6 Teknik Pencahayaan Film Terbaik | EPS PRODUCTION

Dalam sebuah pengerjaan film atau video yang baik memang dibutuhkan anggran yang cukup besar terutama dalam hal pencahayaan, akan tetapi proyek shooting dengan anggaran terbatas dapat membatasi perlengkapan yang digunakan nantinya. Jadi, bagaimana kamu bisa mempertahankan tampilan “sinematik” tanpa sebuah mobil box yang terisi penuh dengan peralatan pencahayaan yang cukup? Dalam artikel kali ini, eps production akan membahas apa arti sebenarnya dari memiliki tampilan sinematik dalam video atau film. Kemudian kami akan menguraikan beberapa teknik pencahayaan yang dapat dicapai dengan anggaran berapa pun. Meskipun pencahayaan sinematik didasarkan pada interpretasi kreatif, prinsip pencahayaan film ini dapat menjadi dasar pilihan kreatif kamu nantinya. Untuk menunjukkan hal ini, kami telah mengambil beberapa contoh tentang bagaimana DOP (Director of photography) terbaik menciptakan efek sinematik tertentu dengan pengaturan pencahayaan yang cermat. Bersiaplah untuk terinspirasi!

  1. Jenis pencahayaan sinematik dalam film

Setiap sinematografer adalah seniman yang membuat keputusan kreatif tentang cara mengarahkan mata penonton dalam frame menggunakan peralatan pencahayaan.

Aplikasinya luas, tetapi interpretasi kreatif mereka adalah yang membuat pencahayaan mereka sinematik (atau tidak). interpretasi kreatif tersebut meliputi :

  • Properti dan elemen pemandangan mana yang harus ditekankan
  • Dari perspektif siapa kita melihat pemandangan, dan seberapa banyak cahaya yang seharusnya dapat mereka lihat
  • Bagaimana karakter berbeda satu sama lain dalam sebuah bingkai
  • Emosi mana yang diekspresikan melalui kekerasan cahaya, atau warnanya

Masing-masing keputusan ini kemudian direalisasikan secara teknis dengan merencanakan dan melaksanakan pengaturan pencahayaan untuk menciptakan efek yang diinginkan. Tetapi seorang sinematografer harus terlebih dahulu membayangkan seperti apa efek yang akan diberikan sebelum menyiapkan peralatan pencahayaan apa pun.

Baca Juga : Hal Yang Perlu Kamu Perhatikan Sebelum Memilih Production House

  1. Pencahayaan dasar: penyiapan pencahayaan 3 titik

Pencahayaan paling dasar dalam film adalah pengaturan pencahayaan tiga titik. Pencahayaan dari tiga arah membentuk subjek kamu dan membedakannya dari backgroundnnya.

Untuk mencapai teknik ini, peralatan pencahayaan film kamu harus menghadap subjek dari tiga arah yaitu: depan, belakang, dan samping (umumnya).

Key Light

Lampu utama adalah cahaya yang paling menonjol di frame. Jadi, jika kamu melihat gambar Amelie di atas, kamu akan melihat bahwa bagian kanan layar dari wajahnya adalah yang paling terang. Itu Key Light nya.

Fill Light

Sederhananya, fill light mengisi bayangan pada frame. Kamu akan melihat bahwa bagian kiri layar dari wajah Amelie berada dalam bayangan. disaat itulah fill light bekerja.

Back Light

Back Light memberikan cahaya tepi ke bagian belakang subjek Anda. Seringkali, cahaya latar memotret dari sudut yang lebih tinggi. Anda dapat melihat bahwa Amelie memiliki kontur ringan di sepanjang bahu dan tengkuknya.

Biasanya Anda ingin mengapit kamera dengan key light dan fill light , yang berjarak sekitar 60 derajat pada sumbu dari kamera Anda.

  1. Soft Light

Ketika berbicara tentang bagaimana sebuah adegan seharusnya terasa secara emosional, satu hal yang sering dirujuk oleh sinematografer adalah seberapa keras atau lembut pencahayaan yang seharusnya.

Jasa Video eps-production.com

Kekerasan atau kelembutan cahaya menyangkut seberapa besar sumber cahaya, dan bagaimana hal itu memengaruhi bayangan pada subjek Anda.

