7 Departemen Kru Film Pendek Atau Video

Sebuah kru film adalah sekelompok orang yang dipekerjakan perusahaan produksi untuk membuat sebuah film atau gambar bergerak. Kru berbeda dengan pemeran, yaitu aktor-aktor yang tampil di depan kamera atau mengisi suara suatu film. Kru juga terpisah dari produser, yaitu orang-orang yang memegang sebagian perusahaan film atau hak properti intelektual film. Sebuah kru film terbagi menjadi beberapa sektor, masing-masing berkecimpung dalam aspek produksi tertentu. Posisi kru film telah berevolusi selama bertahun-tahun, didorong oleh perubahan teknologi dna perkembangan jaman.

Kali ini eps-production akan menjelaskan tentang departemen-departemen apa saja yang ada dalam suatu industri film, alasannya karena kami ingin agar kalian bisa memahami cara kerja hierarki, sebagaimana yang diterapkan dalam industri. Dengan memahami struktur kerja hirarki, diharapkan kalian bisa menerapkannya. Struktur ini diterapkan karena lebih efektif dan efisien. Masing-masing peran memiliki fokus pada tugasnya masing-masing, sehingga tidak ada tenaga atau waktu yang terbuang sia-sia.

Secara garis besar, produksi suatu film dibagi ke dalam beberapa departemen. Departemen-departemen tersebut dipimpin oleh pemimpinnya masing-masing. Masing-masing departemen memiliki fungsi dan perannya dan bekerjasama untuk mewujudkan visi yang diberikan sutradara.

Departemen-departemen tersebut antara lain departemen produksi (dipimpin produser), departemen penyutradaraan (dipimpin sutradara), departemen artistik (dipimpin penata artistik / production designer), departemen kamera (dipimpin penata kamera), departemen suara (dipimpin penata suara), departemen kostum (dipimpin penata kostum utama), departemen makeup (dipimpin penata rias utama), departemen post-production (dipimpin post-pro supervisor).

Susunan Crew dalam pembuatan film :

  1. Departemen Produksi

Produser: Bertanggung jawab pada satu produksi film secara keseluruhan. Memimpin manajemen produksi, dari awal hingga akhir, agar sebuah film dapat terselesaikan dengan baik. Produser menginisiasi sebuah project, mencarikan dana / funding, mencari dan memilih tenaga kerja yang akan terlibat, hingga melakukan supervisi terhadap proses pembuatan film secara keseluruhan.

Produser Pelaksana / Line Producer: ‘Tangan kanan’ produser untuk urusan teknis. Ibaratnya, produser merancang satu produksi secara kesuluruhan (plafon budget, timeline, tenaga kerja, dsb), produser pelaksana yang menjalankan rancangan tersebut setiap harinya. Itu sebabnya ia disebut produser pelaksana.

Manajer Unit Produksi / Unit Production Manager : Bekerja dibawah supervisi produser pelaksana, manajer produksi bertugas memastikan segala sesuatu yang bersinggungan dengan produksi (hal-hal fisik bukan kreatif) berjalan dengan baik. Ia memastikan semua kru dalam kondisi baik, tidak ada peralatan yang rusak, tidak ada alat yang keluar dari rancangan budget, memesan dan memastikan logistik datang tepat waktu, dan lain sebagainya.

Akuntan Produksi: Memantau dan mengelola perputaran kas dalam satu produksi. Melakukan tugas-tugas bendahara, antara lain mencatat pemasukan dan pengeluaran selama produksi, bekerjasama dengan produser pelaksana agar budget dapat terjaga dengan baik, dsb.

Manajer Lokasi: Manajer lokasi (biasa bekerja sebagai tim dengan location scout), bertugas mencari lokasi yang sesuai dengan visi sutradara. Ia juga bertugas untuk mengurus segala perizinan, mulai dari biaya sewa, izin keramaian polisi, uang keamanan preman, dsb, agar syuting dapat berjalan dengan aman dan tenteram.

Production Assistant: Biasa disebut PU (Pembantu Umum), bertugas untuk membantu tim produksi secara generik. Apabila ada kebutuhan mendesak secara tiba-tiba, maka production assistant lah yang bergerak cepat dan mobile. Pembantu umum juga membantu menyiapkan logistik konsumsi dan mendistribusikannya ke kru.

  1. Departemen Penyutradaraan
Jasa Video eps-production.com

Christopher Nolan

Sutradara: Penanggungjawab kreatif utama dalam produksi film. Berkontribusi di segala aspek, mulai dari penentuan plot & alur cerita, memilih pemeran, memilih kru-kru utama, menentukan bloking pemeran, pengembangan karakter, memilih lokasi yang dibutuhkan cerita, referensi musik, pergerakan kamera, pilihan shot, dan hal-hal kreatif lainnya. Dengan bantuan kru dari berbagai departemen, sutradara memastikan visinya dapat terlaksana sebaik mungkin.

Asisten Sutradara 1: Membantu sutradara dalam urusan jadwal, manajemen pemeran dan kru (jadwal panggilan kru & pemeran ke lokasi), jadwal makan dan istirahat, jadwal set alat (kamera, lampu, artistik), dsb. Ia harus memastikan jadwal dapat berjalan tepat waktu dan tidak ada adegan yang tidak terambil. Apabila ada jadwal yang ngaret, ia juga mesti berpikir cepat untuk merombak jadwal agar tak ada adegan yang harus dikorbankan.

Asisten Sutradara 2: Bertugas membantu sutradara menyutradarai figuran (extras). Ia juga bertugas membantu asisten sutradara 1 dalam menyusun jadwal. Selain itu, setiap hari syuting, asisten sutradara 2 bertugas mengetik call sheet (jadwal panggilan untuk kru & pemeran di hari syuting berikutnya).

Penulis: Bersama sutradara, mengembangkan cerita dari coretan hingga menjadi naskah. Ia bertugas memastikan cerita dapat bergerak dengan baik. Ia juga mengembangkan karakter-karakter dalam film agar believable dan relatable dengan penonton.

Script Continuity: Senjata utamanya adalah kamera pocket. Ia bertugas memotret setiap hal visual yang muncul di dalam frame agar terjaga kesinambungannya di setiap adegan. Misalnya: jika di shot sebelumnya, pemeran A memegang pensil di tangan kiri ketika berbicara, maka di shot berikutnya script continuity harus mengingatkan agar pensil tetap di tangan kiri. Lebih tricky lagi untuk syuting jumping (urutan adegan diambil acak), maka ia harus berhati-hati dalam memperhatikan hal-hal visual yang muncul di frame.

Casting Director: Bertugas memilih aktor untuk memerankan karakter sesuai kebutuhan cerita. Mereka akan berdiskusi dan berkonsultasi dengan sutradara. Setelah sutradara menceritakan visi dan kebutuhan ceritanya, casting director akan membantunya mencarikan pemeran yang dibutuhkan.

Kordinator Pemeran: Di lokasi syuting, perannya cukup vital. Kordinator pemeran mengatur jadwal pemeran sesuai dengan jadwal yang sudah disiapkan oleh asisten sutradara. Asisten sutradara akan memanggil pemeran untuk masuk atau keluar dari set dan kordinator pemeran bertuga mengkoordinasikannya dengan para aktor. Kordinator pemeran juga bertugas menyalurkan logistik ke para pemeran dari tim produksi.

  1. Departemen Kamera

Penata Kamera: Biasa disebut Director of Photography (DP) atau Sinematografer. Sebutan sinematografer biasanya dipakai apabila DP dan operator kamera adalah orang yang sama. Penata kamera bertugas sebagai ‘penerjemah’ sutradara dalam level teknis pengambilan gambar. Penata Kamera berdiskusi dengan sutradara dan memberi masukan perihal teknis pengambilan gambar, mulai dari jenis kamera, lensa, pendekatan gambar, lighting, tone warna, dsb. Semua dikerjakan sesuai dengan kebutuhan cerita menurut visi sutradara. Singkatnya, sutradara menjelaskan pada DP tampilan visual seperti apa yang ia inginkan, dan DP yang akan memilih lensa, filter, lighting, komposisi, dsb untuk memberikan efek estetis tertentu pada penonton.

Operator Kamera: Sesuai dengan namanya, ia bertugas mengoperasikan kamera sesuai dengan arahan penata kamera (DP). Seringkali, penata kamera dan operator kamera adalah orang yang sama.

Asisten Penata Kamera: Biasa disebut juga focus puller. Tugasnya adalah memastikan semua gambar yang diambil fokus. Asisten penata kamera juga bertugas merakit dan membongkar rigging kamera di awal dan akhir syuting.

Clapper: Bertugas memberikan identitas pada gambar yang sedang diambil. Film pendek bisa terdiri dari belasan bahkan puluhan adegan, apalagi film panjang. Agar tak bingung ketika disunting, setiap gambar yang diambil diberikan identitas sesuai nomor scene dan shot yang ditulis di naskah.

Digital Imaging Technician (DIT): Hanya pembuatan film di era digital yang mengenal jabatan ini. DIT bertugas mengarsip dan membackup data yang sudah selesai diambil. Gambar-gambar yang telah diambil akan dikelola oleh DIT untuk  tidak hanya dipindahkan ke tempat penyimpanan seperti harddisk, tetapi juga di compress untuk proses selanjutnya di paska produksi. DIT juga bertugas menerapkan beberapa adjustment pada gambar yang sudah diambil sesuai dengan arahan penata kamera, misalnya terang gelap, tone warna, dsb.

Gaffer: Ketua urusan pencahayaan (lampu). Dengan arahan dari DP, gaffer membuat desain pencahayaan dan tata letak lampu agar visi sutradara dapat terwujud.

Best Boy (Lighting): Asisten gaffer. Ketimbang gaffer yang lebih banyak mengurus teknis pencahayaan, best boy lebih banyak berkutat pada urusan logistik, seperti manajemen alat.

Key Grip: Selain lampu, ada beberapa perlengkapan lain yang sering dipakai di lokasi film, antara lain polyfoam (stirofoam untuk reflector), diffuser, butterfly, dolly track, kaki lampu, flag, dsb. Key grip adalah kepala untuk urusan-urusan tersebut.

Best Boy (Grip): Membantu key grip.

  1. Departemen Artistik

Jasa Video eps-production.com

Penata Artistik / Production Designer: Sebetulnya jabatan production designer dan art director (penata artistik) adalah jabatan yang berbeda. Production designer adalah perancang tampilan visual film secara keseluruhan, mulai dari warna set, props, pattern, warna pakaian, makeup, dsb. Namun di Indonesia, jabatan ini belum banyak dipakai. Oleh karena itu, kita lebih sering menemukan penata kostum dan rias bekerja secara terpisah dengan tim artistik, padahal semestinya mereka bekerja di bawah satu rancangan  visual yang sama. Berbeda dengan production designer, penata artistik lebih fokus pada urusan artistik (set dan props saja). Ialah yang merancang tampilan interior sebuah set, beserta menyiapkan properti-properti yang dibutuhkan oleh cerita.

