5 Jenis Drone Dan Fungsinya Yang Wajib Kamu Tau!

Dahulu ketika kita ingin mengambil gambar dari sudut tinggi biasanya menggunakan jimmy jib crane atau bahkan kita menyewa satu unit hellikopter yang pastinya akan memakan biaya yang cukup tinggi kemudian ditambah dengan pengoperasiannya yang sangat sulit dengan perhitungan yang matang, namun ketika hadirnya drone semua menjadi sangat terbantu dan tidak mengurangi estetika gambar yang di hasilkan, drone juga semakin canggih dengan berbagai fitur yang ada didalam nya.

Jasa Video eps-production.com

Saat ini drone juga digunakan sebagai salah satu alat untuk membuat sebuah video ataupun foto. Perkembangan drone di Indonesia sendiri cukup pesat. Hal ini dipicu oleh semakin berkembangan teknologi gadget ataupun smartphone sebagai salah satu alat yang dapat digunakan untuk mengoperasikan drone.

Seiring dengan perkembangan teknologi, jenis drone bukan hanya satu saja. Jenis drone ini dibedakan berdasarkan fungsi dan kegunaannya. Maka tak heran jika jenis dari drone ini bermacam-macam dan bervariasi. Hal ini dikarenakan fungsi penggunaan dari drone pun sangat beragam. Berikut ini adalah 5 Jenis Drone Dan Fungsinya Yang Wajib Kamu Tau!.

  1. Drone Militer

 

Jasa Video eps-production.com

Sesuai dengan namanya, fungsi drone adalah untuk kepentingan bidang militer. Jenis drone yang populer pada drone militer ini ialah UAV Predator dan juga Reaper. Indonesia pun memiliki drone militer, seperti Puna Wulung, Puna Pelatuk, Puna Sriti, Puna Gagak serta Puna Alap-alap.

  1. Drone Konsumer

Jenis dari drone konsumer ini sering digunakan sebagai hobi para pengguna ataupun bisa dijadikan untuk pembuatan sebuah video maupun fotografi. Karena fungsinya yang sering digunakan untuk memenuhi hobi, maka drone ini pun dilengkapi dengan kamera yang memiliki resolusi tinggi. Beberapa drone yang biasa digunakan sebagai drone konsumer ialah DJI Mavic Pro, GoPro Karma serta DJI Phantom.

  1. Drone Mainan

Jasa Video eps-production.com

Fungsi dari drone ini adalah hanya digunakan sebagai mainan saja. Selain itu, untuk drone mainan ini biasnya tidak memiliki kamera. Akan tetapi jika drone ini memiliki kamera pada bagian bawahnya, maka kamera yang digunakan pun bukan kamera dengan kualitas resolusi yang tinggi. Drone ini pun sering digunakan bagi para pilot pemula.

  1. Drone Profesional

Jasa Video eps-production.com

Sama seperti drone konsumer, drone ini pun biasa digunakan sebagai alat untuk produksi sebuah video ataupun project. Sehingga kamera yang dimiliki pada drone ini tentu saja lebih baik daripada drone konsumer. Drone ini pun termasuk dalam jenis quadcopter atau drone yang memiliki 4 baling-baling. Salah satu drone profesional yang sering digunakan ialah DJI Inspire series, baik itu Inspire 1, Inspire 1 Pro atau Raw, serta Inspire 2.

  1. Drone Industrial

Jasa Video eps-production.com

Drone jenis ini merupakan tingkat lanjutan dari drone profesional. Karena merupakan jenis drone lanjutan maka baling-baling yang dimiliki pun cukup banyak atau biasa disebut sebagai konfigurasi multirotor. Drone jenis ini pun sering digunakan untuk industri film besar ataupun bisa digunakan pada bidang pertanian. Drone yang digunakan pada bidang pertanian bukan untuk merekam lahan pertanian yang ada loh, melainkan untuk membantu menyemprotkan pestisida ataupun pupuk. Contoh drone yang biasa digunakan sebagai drone industrial ialah Yamaha Rmax, DJI MG1, Alta 8 Pro serta DJI Matrice 600.

Saat ini pun banyak drone yang dimodifikasi khusus sebagai pengantar barang. Kamu bisa mengantar kan barang dengan berat tertunu menggunakan drone yang sudah dimodifikasi khusus.

Baca Juga:

Kamu Ingin Jadi Aktor Film Profesional?, Yuk Kuasai 4 Dasar Ini

Drone & Sinematografi

Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Membuat Video Company Profile

8 Perbedaan Lensa Photo Dan Lensa Cinema

Read More

Kamu Ingin Jadi Aktor Film Profesional?, Yuk Kuasai 4 Dasar Ini..

Pasti ada beberapa dari kamu yang pengen jadi aktor terus pernah nanya, apa sih yang dibutuhkan untuk jadi seorang aktor? Modal dasar apa aja sih yang harus dipersiapkan seseorang yang pengen jadi aktor? Modal? Emangnya aktor ini bisnis buka toko? Ada modal segala? Tentu saja! Tapi bukan modal uang seperti yang dibutuhkan dalam bisnis ya. Definisi modal disini artinya semua barang atau induk yang ada pada perusahaan dan punya fungsi produktif untuk bisa menghasilkan sesuatu. Nah, modal dasar dalam dunia keaktoran juga kurang lebih sama. Ia adalah “barang” yang punya “fungsi produktif” agar bisa “menghasilkan sesuatu”. Modal Dasar Seorang Aktor Film secara garis besar adalah sesuatu yang dimiliki oleh aktor, atau wajib dipunya oleh aktor untuk menghasilkan “sesuatu” dimana kalau dalam dunia keaktoran berarti menghasilkan tokoh atau menciptakan tokoh. Bukan hanya sekedar menciptakan saja, tapi menciptakan dengan baik dan hasil yang bagus.

Jasa Video eps-production.com

Terus apa aja modal dasar seorang aktor? Apakah uang juga termasuk salah satunya? Atau niat yang kuat juga modal dasar menjadi aktor? Berikut ini adalah 4 Dasar Yang Bisa Membuat Kamu Jadi Aktor Film Profesional.

  1. Tubuh

Jasa Video eps-production.com

Salah satu modal dasar aktor yang pertama dan utama adalah tubuhnya! Jelas! Kalau nggak ada tubuh, gimana mau bisa menciptakan, kan? Tapi bukan berhenti disitu pengertian tubuh sebagai modal dasar aktor. Tubuh dalam modal dasar seorang aktor artinya adalah semua perangkat fisik yang dimiliki oleh aktor. Bukan cuma perangkatnya, tapi yang paling penting adalah kemampuan dari perangkat tersebut. Karena kalau kita bicara tubuh lalu bicara soal perangkat, maka kasian teman-teman yang kehilangan anggota tubuhnya dan punya mimpi jadi aktor. Dengan pemahaman yang terhenti pada tubuh adalah perangkat fisik, maka bagi yang tidak punya tangan, tidak punya kaki, atau memiliki kekurangan lain, seolah-olah jadi tidak bisa menjadi aktor. Karena itu, tubuh disini fokusnya tidak berhenti pada wujud perangkat yang dipunya tapi pada kemampuan. Jadi, perlu digaris bawahi bahwa untuk siapapun yang ingin jadi aktor dan bagaimana pun kondisimu, kalian tetap bisa jadi aktor.