Baca Juga : 8 Tips Membuat Film Dokumenter

Higher Key Light

Jasa Video eps-production.com

Ini adalah efek yang dibuat dengan mempertinggi lampu utama dan menggunakan lampu pengisi dengan murah hati. Ini membuat pencahayaan tetap cerah dan seimbang dalam bingkai Anda, hampir tidak menciptakan bayangan. Ini menyeimbangkan pencahayaan dari objek ke objek dalam bingkai Anda – yang dikenal sebagai rasio pencahayaan Anda.

Diffused Overhead Lighting

Anda dapat melembutkan sumber cahaya dengan bahan difusi seperti gel atau lentera Cina untuk mengurangi bayangan. Ini bagus untuk pengambilan gambar close-up.

  1. Hard Film Lighting

Jasa Video eps-production.com

Sebaliknya, sumber cahaya yang lebih kecil, termasuk sinar matahari yang cerah, akan meningkatkan bayangan pada subjek Anda. Secara konservatif, ini harus dihindari. Tetapi itu juga dapat menciptakan efek dramatis, seperti yang dipopulerkan dalam Film Noirs klasik, yang menampilkan karakter yang mencurigakan dan mudah berubah.

Kicker Light Dengan Soft Fill

Dalam efek ini, cahaya belakang mengenai sisi wajah subjek Anda. Ini dapat menciptakan tepi cahaya malaikat, sementara cahaya pengisi yang sangat lembut membuat wajah tetap bersinar.

Low Key Light

Jasa Video eps-production.com

Pencahayaan kunci rendah mengacu pada meminimalkan, atau menghilangkan, cahaya pengisi bidikan Anda sehingga sengaja dibuat berbayang. Ini dapat menciptakan efek yang dramatis, mencurigakan, atau bahkan menakutkan.

  1. Motivated Lighting

Ketika sinematografer menyalakan satu set, mereka selalu bertanya pada diri sendiri dari mana, dalam adegan, cahaya itu berasal.

Misalnya, mereka mungkin memilih untuk mengambil lampu praktis yang sudah ada di suatu lokasi dan meningkatkan efeknya. Ini adalah pencahayaan termotivasi.

Sinematografer pemenang Oscar Roger Deakins dikenal dengan pilihan pencahayaan yang termotivasi. Pertimbangkan bidikan ini dari karyanya di The Assassination of Jesse James oleh Coward Robert Ford:

Jasa Video eps-production.com

Seperti yang Anda lihat, pencahayaan dalam adegan ini dimotivasi oleh lentera yang dibawa oleh para aktor. Ketika pencahayaan termotivasi dilakukan dengan benar, penonton tidak menyadari kecerdasandari set ini.

Practical Set Lighting

Seringkali, menggunakan lampu yang ada dan soket lampu di sekitar set dapat digunakan untuk menerangi sebuah pemandangan. Ini disebut sebagai pencahayaan praktis, dan sangat berguna ketika Anda perlu menampilkan bagian yang luas dari set, atau memindahkannya dalam waktu yang lebih lama.

Ini adalah kasus di kancah restoran di Moonlight. Dalam sebuah wawancara untuk TIFF Originals, DP James Laxton berbicara tentang bagaimana dia menggunakan pencahayaan set praktis untuk menjaga lokasinya tetap terlihat dalam bingkai lebar.

Intinya, dia menukar bohlam di sumber cahaya yang ada di sekitar restoran untuk membuatnya lebih kuat. Karena pemandangan menunjukkan sebagian besar lokasi mereka, ia mengandalkan sumber praktis, dengan beberapa matt cahaya LED juga disertakan untuk cahaya lembut dan seimbang tambahan.

Jasa Video eps-production.com

Di sini Roger Deakins membahas pendekatannya terhadap pencahayaan praktis, dan mengapa cahaya yang “tidak termotivasi” selalu membawanya keluar dari film.

  1. Pencahayaan film alami

Pencahayaan film alami mengacu pada penggunaan dan modifikasi cahaya yang sudah tersedia di lokasi shooting kamu.