Asisten Penata Artistik: Bertugas membantu penata artistik dalam tugas di lapangan. Kadang merangkap sebagai standby art director alias penata artisitik yang standby di set untuk segera mengatur set dan props sesuai kebutuhan framing. Biasanya penata artistik lebih banyak duduk di depan monitor bersama sutradara, sementara asisten penata artistik lebih banyak di set untuk mendengar masukan dari penata artistik.

Set Designer: Bekerja di bawah komando penata artsitik. Bertugas merancang set sesuai (baik eksterior maupun interior) sesuai dengan arahan penata artistik.

Set Dresser: Set dresser memutuskan barang-barang apa saja yang akan diletakan di dalam set sesuai dengan arahan set designer dan penata artistik.

Prop Master: Bertugas mendata, mencari, dan mengelola props yang digunakan dalam film. Props adalah benda-benda di dalam set yang dapat dipindahkan dengan mudah, seperti pisau, buku, telepon genggam, makanan, dsb.

Runner / Buyer: Bergerak cepat di lokasi apabila ada kebutuhan mendadak. Ia juga bertugas membeli/menyewa barag-barang yang telah didata oleh prop master dan set designer.

  1. Departemen Suara

Jasa Video eps-production.com

Production Sound Mixer: Kepala departemen suara. Ia bertugas memonitor, mengatur leveling, melakukan mixing, hingga memilih microphone yang akan digunakan selama syuting.

Boom Operator: Membantu sound mixer memrekam suara lewat boom.

Asisten Sound: Biasanya bertugas mencatat sound report (laporan perekaman suara agar memudahkan proses sync di paska produksi).

  1. Departemen Kostum & Rias

Jasa Video eps-production.com

Penata Kostum: Bertugas mendesain pakaian dan/atau memilih kostum sesuai kebutuhan cerita & karakter.

Penata Rias: Bertugas merias pemain sesuai kebutuhan cerita & karakter.

Penata Rambut: Bertugas merias  rambut pemain sesuai kebutuhan cerita & karakter.

  1. Departemen Post-Production

Jasa Video eps-production.com

Post-Production Supervisor: Membantu produser dalam mengelola proses paska produksi, mulai dari mengatur jadwal hingga mengelola sumber daya manusia.

Editor: Bertugas memilih dan memilah gambar yang sudah diambil di proses syuting. Proses editing dilakukan secara kreatif bersama sutradara. Biasanya editor dibantu oleh beberapa asisten yang bertugas sebelum pemotongan dan penyusunan gambar dimulai.

Colorist: Di era digital, colorist bertugas melakukan penyesuaian warna agar semua gambar yang diambil memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan (color correction), sebelum lalu mewarnai untuk memberikan nuansa tersendiri bagi hasil akhir filmnya (color grading).

Visual Effect Artist: Apabila film membutuhkan visual effect tambahan, maka visual effect artist bertugas membuat visual effect sesuai dengan kebutuhan cerita.

Rotoscope Artist: Biasanya banyak hal yang tidak diinginkan tidak sengaja terekam di proses syuting, sebut saja kabel malang melintang di set, atau misalnya naskah kru yang tertinggal di dalam set. Rotoscope artist bertugas menghapus objek-objek yang tidak diinginkan tersebut.

Sound Designer: Setelah selesai disunting oleh editor dan gambar telah dikunci (picture lock), maka hasil editing akan diteruskan ke departemen suara. Sound designer bertugas melakukan penyelarasan serta menambahkan berbagai elemen kreatif lain agar gambar yang telah disunting dapat lebih berbicara. Ia bekerja bersama editor dan sutradara.

Dialogue Editor: Tugasnya spesifik mengedit dialog agar semua terdengar dengan baik.

Composer: Bertugas membuat musik (score) sesuai dengan kebutuhan cerita.

Foley Artist: Bertugas merekam foley. Foley adalah manipulasi efek suara tambahan agar gambar dapat lebih berbicara, misalnya suara langkah kaki, gesekan props, dan gerakan-gerakan lain yang mungkin tidak terlalu terdengar di rekaman saat syuting.

demikian pembahasan kali ini mengenai  susunan lengkap 7 Departemen Kru Film atau Video yang biasa kamu terapkan dalam produksi film pendek kamu . Kira-kira kamu cocok masuk di departemen mana ya?

Baca Juga :

5 Kamera Sinema Yang Digunakan Untuk Pembuatan Film

Kamu Ingin Jadi Aktor Film Profesional?

10 Alat Ini Dapat Membuat Film Pendek Kamu Lebih Berkualitas

Read More

Mengenal S-LOG Sony Dan Mekanisme Kerjanya

S-Log dikenal di kalangan videografer atau film-maker sebagai fitur dari kamera Sony a7S, a6300, dan seri-seri sejenisnya yang membuat warna yang dihasilkan sangat flat (pucat), yang justru sangat digemari oleh para pembuat film karena memudahkan color grading warna. S-Log akan membuat film kamu jadi kelihatan lebih cinematic atau memiliki looks film.

Sebenarnya, S-Log hanya istilah yang diberikan oleh Sony, sedangkan pada kamera Canon kamu akan menemukan C-Log, di Panasonic kamu akan menemukan v-log, dan di kamera ARRI kamu akan menemukan LogC. Semuanya mempunyai prinsip teknologi yang sama.

Lalu apa yang membuat log-log ini begitu spesial?

Jasa Video eps-production.com

Mungkin selama ini kamu melihatnya hanya dari “pucatnya” saja.

Sebetulnya bukan itu!

Singkatnya, S-Log adalah cara kamera Sony merekam cahaya dalam kurva logaritmik (log diambil dari kata logaritma). Dengan mengandalkan kurva ini, kamera bisa lebih maksimal menampilkan detil di area gelap dan terang yang biasanya sulit dicapai menggunakan setting-an kamera biasa.

Untuk lebih jelasnya, yuk kita bahas lebih dalam!

  1. Mata manusia bekerja secara logaritmik

Kamu pasti mengeluh saat shooting di ruangan remang-remang. Karena hasilnya terlihat sangat gelap. Bisa saja kamu naikkan ISO supaya lebih terang, tapi hasilnya kotor (grain).

Sebaliknya, saat shooting di siang bolong, langit begitu terang hingga detil awan menghilang, kontras sekali dengan objek di sekitarnya yang tampak lebih gelap. Bisa saja kamu naikkan shutter speed atau apperture supaya awannya muncul kembali, tapi sayangnya objek lainnya malah tambah lebih gelap lagi.

Di luar solusi-solusinya (memasang ND filter, ganti lensa, tambah lampu, dll).. pernahkah kamu bertanya: Mengapa kamera berperilaku seperti itu? Mengapa terangnya di mata tidak selalu sama dengan terangnya di kamera? Mengapa seringkali cahaya terlalu kontras bagi kamera hingga sulit sekali mendapatkan cahaya yang rata antara objek dan latarnya (seperti langit dan pohon)?

Jawabannya..

Karena mata melihat cahaya secara logaritmik, sedangkan kamera merekam cahaya secara linear, supaya kamu paham maksudnya, saya ilustrasikan sebagai berikut:

Bayangkan kamu ada di ruangan gelap dengan satu lilin. Lalu kamu tambahkan satu lilin lagi sehingga lilinnya jadi dua. Maka kamu akan mendapatkan ruangan 2x lebih terang dari sebelumnya, sekarang kamu tambahkan satu lilin lagi, jadi tiga lilin. Apa kamu mengira sekarang akan jadi terang 3x nya? Tidak!

Ruangan tadi akan tampak terang 3x nya kalau kamu tambahkan dua lilin (jadi total 4 lilin).

Mengapa begitu? Karena mata mengukur perubahan cahaya dari kondisi saat ini, bukan menghitung satuan lilin, untuk mendapatkan terang 2x dari saat ini, sumber cahaya pun harus dua kalinya dari saat ini.

Misalnya, karena sekarang kita memiliki 4 lilin, kamu harus menambahkan 4 lilin lagi untuk mendapatkan terang 2x nya dari saat ini, jadi total 8 lilin. Berikutnya harus ditambahkan 8 lilin, jadi total 16 lilin. Begitu seterusnya.

Kalau kita urutkan, jumlah lilin di setiap perubahan terangnya jadinya seperti ini:

1, 2, 4, 8, 16, 32, dst. Bukankah dalam matematika ini disebut deret logaritma?

Jasa Video eps-production.com

Kalau kita plot, kurvanya akan tampak seperti gambar di bawah (sebelah kanan)

Artinya?

Artinya, di sisi gelap, mata manusia bisa menangkap perubahan yang cepat, sedangkan di sisi terang, mata manusia bisa menangkap perubahan secara perlahan-lahan (kurva semakin melandai ke kanan).

Dengan kata lain, mata manusia mampu beradaptasi terhadap cahaya sehingga tidak sampai kehilangan penglihatan baik di situasi minim cahaya, atau pun di situasi banyak cahaya. Itu sebabnya mata kita masih mampu melihat detil awan saat terik, sekaligus mampu melihat detil objek di sekitar bayangannya.

Ini yang tidak bisa ditiru oleh kamera. Karena secara umum, semua perangkat digital beroperasi secara linear dalam mempresentasikan data. Dalam contoh kita, kamera hanya menghitung jumlah lilin.

  1. S-Log “melengkungkan” cahaya

Cara kerja mata tadi kemudian dijadikan referensi untuk mengatasi kelemahan kamera.

Perhatikan dua kurva di gambar bawah. Sebelah kiri adalah kamera merekam cahaya secara linear, sedangkan sebelah kanan adalah kamera yang merekam secara logaritmik (s-log contohnya).

Perhatikan bahwa kalau kamera merekam secara linear, ada bagian yang terpotong karena sudah di luar batas cahaya yang bisa ditampilkan monitor. Otomatis pada batas ini, objek tampak putih begitu saja (seperti langit yang awannya menghilang).

Sedangkan kalau kamera merekam secara log, cahaya seolah dilengkungkan sehingga semuanya masuk di batas cahaya yang bisa ditampilkan monitor.

  1. Efek pucat S-Log

Akibat dari lengkungan cahaya yang dibuat s-log, gambar akan tampak pucat sekali, Itu karena s-log berupaya menekan cahaya sehingga tidak terlalu kontras sampai menyebabkan banyak detil yang hilang.

Jasa Video eps-production.com

Oleh karena itu, s-log memang diperuntukkan buat mereka yang merencanakan grading saat editing. Kalau tidak, gambar akan tampak tidak normal.

Lihat contoh hasil rekaman s-log dan hasil setelah digrading di video berikut :

Apa bedanya dengan raw?