Kembali soal tubuh, seperti apa tubuh yang harus dimiliki seorang aktor? Apakah tubuh yang sixpack, proporsional? Atau semacamnya? Jawabannya tidak! Stanislavski dalam bukunya Membangun Tokoh mengatakan bahwa;

“Satu-satunya tugas saya adalah memperingatkan kalian bahwa hasil binaraga yang berlebihan semacam itu biasanya tidak pas untuk digunakan dalam teater. Kita membutuhkan tubuh yang kuat, bertenaga besar, berkembang dalam proporsi yang baik, bagus bangunnya, tapi tanpa keberlebihan yang tidak wajar.” (Membangun Tokoh, 2008, 44)

Dalam kutipan itu Stanislavski sudah mengatakan bahwa tidak penting tubuh yang sixpack atau seperti binaraga. Justru yang terpenting dari tubuh seorang aktor itu adalah kekuatannya atau staminanya, tenaga atau power yang dimilikinya, kokoh, dan lentur atau fleksibel.

Punya kekuatan; kalian sudah paham pasti ya, artinya tubuh harus punya stamina yang baik. Power atau tenaga, artinya tubuh punya power, punya kekuatan, seperti kemampuan mengangkat berat sekian kilo dan hal semacamnya. Kokoh artinya tidak klemar-klemer. Tubuhnya “menancap” dengan baik dan kuat di tempat ia berdiri. Lalu yang terakhir adalah fleksibel atau lentur. Apa yang dimaksud dengan tubuh yang lentur atau fleksibel ini? Fleksibel berarti tubuh siap untuk dibentuk seperti apapun. Ia siap menempuh berbagai macam bentuk tubuh, mau bungkuk, membusung, ngesot, headstand, handstand sepanjang pertunjukan atau film, dan kelenturan yang lainnya. Fleksibel juga berarti banyaknya kosa gerak yang dimiliki oleh seorang aktor. Karena lagi-lagi tubuh adalah modal, maka semakin banyak dan berkualitas modal yang dimiliki, maka semakin siap aktor untuk masuk ke tokoh apapun dan menciptakan tokoh apapun dengan kualitas yang baik.

Contoh kecil begini; kamu mendapatkan peran di sebuah film dimana tokohmu harus membungkuk selama film tersebut. Pertama, kalau kamu tidak punya pengalaman tubuh membungkuk, maka bentuk tubuh bungkukmu akan aneh, itu kenapa Kosa Gerak jadi penting. Selanjutnya soal stamina. Kalau misalnya tubuhmu tidak punya stamina yang baik, bisa jadi bentuk bungkukmu itu tidak akan konsisten karena kelelahan. Lalu soal power, gimana kalau di tengah adegan, kamu harus mengangkat batu besar tapi tetap dalam kondisi bungkuk? Kalau kamu tidak memiliki tubuh yang kuat, maka kamu akan kesulitan mengangkat dalam bentuk tubuh bungkuk yang notabene bentuk tubuh itu bukan bentuk tubuh normalmu. Lebih buruk lagi, kamu bisa kesleo, lalu menghambat proses shooting, dan merugikan banyak orang. Soal power juga, setidaknya kamu bisa meyakinkan penonton bahwa bentuk bungkuk itu adalah memang milikmu. Bukan asal pasang dan asal memunculkan bentuk saja sehingga artifisial.

Ada banyak latihan yang bisa kamu lakukan untuk mempersiapkan modal tubuhmu ini. Mulai dari bela diri, tari, olah raga, dan kegiatan apapun yang berhubungan dengan tubuh. Suyatna Anirun di buku Menjadi Aktor bilang kalau;

“Latihan-latihan tubuh dimaksudkan supaya aktor memiliki fisik yang prima dan sehat karena kesehatan adalah syarat utama bagi seorang aktor sebelum mencipta peran. Latihan olah tubuh adalah suatu proses pemerdekaan.” (Suyatna Anirun, Menjadi Aktor, 1998, 154)

Jadi kalau kamu keberatan berlatih karena takut capek dan berpikir tubuhmu sudah cukup kuat, maka pikirkan saja soal kesehatan. Latihan tubuh, seperti yang dibilang Suyatna juga punya tujuan agar kamu jadi lebih sehat. Selain itu, yang perlu digaris bawahi dari pernyataan Suyatna adalah bahwa latihan tubuh adalah proses pemerdekaan. Dimana kata-kata ini selaras dengan apa yang dikatakan Yoshi Oida dan Lorna Marshall di buku mereka yang berjudul Ruang Tubuh Aktor;

“Bekerja dengan tubuh bukanlah sesuatu yang aktor kerjakan dengan mudah untuk kesehatan, atau memperbaiki pertunjukan mereka. jika kamu terbiasa mengeksplorasi tubuh dengan teratur maka tubuh menjadi sangat bebas dan terbuka, mentalmu juga berproses menjadi lentur. Lagipula, kehidupan perasaan akan menjadi lebih kaya” (Yoshi Oida, Lorna Marshall, Ruang Tubuh Aktor, 2012, 102)

Ketika kamu terbiasa mengeksplorasi tubuh maka tubuhmu jadi lebih bebas dan terbuka. Bahkan berefek pada mental dan juga perasaanmu. So, tubuh adalah modal dasar aktor yang wajib kamu persiapkan sebaik mungkin.

  1. Suara

Jasa Video eps-production.com

Modal dasar aktor yang kedua adalah suara. Suara juga jadi modal yang sangat penting untuk aktor. Suara ini capaiannya kurang lebih sama dengan tubuh. Ia harus memiliki fleksibilitas, power, dan stamina yang baik. Lalu apakah modal suara yang baik dan fleksibel itu artinya bisa menyanyi? Tidak juga. Menyanyi juga jadi modal suara yang penting, tapi tidak berhenti pada “Modal Suara yang bagus adalah bisa menyanyi”. Modal suara yang bagus adalah juga stamina, kekuatan, dan fleksibilitas seperti yang sudah disebutkan di atas. Stamina artinya suaramu setidaknya tidak mudah habis. Kekuatan artinya kamu bisa menjangkau penonton paling belakang, jika ini di panggung teater, agar suaramu bisa terdengar sampai tempat duduk paling belakang. Sementara Fleksibilitas artinya adalah kemampuan untuk menyanyi, kemampuan untuk merubah suara ke warna suara apapun, penguasaan intonasi, artikulasi, dan yang berhubungan dengan suara. Lalu, lagi-lagi bertanya, apakah bisa menyanyi itu sudah cukup. Tidak juga.

Stanislavski mengatakan bahwa;

“Suara yang sudah bagus dan alami pun masih perlu dikembangkan bukan hanya untuk bernyanyi, melainkan juga untuk berbicara.” (Stanislavski, Membangun Tokoh, 2008, 116)

Bahkan ketika kamu sudah memiliki suara yang bagus, kamu tetap harus mengembangkannya. Bukan hanya untuk bernyanyi, tapi yang paling penting adalah untuk berbicara.

Lalu soal fleksibilitas yang lain, seperti kemampuan merubah suara. Apa yang harus dilakukan untuk bisa mengubah suara? Kami kutip Stanislavski lagi ya, semoga kalian nggak bosan karena memang buku itu yang paling komprehensif mengenai keaktoran.

