6 Hal Yang Dapat Mempengaruhi Harga Jasa Pembuatan Video Iklan TVC

Di era digital seperti saat ini kebutuhan marketing dalam memasarkan produknya sangat beragam mulai dari cara yang konvensional sampai dengan menggunakan media digital yang semakin mudah diakses. Video iklan adalah kebutuhan wajib untuk marketing tools brand di era digital seperti saat ini, Produksi video iklan TVC memang membutuhkan biaya yang cukup besar ini dikarenakan untuk memproduksi iklan yang layak tayang di TV memang membutuhkan standar tertentu. Di era digital sepeti saat ini produksi video iklan sangatlah fleksibel dan dapat disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki oleh perusahaan, hal ini didukung dengan perkembangan teknologi yang semakin maju dan beragam.

Saat ingin membuat video iklan, hal pertama yang dilakukan perusahaan adalah menentukan jenis video iklan seperti apa yang ingin dibuat nantinya, apakah bertema video produk, web series, film pendek, video dokumenter, video tematik, video biografi, sketsa komedi, video musik, dan jenis video lainnya. Setelah menentukan jenis video yang akan dibuat, saatnya memikirkan berapa anggaran yang perlu dipersiapkan untuk membuat video tersebut

Nah berikut ini eps production telah merangkum 6 hal yang dapat mempengaruhi harga pembuatan video iklan TVC. Yuk simak penjelasannya di bawah ini :

  1. Jenis Kamera Yang Digunakan

Jenis Kamera Menentukan Harga Produksi Video Iklan?

Jasa Video eps-production.com

Yup betul sekali, di era modern seperti sekarang ini jenis kamera untuk Shooting video iklan sangatlah beragam, mulai dari kamera handphone, kamera mirrorless (seperti Sony A7S III, Lumix S1H), kamera DSLR, bahkan kamera sinema Professional (seperti Alexa dan Red). Masing-masing jenis kamera memiliki kelebihannya, akan tetapi untuk hasil terbaik tentunya kamera sinema professional lebih memiliki ketajaman gambar, kekentalan warna, dynamic range, dan kualitas gambar terbaik dari jenis kamera lainnya.

Perusahaan memiliki keleluasaan dalam memilih jenis kamera apa yang ingin dipakai dalam pembuatan video iklannya. Hal tersebut dapat disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki oleh perusahaan. Karena semakin tinggi jenis kamera yang dipilih, maka akan sangat mempengaruhi harga dan aksesoris pendukung kamera yang akan dipakai nantinya, seperti lensa dan lainnya.

Baca Juga : Pentingnya Melakukan Tes Kamera Sebelum Shooting Film Dan Video Iklan

  1. Kru (Crew)

Apakah Kru Dapat Mempengaruhi Harga Pembuatan Video Iklan?

Jasa Video eps-production.com

Jumlah kru yang terlibat dapat ditentukan dari jenis video iklan yang akan dibuat, semakin rumit konsep videonya pasti kru yang terlibat juga akan sangat semakin banyak dan lengkap sesuai jajaran standar kru film. Misalnya jika video iklan yang akan dibuat adalah iklan produk minyak rambut dengan set up seorang mahasiswa yang sedang hang-out, pastinya membutuhkan kru yang lengkap, mulai dari departemen produksi, penyutradaraan, casting, kamera, pencahayaan, grip, artistik, kostum, rias dan rambut, suara, paska produksi, hingga tim hair stylist, karena akan ada banyak shot yang memperlihatkan setelah pemakaian minyak rambut tersebut, dalam hal ini sangat dibutuhkan seorang yang benar-benar ahli dalam bidang hair stylish, sehingga membutuhkan tambahan kru hair stylist profesional khusus untuk menata seluruh shot rambut yang telah menggunakan produk tersebut yang ada di dalam video iklan.

Selain jumlah kru, pemilihan sutradara untuk yang akan dipercaya untuk mengerjakan video iklan tersebut juga sangat berpengaruh terhadap rate harga, ini disebabkan karena rate harga seorang sutradara sendiri dapat dinilai dari portofolio dan jam terbang yang dimiliki oleh si sutradara tersebut. Semakin banyak portofolio dan jam terbangnya maka semakin tinggi juga rate harganya. Semakin berpengalaman seorang sutradara maka semakin tinggi pula kualitas yang akan dihasilkannya.