Banyak yang mengira kalau log sama dengan raw, karena gambar seolah ‘mentah’.

Sebenarnya bedanya sangat jauh.

Kalau kamu shooting menggunakan raw, maka data yang diperoleh bukan berupa video. Kamu harus mengolahnya lagi sehingga menjadi sebuah file video.

Seperti kalau kamu menginstall Magic Lantern yang membuat DSLR bisa merekam dalam raw, hasilnya bukanlah mov atau mp4, tapi berupa potongan file-file mentah yang harus kamu gabungkan menjadi video di photoshop.

Karena raw adalah data mentah atau data asli yang keluar dari sensor, maka kualitas gambar yang dihasilkan raw berada di atas s-log dan hasil rekaman biasa (non log). Tapi memori yang dibutuhkan sangat besar. Hanya film-film layar lebar dengan kamera-kamera mahal (seperti RED, ARRI, dan Imax) yang biasanya menggunakan raw.

Sedangkan log hanya memanipulasi cahaya yang bisa masuk dalam standar kebutuhan video biasa. Hasilnya juga langsung menjadi sebuah video.

Baca Juga :

5 Jenis Drone Dan Fungsinya

8 Perbedaan Lensa Foto Dan Lensa Movie Cinema

4 Alasan Penting Dan Manfaat Memiliki Video Company Profile

Read More

6 Situs download Template After Effect Gratis 2020

Jika kamu seorang editor atau seseorang yang berkutik di dunia editing video pasti sudah tidak asing lagi dengan software satu ini yaitu Adobe After effect, software ini adalah software khusus editing film profesional layaknya film Hollywood. Kamu bisa membuat efek gedung hancur, efek menghilang, efek pesawat terbang dan yang lainnya dengan menggunakan software Adobe After Effect ini, kebayang bukan seberapa ciamiknya software ini. Untuk membuat sebuah effect atau motion memang diperlukan waktu yang lumayan panjang, tetapi kamu jangan khawatir karena saat ini sudah banyak tersedia template after effect gratis diluaran sana.

Jasa Video eps-production.com

Sekarang ini sudah banyak situs web yang memberikan cuma-cuma atau gratis..tis..tis..tis template after effect untuk mempermudah pekerjaan seorang editor video. Template After Effects pada umumnya sangat dibutuhkan bagi yang gemar editing video, peluang ini ditangkap dan dimanfaatkan oleh situs penyedia motion graphic sebagai peluang bisnis yang menguntungkan, banyak sekali layanan-layanan penyedia motion graphic yang menyediakan template After Effects ini sekarang, kami ambil salah satu contoh saja misalnya situs Videohive milik Envato Market ini, mereka menyediakan berbagai motion graphic yang di perjual belikan oleh membernya, Tapi jangan khawatir, kali ini eps-production hanya akan membahas situs penyedia template after effect gratis. Apa saja situsnya? Berikut 6 situs download template After Effects gratis.

Note : mungkin template di situs ini tidak selengkap di situs berbayar akan tetapi kamu bisa mengkreasikan satu template dengan template yang lain untuk melatih kreatifitas kamu.”

6 Situs Download Template After Effects Gratis

  1. gfxdownload

Jasa Video eps-production.com

gfxdownload adalah situs penyedia template after effects gratis yang bisa kamu kunjungi. gfxdownload memiliki banyak sekali template premium yang tersedia, seperti template slideshow, template opening, template logo dan lainnya, dijamin kamu pasti puas dengan ketersediaan template disini, coba saja kunjungi langsung pada situsnya tersebut. Jika kamu berminat mengunjungi situs ini, silahkan klik link pada judul diatas.

Baca Juga : 10 Rekomendasi Software Editing Adobe

  1. vfxdownload

Jasa Video eps-production.com

Adalah situs penyedia template after effects gratis lainnya yang bisa kamu kunjungi sewaktu-waktu butuh template, banyak sekali template tersedia pada website ini, sama seperti gfxdownload webstie ini juga menyediakan template seperti template slideshow, template opening, template logo dan masih banyak lagi. Jika kamu berminat mengunjungi situs ini, silahkan klik link pada judul diatas.

  1. Share AE

Jasa Video eps-production.com

Sebenarnya situs ini hampir sama dengan Vfxdownload, namun template yang tersedia disini sedikit lebih lengkap dari pada vfxdownload, cara download template pada situs ini juga disediakan dalam beberapa link alternatif, sehingga sangat mempermudah kamu untuk mendownload template after effects pada situs ini. Jika kamu berminat mengunjungi situs ini, silahkan klik link pada judul diatas.

Baca Juga : 5 Rekomendasi Laptop Editing Video Terbaik

  1. RocketStock

Jasa Video eps-production.com

Sebenarnya situs ini adalah situs tempat download template after effects premium, namun ada fitur situs gratis yang bisa kamu manfaatkan untuk mendownload template after effects gratisan, silahkan klik link pada judul jika kamu ingin mendownload template dari situs ini. Template pada situs ini biasanya juga tersedia dalam bentuk Pack (dalam satu paket) jadi banyak opsi template yang bisa kamu pakai jika mendownload tempalte yang seperti ini. Templatenya keren-keren walaupun gratis.

Baca Juga : 4 Teknik Dasar Editing Video

  1. Free AE Templates

Jasa Video eps-production.com

No Fees. No Catch. Unlimited Downloads” Semboyan inilah yang tertulis pada situs ini, tersedia banyak sekali template after effects gratis pada situs ini, mulai dari template cinematic, template logo, template promo, template intro, template slideshow semua ada disini. Kamu tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun untuk mendapatakan template premium dari situs ini. Jika kamu berminat mengunjungi situs ini, silahkan klik link pada judul diatas.

  1. Videohills

Jasa Video eps-production.com

Situs ini sebenarnya penyedia motion graphic berbayar, akan tetapi mereka juga menyediakan layanan free template after effects pada situsnya, namun sayangnya, untuk stok template after effects yang gratis hanya tersedia sedikit sekali, kamu juga diharuskan mendaftar menjadi member terlebih dahulu jika ingin mendapatkan template tersebut. Jika kamu berminat mengunjungi situs ini, silahkan klik link pada judul diatas.

Dari ke enam daftar situs diatas, semua template after effects yang tersedia bisa kamu download secara gratis. Kamu dianjurkan juga untuk memiliki skill mengedit template menggunakan after effects yang mumpuni jika ingin menggunakan template-template tersebut, karena tidak menutup kemungkinan ada beberapa elemen yang harus kamu rubah pada template tersebut. Perhatikan struktur elemen pada template sebelum kamu mengeditnya, untuk menghindari kerusakan saat template mulai di edit.

Semoga Info diatas bermanfaat dan menambah wawasan kamu, jangan lupa terus berlatih ya untuk menggunakan software after effect tersebut agar kamu nantinya tidak terlalu bergantung pada template…semangat! See yaa..

Baca Juga : 10 Alat Ini Dapat Membuat Film Pendek Kamu Lebih Berkualitas loh

Read More

(WA WEB) Cara Pakai Whatsapp Web Di Laptop Atau PC Kamu

Mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan aplikasi WhatsApp yang umum digunakan mulai dari sekedar hanya untuk chating, bahkan saat ini aplikasi WhatsApp dignakan kebanyakan orang untuk keperluan bisnis yaitu WhatsApp Business. Nah, kamu sudah tau belum jika WhatsApp sendiri juga ternyata dapat kamu akses langsung loh di Laptop atau PC kamu?. WA Web atau WhatsApp web merupakan fasilitas dari aplikasi WhatsApp yang memudahkan penggunanya membuka melalui laptop atau PC. Selama ini, WhatsApp sering kali dipakai hanya di perangkat handphone (HP).
Jasa Video eps-production.com
WhatsApp berfungsi menghubungkan komunikasi di berbagai belahan dunia. Ada banyak cara berkomunikasi yang ditawarkan oleh WhatsApp, mulai dari chat, telfon suara hingga telfon video.

Nah, berdasarkan penjelasan di atas kali ini eps-production ingin memberikan sedikit tutorial cara membuka WhatsApp Web atau WA Web di Laptop atau Pc kamu. Berikut cara menggunakan WA Web di laptop dan pc kamu:

1. Buka Situs WA Web

Jasa Video eps-production.com

Langkah pertama yang perlu dilakukan, yakni membuka situs di alamat web.whatsapp.com. Kemudian, pada layar akan muncul WhatsApp Web scan QR code atau kamu bisa langsung mengetik WA Web di browser kamu.

Baca Juga: 4 Spesifikasi PC Yang Kamu Butuhkan Sebagai Editor Video

2. Hubungkan dengan HP

Jasa Video eps-production.com

Agar bisa menggunakan WA Web, maka pengguna perlu membuka aplikasinya WhatsApp dari handphone dan menuju bagian setting atau pengaturan dan pilih WhatApp Web/Desktop untuk pengguna Iphone. Sedangkan untuk pengguna Android bisa dilakukan dengan menuju menu dan pilih WhatsApp Web. Setelah memilih WhatsApp Web, pengguna akan diarahkan untuk melakukan scan QR code yang tampil. Setelah berhasil melakukan scan, secara otomatis WhatsApp akan muncul di layar laptop atau pc kamu.

3. Cara Keluar

Jasa Video eps-production.com

Bila ingin keluar dari WA Web, pengguna harus membuka kembali aplikasi WhatsApp di handphone dan memilih menu WhatsApp Web lalu log-out atau keluar. Selain itu, pengguna juga bisa langsung keluar dari WA Web dengan memilih menu yang sebelah kanan profil tampilan WA Web.

Pengguna dihimbau untuk  selalu berhati-hati ketika menggunakan WA Web terutama jika memakai perangkat laptop atau pc orang lain, karena bila tak mengeluarkannya maka semua data akan tersimpan di Laptop atau Pc yang digunakan tersebut.

Semoga tips kali ini bermanfaat dan selamat mencoba!

Baca Juga:

5 Rekomendasi Laptop Editing Video Terbaik

9 Macam Shot Types Dalam Pengambilan Gambar Yang Harus Kamu Tau

4 Alasan Penting Dan Manfaat Memiliki Video Company Profile

Read More

5 Rekomendasi Laptop Editing Video Terbaik Bulan Oktober 2020

Era saat ini, kebutuhan akan perangkat laptop dengan spesifikasi yang tinggi semakin meningkat. Tidak hanya untuk kebutuhan gaming, saat ini pun banyak orang membutuhkan laptop untuk kebutuhan edit video.  Terutama banyak orang yang berbondong-bondong ingin menjadi konten creator di media sosial seperti Youtube, Instagram, dan media lainnya.

Jasa Video eps-production.com

Banyak Orang yang berbondong-bondong membuat Channel YouTube untuk dijadikan bisnis, kemudian memproduksi konten video yang menarik untuk mengashilkan pengunjung dan penonton ke channelnya.Tentunya semua aktivitas tersebut membutuhkan perangkat laptop yang memumpuni untuk digunakan mengedit video hasil rekamannya.