“Tentu suara kalian harus ‘jadi’ dan terlatih jika kalian ingin mengubah-ubahnya” (Stanislavski, Membangun Tokoh, 2008, 5)

Kalau menurut Stanislavski, kamu harus memiliki suara yang sudah “jadi”. Jadi disini artinya kamu sudah memiliki stamina suara yang bagus, power suara yang bagus, dan mengenali warna suaramu sendiri. Jadi ketika kamu ingin merubahnya, dengan modal stamina dan power suara yang bagus serta pengetahuan atas suaramu sendiri, kamu sudah bisa merubahnya. Setidaknya kamu sudah tahu bagaimana warna suaramu. Sehingga ketika berubah ke warna suara lain, akan lebih mudah tahu kalau ini sudah berubah atau belum. Di luar itu, aktor juga harus punya daya analisis yang baik untuk bisa tahu warna suara yang mau ia mainkan cirinya dimana, pergerakan otot kerongkongannya di sebelah mana, pengucapan huruf konsonannya dimana, dan lain sebagainya. Semakin tahu dengan detail, maka semakin mudah merubah suara.

  1. Rasa

Jasa Video eps-production.com

Rasa, atau emosi, juga merupakan modal dasar yang wajib dimiliki seorang aktor. Bagaimana emosi atau rasa bisa dikatakan sebagai modal dasar aktor? Karena aktor pasti akan memainkan emosi tokoh. Ia harus bisa merasakan emosi tokoh dan juga lawan mainnya. Bahkan ia juga harus bisa merasakan emosi peristiwa. Maka kemampuan untuk memainkan emosi atau menguasai emosi sangat penting bagi seorang aktor. Rasa atau emosi ini sama seperti tubuh dan suara. Ia juga harus punya fleksibilitas.

Apakah fleksibilitas artinya bisa menangis, marah, dan ketawa dengan mudah? Bisa jadi begitu, tapi tidak berhenti disitu. Emosi yang baik juga tentang seberapa peka seorang aktor bisa merasakan emosi tokoh, lalu mengejawantahkan emosi tersebut dan menyampaikannya dengan baik pada penonton. Jika kamu tidak memiliki penguasaan emosi yang baik, kamu akan kesulitan merasakan emosi tokoh, bahkan kamu tidak akan bisa menyampaikan emosi tokoh pada penonton. Jadi, emosi atau rasa juga harus dipersiapkan dengan baik sebagai modal dasar seorang aktor.

Stanislavski mengatakan dalam buku My Life in Art bahwa;

“Setiap aktor mestilah melatih sukmanya agar selalu siap sedia kapan pun dibutuhkan ketika ia bermain.” (Stanislavski, My Life in Art, 2006, 124)

Dari kutipan itu, kita bisa tahu bahwa emosi, rasa, jiwa, atau bahasa lainnya sukma, harus selalu dilatih. Tujuannya jelas, agar ia selalu siap kapanpun dibutuhkan. Lalu apa saja bentuk latihannya? Ada banyak sekali bentuk latihan emosi. Mulai dari meditasi, menyadari setiap emosi yang kalian alami secara personal lalu mencatatkan dan mengingat emosi tersebut dan lain sebagainya.

  1. Pikiran

Jasa Video eps-production.com

Pikiran juga menjadi modal dasar seorang aktor yang wajib dimiliki. Kalau soal pikiran ini lebih kepada seberapa luas wawasan yang dimiliki. Tentang apa? Tentang apapun! Pengetahuan, apapun jenis dan namanya sangat penting untuk seorang aktor. Misalnya ekonomi. Pengetahuan tentang ekonomi jadi penting ketika kamu memainkan seorang tokoh ahli ekonomi, mahasiswa ekonomi, atau yang berhubungan dengan ilmu ekonomi. Begitu juga dengan pengetahuan yang lain. Selain soal luasnya wawasan, modal pikiran juga penting untuk menganalisis tokoh yang kamu mainkan. Semakin banyak pisau bedah yang kamu miliki untuk menganalisis tokoh, semakin detail kamu mengetahui tokoh. Hasilnya, ciptaanmu terhadap tokoh itu akan jadi semakin bagus dan detail juga.

Kalau misalnya kamu memiliki pikiran yang bagus, daya analisis yang detail, suara, tubuh, dan emosi yang siap, maka kamu bisa menciptakan tokoh dengan baik. Lalu apa latihannya? Kalau pikiran latihannya ya belajar. Membaca buku, membaca orang, melihat orang, mempelajari banyak orang, menonton film, menyadari hidup yang kamu jalani sendiri, itu semua bisa menjadi latihan pikiran yang sangat baik untuk seorang aktor.

Itu tadi 4 Dasar Yang Wajib Kamu Ketahui Jika Ingin Menjadi Aktor Film. Aktor itu harus seperti pistol yang terkokang. Ia siap menembakkan pelurunya kapan pun dibutuhkan. Jadi, kalau kalian ingin jadi aktor, latihlah terus 4 hal dasar tersebut. Semakin kamu sering melatihnya, semakin bagus permainanmu.

Lalu kapan berhenti berlatih? Tidak pernah! Aktor adalah observer seumur hidup. Selama kamu masih memutuskan ada dalam dunia keaktoran, maka setidaknya selama itu juga kamu harus melatih semua perangkat yang kamu punya. Gimana? Siap jadi aktor?

Baca Juga:

8 Perbedaan Lensa Photo Dan Lensa Cinema Yang Wajib Kamu Ketahui!

Mengapa Survey Lokasi (recce) Itu Penting Dilakukan Sebelum Shooting?

4 Peran Penting Storyboard Dalam Video

Jasa Video Company Profile | EPS PRODUCTION

Read More

Perbedaan Antara Sensor Full Frame dan Super 35?

Little Richard pernah berkata, “It’s not the size of the ship; it’s the size of the waves.” Penting untuk kita memahami perbedaan ukuran sensor kamera di tengah teknologi kamera yang sangat berkembang saat ini. Ini akan sangat menentukan tampilan yang ingin kamu ambil nantinya sebagai sinematografer.

Jasa Video eps-production.com

 

Produsen kamera terus mengembangkan kiprahnya diseputar kemajuan teknologi dan strategi pemasaran mereka. Mereka memadukan gambar diam dan kamera video, menambahkan megapiksel, 4K, 6K, 8K, rentang yang lebih dinamis, dudukan lensa baru, ukuran sensor yang lebih besar, dan memutar berbagai hal menjadi terminologi yang agak membingungkan dan seringkali menyesatkan.

Untungnya, Media Division telah mengumpulkan penjelasan hebat tentang ukuran sensor gambar (1/3 ″ ke IMAX), mulai dari sejarahnya dan sampai bagaimana pengaruhnya terhadap kualitas, komposisi, dan persepsi gambar yang akan Anda ambil.

kali ini kita akan fokus pada perbedaan antara Super 35mm dan Full Frame, tetapi tidak ada salahnya untuk menonton penjelasan dari media division tentang perbandingan dari setiap ukuran sensor di bawah ini.

Penting untuk diperhatikan bahwa ukuran sensor hampir tidak ada hubungannya dengan resolusi – itu adalah topik yang lain. Namun, sensor yang besar memungkinkan pitch piksel yang lebih besar (reseptor lebih besar) yang dapat menghasilkan gambar yang lebih bersih dengan kemampuan Low-Light yang lebih baik.

  • Super 35mm

– Crop Factor: 1.4-1.6x

– Approximate Sensor Size: 24x14mm

– Decent Depth-of-Field

– Adequate Dynamic Range

– Good Low-Light Capabilities

Sensor digital Super 35 (S35) adalah keluarga dengan berbagai ukuran dan terkadang kita dibuat bingung dengan sensor APS-C di DSLR. Setiap pabrikan membuat kamera mereka dengan ukuran sensor yang sedikit berbeda tetapi mereka tetap menyebutnya Super 35.