  1. Pemilihan Talent

Apakah Talent Dapat Mempengaruhi Harga Pembuatan Video Iklan?

Jasa Video eps-production.com

Ada beberapa jenis talent yang dapat digunakan dalam produksi video iklan, seperti talent dengan rate standar yaitu talent yang memiliki kemampuan akting yang baik, akan tetapi belum dikenal publik. Pilihan lain adalah talent yang sudah dikenal baik oleh publik, seperti aktor film atau sinetron, musisi, dan influencer dan lainnya yang memang sudah dikenal baik oleh publik.

Talent standar biasa memiliki rate harga yang cukup terjangkau, ini bisa terjadi karena umumnya kita hanya menggunakan jasa aktingnya saja tanpa citranya dipublik. Lain hal jika bekerja sama dengan talent artis yang merupakan public figure yang sudah dikenal oleh publik, dapat dipastikan rate harganya akan lebih tinggi dibanding talent standart, karena selain kita  menggunakan jasa aktingnya, kita juga menggunakan citranya yang sudah dikenal baik oleh publik. Keuntungan lainnya jika bekerjasama dengan public figure adalah produk atau brand anda akan mendapat eksposur lebih oleh masyarakat, karena publik sudah familiar dengan pemeran / talent yang ada dalam video iklan perusahaan anda.

  1. Durasi Shooting

Durasi shooting dapat mempengaruhi harga?

Durasi Shooting dapat ditentukan berdasarkan seberapa rumit konsep video iklan yang akan dibuat dan juga dari durasi video iklan itu sendiri. Semakin lama durasi Shooting maka akan membuat biaya produksi video juga semakin tinggi.

Misalkan saja sebuah perusahaan atau brand ingin membuat video web series 5 episode, dengan durasi 10 menit per episodenya. Yang ditotal durasi menjadi 50 menit, pastinya memerlukan durasi Shooting yang panjang, dalam pengerjaan ini minimal dapat dikerjakan dalam 5 hari Shooting. Tentunya akan ada aspek lainnya yang menentukan durasi hari Shooting, seperti tingkat kesulitan adegan video, jumlah lokasi Shooting, dan berbagai aspek produksi yang lainnya.

Baca Juga : 3 Tahapan Produksi Pembuatan Video Iklan TVC Yang Wajib Kamu Tau

  1. Lokasi Shooting

Apakah Lokasi Mempengaruhi Harga Pembuatan Video Iklan?

Pemilihan lokasi Shooting biasa ditentukan tergantung dengan kebutuhan cerita dan adegan pada video iklan itu sendiri, lokasi paling umum yang digunakan untuk Shooting adalah studio dan rumah. Untuk studio dan rumah saja memiliki harga yang cukup bervariasi, tergantung seberapa besar dan seberapa mewah rumah tersebut. Untuk lokasi Shooting yang berada di tempat umum, seperti restoran, kafe, mall, taman, jalan raya juga memiliki harga yang sangat bervariasi.

Aspek yang juga berpengaruh adalah jumlah lokasi Shooting yang diperlukan dalam video iklan tersebut. Jadi jika dalam suatu produksi video iklan yang memakai banyak lokasi maka sudah dipastikan akan mempengaruhi harga dalam pembuatan video iklan tersebut.

  1. Desain Produksi

Jasa Video eps-production.com

Desain produksi adalah desain tampilan video, yang mencakup penata artistik, kostum, rias, rambut, dan grafis yang ada di dalam video iklan. Misalnya sebuah brand ingin membuat video iklan yang menggambarkan set up parodi peperangan untuk menginformasikan bahwa cerita tersebut dalam peperangan. Selain mencari lokasi Shooting yang menyerupai tepat, diperlukan juga desain produksi yang sesuai untuk membuat penonton percaya bahwa video iklan tersebut menceritakan tentang peperangan nyang diparodikan, dari property yang dipilih, baju yang dikenakan oleh pemeran, kostum dan rias pemeran perlu didesain seperti orang yang sedang berperang. Dapat disimpulkan bahwa desain dari produksi sebuah iklan akan sangat mempengaruhi harga dari pembuatan iklan tersebut.

Harga atau biaya untuk membuat sebuah video iklan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran perusahaan anda. Yang terpenting adalah pesan yang ingin anda sampaikan dapat tersampaikan dengan baik dan mudah dimengerti oleh konsumen anda.