Komputer personal atau PC mungkin adalah pilihan perangkat yang tepat untuk mengedit video akan tetapi karena kebutuhan akan mobilitas yang tinggi saat ini banyak orang yang lebih memilih laptop untuk digunakan sebagai tools mengedit video, karena lebih praktis dan mudah dibawa kemana-mana.

Karena beberapa alasan tersebut, kali ini eps-production akan memberikan 5 Rekomendasi Laptop Editing Video Terbaik Bulan Oktober 2020. Yuk simak penjelasannya dibawah ini.

  1. Apple Macbook Pro 2020

Apple Macbook Pro 2020 hadir dalam empat varian. Apple Macbook Pro 2020 dibandrol dengan harga mulai dari Rp 20 juta hingga Rp 35 jutaan. Semua variannya menawarkan performa yang sangat mendukung pekerjaan modern yang membutuhkan grafis berat, termasuk mengedit video profesional. Perangkat ini juga pastinya dapat menunjang banyak pekerjaan berat lainnya dengan baik.

Jasa Video eps-production.com

  • Layar: 13,3 inci (diagonal) dengan lampu latar LED dan teknologi IPS; resolusi 2560 x 1600
  • Processor: Intel Core i5 generasi ke-8 quad-core 1,4 GHz, Turbo Boost hingga 3,9 GHz, dengan eDRAM sebesar 128 MB / Intel Core i5 generasi ke-10 quad-core 2,0 GHz, Turbo Boost hingga 3,8 GHz, dengan cache L3 bersama sebesar 6 MB
  • Graphic Card: Intel Iris Plus Graphics 645 / Intel Iris Plus Graphics
  • RAM: 8 LPDDR3 / 16 GB LPDDR4X
  • Storage: 256GB SSD / 512GB SSD / 1 TB SSD
  • Konektivitas: Wi-Fi 802.11ac, IEEE 802.11a/b/g/n, Bluetooth 5.0
  • Port: 2 x Thunderbolt 3 (USB-C) / 4 x Thunderbolt 3 (USB-C)
  • Baterai: Lithium-Polymer bawaan 58,2 watt-jam / 58,0 watt-jam

Apple Macbook Pro 2020 memiliki banyak keunggulan dibanding generasi sebelumnya. Salah satu yang paling menonjol adalah keyboard ketik baru yang lebih nyaman untuk digunakan. Keyboard ketik tersebut menggunakan mekanisme gunting yang diperbarui dengan jarak tempuh 1 mm. Papan ketik ini juga menggunakan kubah karet untuk menyimpan lebih banyak energi potensial untuk penekanan tombol yang lebih responsif.

Peningkatan kunci terletak di sektor dapur pacu, di mana prosesor yang digunakan adalah generasi yang lebih baru yang juga memiliki performa grafis yang lebih baik. Apple Macbook Pro 2020 dilengkapi dengan kapasitas RAM yang dapat dikonfigurasi hingga 32 GB, membuat kinerja keseluruhan Apple Macbook Pro 2020 lebih handal dibanding generasi sebelumnya, sehingga bisa menjadi pilihan terbaik bagi para editor video.

Baca Juga : 4 Spesifikasi PC Yang Kamu Butuhkan Sebagai Editor Video

  1. Laptop Asus ROG Zephyrus S GX701

Asus ROG Zephyrus S GX701 adalah salah satu dari rangkaian laptop gaming kelas atas Asus yang dibuat sangat powerful. Karena spesifikasinya yang bagus, laptop ini pastinya mampu menunjang pekerjaan seorang editor dalam editing video kamu dengan baik. Jadi, meskipun ini laptop gaming, laptop ini adalah salah satu rekomendasi unggulan didaftar ini.

  • Layar: 17.3-inch Full HD (1920×1080) IPS-level panel, 144Hz, 3ms, 100% sRGB, Optimus, G-SYNC, Pantone® Validated
  • Processor: Intel® Core™ i7-8750H
  • Graphic Card: NVIDIA® GeForce RTX™ 2080 with Max-Q Design 8GB GDDR6 VRAM
  • RAM: Up to 24GB (8GB on board memory) DDR4 2666MHz SDRAM
  • Storage: M.2 NVMe PCIe 3.0 x4 1TB SSD
  • Konektivitas: 802.11 AC 2×2 WLAN, Built-in Bluetooth 5.0
  • Port: 1 x USB3.1 Gen2 Type-C™ with DisplayPort™ 1.4 and Power Delivery, 1 x USB3.1 Gen1 Type-C, 1x USB3.1 Gen2 Type-A, 2x USB3.1 Gen1 Type-A, 1 x HDMI 2.0b, 1 x 3.5mm headphone and microphone combo jack, 1 x Kensington lock
  • Baterai: 76 Wh Lithium-Ion, 4 cells

Dibuat sangat bertenaga di bagian dalam tidak membuat laptop ini memiliki body tebal dan berat seperti pendahulunya, ROG Zephyrus S GX701 ini didesign tipis dengan ketebalan hanya 18,7 mm dan ringan dengan berat sekitar 2,6 kg. Dengan demikian, Asus ROG Zephyrus S GX701 siap menemani kamu di manapun.

  1. Acer ConceptD 7

Acer ConceptD 7 adalah rekomendasi lainnya yang bagus untuk editing video. Dibandrol dengan harga hampir Rp 40 juta, laptop ini dibekali dengan spesifikasi kelas atas yang menawarkan performa yang handal dari setiap segmennya. Ini adalah laptop hebat yang dapat menjawab semua kebutuhan para professional dibidang kreatif.

Jasa Video eps-production.com

  • Layar:15,6 inch IPS 4K UHD
  • Prosesor:Intel® Core™ i7-9750H
  • Graphic Card:NVIDIA® GeForce RTX™ 2080 with Max-Q Design and 8GB of dedicated GDDR6 VRAM
  • RAM:2 x 8 GB DDR4
  • Storage:2 x 256 GB RAID
  • Konektivitas:WiFi 802.11 ac MU-MIMO, Bluetooth 5.0
  • Port:USB Type-C, Thunderbolt 3, Mini DP, SD card reader, HDMI 2.0
  • Baterai:Hingga 16 jam

Acer ConceptD 7 dilengkapi prosesor Core i7-9750H dengan pengolah grafis NVIDIA GeForce RTX yang terkenal sangat handal untuk membuat konten animasi 2D dan 3D, maupun film dengan durasi panjang. Acer ConceptD 7 juga dibekali RAM yang sangat besar, pastinya laptop ini menjanjikan kinerja yang solid serta mampu mendukung penggunaan berbagai software desain grafis dan editing video yang berat.

Dengan desain yang ringkas dan stylish yang didominasi oleh warna putih atau hitam, laptop ini cocok untuk para kreator yang dinamis dengan mobilitas tinggi. Laptop ini juga dibekali dengan baterai yang tahan lama (diklaim mampu bertahan hingga 16 jam). Sementara itu, sistem pendingin dengan kipas Aeroblade™ 3D generasi ke-4 yang memiliki tingkat kebisingan di bawah 40dB membantu Anda bekerja lebih focus, nyaman, dan terhindar dari kebisingan.

Bukan laptop kreator namanya kalau tidak memiliki tampilan berkualitas tinggi. Layar 15,6 incinya telah mengusung resolusi 4K UHD dengan teknologi IPS yang membuatnya terlihat tajam, jernih, dan memukau. Gambar yang ditampilannya juga terasa lebih nyata berkat dukungan sejumlah fitur unggulan, termasuk 100% Adobe® RGB Color Gamut, sertifikasi PANTONE®, dan Delta E<2, membuatnya ideal untuk para creator professional.

Baca Juga : 10 Rekomendasi Software Editing Adobe

  1. Asus ZenBook Pro Duo i7

Asus ZenBook Pro Duo i7 adalah rekomendasi terbaik lainnya untuk Anda yang sedang membutuhkan laptop untuk editing video. Laptop yang dibandrol dengan harga Rp 40 jutaan ini dikemas dengan fitur dan teknologi unggulan yang membuatnya mampu diandalkan untuk menjalankan tugas yang berat.

Jasa Video eps-production.com

  • Layar:6” OLED 4K (3840 x 2160) 16:9 touchscreen, 5mm-thin bezel with 89% screen-to-body ratio, 178° wide-view technology, 100% DCI-P3
  • Processor:Intel® Core™ i7-9750H, 2.6GHz hexa-core with Turbo Boost (up to 4.5GHz) and 12MB cache
  • Graphic Card:NVIDIA® GeForce RTX™ 2060
  • RAM:32 GB 2666MHz DDR4
  • Storage:1 TB PCIe® x4 SSD
  • Konektivitas:Intel Wi-Fi 6 with Gig+ performance (802.11ax), Bluetooth 5.0
  • Port: 1 x Thunderbolt™ 3 USB-C™ (up to 40Gbps and DisplayPort), 2 x USB 3.1 Gen 2 Type-A (up to 10Gbps), 1 x Standard HDMI 2.0, 1 x Audio combo jack, 1 x DC-in
  • Baterai: 70Wh 4-cell lithium-polymer

Asus Zenbook Pro 14 Ux480FD menggunakan prosesor yang sangat bertenaga, yaitu Intel Core i7-9750H dengan pengolah grafis NVIDIA GeForce RTX 2060 yang mampu menyajikan kinerja yang luar biasa. Semua pekerjaan kamu juga akan ditampilkan pada layar OLED 4K 15,6 inci yang berkualitas tinggi.

Dengan harga jual yang cukup muahall, laptop ini menawarkan banyak fitur canggih yang dapat membantu para editor. Salah satunya adalah ScreenPad Plus yang berteknologi tinggi yang sangat bermanfaat bagi para pekerja industri kreatif. Dan masih banyak lagi fitur-fitur kueren lainnya yang ditawarkan oleh laptop ini.

  1. Asus ROG Zephyrus Duo 15

Dengan harga hampir 100 juta rupiah untuk model i9-10980HK dan 70 jutaan untuk model i7-10875H, ini adalah laptop gaming layar ganda pertama di dunia dengan layar 4K UHD. Layar keduanya berupa ROG ScreenPad Plus yang inovatif untuk pengalaman bermain game yang luar biasa dan melakukan pekerjaan kreatif yang mengesankan, termasuk menyunting video profesional.