Misalnya, ARRI Alexa memiliki sensor berukuran 4: 3, 23,8 x 17,8mm. Canon C200 menggunakan sensor 16: 9 pada 24,6 x 13,8 mm. Panasonic memberi EVA-1 sensor 4: 3 pada 24,89 x 18,66 mm. Blackmagic dengan 23,1 x 12,99 mm di BMPCC 6K. Semua ini dipasarkan sebagai Super 35, tetapi jika Anda memasang lensa yang sama pada masing-masing kamera ini, Anda akan mendapatkan sedikit variasi dalam image crop.

Dan seperti yang Anda lihat, sebenarnya tidak ada 35mm di situ.

Istilah ‘Super 35’ berasal dari kamera film 35mm. Secara khusus, Super 35 mengacu pada metode pemanfaatan ruang pada film 35mm yang biasanya disediakan untuk trek audio optik untuk menangkap gambar yang lebih besar. Ini telah ada dengan satu cara atau lainnya sejak 1950an dan juga telah melalui sejumlah terminologi, dan juga perubahan ukuran.

Saat ini, kami umumnya menerima Super 35 yang berarti gambar memiliki faktor krop 1,4-1,6x dari pencitraan Bingkai Penuh.

  • Full Frame

– Crop Factor: 1x

– Approximate Sensor Size: 36x24mm

– Outstanding Depth-of-Field

– Excellent Dynamic Range

– Superior Low-Light Capabilities

Full Frame (umumnya 36 x 24mm tetapi bervariasi, sekali lagi, dari pabrikan dan bahkan model kamera) menemukan asalnya dari kamera diam 35mm yang baru mulai masuk ke dunia video / film dengan penambahan fitur video di Canon 5D Mark II (sekitar 2008). Sekarang ada banyak sekali penawaran kamera DSLR Full Frame dengan fitur video yang memotret gambar-gambar indah, dan pasar kamera kelas atas mengikuti, men-dubbing sensor besar ini dengan Format Besar atau LF.

Ini adalah cerita yang sama dengan LF juga – ini adalah istilah pemasaran dan ada beberapa kamera di luar sana dengan sensor berukuran sedikit berbeda dan lebih banyak lagi yang diberi nama LF.

Jika Anda memasang lensa yang sama ke kamera dengan sensor Full Frame vs satu dengan sensor Super 35, kamera Super 35 akan memberi Anda gambar yang ~ 1,5x diperbesar secara optik. Lensa panjang fokus 24mm akan memiliki kesetaraan 36mm. Panjang fokus 35mm menjadi 52,5mm. Lensa nifty-lima puluh (50mm) kesayangan itu sekarang menjadi lensa 75mm, dan seterusnya.

Tetapi ini tidak hanya berarti Anda harus melangkah lebih jauh dan lebih jauh ke belakang saat menyusun komposisi pengambilan gambar. Full Frame memiliki tampilan dan nuansa yang sangat berbeda dari Super 35, dan Anda dapat melihat perbedaannya dalam rekaman Anda.

Jasa Video eps-production.com

Full Frame terlihat lebih akrab bagi kita karena secara optik lebih mirip dengan bagaimana mata kita melihat dan kita memproses gambar-gambar itu dalam pikiran kita. Ada kedalaman fokus yang lebih dangkal (hal-hal yang lebih buram di latar belakang, juga disebut bokeh), dan itu memungkinkan kita untuk fokus pada (secara harfiah mengisolasi) orang atau objek yang kita ingin agar diperhatikan oleh audiens kita dalam Frame kita. Kamera bisa lebih dekat ke subjek, memberikan kesan yang lebih intim pada gambar yang dihasilkan. Gambar lebih bersih, sering kali menawarkan eksposur yang lebih baik dalam situasi cahaya redup, dan rentang dinamis yang lebih tinggi.

Super 35 secara klasik lebih kita kenal sebagai format sinematik, gambar yang dihasilkan seperti yang biasa kita lihat di teater. Itu tidak memiliki depth-of-field yang dangkal, dan itu membuatnya lebih mudah untuk fokus saat merekam. Lebih banyak objek berada dalam fokus dan pemirsa mendapatkan gambaran yang lebih jelas dari Frame yang lebih besar. Tetapi ada juga lebih banyak distorsi optik yang terlihat pada lensa lebar seperti chromatic aberration dan barrel distorsi karena Anda harus menggunakan lensa yang lebih lebar yang di-crop untuk mendapatkan framing yang sama.

Terakhir, Anda harus memilih ukuran sensor untuk tampilan yang ingin Anda ambil, dan jenis proyek yang akan Anda rekam. Seiring bertambahnya ukuran sensor, lensa dan peralatan yang dibutuhkan cenderung membesar juga. Jika Anda merekam film naratif bernaskah yang mungkin tidak menjadi masalah, tetapi jika Anda membuat film dokumenter run-and-gun, perlengkapan yang lebih kecil dan lebih ringan akan membuat segalanya lebih mudah.

Bagaimana menurut kamu apakah kamu lebih suka sensor full-frame atau super 35? Bisa kah kamu membedakannya?

Baca Juga:

Mengapa Survey Lokasi (recce) Itu Penting Dilakukan Sebelum Shooting?

10 Alat Ini Dapat Membuat Film Pendek Kamu Lebih Berkualitas loh! Yuk Simak Penjelasannya.

8 Perbedaan Lensa Photo Dan Lensa Cinema Yang Wajib Kamu Ketahui!

4 Peran Penting Storyboard Dalam Video

Jasa Video Company Profile | EPS PRODUCTION

Read More

3 Tahap Membuat Animasi 3D Yang Wajib Kamu Ketahui.

Tahap Dasar Pembuatan Animasi 3D

animasi 3D adalah suatu objek animasi yang terdapat dalam ruang 3D. Animasi ini tidak hanya memiliki tinggi dan lebar, melainkan juga memiliki volume atau kedalaman (height, widht, depth). Objek animasi bisa berputar dan bergerak layaknya objek aslinya. Tampilannya seolah-olah nyata dan hidup. Membuat animasi 3D tidaklah mudah, ada beberapa tahap yang harus dilalui. Berikut adalah 3 Tahap Membuat Animasi 3D Yang Wajib Kamu Ketahui, yaitu:

  1. Modeling

Jasa Video eps-production.com

Tahap pertama untuk perbuatan animasi 3D adalah modeling 3D. Pada tahap ini ada dua jenis yang harus dilalui. Kedua proses itu adalah:

  • Solid

Jasa Video eps-production.com

Solid merupakan model yang mencirikan volume objek yang akan ditampilkan. Pembuatannya lebih dikarenakan model ini terlihat lebih asli. Model ini sering dipakai untuk simulasi-simulasi medis, seperti aplikasi visual ray tracking, CAD, dan juga kontruksi geometri solid.

  • Shell / Boundary

Shell / Boundary menggambarkan permukaan objek, misalnya batas objek. Bukan volume dari objek, misalnya cangkang yang sangat tipis. Jika dibandingkan dengan model solid, model Shell / Boundary ini lebih gampang untuk dikerjakan. Model ini paling sering digunakan dalam game dan juga film.

  1. Animation

Setelah melalui tahap pertama, tahap kedua pembuatan animasi 3D adalah animation. Pada tahap animation terdapat beberapa teknik yan digunakan, antara lain:

  • Traditional Animation

Film animasi pada abad ke-20 untuk proses pembuatannya sebagian besar menggunakan teknik traditional animation. Setiap frame pada film animasi tradisional adalah foto dari gambar. Gambar tersebut terlebih dahulu digambar di kertas. Untuk menghadirkan ilusi gerakan, dari masing-masing gambar dibuat sedikit berbeda dengan gambar yang sebelumnya.