Jika anda memiliki pertanyaan mengenai harga dalam pembuatan video iklan, anda dapat berkonsultasi dengan tim eps production secara langsung, dengan menghubungi kontak yang tertera pada icon chat di pojok kanan bawah. Kami sangat senang membantu menjawab segala kebutuhan anda.

See yaaa…

Read More

Pentingnya Melakukan Tes Kamera Sebelum Shooting Film Dan Video Iklan TVC

Apa Sih Yang Membuat Tes Kamera (Camera Test) Itu Penting Dilakukan Sebelum Shooting?

Jasa Video eps-production.com

apa itu tes kamera / camera test? Sesuai dengan namanya, camera test adalah sebuah proses yang termasuk ke dalam tahap pra-produksi di mana para pembuat film mencoba segala aspek yang berhubungan dengan teknis pengambilan gambar sebelum proses shooting yang sesungguhnya dimulai.

Apa sih tujuannya? Tujuan camera test adalah untuk memastikan semua aspek teknis dapat diterapkan dengan baik ketika shooting dimulai. Selain aspek teknis, camera test juga dimanfaatkan sutradara atau director untuk melihat dan memastikan tampilan akhir film atau video iklannya sesuai dengan visi dan misinya lebih awal (sebelum shooting).

Kapan sih test-cam dilakukan? Biasanya test-cam dilakukan seminggu atau dua minggu sebelum proses shooting dimulai. test-cam dilakukan ketika keseluruhan aspek hampir pasti dan siap.

Lalu apa saja yang dicoba? Kamera saja? Tentu tidak, semua hal yang nantinya akan mempengaruhi proses shooting akan disimulasikan agar dapat berjalan lancer sesuai rencana. Apa saja sih hal tersebut? Yuk simak penjelasan Pentingnya Melakukan Test-cam Sebelum Shooting Film Dan Video Iklan TVC dibawah ini :

  1. KAMERA & CAHAYA

Yang pertama adalah test kamera dan cahaya. Selain berdiskusi dengan Sutradara (Director) tentang visual yang diinginkan oleh sutradara, Director of Photography (DP) juga akan menentukan teknis dalam seperti pemilihan jenis kamera, jenis lensa, jenis lampu, dan alat-alat pendukung lainnya yang diperlukan selama proses pengambilan gambar berlangsung.

Saat camera test, Director of Photography mencoba semua aspek tersebut sebagai materi diskusi berikutnya dengan sutradara. Sutradara memberikan feedbacknya kepada DP atas apa yang dilakukannya dan hal apa saja yang dapat diperbaiki, sehingga ketika shooting dimulai sutradara dapat memfokuskan diri terhadap hal lain yang menjadi tanggung jawabnya.

Baca Juga : 3 Tahapan Produksi Pembuatan Video Iklan TVC Yang Wajib Kamu Tau

  1. TATA ARTISTIK

Selanjutnya ada tata artistik. Tentu saja tidak mungkin melakukan test-cam di semua lokasi yang akan dipakai shooting nantinya. Oleh karena itu, pilihlah satu lokasi yang memiliki eksterior dan interior yang mampu mewakili kebutuhan test-cam kamu.

 

Simulasikan desain set dan tata artistik menyerupai set lokasi shooting nanti. Walaupun tak sama persis setidaknya kamu sangat terbantu nantinya, hal ini bertujuan agar kamu dapat menangkap gambaran besar tata visual saat shooting nantinya.

  1. TATA RIAS & KOSTUM

Selanjutnya ada test tata rias dan kostum. Sebelum masuk ke dalam proses camera test, sebenarnya sudah dilakukan Make Up Test & Costume Fitting terlebih dahulu akan tetapi terbatas hanya test mata saja. Sesuai dengan namanya, di tahap ini tim make-up dan costume mencoba semua riasan wajah dan pilihan kostum yang nantinya akan dipakai di dalam produksi.

Jasa Video eps-production.com

Camera test adalah kesempatan sutradara untuk melihat hasil makeup langsung di depan kamera dengan pencahayaan yang menyerupai situasi shooting nanti. Apabila dalam produksi film atau video kamu memiliki kenutuhan makeup dengan efek khusus, ini juga adalah kesempatan untuk kamu mencobanya dan memastikan sesuai atau tidaknya.