Jasa Video eps-production.com

  • Layar:6-inch, Non-glare UHD (3840 x 2160), IPS panel 60Hz, 100% Adobe RGB, Pantone® Validated, G-SYNC™ with 14.1-inch (3840 x 1100) touchscreen
  • Processor:Intel® Core™ i9-10980HK / Intel® Core™ i7-10875H
  • Graphic Card:NVIDIA® GeForce® RTX 2080 SUPER™ 8GB GDDR6 VRAM (Boost Clock: 1330MHz, 90W)
  • RAM:2 x 16 GB DDR4 up to 3200MHz
  • Storage:2 x 1 TB M.2 SSD
  • Konektivitas:Intel® Wi-Fi 6 with Gig+ performance (802.11ax) + Bluetooth 5.0
  • Port:1 x USB 3.2 Gen 2 Type C with DisplayPort™, 1.4, Thunderbolt™ 3 and Power Delivery, 2 x USB 3.2 Gen 1 Type A, 1 x USB 3.2 Gen 2 Type A, 1 x HDMI 2.0b, 1 x 3.5mm Microphone-in jack, 1 x 3.5mm Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x RJ45
  • Baterai:90 WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion

Baca Juga : 4 Teknik Dasar Edit Video untuk Kamu Para Pemula

Keunggulan lain yang ditawarkan laptop ini adalah desain yang portabel untuk laptop sejenisnya. Dengan bobot sekitar 2,4 kg, ketebalan 2 cm serta baterai berkapasitas 90Wh membuat penggunanya bisa tetap bermain dan tetap produktif di mana saja. Untuk membantu menyajikan performa terbaik dari prosesor dan kartu grafis hebat yang digunakannya, Asus ROG Zephyrus Duo 15 dilengkapi dengan sistem pendingin yang inovatif dengan logam cair dan desain termal yang luar biasa.

Tampilannya laptop ini sangat mengagumkan, dengan layar utama 4K UHD yang berkualitas tinggi. Sementara itu, layar keduanya yang juga beresolusi tinggi dan sudah touchscreen sangat membantu pengguna dalam memaksimalkan kreativitas mereka saat bermain dan melakukan pekerjaan lainnya.

Secara keseluruhan, dengan segala fitur dan teknologi unggulan yang ditawarkannya, laptop ini cocok bagi para gamer, konten kreator maupun pengguna profesional lainnya yang menginginkan perangkat laptop yang powerful, portabel, dan dapat diandalkan dengan baik untuk menunjang pekerjaan para creator profesional.

Itulah 5 rekomendasi laptop untuk editing video terbaik dari esp-production di bulan oktober tahun 2020 ini. Semua laptop di atas bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan budget kamu masing-masing tentunya. Kamu tertarik untuk memiliki salah satu laptop di atas?.

Baca Juga :

10 Alat Ini Dapat Membuat Film Pendek Kamu Lebih Berkualitas

5 Kamera Sinema Yang Sering Digunakan Untuk Pembuatan Film Hollywood

Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Membuat Video Company Profile

Read More

5 Kamera Sinema Yang Digunakan Untuk Pembuatan Film Hollywood

Saat ini menonton film mungkin sudah menjadi kebutuhan untuk banyak orang terlebih lagi jika film tersebut dapat memanjakan mata penontonnya.Akan tetapi pernah gak sih kamu terpikir kira-kira kamera jenis apa yang dipakai oleh para pembuat film di Hollywood sana, sehingga dapat menghasilkan gambar yang dapat memanjakan mata penontonya?.

Jasa Video eps-production.com

Nah kali ini eps-production mau membahas tentang 5 kamera yang digunakan untuk pembuatan film hollywood, yuk simak penjelasannya dibawah ini:

  1. Arri Alexa 65

Arri Alexa? Apaan tuh? Ya memang di Indonesia sendiri Arri Camera System belum terlalu dikenal. Tapi di Hollywood sana, Arri sudah barang wajib yang digunakan dalam setiap produksi shooting film. Arri memiliki ciri khas yaitu gambar yang dihasilkan film look, tapi bukan berarti dari hasil mentah langsung tayang di layar, tetapi karena dynamic rangenya yang tinggi, sehingga perbedaan antara highlight dan Shadow begitu jelas.

Jasa Video eps-production.com

Ini Gambar mentah dari Arri Alexa 65, belum dicolor.

Dan walaaa…ini hasil setelah color grading

Untuk angka 65 itu sendiri merupakan ukuran sensor kamera (65mm), dengan ukuran sensor yang hampir sebesar IMAX, sudah pasti dong hasilnya bakal aduhai. Arri sendiri menurut beberapa kalangan memiliki kelebihan yaitu karakternya yang film look, dan warnanya yang aduhai. Dengan ukuran besarnya, biasanya dipake untuk mengambil footage saja. Tetapi beberapa film seperti Sully, dan Transformer : The Last Knight menggunakannya hampir keseluruhan film. Saat ini, Arri Alexa 65 dapat dikostumisasi menjadi Arri Alexa IMAX.

Harganya berapa? Tidak ada harga untuk kamera ini karena kamera ini tidak dijual melainkan tersedia untuk rental saja. Beberapa film yang menggunakan Arri Alexa 65 yaitu Star Wars, Joker 2019, Bohemian Rhapsody, Doctor Strange, dan lainnya.

  1. Arri Alexa XT

Jasa Video eps-production.com

Yang kedua adalah Arri Alexa XT, kamera ini mungkin bisa dibilang Standar dalam industri film hollywood. Hampir semua film yang masuk nominasi oscar pake ini camera. Ini adalah kelas tengahnya. Perbedaan paling jelas yaitu selain ukuran sensornya yang lebih kecil dari Alexa 65 (35mm), kamera ini dapat merekam di slow-speed 120fps.

Beberapa film yang menggunakan kamera ini diantaranya: Cold War, Fantastic Beasts and Where to Find Them, Ghostbusters 2016, Fast 8, Forious 7, dan lainnya.

  1. Arri Alexa Mini

Jasa Video eps-production.com

Yang ketiga adalah Arri Alexa Mini. Sesuai namanya, Alexa Mini merupakan yang terkecil diantara saudaranya. Meskipun ukuran sensornya sama dengan kakaknya 35mm. Sebagai gantinya, kamera ini memiliki kelebihan di 200fps ProRes pada resolusi 2k. Selain itu bodynya terbuat dari karbon sehingga kamera ini ringan dan kuat.

Karena bodynya yang kecil, kamera ini sering dipakai untuk film-film ber-genre action yang membutuhkan angle-angle yang ekstrim, atau juga untuk pengambilan air footage menggunakan drone. Bukan hanya itu saja, karena harganya yang agak “terjangkau” dibanding saudaranya, kamera ini juga biasanya menjadi opsi untuk film-film yang tidak memiliki budget terlalu besar akan tetapi ingin memberikan kualitas gambar yang baik. Kamera arri alexa mini ini dibandrol dengan harga US$45.000 (Body Only).

Beberapa film yg menggunakan kamera ini adalah: Shazam, Joker 2019, Black Panther, dan lainnya.

  1. RED Weapon Dragon

Kamera selanjutnya adalah RED. System kamera ini sendiri dibikin oleh Jim Jannard yang juga sebagai pembuatnya OAKLEY (fashion yang biasanya buat surfing2 atau kacamata). RED memiliki kelebihan yaitu resolusi videonya yang tinggi. Dan juga gampang dikostum. Tidak percaya? Kalau mau nyoba mampir ke http://www.red.com/ disana kamu bisa membangun kamera impian kamu hanya dengan klik semudah belanja online, tapi persiapkan diri untuk tidak kaget dengan harganya juga ya. Populer dikalangan youtubers (MKBHD, Potato Jetdll), Juga Di Indonesia kamera ini lebih popular dan digandrungi, biasanya untuk shooting video klip, film layar lebar, dan lainnya.

Alasan memberi resolusi tinggi memang untuk apa?

Jadi dengan resolusi tinggi, kamu dapat meng-crop gambar tanpa kehilangan detail dari gambar tersebut. Ini sangat berguna ketika kamu masuk kedalam proses editing yang diaman ada scene yang ingin diubah angle-nya, tinggal dicrop saja dan walaaa! Hal ini lah yang membuat RED terkenal dengan kamera yang detail, beberapa menyebut RED kalau untuk skin tones tidak sebaik ARRI. Ini semua tergantung dari selera dan bagaimana proses renderingnya juga. Kamera ini juga mampu merekam 240 fps dalam resolusi 2K. RED dapat dibilang bukan menjadi pilihan pertama dalam sebuah produksi film, terbukti pada pagelaran OSCAR 2018 hanya 3 Kamera yang dipakai oleh pemenang nominasi.

Kelebihan kamera ini selain bodynya yang compact dari kompetitor besarnya diatas, adalah dynamic range-nya lebih luas mencapai 16-17 stop dimana Arri Alexa 65 saja hanya mencapai 14 stop. Itu berarti makin banyak detail yang terlihat ketika proses post editing. Secara spesifikasi, RED jauh lebih mentereng dari ARRI, tapi memang untuk urusan warna dan sepasarasi antara Shadow dan Highlight Arri masih lebih jago.

Untuk harga kamera ini dibandrol US$49.500 untuk Helium 8K dan US$ 29.500 untuk Epic-W.

  1. IMAX

Jasa Video eps-production.com

Kamera ini juga merupakan kamera kesukaan Michael Bay (transformer). Kamera ini terkenal karena mahal dengan kualitasnya yang tinggi. Salah satu kelebihan kamera ini karena ukuran sensornya lebih besar dar kamera lain mencapai 70mm dan resolusinya mencapai 18K.  Hal ini membuat kamera IMAX lebih special dibanding kamera lain. Meskipun kita sebagai audience tidak bisa merasakan secara langsung. Gambar yang dihasilkan setelah post edit konon separasi, dynamic range, detail, dll lebih baik dari lawan mainnya.

IMAX sendiri bukanlah pemain baru, film pertama dengan format 70mm adalah Fox Grandeur tahun 1929. Dalam beberapa kesempatan, kamera IMAX juga dipakai oleh NASA untuk dokumentasi diluar angkasa. Salah satu lawan iMAX yang sepadan dari segi ukuran sensor adalah Ultra Panavision 70mm yang dihidupkan lagi oleh Quentin Tarantino dalam fil The Hatefull Eight. Akan tetapi meskipun Ultra Panavision menggunakan sensor 70mm, formatnya adalah widescreen.

Karena formatnya berbeda, IMAX memiliki teater sendiri yang biasanya ada embel-embel IMAXnya dan harga tiket lebih mahal. Tapi, dijamin bakal memberikan experience yang berbeda. Kamera ini memiliki kelemahan yaitu ukurannya yang besar, sehingga bagi sutradara yang ingin menggunakannya full shot harus pintar-pintar mengakalinya, dan lagi-lagi mahal. Biasanya kamera ini dipakai sebagai shooting footage. Kelemahan lainnya suara, Oom Nolan pernah bilang dia tidak menggunakan IMAX seluruhnya pada Dark Knight Rises karena ketika merekam dialog suara yang dihasilakn IMAX buruk. Mungkin sekarang dia sudah tahu cara mengakalinya sehingga film Dunkirk seluruhnya full mengunakan IMAX.