  • Full Animation

Proses produksi sebuah film animasi tradisional yang memiliki kualitas tinggi, semua diatur menggunakan gambar yang sangat detail dan juga dibarengi dengan gerakan yang sesuai. Pembuatan film animasi penuh dapat menggunakan berbagai cara. Mulai dari animasi yang realistis sampai yang mengarah ke kartun.

  • Limited Animation

Teknik ini menggunakan detail yang masih kurang rinci, tapi gambarnya lumayan stylist dan memakai metode perpindahan. Penggunaan teknik ini sudah menghasilkan animasi dengan biaya efektif untuk media. Contoh yang menggunakan teknik ini adalah televisi dan internet.

  • Rotoscoping

Teknik rotoscoping adalah teknik dimana animator melacak gerakan live action, frame demi frame. Sumber film bisa secara langsung digandakan dari aktor ke gambar animasi.

  • Live-action/animation

Pada teknik ini yang dilakukan adalah menggabungkan karakter yang telah digambar menjadi sebuah film animasi. Kemudian difilmkan kembali, namun dengan karakter manusia asli serta background nyata.

  1. Rendering

Proses akhir dari pembuatan animasi secara keseluruhan adalah rendering. Semua data yang sudah dimasukkan dalam proses modeling dan animation akan diterjemaahkan dalam sebuah bentuk output.

Sesudah membaca artikel diatas admin harap dapat membantu kalian untuk lebih tau tentang tahap-tahap dalam membuat animasi 3d. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kalian.. seee yaaa

Baca Juga:

4 Alasan Penting Dan Manfaat Memiliki Video Company Profile

10 Alat Ini Dapat Membuat Film Pendek Kamu Lebih Berkualitas loh! Yuk Simak Penjelasannya.

Yuk Kenali Dasar-dasar Tentang Animasi 3D

Read More

Yuk Kenali Dasar-dasar Tentang Animasi 3D

Animasi 3D merupakan perkembangan dari animasi 2D. Bisa juga dibilang adanya animasi 3D ini dampak dari perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Animasi 3D adalah suatu objek animasi yang terdapat dalam ruang 3D. Animasi ini tidak hanya memiliki tinggi dan lebar, melainkan juga memiliki volume atau kedalaman (height, widht, depth). Objek animasi bisa berputar dan bergerak layaknya objek aslinya. Tampilannya seolah-olah nyata dan hidup.

Jasa Video eps-production

Jenis animasi ini tidak beda jauh dengan animasi 2D. Dalam proses pembuatannya pun tetap harus memperhatikan 12 prinsip animasi. Karena itulah yang menjadi penentu hasil akhir dari karya animasi yang dibuat.

Konsep Animasi 3D

Bicara soal konsep, memang apa sih konsep dasar terciptanya animasi 3D?

Animasi 3D tercipta karena adanya keinginan manusia untuk membuat gambar seolah-olah hidup dan dapat bergerak sebagai bentuk pengungkapan dari mereka. Hal ini dikuatkan dengan hasil dari penelitian bahwa manusia lebih cepat merespon gambar daripada sederetan tulisan.

Gambar memiliki ragam makna, melalui gambar orang dapat menyampaikan banyak cerita. Mulalui gambar juga, orang dapat mengambil sebuah makna yang terkandung dalam gambar tersebut. Tentunya dengan pendapat yang berbeda-beda tergantung dari sudut pandang masing-masing orang itu.

Hal ini juga berlaku pada animasi. Animasi merupakan serangkaian gambar yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk rangkaian gerak sekuensial. Pesan yang terkandung dalam animasi tersebut bergantung pada imajinasi seseorang yang melihatnya.

Karakteristik Objek Animasi 3D

Dalam ilmu komputer, objek 3 dimensi merupakan teknik grafik yang dipaparkan dalam bentuk objek yang memiliki koordinat X, Y, dan Z. Jadi, setiap objek yang dihasilkan dari aplikasi 3D mempunyai dimensi dengan koordinat X, Y, dan Z.

Objek 3D tersusun atas sekumpulan titik-titik yang memiliki koordinat pada sumbu X, Y dan Z yang membentuk sebuah bidang (face) yang selanjutnya digabungkan menjadi satu kesatuan. Ada beberapa elemen pembentuk objek 3D yang disebut dengan sub-objek.

Apa saja elemen sub-objek itu?

Jasa Video Animasi_eps-production

Berikut beberapa elemen pembentuk objek 3D, antara lain:

  1. Vertex

Vertex adalaha elemen objek animasi 3D berupa sebuah titik yang terletak pada koordinat X. Y, dan Z. Jika dua vertex digabung menjadi satu akan membentuk edge. Vertex merupakan elemen objek 3D yang paling dasar.

Untuk mengganti atau memanipulasi posisi vertex dapat dilakukan dengan mengganti nilai kordinat X. Y, dan Z pada vertex tersebut. Berikut contoh vertex pada kubus yang ditandai dengan titik merah.

  1. Edge

Edge adalah pertemuan setidaknya ada dua vertex. Berikut contoh edge yang bergaris merah.

  1. Face

Face adalah gabungan dari 3 titik atau lebih yang tertutup membentuk luasan tertentu. Ada juga yang mengatakan bahwa face adalah bidang permukaan berupa kurva tertutup yang minimal terbentuk dari tiga vertex atau edge (memiliki 3 rusuk atau lebih).

Baca Juga :

10 Alat Ini Dapat Membuat Film Pendek Kamu Lebih Berkualitas loh! Yuk Simak Penjelasannya.

8 Perbedaan Lensa Photo Dan Lensa Cinema Yang Wajib Kamu Ketahui

4 Alasan Penting Dan Manfaat Memiliki Video Company Profile

 

Read More

8 Perbedaan Lensa Photo Dan Lensa Cinema Yang Wajib Kamu Ketahui!

Lensa merupakan salah satu instrumen penting yang menjadi kunci untuk menghasilkan video dan foto yang berkualitas. Saking pentingnya, lensa dibuat menyesuaikan kebutuhan penggunannya. Jadi kalau ingin membuat video yang berkualitas pastikan kamu memakai cinematic lens.

Jasa Video eps-production.com

Cine lens atau lensa sinematik adalah lensa yang dibuat dan didesain khusus untuk memenuhi kebutuhan para filmmaker. Maklum saja, karena kebutuhan mereka jauh berbeda dengan para fotografer yang dimana mereka merekam gerakan secara terus menerus dan dengan kualitas yang distandarkan untuk videografi. Dari segi bodi dan teknologinya pun melebihi lensa foto biasa, begitupun harganya xD.

Seperti apa sih cinematic lens ini, yuk simak penjelasan 8 Perbedaan Lensa Photo Dan Lensa Cinema Yang Wajib Kamu Ketahui dibawah ini?

Fitur dan Karakter Cine Lens

  1. Desain Profesional
    Jasa Video eps-production.com
    Dari segi desain, cine lens sangat memuaskan dengan tampilannya yang compact. Kesan profesional didapat dari eksterior lensa yang dilengkapi penanda, adjustment rings manual untuk aperture, zoom dan focus. Selain cantik dilihat, desainnya dibuat khusus untuk mengatasi masalah yang biasanya ditemui fotografer saat memotret dengan lensa still.
  2. Bodi kokoh, Ukuran dan Berat Lensa

Jasa Video eps-production.com

Lensa sinematik dibuat untuk pemakaian kelas berat, biasanya bodynya full metal yang tahan banting dibawa shooting ke kondisi yang paling ekstrim sekalipun, jadi lensa sinematik lebih besar dan berat dibanding lensa foto. Menariknya, cine lens sudah memiliki standar ukuran untuk diameternya. Jika diperhatikan, sebagian besar cine lens jauh lebih besar bagian depannya dibanding lensa still.

