

  1. ADOBE SPEEDGRADE

Adobe Speedgrade merupakan software untuk memperbaiki warna dari sebuah Film atau video agar terlihat lebih baik. Sama halnya dengan Adobe Photoshop Lightroom hanya saja Adobe Speedgrade bekerja untuk merubah warna dari video sedangkan Adobe Photoshop Lightroom bekerja untuk merubah warna dari sebuah gambar menjadi lebih baik.

  1. ADOBE ANIMATE / ADOBE FLASH

Adobe Animate (dulunya Adobe Flash) adalah multimedia yang berguna untuk membuat animasi dari Adobe Systems. Adobe Animate digunakan untuk membuat atau menciptakan karakter animasi, kamu juga bisa membuat animasi video promosi, animasi gambar, animasi untuk presentasi dan masih banyak lagi.

 

  1. ADOBE DREAMWEAVER

Adobe Dreamweaver merupakan software untuk menyunting atau membuat sebuah halaman web kamu juga bisa membuat template untuk keperluan web kamu sendiri.

Nah semoga penjelasan diatas dapat menambah ilmu dan wawasan baru untuk kamu ya..see yaaa

 

Baca Juga : 5 Lampu Studio Murah dan Berkualitas! Cocok Banget Buat Kamu Yang Mau Buat Studio Sendiri Dirumah….

                       Era Digital Memberi Banyak Peluang

 

Read More

Apa Kamu Tau Jenis-Jenis Dari Filter Lensa Kamera dan Kegunaannya? Yuk EPSPRO Kasih Tau!

Filter lensa adalah kaca transparan atau lembaran tipis elemen yang terpasang di depan lensa kamera. Filter lensa berguna untuk melindungi fisik lensa , mengubah karakteristik cahaya yang masuk melewati lensa atau memberi efek  khusus pada hasil ketika menggunakan filter tersebut.

Ketika merekam video maka akan muncul keterbatasan dalam hal kecepatan rana (shutter speed) yaiu menggkamukan frame rate. Sebagai contoh saat Kamu merekam video 24p dan ingin kecepatan rananya 1/48 detik (dimana kecepatan rana DSLR 1/50 detik) maka tidak bisa mengontrol exposure sesuai harapan.

Tanpa adanya tambahan filter maka tak mungkin mendapatkan depth of field ketika merekam di bawah terik matahari. Itulah sebabnya Kamu memerlukan tambahan filter ND (Neutral Density) agar bisa memperoleh gambar yang terang tanpa harus mengorbankan warna. Jika Kamu merekam video dengan DSLR maka cari ukuran filter terbesar, normalnya 77 milimeter. Agar bisa masuk ke lensa yang berukuran lebih kecil diameternya maka gunakan step-down filter rings. Produk yang bisa dicoba, yakni Fader Variable ND, Heliopan Variable ND

Nah kali ini EPSPRO mau kasih tau kalian Jenis-Jenis filter dan Kegunaannya, yuk simak penjelasannya di bawah ini :

  1. Filter UV

Filter UV (Ultra Violet) adalah filter transparan yang berguna untuk menghalangi cahaya ultra violet. Kegunaan filter UV adalah untuk mengurangi haze (kabut asap tipis) yang tampak di foto saat foto masih menggunakan film. Filter UV di era fotografi digital tidak terlalu dibutuhkan karena cahaya ultra violet tidak mempengaruhi sensor digital, berbeda halnya kalau anda masih menggunakan film.

Namun filter UV masih sering ditawarkan para sales di toko kamera dan banyak yang tetap memakainya di lensa karena kebiasaan lama yang susah mati. Kalaupun UV tidak berpengaruh pada sensor digital, setidaknya filter ini bisa dipakai untuk melindungi ujung depan lensa dari benturan. Daripada lensa saya kenapa-kenapa, mending kita korbankan filternya.

  1. Filter Polarisasi / CPL

Filter polarisasi adalah filter yang berguna untuk menggelapkan langit dengan cara meningkatkan kontras antara langit dan awan. Selain itu, filter CPL juga berguna untuk mengurangi pantulan sinar matahari. Berguna saat memotret kaca, air yang memantulkan cahaya dan benda reflektif lainnya.

Filter CPL adalah salah satu filter paling penting untuk para fotografer landscape saat harus berhadapan dengan pantulan air dan juga untuk meningkatkan kontras di langit.

  1. Filter Neutral Density

Filter Neutral Density (ND) adalah filter utama untuk foto long exposure. Filter ND secara bentuk fisik bisa berbentuk ulir maupun flat slot. ND adalah singkatan dari Neutral Density, kata Neutral kurang lebih karena sifatnya tidak mengubah arah maupun karakter cahaya. Sementara kata Density karena sifatnya mengurangi intensitas cahaya. Jadi kurang lebih bisa diartikan sebagai filter yang berguna untuk mengurangi intensitas cahaya namun tidak mengubah karakternya.

  1. Filter Graduated ND

Jasa Video eps-production.com

Filter graduated neutral density, biasa disebut graduated filter adalah filter yang memiliki fungsi seperti filter ND namun dengan intensitas yang bertingkat, bagian atas gelap sementara bagian bawah gelap. Filter ini biasanya dipakai untuk memotret landscape dengan subyek yang memiliki perbedaan tonal yang sangat lebar seperti saat sunset atau sunrise.

  1. Filter Untuk Foto Black & White

Jasa Video eps-production.com

Ada beberapa filter yang dipasang untuk menghalangi cahaya dengan panjang gelombang tertentu agar foto hitam putih menjadi lebih bagus. Ada filter Red, Orange, Yellow, Green dan Blue yang biasa dipakai oleh fotografer penggemar foto hitam putih.

  1. Filter Soft Focus

Jasa Video eps-production.com

Filter Soft Focus berguna untuk membuat subyek foto tampak lebih lembut, filter ini akan mengurangi ketajaman foto dan membuatnya tampak lembut. Filter ini biasanya dipakai saat memotret wajah orang. Dengan memanfaatkan difusi cahaya yang dibuat oleh filter soft focus ini, kita bisa membuat kulit muka yang cukup kasar menjadi tempak lebih lembut.

Baca Juga : 10 Alat Ini Dapat Membuat Film Pendek Kamu Lebih Berkualitas loh! 

Read More