Jasa Video eps-production.com

Selain itu IMAX juga memiliki system kamera 3d yang bagus. Terbukti tidak sedikti film yang ada embel-embel IMAX 3D di covernya.

Nah sekian untuk pembahasan 5 kamera yang sering digunakan untuk pembuatan film hollywood kali ini, semoga informasi ini bermanfaat dan menambah ilmu penegtahuan kamu. See yaaa….

Baca Juga:

5 Jenis Drone Dan Fungsinya

Kamu Ingin Jadi Aktor Film Profesional?, Yuk Kuasai 4 Dasar Ini

8 Perbedaan Lensa Foto Dan Lensa Cinema

9 Macam Shot Types Dalam Pengambilan Gambar

Read More

5 Jenis Drone Dan Fungsinya Yang Wajib Kamu Tau!

Dahulu ketika kita ingin mengambil gambar dari sudut tinggi biasanya menggunakan jimmy jib crane atau bahkan kita menyewa satu unit hellikopter yang pastinya akan memakan biaya yang cukup tinggi kemudian ditambah dengan pengoperasiannya yang sangat sulit dengan perhitungan yang matang, namun ketika hadirnya drone semua menjadi sangat terbantu dan tidak mengurangi estetika gambar yang di hasilkan, drone juga semakin canggih dengan berbagai fitur yang ada didalam nya.

Jasa Video eps-production.com

Saat ini drone juga digunakan sebagai salah satu alat untuk membuat sebuah video ataupun foto. Perkembangan drone di Indonesia sendiri cukup pesat. Hal ini dipicu oleh semakin berkembangan teknologi gadget ataupun smartphone sebagai salah satu alat yang dapat digunakan untuk mengoperasikan drone.

Seiring dengan perkembangan teknologi, jenis drone bukan hanya satu saja. Jenis drone ini dibedakan berdasarkan fungsi dan kegunaannya. Maka tak heran jika jenis dari drone ini bermacam-macam dan bervariasi. Hal ini dikarenakan fungsi penggunaan dari drone pun sangat beragam. Berikut ini adalah 5 Jenis Drone Dan Fungsinya Yang Wajib Kamu Tau!.

  1. Drone Militer

 

Jasa Video eps-production.com

Sesuai dengan namanya, fungsi drone adalah untuk kepentingan bidang militer. Jenis drone yang populer pada drone militer ini ialah UAV Predator dan juga Reaper. Indonesia pun memiliki drone militer, seperti Puna Wulung, Puna Pelatuk, Puna Sriti, Puna Gagak serta Puna Alap-alap.

  1. Drone Konsumer

Jenis dari drone konsumer ini sering digunakan sebagai hobi para pengguna ataupun bisa dijadikan untuk pembuatan sebuah video maupun fotografi. Karena fungsinya yang sering digunakan untuk memenuhi hobi, maka drone ini pun dilengkapi dengan kamera yang memiliki resolusi tinggi. Beberapa drone yang biasa digunakan sebagai drone konsumer ialah DJI Mavic Pro, GoPro Karma serta DJI Phantom.

  1. Drone Mainan

Jasa Video eps-production.com

Fungsi dari drone ini adalah hanya digunakan sebagai mainan saja. Selain itu, untuk drone mainan ini biasnya tidak memiliki kamera. Akan tetapi jika drone ini memiliki kamera pada bagian bawahnya, maka kamera yang digunakan pun bukan kamera dengan kualitas resolusi yang tinggi. Drone ini pun sering digunakan bagi para pilot pemula.

  1. Drone Profesional

Jasa Video eps-production.com

Sama seperti drone konsumer, drone ini pun biasa digunakan sebagai alat untuk produksi sebuah video ataupun project. Sehingga kamera yang dimiliki pada drone ini tentu saja lebih baik daripada drone konsumer. Drone ini pun termasuk dalam jenis quadcopter atau drone yang memiliki 4 baling-baling. Salah satu drone profesional yang sering digunakan ialah DJI Inspire series, baik itu Inspire 1, Inspire 1 Pro atau Raw, serta Inspire 2.

  1. Drone Industrial

Jasa Video eps-production.com

Drone jenis ini merupakan tingkat lanjutan dari drone profesional. Karena merupakan jenis drone lanjutan maka baling-baling yang dimiliki pun cukup banyak atau biasa disebut sebagai konfigurasi multirotor. Drone jenis ini pun sering digunakan untuk industri film besar ataupun bisa digunakan pada bidang pertanian. Drone yang digunakan pada bidang pertanian bukan untuk merekam lahan pertanian yang ada loh, melainkan untuk membantu menyemprotkan pestisida ataupun pupuk. Contoh drone yang biasa digunakan sebagai drone industrial ialah Yamaha Rmax, DJI MG1, Alta 8 Pro serta DJI Matrice 600.

Saat ini pun banyak drone yang dimodifikasi khusus sebagai pengantar barang. Kamu bisa mengantar kan barang dengan berat tertenu menggunakan drone yang sudah dimodifikasi khusus.

Baca Juga:

Kamu Ingin Jadi Aktor Film Profesional?, Yuk Kuasai 4 Dasar Ini

Drone & Sinematografi

Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Membuat Video Company Profile

8 Perbedaan Lensa Photo Dan Lensa Cinema

Read More

Kamu Ingin Jadi Aktor Film Profesional?, Yuk Kuasai 4 Dasar Ini..

Pasti ada beberapa dari kamu yang pengen jadi aktor terus pernah nanya, apa sih yang dibutuhkan untuk jadi seorang aktor? Modal dasar apa aja sih yang harus dipersiapkan seseorang yang pengen jadi aktor? Modal? Emangnya aktor ini bisnis buka toko? Ada modal segala? Tentu saja! Tapi bukan modal uang seperti yang dibutuhkan dalam bisnis ya. Definisi modal disini artinya semua barang atau induk yang ada pada perusahaan dan punya fungsi produktif untuk bisa menghasilkan sesuatu. Nah, modal dasar dalam dunia keaktoran juga kurang lebih sama. Ia adalah “barang” yang punya “fungsi produktif” agar bisa “menghasilkan sesuatu”. Modal Dasar Seorang Aktor Film secara garis besar adalah sesuatu yang dimiliki oleh aktor, atau wajib dipunya oleh aktor untuk menghasilkan “sesuatu” dimana kalau dalam dunia keaktoran berarti menghasilkan tokoh atau menciptakan tokoh. Bukan hanya sekedar menciptakan saja, tapi menciptakan dengan baik dan hasil yang bagus.

Jasa Video eps-production.com

Terus apa aja modal dasar seorang aktor? Apakah uang juga termasuk salah satunya? Atau niat yang kuat juga modal dasar menjadi aktor? Berikut ini adalah 4 Dasar Yang Bisa Membuat Kamu Jadi Aktor Film Profesional.

  1. Tubuh

Jasa Video eps-production.com

Salah satu modal dasar aktor yang pertama dan utama adalah tubuhnya! Jelas! Kalau nggak ada tubuh, gimana mau bisa menciptakan, kan? Tapi bukan berhenti disitu pengertian tubuh sebagai modal dasar aktor. Tubuh dalam modal dasar seorang aktor artinya adalah semua perangkat fisik yang dimiliki oleh aktor. Bukan cuma perangkatnya, tapi yang paling penting adalah kemampuan dari perangkat tersebut. Karena kalau kita bicara tubuh lalu bicara soal perangkat, maka kasian teman-teman yang kehilangan anggota tubuhnya dan punya mimpi jadi aktor. Dengan pemahaman yang terhenti pada tubuh adalah perangkat fisik, maka bagi yang tidak punya tangan, tidak punya kaki, atau memiliki kekurangan lain, seolah-olah jadi tidak bisa menjadi aktor. Karena itu, tubuh disini fokusnya tidak berhenti pada wujud perangkat yang dipunya tapi pada kemampuan. Jadi, perlu digaris bawahi bahwa untuk siapapun yang ingin jadi aktor dan bagaimana pun kondisimu, kalian tetap bisa jadi aktor.

Kembali soal tubuh, seperti apa tubuh yang harus dimiliki seorang aktor? Apakah tubuh yang sixpack, proporsional? Atau semacamnya? Jawabannya tidak! Stanislavski dalam bukunya Membangun Tokoh mengatakan bahwa;

“Satu-satunya tugas saya adalah memperingatkan kalian bahwa hasil binaraga yang berlebihan semacam itu biasanya tidak pas untuk digunakan dalam teater. Kita membutuhkan tubuh yang kuat, bertenaga besar, berkembang dalam proporsi yang baik, bagus bangunnya, tapi tanpa keberlebihan yang tidak wajar.” (Membangun Tokoh, 2008, 44)

Dalam kutipan itu Stanislavski sudah mengatakan bahwa tidak penting tubuh yang sixpack atau seperti binaraga. Justru yang terpenting dari tubuh seorang aktor itu adalah kekuatannya atau staminanya, tenaga atau power yang dimilikinya, kokoh, dan lentur atau fleksibel.

Punya kekuatan; kalian sudah paham pasti ya, artinya tubuh harus punya stamina yang baik. Power atau tenaga, artinya tubuh punya power, punya kekuatan, seperti kemampuan mengangkat berat sekian kilo dan hal semacamnya. Kokoh artinya tidak klemar-klemer. Tubuhnya “menancap” dengan baik dan kuat di tempat ia berdiri. Lalu yang terakhir adalah fleksibel atau lentur. Apa yang dimaksud dengan tubuh yang lentur atau fleksibel ini? Fleksibel berarti tubuh siap untuk dibentuk seperti apapun. Ia siap menempuh berbagai macam bentuk tubuh, mau bungkuk, membusung, ngesot, headstand, handstand sepanjang pertunjukan atau film, dan kelenturan yang lainnya. Fleksibel juga berarti banyaknya kosa gerak yang dimiliki oleh seorang aktor. Karena lagi-lagi tubuh adalah modal, maka semakin banyak dan berkualitas modal yang dimiliki, maka semakin siap aktor untuk masuk ke tokoh apapun dan menciptakan tokoh apapun dengan kualitas yang baik.

Contoh kecil begini; kamu mendapatkan peran di sebuah film dimana tokohmu harus membungkuk selama film tersebut. Pertama, kalau kamu tidak punya pengalaman tubuh membungkuk, maka bentuk tubuh bungkukmu akan aneh, itu kenapa Kosa Gerak jadi penting. Selanjutnya soal stamina. Kalau misalnya tubuhmu tidak punya stamina yang baik, bisa jadi bentuk bungkukmu itu tidak akan konsisten karena kelelahan. Lalu soal power, gimana kalau di tengah adegan, kamu harus mengangkat batu besar tapi tetap dalam kondisi bungkuk? Kalau kamu tidak memiliki tubuh yang kuat, maka kamu akan kesulitan mengangkat dalam bentuk tubuh bungkuk yang notabene bentuk tubuh itu bukan bentuk tubuh normalmu. Lebih buruk lagi, kamu bisa kesleo, lalu menghambat proses shooting, dan merugikan banyak orang. Soal power juga, setidaknya kamu bisa meyakinkan penonton bahwa bentuk bungkuk itu adalah memang milikmu. Bukan asal pasang dan asal memunculkan bentuk saja sehingga artifisial.