Alasan cine lens memiliki diameter yang sama adalah demi aksesoris yang bakal digunakan pada mereka. Semisal memakai ND filter untuk beberapa adegan kemudian mengganti lensa tanpa perlu repot-repot ganti filter juga. Jadi image yang dihasilkan bisa tetap sama karena tidak ganti filter.

Sedangkan berat yang sama artinya kamu dapat mengganti focal length berbeda dan tidak perlu re-balance stabilization system. Ring lebih besar (bagian depan) biasanya dilengkapi knop untuk fungsi-fungsi lain seperti jarak fokus dan aperture (ya, kebanyakan mengandalkan manual fokus supaya transisi fokus lebih smooth.

  1. Kontrol fokus akurat

Salah satu fitur terpenting cine lens adalah kemampunnya untuk menjaga fokus pada subyek yang bergerak atau dengan smooth mengganti fokus dari satu subyek ke lainnya, subyek yang bergerak dalam adegan film harus selalu fokus dengan merotasi focus ring secara perlahan sembari mengikuti subyek bergerak. Ini sulit dilakukan dengan lensa still tapi bisa apik pada lensa sinematik. Selain itu, cine lens memiliki focus ring dengan penanda yang jelas dan hard stop di awal hingga akhir sehingga memudahkan akurasi dan melakukan fokus dengan mulus meski tanpa focus system. Selain itu, focus ring di cine lens bisa diputar 270 derajat mulai dari minimum hingga jarak tak terhitung (infinity). Kemampuan fokus juga lebih steady, jadi tidak ada goyang-goyang halus (focus breathing) yang biasanya terjadi jika memakai lensa still.

Beberapa Cine lens juga memiliki parfocal lens yang mampu mengunci fokus pada subyek meski di-zoom in. Jika pakai lensa still, proses zoom in dan zoom out membutuhkan re-focus yang biasanya tidak akurat. Jadi dengan cine lens maka proses zoom in dan zoom out bisa smooth tanpa ganti fokus.

  1. Kontrol Light dan Aperture

Tidak seperti lensa lainnya, cine lens tidak sekedar soal mengontrol aperture.Cine lens memiliki ring iris dengan penanda T-stop (lawannya f-stop) yang memberikanmu pengukuran pasti soal jumlah cahaya yang memasuki lensa, dibanding seberapa lebar bukaan lensa.

Jasa Video eps-production.com

Lensa ini memiliki fitur kontrol manual exposure berpresisi tinggi dan memungkinkan menjaga exposure di setiap adegan, tak peduli kondisi cuaca dan paparan saat shooting, ring iris juga click-less, jadi kamu tidak akan terganggu saat adjusting aperture dan mengubah exposure.

  1. Kontrol Zoom Internal

Seperti lensa profesional pada umumnya, kamu bisa zoom in dan zoom out dengan memutar ring zoom di bodi cine lens. Enaknya lagi, panjang lensa tidak berubah saat diputar seperti lensa still. Jadi hanya jerohannya saja yang bekerja, kemampuan ini sangat menguntungkan untuk filmmaker karena camera rig mereka selalu berada dalam sistem stabilizer yang bakal repot jika focal length berubah-ubah panjangnya (alamat harus setting keseimbangan lagi).

Jasa Video eps-production.com

Zoom ring-nya pun dijamin selalu smooth dan memberikan transisi focal distance yang berbeda-beda dengan sama mulusnya.

  1. Kualitas Optik yang Luar Biasa

Kualitas optik sebuah lensa sangat bergantung pada kualitas kaca. Lensa foto premium biasanya terbuat dari kaca high-end dan begitu juga untuk lensa videografi, lensa sinematik mungkin terlihat sama saja dengan lensa still tapi akan baru terlihat perbedaannya saat dikondisi pencahayaan yang kurang baik.

Kaca pada cine lens memungkinkan kamu untuk mengambil gambar dalam kondisi pencahayaan yang buruk, misalnya di bawah sinar terik atau kontras tinggi. Meski mungkin ada sedikit perbedaan warna dan kontras pada merk yang berbeda namun lensa sinematik dari brand sama hasilnya cenderung konsisten. Selain itu cine lens menghasilkan kejataman yang rata hingga ke bagian pojok image dan mengurangi chromatic aberration, distorsi dan vignetting yang biasa terdapat pada video, poin lainnya yang bikin cine lens disukai adalah kemampuannya menghasilkan bokeh yang cantik dan flare cahaya yang indah.

Cine Lens vs Lensa lain

  1. Harga dan Value

Soal performa memang memukau, tapi soal harga benar-benar menguras kantong untuk memiliki cine lens. Kelas premium bisa mencapai harga USD 100.000 alias Rp 1,3 milyar. Tak heran kebanyakan filmmaker memilih menyewa lensa sinematik ini dari pada membelinya sendiri.

Tapi juga ada versi “murah” kok seperti lensa pseudo-cine dan lensa cine-mod. Itu sebenarnya lensa foto digital yang dimodifikasi sehingga memiliki fungsinya mirip cine lens dan bisa digunakan pada DSLR, mirrorless dan kamera compact dengan hasil yang cukup memuaskan.

  1. Ada Cine Lens yang murah nggak sih?

Jawaban singkatnya: tidak.

Namun dengan mengerti karakteristik lensa cinematic, Anda dapat mengerti hal-hal apa saja yang biasanya diperlukan oleh filmmaker (dalam hal ini tentang lensa) :

Yang pertama adalah penggunaan manual focus. Hal ini begitu penting, apalagi jika lensa Anda bisa memberikan manual focus yang smooth, maka bersyukurlah Anda. Lebih bersyukur lagi jika lensa tersebut memiliki gerigi pada ring fokusnya, memungkinkan Anda memasang aksesoris tambahan seperti follow focus.

Berikutnya adalah perihal kemudahan. Lensa cinematic rata-rata akan dipadukan dengan stabilizer atau gimbal, karena itulah lensa cinematic mempermudah filmmaker dengan cara :

  1. ukuran diameternya yang kebanyakan sama semua
  2. penggantian diafragma atau f secara manual melalui lensa.

Dengan begitu, Anda tidak perlu repot-repot melepas kamera dari gimbal hanya untuk penyesuaian-penyesuaian sederhana seperti ganti filter lensa atau merubah bukaan lensa.

Sekian info mengenai 8 Perbedaan Lensa Photo Dan Lensa Cinemat Yang Wajib Kamu Ketahui. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah ilmu baru untuk kamu, seee yaaa……

Baca Juga :

Mengapa Survey Lokasi (recce) Itu Penting Dalam Videography?

4 Peran Penting Storyboard Dalam Video

Apa Kamu Tau Jenis-Jenis Dari Filter Lensa Kamera dan Kegunaannya?

 

Read More

Mengapa Survey Lokasi (recce) Itu Penting Dilakukan Sebelum Shooting?

Apa itu recce (Survey Lokasi)? Kenapa recce (Survey Lokasi) penting dalam video?

jasa-video_eps-production

Ada banyak sekali tahapan dalam sebuah produksi film. Dimulai dari membuat ide menjadi cerita, lalu menuliskannya menjadi sebuah naskah. Setelah naskah selesai, kemudian tahap pengembangan (development) selesai dan baru dimulailah tahap praproduksi. Di sini para kru mulai melaksanakan tuganya, mulai dari penata kamera (director of photography), penata suara, penata artistik, produser pelaksana, dsb mulai bekerja. Ada satu tahapan penting dalam praproduksi yang sebaiknya mulai kamu terapkan diproduksimu berikutnya, yaitu recce.