  1. VISUAL EFFECT

Jasa Video eps-production.com

Apabila dalam produksi kamu nantinya memiliki kebutuhan untuk menggunakan visual effect, maka ini saat yang sangat tepat untuk mencobanya dibeberapa adengan penting dalam film atau video kamu. Bawalah keperluan visual effect yang kamu perlukan seperti green screen, tracking mark, dan alat-alat lain yang akan kamu gunakan saat shooting nanti. Pastikan semua efek-efek yang sudah didiskusikan sebelumnya layak untuk diproses di pasca-produksi nantinya.

Baca Juga : 5 Teknik Shooting Video Menggunakan Green Screen

  1. WORKFLOW

Selain aspek ke-4 aspek di atas, hal lain yang tak kalah penting adalah aspek logistik. Pada proses test-cam, tim kamera akan mensimulasikan alur kerjanya dengan tim DIT (Digital Imaging Technician) yang mengolah data hasil shooting, yang nantinya akan diolah oleh tim pasca-produksi. Ini bertujuan agar ketika shooting nanti tak ada kendala berarti yang dapat mengganggu alur kerja tim.

Selain itu, test-cam tim produser juga dapat mensimulasikan proses shootig sesungguhnya yang akan diterapkan nanti. Mulai dari pembagian makanan, pembuatan call sheet, sewa alat, dan lainnya.

PENUTUP

Dari penjelasan proses test-cam diatas. Pasti banyak dari kamu yang mulai bertanya, proses ini wajib gak sih dilakukan? Kalau tidak dilakukan, apa resikonya?

Proses test-cam tentu saja tidak wajib dilakukan atau sunnah, terutama di project-project memiliki anggaran rendah atau film pendek yang memang durasi shootingnya tidak terlalu panjang. Namun dalam beberap kasus tertentu atau di project yang memakan durasi waktu shootingnya cukup panjang dan memiliki teknis rumit. Maka test-cam adalah hal yang wajib dilakukan, ini bertujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan nantinya saat proses shooting berlangsung.

Semoga artikel diatas dapat menambah wawasan kamu serta memberi kamu gambaran betapa pentingnya camera test sesaat sebelum produksi film atau video dimulai.

Jika kamu memiliki pertanyaan kamu juga dapat mengajukan pertanyaan diskusi pada kolom komentar di bawah ini.

See yaaa….

Baca Juga : 7 Departemen Kru Film Pendek Atau Video

Read More

3 Tahapan Produksi Pembuatan Video Iklan TVC Yang Wajib Kamu Tau

3 Tahapan Produksi Pembuatan Video Iklan TVC

Di era digital seperti saat ini Video Iklan merupakan alat marketing yang wajib dimiliki oleh setiap brand atau perusahaan, karena video terbukti mampu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap brand atau perusahaan yang menggunakan video sebagai bagian dari strategi marketingnya. Selain untuk tujuan awareness, video juga dapat meningkatkan penjualan brand perusahaan. Lalu bagaimana tahapan dalam membuat atau memproduksi sebuah video?

Ketika perusahaan sudah memutuskan untuk memproduksi sebuah video iklan, perusahaan dapat mengundang production house untuk mengkonsultasikan video yang akan diproduksi, pada tahapan ini perusahaan bisa secara langsung menunjuk production house atau melalui proses tender untuk memilih production house yang tepat dalam produksi iklan tersebut.

Nah kali ini eps production mau berbagi informasi tentang 3 Tahapan Produksi Pembuatan Video Iklan TVC Yang Wajib Kamu Tau :

  1. Pra-Produksi

Pada tahapan pra-produksi ini, script dan moodboard yang sudah dibuat atau yang sudah ada sebelumnya saat proses pitching vendor akan dikembangkan lebih lanjut oleh sutradara. Pada tahap pertama sutradara biasanya akan membuat director’s board atau storyboard versi sutradara yang disesuaikan dengan visi dan misi dari si sutradara tersebut, karena board inilah yang akan menjadi panduan saat hari shooting nanti. Director’s board ini juga biasanya lengkap dengan dialog script atau voice over script, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing produksi video iklan.