Ada banyak latihan yang bisa kamu lakukan untuk mempersiapkan modal tubuhmu ini. Mulai dari bela diri, tari, olah raga, dan kegiatan apapun yang berhubungan dengan tubuh. Suyatna Anirun di buku Menjadi Aktor bilang kalau;

“Latihan-latihan tubuh dimaksudkan supaya aktor memiliki fisik yang prima dan sehat karena kesehatan adalah syarat utama bagi seorang aktor sebelum mencipta peran. Latihan olah tubuh adalah suatu proses pemerdekaan.” (Suyatna Anirun, Menjadi Aktor, 1998, 154)

Jadi kalau kamu keberatan berlatih karena takut capek dan berpikir tubuhmu sudah cukup kuat, maka pikirkan saja soal kesehatan. Latihan tubuh, seperti yang dibilang Suyatna juga punya tujuan agar kamu jadi lebih sehat. Selain itu, yang perlu digaris bawahi dari pernyataan Suyatna adalah bahwa latihan tubuh adalah proses pemerdekaan. Dimana kata-kata ini selaras dengan apa yang dikatakan Yoshi Oida dan Lorna Marshall di buku mereka yang berjudul Ruang Tubuh Aktor;

“Bekerja dengan tubuh bukanlah sesuatu yang aktor kerjakan dengan mudah untuk kesehatan, atau memperbaiki pertunjukan mereka. jika kamu terbiasa mengeksplorasi tubuh dengan teratur maka tubuh menjadi sangat bebas dan terbuka, mentalmu juga berproses menjadi lentur. Lagipula, kehidupan perasaan akan menjadi lebih kaya” (Yoshi Oida, Lorna Marshall, Ruang Tubuh Aktor, 2012, 102)

Ketika kamu terbiasa mengeksplorasi tubuh maka tubuhmu jadi lebih bebas dan terbuka. Bahkan berefek pada mental dan juga perasaanmu. So, tubuh adalah modal dasar aktor yang wajib kamu persiapkan sebaik mungkin.

  1. Suara

Jasa Video eps-production.com

Modal dasar aktor yang kedua adalah suara. Suara juga jadi modal yang sangat penting untuk aktor. Suara ini capaiannya kurang lebih sama dengan tubuh. Ia harus memiliki fleksibilitas, power, dan stamina yang baik. Lalu apakah modal suara yang baik dan fleksibel itu artinya bisa menyanyi? Tidak juga. Menyanyi juga jadi modal suara yang penting, tapi tidak berhenti pada “Modal Suara yang bagus adalah bisa menyanyi”. Modal suara yang bagus adalah juga stamina, kekuatan, dan fleksibilitas seperti yang sudah disebutkan di atas. Stamina artinya suaramu setidaknya tidak mudah habis. Kekuatan artinya kamu bisa menjangkau penonton paling belakang, jika ini di panggung teater, agar suaramu bisa terdengar sampai tempat duduk paling belakang. Sementara Fleksibilitas artinya adalah kemampuan untuk menyanyi, kemampuan untuk merubah suara ke warna suara apapun, penguasaan intonasi, artikulasi, dan yang berhubungan dengan suara. Lalu, lagi-lagi bertanya, apakah bisa menyanyi itu sudah cukup. Tidak juga.

Stanislavski mengatakan bahwa;

“Suara yang sudah bagus dan alami pun masih perlu dikembangkan bukan hanya untuk bernyanyi, melainkan juga untuk berbicara.” (Stanislavski, Membangun Tokoh, 2008, 116)

Bahkan ketika kamu sudah memiliki suara yang bagus, kamu tetap harus mengembangkannya. Bukan hanya untuk bernyanyi, tapi yang paling penting adalah untuk berbicara.

Lalu soal fleksibilitas yang lain, seperti kemampuan merubah suara. Apa yang harus dilakukan untuk bisa mengubah suara? Kami kutip Stanislavski lagi ya, semoga kalian nggak bosan karena memang buku itu yang paling komprehensif mengenai keaktoran.

“Tentu suara kalian harus ‘jadi’ dan terlatih jika kalian ingin mengubah-ubahnya” (Stanislavski, Membangun Tokoh, 2008, 5)

Kalau menurut Stanislavski, kamu harus memiliki suara yang sudah “jadi”. Jadi disini artinya kamu sudah memiliki stamina suara yang bagus, power suara yang bagus, dan mengenali warna suaramu sendiri. Jadi ketika kamu ingin merubahnya, dengan modal stamina dan power suara yang bagus serta pengetahuan atas suaramu sendiri, kamu sudah bisa merubahnya. Setidaknya kamu sudah tahu bagaimana warna suaramu. Sehingga ketika berubah ke warna suara lain, akan lebih mudah tahu kalau ini sudah berubah atau belum. Di luar itu, aktor juga harus punya daya analisis yang baik untuk bisa tahu warna suara yang mau ia mainkan cirinya dimana, pergerakan otot kerongkongannya di sebelah mana, pengucapan huruf konsonannya dimana, dan lain sebagainya. Semakin tahu dengan detail, maka semakin mudah merubah suara.

  1. Rasa

Jasa Video eps-production.com

Rasa, atau emosi, juga merupakan modal dasar yang wajib dimiliki seorang aktor. Bagaimana emosi atau rasa bisa dikatakan sebagai modal dasar aktor? Karena aktor pasti akan memainkan emosi tokoh. Ia harus bisa merasakan emosi tokoh dan juga lawan mainnya. Bahkan ia juga harus bisa merasakan emosi peristiwa. Maka kemampuan untuk memainkan emosi atau menguasai emosi sangat penting bagi seorang aktor. Rasa atau emosi ini sama seperti tubuh dan suara. Ia juga harus punya fleksibilitas.

Apakah fleksibilitas artinya bisa menangis, marah, dan ketawa dengan mudah? Bisa jadi begitu, tapi tidak berhenti disitu. Emosi yang baik juga tentang seberapa peka seorang aktor bisa merasakan emosi tokoh, lalu mengejawantahkan emosi tersebut dan menyampaikannya dengan baik pada penonton. Jika kamu tidak memiliki penguasaan emosi yang baik, kamu akan kesulitan merasakan emosi tokoh, bahkan kamu tidak akan bisa menyampaikan emosi tokoh pada penonton. Jadi, emosi atau rasa juga harus dipersiapkan dengan baik sebagai modal dasar seorang aktor.

Stanislavski mengatakan dalam buku My Life in Art bahwa;

“Setiap aktor mestilah melatih sukmanya agar selalu siap sedia kapan pun dibutuhkan ketika ia bermain.” (Stanislavski, My Life in Art, 2006, 124)

Dari kutipan itu, kita bisa tahu bahwa emosi, rasa, jiwa, atau bahasa lainnya sukma, harus selalu dilatih. Tujuannya jelas, agar ia selalu siap kapanpun dibutuhkan. Lalu apa saja bentuk latihannya? Ada banyak sekali bentuk latihan emosi. Mulai dari meditasi, menyadari setiap emosi yang kalian alami secara personal lalu mencatatkan dan mengingat emosi tersebut dan lain sebagainya.

  1. Pikiran

Jasa Video eps-production.com

Pikiran juga menjadi modal dasar seorang aktor yang wajib dimiliki. Kalau soal pikiran ini lebih kepada seberapa luas wawasan yang dimiliki. Tentang apa? Tentang apapun! Pengetahuan, apapun jenis dan namanya sangat penting untuk seorang aktor. Misalnya ekonomi. Pengetahuan tentang ekonomi jadi penting ketika kamu memainkan seorang tokoh ahli ekonomi, mahasiswa ekonomi, atau yang berhubungan dengan ilmu ekonomi. Begitu juga dengan pengetahuan yang lain. Selain soal luasnya wawasan, modal pikiran juga penting untuk menganalisis tokoh yang kamu mainkan. Semakin banyak pisau bedah yang kamu miliki untuk menganalisis tokoh, semakin detail kamu mengetahui tokoh. Hasilnya, ciptaanmu terhadap tokoh itu akan jadi semakin bagus dan detail juga.

Kalau misalnya kamu memiliki pikiran yang bagus, daya analisis yang detail, suara, tubuh, dan emosi yang siap, maka kamu bisa menciptakan tokoh dengan baik. Lalu apa latihannya? Kalau pikiran latihannya ya belajar. Membaca buku, membaca orang, melihat orang, mempelajari banyak orang, menonton film, menyadari hidup yang kamu jalani sendiri, itu semua bisa menjadi latihan pikiran yang sangat baik untuk seorang aktor.

Itu tadi 4 Dasar Yang Wajib Kamu Ketahui Jika Ingin Menjadi Aktor Film. Aktor itu harus seperti pistol yang terkokang. Ia siap menembakkan pelurunya kapan pun dibutuhkan. Jadi, kalau kalian ingin jadi aktor, latihlah terus 4 hal dasar tersebut. Semakin kamu sering melatihnya, semakin bagus permainanmu.

Lalu kapan berhenti berlatih? Tidak pernah! Aktor adalah observer seumur hidup. Selama kamu masih memutuskan ada dalam dunia keaktoran, maka setidaknya selama itu juga kamu harus melatih semua perangkat yang kamu punya. Gimana? Siap jadi aktor?

Baca Juga:

8 Perbedaan Lensa Photo Dan Lensa Cinema Yang Wajib Kamu Ketahui!

Mengapa Survey Lokasi (recce) Itu Penting Dilakukan Sebelum Shooting?

4 Peran Penting Storyboard Dalam Video

Jasa Video Company Profile | EPS PRODUCTION

Read More

Perbedaan Antara Sensor Full Frame dan Super 35?

Little Richard pernah berkata, “It’s not the size of the ship; it’s the size of the waves.” Penting untuk kita memahami perbedaan ukuran sensor kamera di tengah teknologi kamera yang sangat berkembang saat ini. Ini akan sangat menentukan tampilan yang ingin kamu ambil nantinya sebagai sinematografer.

Jasa Video eps-production.com

 

Produsen kamera terus mengembangkan kiprahnya diseputar kemajuan teknologi dan strategi pemasaran mereka. Mereka memadukan gambar diam dan kamera video, menambahkan megapiksel, 4K, 6K, 8K, rentang yang lebih dinamis, dudukan lensa baru, ukuran sensor yang lebih besar, dan memutar berbagai hal menjadi terminologi yang agak membingungkan dan seringkali menyesatkan.