Recce (dibaca reki) adalah suatu proses mengunjungi lokasi (Survey Lokasi). Setelah produser pelaksana / produser / manajer lokasi menemukan lokasi yang sesuai dengan kebutuhan cerita, dan telah disetujui oleh sutradara, maka para kru  lain yang memiliki kepentingan atau tanggung jawab saat pengambilan gambar akan datang mengunjungi lokasi tersebut. Biasanya kru-kru yang dibutuhkan hadir di recce adalah sutradara, produser pelaksana, manajer lokasi, penata kamera (DOP), penata artistik, dan penata suara.

Recce berguna untuk menentukan hal teknis di lapangan. Dari sisi kreatif tentu apa yang ditulis di naskah tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi di lapangan. Oleh karena itu tim kreatif perlu melakukan beberapa penyesuaian di lapangan agar cerita tetap dapat tersampaikan sesuai kebutuhan. Sementara dari tim manajemen, kedatangan di lokasi berguna untuk memperhatikan ha-hal teknis di lapangan seperti menentukan ruang ganti, ruang rias, kamar kecil, video village (monitor sutradara), dll. Berikut Alasan Mengapa Survey Lokasi (recce) Itu Penting Dilakukan Sebelum Shooting :

  • Sutradara – Menentukan Bloking & Penempatan Adegan

jasa-video_eps-production

Apa yang ditulis di naskah tidak 100% sama dengan kondisi di lapangan. Kepiawaian sutradara dibutuhkan di sini untuk bisa menerjemahkan naskah menjadi sebuah visual, walaupun kondisi di lapangan berbeda. Oleh karena itu, sutradara harus melakukan beberapa penyesuaian, antara lain membuat bloking pemeran & penempatan adegan. Seorang sutradara harus mampu mengorganisir kru lainnya untuk bisa memahami penyesuaian tersebut, sehingga cerita dapat di terjemahkan dan divisualisasiakan dengan baik.

  • Penata Kamera (DOP) – Menentukan Teknis Kamera & Lighting

jasa-video_eps-production

DOP melakukan koordinasi dengan sutradara seputar kondisi lapangan. Melihat kondisi lapangan, DOP bisa menyarankan hal-hal teknis kepada sutradara agar visi sutradara bisa diterjemahkan dengan baik. Setelah mendengar pendekatan yang diinginkan sutradara dan berdiskusi dengannya, DOP mulai menentukan hal teknis pengambilan gambar. Ia harus bisa menyesuaikan titik pengambilan gambar serta titik pencahayaan sesuai dengan kondisi lapangan.

  • Penata Suara – Memperhatikan Potensi Gangguan Suara

jasa-video-eps-production

Lokasi tidak selalu ideal untuk seorang penata suara. Lokasi yang sudah disetujui sutradara bisa saja terletak diantara pemukiman warga atau daerah industri yang riskan akan gangguan suara. Tentu ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi penata suara dan berpotensi menganggu jalannya syuting. Di sinilah peran recce sangat membantu, ketika recce penata suara dapat memprediksi potensi gangguan suara apa saja yang mungkin terjadi saat pengambilan gambar. Tidak hanya itu, penata suara juga bisa melihat sendiri kondisi ruang pengambilan gambar. Sehingga, ia bisa menentukan peralatan suara apa yang perlu ia bawa saat pengambilan gambar.

  • Penata Artistik – Menentukan Layout Set

jasa-video_eps-production

Sama seperti DOP, penata artistik berdiskusi dengan sutradara membahas visinya. Sutradara akan menceritakan visi dan pendekatan di setiap adegan serta nuansa seperti apa yang ia ingin bangun secara visual. Dari sana, penata artistik dapat menuangkannya ide sutradara melalui set yang ia akan bangun. Penata artistik akan menentukan layout set serta detail-detail property tambahan apa saja yang perlu ia bawa saat pengambilan gambar.

  •  Manajer Lokasi / Produser Pelaksana – Menentukan Layout Produksi

jasa-video_eps-production

Manajer lokasi punya tugas mengelola lokasi agar tetap aman terkendali. Untuk itu, salah satu tugas yang wajib ia lakukan adalah memastikan flow para kru saat syuting tidak terganggu oleh hal lain. Ia harus memastikan tidak ada gangguan-gangguan di sekitar lokasi yang berpotensi menganggu pengambilan gambar. Selain itu, layout (denah) produksi, mulai dari ruang ganti hingga kamar kecil harus dirancang dan dikuasai betul oleh manajer lokasi atau produser pelaksana, sehingga produksi dapat berlangsung lancar tanpa hambatan berarti.

Jadi jangan lupa untuk melakukan recce sebelum kamu syuting yah, Karena recce akan sangat membantu kamu untuk memprediksi gangguan dan menghindari kekacauan karena kurangnya persiapan saat hari pengambilan gambar.

semoga artikel ini dapat membantu kamu jadi lebih banyak tau, jangan lupa di share yahhh jika artikel ini bermanfaat. see yaa…

Baca Juga :

4 Peran Penting Storyboard Dalam Video

10 Rekomendasi Software Adobe Dari Kami eps-production Untuk kamu

Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Membuat Video Company Profile

4 Alasan Penting Dan Manfaat Memiliki Video Company Profile

Read More

4 Peran Penting Storyboard Dalam Video

Storyboard adalah bentuk visualisasi dari tiap adegan yang ada di dalam naskah cerita atau gambar yang disusun berurutan sesuai dengan naskah yang ditulis oleh penulis naskah.
Tujuan membuat Storyboard yaitu untuk memudahkan pembuat cerita untuk menyampaikan ide cerita kepada orang lain. kenapa?? Karena melalui gambar dan visualis, orang akan lebih mudah menangkap maksud dan tujuan sipembuat cerita sehingga menghasilkan persepsi yang sama pada ide cerita yang inbgin disampaikan. Storyboard juga dapat diartikan sebagai pedoman/pengingat pada saat pengambilan gambar maupun pada saat post produksi. Nah, berikut 4 Peran Penting Storyboard Dalam Video.
 
1. Melalui storyboard, akan sangat membantu kamu untuk menjelaskan visi dan alur dari videomu kepada  orang lain. Bentuk visualisasi yang sangat memudahkan untuk dipahami, karena dapat menunjukkan bagaimana persisnya videomu dan akan dipetakan seperti apa tampilannya nanti. Hal ini membuatnya lebih mudah bagi orang lain untuk memahami runtutan ide, konsep, dan adegannya.

2. Saat membuat storyboard, kamu menyiapkan rencana untuk produksi, termasuk semua foto yang dibutuhkan, urutannya, dan bagaimana bentuk visual berinteraksi dengan skrip. Jadi, storyboard berfungsi sebagai pemandu, tidak hanya pengembang, namun juga pengontrol kualitas keruntutan tiap adegannya.

 

3. Dalam kasus video yang kompleks, dibutuhkan banyak waktu dan anggaran untuk mengembangkan produk akhir. Storyboard sangat membantu kamu untuk membayangkan bentuk visual yang akan ditampilkan nantinya. dari hal itu kamu dapat memprediksi anggaran produksi yang akan dikeluarkan dalam visualisasi cerita yang kamu tulis, sesuai atau tidak.