Jasa Video eps-production.com

Selain director’s board, sutradara akan membuat director’s treatment, yaitu panduan treatment yang akan membantu perusahaan (brand) dan seluruh tim yang terlibat dapat memahami visi dan misi sutradara dalam produksi video iklan tersebut. Di saat meeting pertama sutradara akan menjelaskan tentang treatment yang akan dijalaninya kepada perusahaan atau brand dan kru yang terlibat. Director’s treatment terdiri dari referensi set ruangan, referensi busana, referensi tata rias dan tata rambut, referensi musik, referensi editing, referensi colour grading, foto lokasi shooting, dan foto talent/artis yang akan berperan didalam video iklan tersebut.

Ketika meeting akhir untuk finalisasi storyboard dan treatment sebelum shooting. sebelumnya sutradara dan kru wajib sudah melakukan recce dan workshop talent. director’s treatment terdiri dari sketsa set ruangan, foto talent yang sudah fitting wardrobe dan make up test dan hair do. Pada tahap ini director’s treatment merangkum hasil kerja dari masing-masing departemen yang terlibat.

Pada video iklan, brand memiliki hak untuk dapat memberikan masukannya pada saat meeting pertama dan meeting akhir. Masukan brand biasanya lebih cenderung ke hal yang berhubungan dengan product placement atau mandatory brand.

Baca Juga : 4 Peran Penting Storyboard Dalam Video

  1. Produksi

Setelah final meeting dan perusahaan (brand) sudah menyetujui storyboard dan treatment sutradara, waktunya untuk mengubah cerita menjadi visual. Proses shooting video dilakukan di waktu dan tempat yang sudah disepakati bersama, pihak production house akan memberikan jadwal dan call sheet kepada client. Proses shooting, akan mengacu pada storyboard dan director’s treatment, biasanya akan ada beberapa penyesuaian disesuaikan dengan kondisi saat shooting di lapangan dan juga eksplorasi di lokasi shooting yang memungkinkan terjadinya imrpovisasi.

Jasa Video eps-production.com

Pada saat proses produksi video biasanya perwakilan dari perusahaan akan hadir mengikuti berjalannya proses shooting, client memiliki hak supervisi dan dapat memberi masukan kepada sutradara. Biasanya perwakilan dari pihak perusahaan atau brand akan berfokus memberi masukan pada hal yang berhubungan dengan product placement, karena dalam beberapa kasus ada pedoman khusus yang cukup spesifik dan biasanya sangat dipahami oleh pihak perusahaan, contohnya seperti cara penggunaan produk atau produk yang memiliki bagian khusus dan butuh eksplorasi lebih lanjut secara framing camera.

Baca Juga : 5 Kamera Sinema Yang Digunakan Untuk Pembuatan Film Hollywood

  1. Pasca Produksi

Setelah proses shooting selesai dilakukan dan seluruh isi dari storyboard sudah diambil, saatnya melanjutkan tahap berikutnya yaitu tahap pasca produksi atau editing. Dimulai dengan offline editing, tahap dimana susunan frame by frame disusun sesuai dengan cerita yang ada di storyboard, sampai dengan kesepakatan untuk picture lock, yaitu susunan frame by frame sudah disetujui oleh client.

Selanjutnya masuk dalam tahap online editing, pada tahap ini video akan di colour grading atau pewarnaan video. Kemudian tahap online selanjutnya video akan ditambahkan visual effect seperti CGI (Computer-Generated Image), motion graphic, dan animasi (animation) 2D atau 3D jika memang diperlukan sesuai konsep awal video.

Baca Juga : 10 Rekomendasi Software Editing Adobe

Pada saat pasca produksi ini jugavideo akan ditambahkan voice over jika diperlukan. Lalu pembuatan music scoring yang akan mengikuti referensi musik yang terlah dibuat sutradara di director’s treatment. Dan yang terakhir adalah tahap final mixing, untuk finalisasi audio, yang terdiri dari penjernihan sound, penyesuaian volume dan penambahan sound effect untuk menambah mood dari video tersebut. Pada tahap pasca produksi ini client akan sangat terlibat selama prosesnya, hal ini bertujuan untuk membantu supervisi video iklan agar dapat rampung dan sesuai dengan rencana di awal.

Penutup

Dapat disimpulkan bahwa dalam sebuah produksi pembuatan video iklan memang memerlukan sebuah pehaman dan ketelitan didalamnya, agar dalam pembuatannya pesan yang ingin disampaikan oleh perusahaan pemilik brand dapat tersampaikan secara penuh kepada masyarakat atau penontonya. Biasanya production house akan membantu pemilik brand dari awal sampai akhir produksi.