Untungnya, Media Division telah mengumpulkan penjelasan hebat tentang ukuran sensor gambar (1/3 ″ ke IMAX), mulai dari sejarahnya dan sampai bagaimana pengaruhnya terhadap kualitas, komposisi, dan persepsi gambar yang akan Anda ambil.

kali ini kita akan fokus pada perbedaan antara Super 35mm dan Full Frame, tetapi tidak ada salahnya untuk menonton penjelasan dari media division tentang perbandingan dari setiap ukuran sensor di bawah ini.

Penting untuk diperhatikan bahwa ukuran sensor hampir tidak ada hubungannya dengan resolusi – itu adalah topik yang lain. Namun, sensor yang besar memungkinkan pitch piksel yang lebih besar (reseptor lebih besar) yang dapat menghasilkan gambar yang lebih bersih dengan kemampuan Low-Light yang lebih baik.

  • Super 35mm

– Crop Factor: 1.4-1.6x

– Approximate Sensor Size: 24x14mm

– Decent Depth-of-Field

– Adequate Dynamic Range

– Good Low-Light Capabilities

Sensor digital Super 35 (S35) adalah keluarga dengan berbagai ukuran dan terkadang kita dibuat bingung dengan sensor APS-C di DSLR. Setiap pabrikan membuat kamera mereka dengan ukuran sensor yang sedikit berbeda tetapi mereka tetap menyebutnya Super 35.

Misalnya, ARRI Alexa memiliki sensor berukuran 4: 3, 23,8 x 17,8mm. Canon C200 menggunakan sensor 16: 9 pada 24,6 x 13,8 mm. Panasonic memberi EVA-1 sensor 4: 3 pada 24,89 x 18,66 mm. Blackmagic dengan 23,1 x 12,99 mm di BMPCC 6K. Semua ini dipasarkan sebagai Super 35, tetapi jika Anda memasang lensa yang sama pada masing-masing kamera ini, Anda akan mendapatkan sedikit variasi dalam image crop.

Dan seperti yang Anda lihat, sebenarnya tidak ada 35mm di situ.

Istilah ‘Super 35’ berasal dari kamera film 35mm. Secara khusus, Super 35 mengacu pada metode pemanfaatan ruang pada film 35mm yang biasanya disediakan untuk trek audio optik untuk menangkap gambar yang lebih besar. Ini telah ada dengan satu cara atau lainnya sejak 1950an dan juga telah melalui sejumlah terminologi, dan juga perubahan ukuran.

Saat ini, kami umumnya menerima Super 35 yang berarti gambar memiliki faktor krop 1,4-1,6x dari pencitraan Bingkai Penuh.

  • Full Frame

– Crop Factor: 1x

– Approximate Sensor Size: 36x24mm

– Outstanding Depth-of-Field

– Excellent Dynamic Range

– Superior Low-Light Capabilities

Full Frame (umumnya 36 x 24mm tetapi bervariasi, sekali lagi, dari pabrikan dan bahkan model kamera) menemukan asalnya dari kamera diam 35mm yang baru mulai masuk ke dunia video / film dengan penambahan fitur video di Canon 5D Mark II (sekitar 2008). Sekarang ada banyak sekali penawaran kamera DSLR Full Frame dengan fitur video yang memotret gambar-gambar indah, dan pasar kamera kelas atas mengikuti, men-dubbing sensor besar ini dengan Format Besar atau LF.

Ini adalah cerita yang sama dengan LF juga – ini adalah istilah pemasaran dan ada beberapa kamera di luar sana dengan sensor berukuran sedikit berbeda dan lebih banyak lagi yang diberi nama LF.

Jika Anda memasang lensa yang sama ke kamera dengan sensor Full Frame vs satu dengan sensor Super 35, kamera Super 35 akan memberi Anda gambar yang ~ 1,5x diperbesar secara optik. Lensa panjang fokus 24mm akan memiliki kesetaraan 36mm. Panjang fokus 35mm menjadi 52,5mm. Lensa nifty-lima puluh (50mm) kesayangan itu sekarang menjadi lensa 75mm, dan seterusnya.

Tetapi ini tidak hanya berarti Anda harus melangkah lebih jauh dan lebih jauh ke belakang saat menyusun komposisi pengambilan gambar. Full Frame memiliki tampilan dan nuansa yang sangat berbeda dari Super 35, dan Anda dapat melihat perbedaannya dalam rekaman Anda.

Jasa Video eps-production.com

Full Frame terlihat lebih akrab bagi kita karena secara optik lebih mirip dengan bagaimana mata kita melihat dan kita memproses gambar-gambar itu dalam pikiran kita. Ada kedalaman fokus yang lebih dangkal (hal-hal yang lebih buram di latar belakang, juga disebut bokeh), dan itu memungkinkan kita untuk fokus pada (secara harfiah mengisolasi) orang atau objek yang kita ingin agar diperhatikan oleh audiens kita dalam Frame kita. Kamera bisa lebih dekat ke subjek, memberikan kesan yang lebih intim pada gambar yang dihasilkan. Gambar lebih bersih, sering kali menawarkan eksposur yang lebih baik dalam situasi cahaya redup, dan rentang dinamis yang lebih tinggi.

Super 35 secara klasik lebih kita kenal sebagai format sinematik, gambar yang dihasilkan seperti yang biasa kita lihat di teater. Itu tidak memiliki depth-of-field yang dangkal, dan itu membuatnya lebih mudah untuk fokus saat merekam. Lebih banyak objek berada dalam fokus dan pemirsa mendapatkan gambaran yang lebih jelas dari Frame yang lebih besar. Tetapi ada juga lebih banyak distorsi optik yang terlihat pada lensa lebar seperti chromatic aberration dan barrel distorsi karena Anda harus menggunakan lensa yang lebih lebar yang di-crop untuk mendapatkan framing yang sama.

Terakhir, Anda harus memilih ukuran sensor untuk tampilan yang ingin Anda ambil, dan jenis proyek yang akan Anda rekam. Seiring bertambahnya ukuran sensor, lensa dan peralatan yang dibutuhkan cenderung membesar juga. Jika Anda merekam film naratif bernaskah yang mungkin tidak menjadi masalah, tetapi jika Anda membuat film dokumenter run-and-gun, perlengkapan yang lebih kecil dan lebih ringan akan membuat segalanya lebih mudah.

Bagaimana menurut kamu apakah kamu lebih suka sensor full-frame atau super 35? Bisa kah kamu membedakannya?

Baca Juga:

Mengapa Survey Lokasi (recce) Itu Penting Dilakukan Sebelum Shooting?

10 Alat Ini Dapat Membuat Film Pendek Kamu Lebih Berkualitas loh! Yuk Simak Penjelasannya.

8 Perbedaan Lensa Photo Dan Lensa Cinema Yang Wajib Kamu Ketahui!

4 Peran Penting Storyboard Dalam Video

Jasa Video Company Profile | EPS PRODUCTION

Read More

3 Tahap Membuat Animasi 3D Yang Wajib Kamu Ketahui.

Tahap Dasar Pembuatan Animasi 3D

animasi 3D adalah suatu objek animasi yang terdapat dalam ruang 3D. Animasi ini tidak hanya memiliki tinggi dan lebar, melainkan juga memiliki volume atau kedalaman (height, widht, depth). Objek animasi bisa berputar dan bergerak layaknya objek aslinya. Tampilannya seolah-olah nyata dan hidup. Membuat animasi 3D tidaklah mudah, ada beberapa tahap yang harus dilalui. Berikut adalah 3 Tahap Membuat Animasi 3D Yang Wajib Kamu Ketahui, yaitu:

  1. Modeling

Jasa Video eps-production.com

Tahap pertama untuk perbuatan animasi 3D adalah modeling 3D. Pada tahap ini ada dua jenis yang harus dilalui. Kedua proses itu adalah:

  • Solid

Jasa Video eps-production.com

Solid merupakan model yang mencirikan volume objek yang akan ditampilkan. Pembuatannya lebih dikarenakan model ini terlihat lebih asli. Model ini sering dipakai untuk simulasi-simulasi medis, seperti aplikasi visual ray tracking, CAD, dan juga kontruksi geometri solid.

  • Shell / Boundary

Shell / Boundary menggambarkan permukaan objek, misalnya batas objek. Bukan volume dari objek, misalnya cangkang yang sangat tipis. Jika dibandingkan dengan model solid, model Shell / Boundary ini lebih gampang untuk dikerjakan. Model ini paling sering digunakan dalam game dan juga film.

  1. Animation

Setelah melalui tahap pertama, tahap kedua pembuatan animasi 3D adalah animation. Pada tahap animation terdapat beberapa teknik yan digunakan, antara lain:

  • Traditional Animation

Film animasi pada abad ke-20 untuk proses pembuatannya sebagian besar menggunakan teknik traditional animation. Setiap frame pada film animasi tradisional adalah foto dari gambar. Gambar tersebut terlebih dahulu digambar di kertas. Untuk menghadirkan ilusi gerakan, dari masing-masing gambar dibuat sedikit berbeda dengan gambar yang sebelumnya.

  • Full Animation

Proses produksi sebuah film animasi tradisional yang memiliki kualitas tinggi, semua diatur menggunakan gambar yang sangat detail dan juga dibarengi dengan gerakan yang sesuai. Pembuatan film animasi penuh dapat menggunakan berbagai cara. Mulai dari animasi yang realistis sampai yang mengarah ke kartun.

  • Limited Animation

Teknik ini menggunakan detail yang masih kurang rinci, tapi gambarnya lumayan stylist dan memakai metode perpindahan. Penggunaan teknik ini sudah menghasilkan animasi dengan biaya efektif untuk media. Contoh yang menggunakan teknik ini adalah televisi dan internet.

  • Rotoscoping

Teknik rotoscoping adalah teknik dimana animator melacak gerakan live action, frame demi frame. Sumber film bisa secara langsung digandakan dari aktor ke gambar animasi.

  • Live-action/animation

Pada teknik ini yang dilakukan adalah menggabungkan karakter yang telah digambar menjadi sebuah film animasi. Kemudian difilmkan kembali, namun dengan karakter manusia asli serta background nyata.

  1. Rendering

Proses akhir dari pembuatan animasi secara keseluruhan adalah rendering. Semua data yang sudah dimasukkan dalam proses modeling dan animation akan diterjemaahkan dalam sebuah bentuk output.

Sesudah membaca artikel diatas admin harap dapat membantu kalian untuk lebih tau tentang tahap-tahap dalam membuat animasi 3d. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kalian.. seee yaaa

Baca Juga:

4 Alasan Penting Dan Manfaat Memiliki Video Company Profile

10 Alat Ini Dapat Membuat Film Pendek Kamu Lebih Berkualitas loh! Yuk Simak Penjelasannya.

Yuk Kenali Dasar-dasar Tentang Animasi 3D

Read More