4. Storyboard berperan pada pewaktuan “timing”, sequence, percobaan-percobaan dengan sudut pandang kamera, perpindahan dan kesinambungan “continuty” antar elemen-elemen pada sebuah frame Video. Oleh karena itu, storyboard sangat diperlukan untuk memudahkan para eksekutor dilapangan dan pemain/aktor dalam memahami alur ceritanya, bagaimana tiap adegannya, dan properti apa saja yang dibutuhkan pada saat pengerjaan dilapangan.

Storyboard pun menjadi elemen penting dalam pembuatan sebuah film. Ia tidak lagi dikerjakan dengan sembarangan, karena storyboard memerlukan seniman yang bisa menerjemahkan naskah ataupun visi sang sutradara dalam bentuk visual, sehingga harus dikerjakan semaksimal mungkin agar tidak terjadi kesalahan saat produksi dilapangan dan pada saat post produksi.

sekian penjelasaan kali ini tentang storyboard dari eps-production semoga kamu jadi lebih memahami tentang peran penting storyboard dalam sebuah video yahhh… see yaaa.

Baca Juga :

Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Membuat Video Company Profile

Peran Penting Video Marketing Atau Promosi Untuk Bisnismu…

9 Aplikasi Edit Video Terbaik di HP Android

Read More

Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Membuat Video Company Profile

Company profile atau profil perusahaan merupakan sebuah media atau alat yang bermanfaat untuk memberikan informasi atau gambaran secara lengkap mengenail detail perusahaan. Secara umum company profile memiliki peran sebagai alat marketing yang ditujukan untuk memperoleh klien atau pelanggan. Bisa dikatakan bahwa company profile memang wajib dimiliki oleh setiap perusahaan yang sedang beroperasi saat ini.

Di era digital seperti saat ini, pelaku bisnis wajib memiliki kreativitas lebih dalam memasarkan produk dan brand bisnisnya, ini bertujuan agar perusahaan dapat lebih efektif dalam penyampaian pesan dan maksud dari sebuah produk ataupun brand perusahaannya, sehingga perusahaan mampu unggul dan bertahan dipersaingan dunia bisnis yang ketat seperti saat ini. Video Company Profile hadir sebagai solusi kreatif akan permasalahan marketing yang kurang efektif dalam mempertahankan konsumen yang sudah ada maupun menggaet konsumen baru. Dengan menggunakan video company profile, promosi, presentasi maupun peluncuran produk terbaru jadi semakin menarik dan mencuri banyak perhatian khalayak ramai. Video Company profile yang mencuri perhatian berpeluang menghasilkan respon konsumen yang besar pula lhooo…

Jasa Video eps-production.com

Pembuatan sebuah video company profile adalah hal yang marak dilakukan belakangan ini. mengapa? Karena sudah ada banyak sekali yang menyadari akan pentingnya penggunaan dari video company profile tersebut. Namun, bagi kamu yang ingin membuatnya, maka sebaiknya kamu memperhatikan beberapa hal penting dalam pembuatan video company profile tersebut.

Mengapa? Karena jika kamu melawatkan salah satu point yang akan eps-production jelaskan maka video company profile kamu beresiko kehilangan beberapa fungsi utama yang seharusnya bisa didapatkan dari video company profile ini. Dengan kata lain, video tersebut tidak dapat menyapaikan maksud dan tujuannya secara tepat. Sangat merugikan bukan? Untuk itu eps-production ingin membagikan beberapa hal penting dalam pembuatan video company profile dibawah ini:

  1. Konsep Dasar

Jasa Video eps-production.com

Sebelum mengerjakan sebuah video, tentunya kita memerlukan sebuah konsep dasar. Konsep dasar ini adalah alasan dibalik pembuatan video tersebut. Apa yang mendasari kita untuk membuat sebuah video company profile?, Untuk mengenalkan sebuah perusahaan?, Untuk menarik minat para pelanggan?, atau agar sasaran marketing tercapai?.

Agar banyak orang yang mengetahui apa konsep, visi dan misi dari perusahaan tersebut? Tentunya pertanyaan-pertanyaan ini harus terjawab terlebih dahulu sebelum kita memutuskan untuk membuat sebuah video company profile. Jadi, konsep dasar dari video company profile ini haruslah tersusun dan terencana dengan baik dan rapi.

  1. Penyajian Isi Video

Hal penting selanjutnya adalah tentang penyajian dan penyampaian dari isi video tersebut. Apakah nantinya isi dari video tersebut akan disampaikan secara gamblang atau mungkin lebih kompleks?, Tidak jarang kita akan menemukan beberapa jenis video company profile yang menyajikan isi video dengan gambaran yang lebih berbeda, hal ini dilakukan perusahaan agar bisa membuat penonton lebih penasaran dan tertarik pada produk atau jasa yang akan ditawarkannya.

  1. Visual Yang Menarik

Jasa Video eps-production.com

Tidak hanya bergantung kepada konsep dasar dan isi dari video saja. Sebuah video company profile juga harus dibuat dan dikemas dengan visual yang paling menarik pula. Bagaimana tidak? Nantinya video ini akan menjadi sebuah alat yang mampu memperkenalkan perusahaan kepada masyarakat dan konsumennya. Pastinya perusahaan mengharapkan semua penonton video company profilenya bisa mengerti dan memahami pesan apa yang ingin disampaikan dari video tersebut.

  1. Durasi

Jasa Video eps-production.com

Membuat video yang berbeda dan menarik pastinya menjadi impian setiap pemilik perusahaan. Namun, harus di ingat juga bahwa durasi video dapat mempengaruhi respon penontonnya. Jangan sampai hanya karena ingin membuat video yang berbeda kita sampai melupakan durasi video tersebut. Tidak banyak penonton yang “betah” untuk menunggu sebuah tayangan dari video company profile yang berdurasi lama terlalu lama idealnya video company profile berdurasi 5 menit.

Jadi, untuk lebih efektif, cobalah membuat sebuah video dengan durasi yang tidak terlalu lama. Apalagi jika video tersebut dikemas dengan gambaran serta isi yang singkat, padat, dan informatif. Sehingga tidak butuh waktu yang lama agar seseorang dapat memahami pesan dari video tersebut.

  1. Keseimbangan Aspek Visual dan Audio

Jasa Video eps-production.com

Video yang sama sekali tidak menggunakan audio bukan berarti video yang buruk. Banyak juga jenis video company profile yang sama sekali tidak ber-audio alias bisu. Namun, tetap saja bisa dimengerti dan menarik bagi sebagian penontonya. Tapi, bukan berarti kita bisa menyepelekan aspek audio dalam sebuah pembuatan video.

Bagi kebanyakan orang, menonton video yang memiliki audio bahkan terasa lebih menyenangkan. Apalagi penyampaian isi video bisa tergambar dengan jelas melalui audio tersebut. Sehingga, hal yang paling baik dan penting dalam aspek pembuatan video company profile ini adalah keseimbangan antara aspek audio dan visual yang diberikan.

Demikianlah beberapa aspek penting yang seharusnya diperhatikan ketika hendak membuat video company profile, Semoga informasi diatas dapat membantu kamu untuk dapat membuat sebuah video company profile yang informatif dan mudah dipahami oleh penonton.

See yaaa…

 

Baca Juga:

Peran Penting Video Marketing Atau Promosi Untuk Bisnismu…

10 Cara Untuk Meningkatkan Skill Agar Mampu Bersaing Dalam Dunia Kerja

9 Aplikasi Edit Video Terbaik di HP Android

Read More