Jika anda memiliki pertanyaan seputar pembuatan video iklan anda dapat menghubungi kami untuk konsultasi, melalui email atau kontak whatsapp yang ada dipojok kanan bawah. Hubungi kami sekarang!!!

See yaa…

Read More

4 Teknik Dasar Edit Video untuk Kamu Para Pemula dari Kami eps-production.com

Kamu suka sekali berkreasi dengan mengedit sesuatu. Tentunya dasar-dasar dalam mengeditpun kamu sudah kuasai benar. Nah, bagaimana kalau kamu seorang pemula dan ingin sekali belajar editing video? Tenang, walaupun kamu adalah seorang pemula dan belum begitu mahir kamu tetap bisa mencoba mengedit benda dengan sederhana. Kamu bisa mendapatkan berbagai macam informasi editing di internet yang tentunya akan membantumu dalam proses editing.

Jasa Video eps-production.com

Yah saat ini internet menjadi wahana pembelajaran yang murah dan fleksibel. Ngomong-ngomong soal teknik editing dalam artikel ini juga akan disinggung beberapa trik-trik paling dasar sekali yang bisa kamu gunakan untuk mengedit lho. Teknik dasar tersebut dibagi menjadi empat, yuk simak apa saja teknik- teknik dasar editing video yang wajib kamu ketahui.

  • Trims

Kamu bisa menggunakan Trims atau Trimming untuk memangkas suatu obyek. Proses editing tentu akan sangat membutuhkan fungsi ini, yang mana kamu dapat mengedit suatu bagian ataupun membuang bagian yang tidak kamu inginkan. Selain itu dalam editing video kamu bisa menggunakan fungsi Trims untuk memperpendek durasi video yang ditayangkan.

Adanya Trims ini akan membantu menyusun video sesuai kehendakmu dan tidak ada bagian video yang tidak kamu sukai karena sebelumnya kamu telah melakukan pemangkasan pada bagian yang tidak perlu kamu tampilkan. Kamu juga bisa menyesuaikan durasi video dengan kebutuhan acara yang akan kamu lakukan sehingga tidak akan terjadi miscomunication antara lama pemutaran video dengan rundown acara yang kamu buat. Trim ini difungsikan khusus untuk menentukan sebuah awal dan akhir sebuah video. Jadi kita hanya akan menggunakan trim di awal dan akhir video

  • Split

Selanjutnya kamu bisa menggunakan Split untuk memecah sebuah video menjadi beberapa bagian. Pemecahan video ini akan menguntungkan kamu saat kamu membutuhkan video dengan durasi yang singkat dan berkaitan antara satu video dengan video yang lainnya. Nah, apa sih keuntungannya menggunakan Split pada editing video. Pertama kamu tidak perlu memutar video dari awal lagi misal ingin memutar video di bagian tengah.

Kedua, secara otomatis video yang sudah di Split akan terbagi menjadi beberapa bagian, ini memudahkanmu saat ingin memutarnya. Ketiga, adanya Split sangat bermanfaat untuk acaramu yang mengonsepkan acara inti dengan selingan video-video atau musik. Cara melakukan Split pun juga sangat mudah, kita hanya perlu meletakan kursor pada bagian yang ingin kita beri efek Split kemudian tekan tombol S pada keyboard. Split pun sudah aktif dalam video buatan kita.

  • Cut

Cut merupakan teknik dasar editing video yang digunakan untuk memindahkan gambar satu dengan gambar lainnya tanpa adanya interupsi terlebih dahulu. Cut ini berfungsi untuk memperjelas adegan atau gambar sebelumnya dengan menampilkan detailnya. Ada hal yang perlu diperhatikan saat akan melakukan cut pada editing video yaitu kompisis dan kontinuitas gambar. Keduanya sangat berpengaruh terhadap hasil editing dan dapat mengganggu serta membuat rancu alur cerita bila salah dalam menempatkan cut.

Oleh karena itu, saat melakukan cut seorang editor perlu memperhatikan beberapa point dibawah ini agar hasil editing tetap bagus dan tidak melenceng dari jalan cerita, antara lain:

  1. Saat melakukan cut pada shot video, editor harus melakukannya dengan halus sehingga penonton tidak merasakan adanya perubahan dan perpindahan pada gambar.
  2. Lakukan cut dengan cermat dan hati-hati seta pada waktu yang tepat karena cut bertujuan untuk menampilkan detail suatu shot utama dan memperjelas adegan yang ingin dilihat oleh penonton, misalnya tumpukan buku dan nama-nama buku untuk memperjelas adegan orang yang sedang membaca buku.
  3. Sebelum melakukab cut kita harus memikirkannya baik-baik terlebih dahulu agar kita tidak salah dalam menempatkan cut dan membuat alur cerita menjadi rancu. Jadi selalu memikirkan kapan saat yang tepat untuk melakukan cut.
  4. Jangan memberikan efek cut pada orang yang sama dan pastikan shot berikutnya berisi adegan yang baru dan berbeda dari adegan sebelumnya.
  5. Adanya cut juga bisa membingungkan penonton saat kita mengambil cut dari adegan very long shot ke adegan big clouse up. Penonton akan bingung bagian mana yang ingin ditonjolkan oleh editor saat mengambil cut dari bagian tersebut. Bila ingin menunjukan lebih detail detail suatu adegan bisa menggunakan cut dari big clouse up ke clouse up.
  6. Sudut pandang kamera perlu dirubah bila kita akan melakukan cut dari very long shot (VLS) ke Medium Shot (MS) atau dari Medium Shot (MS) ke Custom Shot (CS).

Terdapat beberapa jenis cut yang sering digunakan dalam proses editing video, antara lain:

  1. Cut In, pemotongan gambar dengan cut in dilakukan dengan cara memasukan atau menyisipkan gambar lain ke gambar utama yang bertujuan untuk memperjelas gambar utama.
  2. Cut Away, Intercut, Reaction Cut merupakan jenis efek cut yang digunakan untuk menunjukan reaksi terhadap gambar utama dan gambar lain yang bisa dijadikan selingan.
  3. Jump cut merupakan jenis efek cut yang digunakan melakukan pemotongan dengan pergantian atau pemotongan gambar yang mana kesinambungan waktunya terputus karena perbedaan waktu.
  • Join

Join merupakan teknik dasar dalam editing video yang digunakan untuk menggabungkan dua gambar menajdi satu. Selain gambar kamu juga menggabungkan video, musik, dan juga konten yang lainnya ke dalam video yang kamu buat. Hal ini membuatmu dapat terus berkreasi dengan video yang kamu buat. Join akan memungkinkanmu menggabungkan gambar yang menarik ke dalam gambar yang kamu ambil. Join juga memungkinkanmu memasukan video lain ke dalam video yang sedang kamu buat. Cara membuat join juga cukup mudah tinggal mengimport gambar dan file lainnya ke dalam task videomu kemudian tinggal kamu joinkan saja.

Masih banyak teknik-teknik dalam editing video yang perlu kamu tahu. Kamu bisa mempelajarnya dengan mengumpulkan berbagai informasi tentang editing video. Cara paling murah dan tidak membutuhkan banyak waktu dan biaya adalah dengan mencari-cari informasi melalui internet. Kamu bisa mendapatkan berbagai materi yang ingin kamu ketahui melalui search engine yang ada di Internet. Sementara bila kamu ingin lebih mendalami editing video kamu bisa mengikuti kelas editing video dan akan membuatmu lebih kondusif dalam belajar. Cara lainnya ialah kamu bisa mengumpulkan buku-buku khusus editing video dan mempelajarinya.

Cara yang paling jitu untuk mengasah kemampuan editingmu adalah dengan terus berlatih dan sesekali mengikuti kompetisi editing video sehingga kamu bisa mengetahui sampai dimana letak kemampuanmu. Selain sebagai tolok ukur kemampuan, sebuah lomba atau kompetisi juga bisa menjadi pemicu semangatmu dalam memaksimalkan kemampuan editingmu. Sementara itu, bila kamu berhasil menyabet gelar juara dalam kompetisi tersebut maka hadiah tersebut adalah bonus untuk kerja kerasmu selama ini dalam belajar editing. Sebelum itu kamu harus terus belajar dan memperdalam materi  editing video khususnya teknik-teknik dasar.

Semoga Bermanfaat.Terimakasih.

Baca Juga : 10 Rekomendasi Software Adobe Dari Kami eps-production Untuk kamu

                       5 Lampu Studio Murah dan Berkualitas! Cocok Banget Buat Kamu Yang Mau Buat Studio Sendiri Dirumah

                     Jasa Video Company Profile

Read More