Sebelum shooting, Anda dapat membawa kamera ke lokasi untuk melihat seberapa baik daya tahan cahaya alami. Anda dapat memutuskan dari sana bagaimana lampu tambahan apa yang mungkin Anda butuhkan, atau bagaimana Anda menyesuaikan cahaya. Misalnya, Anda dapat menggunakan papan pantul untuk memantulkan cahaya, atau bendera hitam untuk memblokirnya.

Sinematografer Emmanuel Lubezki memaksimalkan pencahayaan film alami pada The Revenant karya Alejandro Inarritu. Wawancaranya dengan GoldDerby adalah pendahuluan yang bagus untuk menemukan dan mengendalikan cahaya yang tersedia di lokasi pemotretan luar ruangan.

Misalnya, dia berbicara tentang penggunaan Magic Hour, atau cahaya lembut yang diciptakan oleh matahari di penghujung hari, untuk momen-momen tertentu. Dan, lebih jauh, dia berbicara tentang bagaimana pemilihan lokasi, dan bagaimana kemunculannya pada waktu yang berbeda dalam sehari, menciptakan suasana hati yang sesuai untuk pengambilan gambar.

Read More

Hal Yang Perlu Kamu Perhatikan Sebelum Memilih Production House

Video sudah seperti menjadi kebutuhan dasar setiap individu diera modern ini. bukan sebuah rahasia lagi bahwa video juga sudah merubah gaya hidup kita saat ini, contoh sederhananya adalah ibu-ibu yang ingin memasak menu baru saat ini sudah tidak perlu repot-repot lagi untuk membeli buku resep memasak, hanya tinggal membuka aplikasi youtube yang ada di handphonennya dan waalaaa ibu-ibu tersebut sudah mendapatkan resep baru dalam sekejap mata.

Bukan sebuah rahasi lagi jika video merupakan jenis konten yang sangat berpengaruh, banyak perusahaan sudah menggunakan video sebagai strategi pemasaran diera modern ini. Konten video menjadi sangat istimewa bukan tanpa alasan, hal ini dipengaruhi oleh perpaduan gambar bergerak dan suara, dikolaborasikan dengan cerita menarik, membuat video menjadi media yang penuh informasi dan hiburan untuk penonton.

Membuat video yang dapat menyampaikan pesan atau informasi secara akurat dibutuhkan keterampilan atau skill khusus, oleh karena banyak perusahaan lebih memilih menggunakan jasa dari production house atau PH untuk membuat video pemasaran mereka. Dalam memilih production yang akan berkejasama dengan perusahaan pilihlah production house yang sudah berpengalaman. Production house tidak hanya menentukan kualitas teknis video kamu, akan tetapi juga memastikan pesan atau informasi yang ingin perusahaan sampaikan dapat tersampaikan dengan baik kepenonton.

Oleh karena itu eps production telah merangkum tips memilih rekanan production house yang tepat dibawah ini :

  1. Karakter Production House

Jasa Video eps-production.com

Setiap production house pasti memiliki keunggulan dan karakternya masing-masing. Ada production house yang spesialisasi membuat video company profile, ada pula yang spesialisasi di video clip musik, iklan, film dst. Kami EPS Production juga memiliki karakter yang dimana karya kami selalu menitik beratkan pada karakter, cerita dan value produk (jika project yang dikerjakan berkaitan dengan brand).

Karena beragamnya karakteristik production house, maka tidak ada salahanya untuk kamu pelajari dulu karakter production house yang akan kamu ajak kerjasama nantinya. Cocokanlah kebutuhanmu kepada production house yang nanti akan mengerjakannya.

Baca Juga : Director of Photography (DOP), Tugasnya Ngapain Aja Sih?

  1. Bangun Chemistry

Jasa Video eps-production.com

Aspek penting kedua adalah chemistry. Meski terdengar sederhana tapi ini hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Rata-rata production house memakan waktu 3 minggu sampai 1 bulan untuk sekali produksi video (tergantung dari project apa yang akan dijalaninnya). Dapat diartikan, kamu akan bekerjasama dengan production house tersebut cukup intens dalam kurun waktu tersebut. Nah oleh karena itu, chemistry antara kamu dan tim dari production house yang kamu pilih sangatlah penting. Ketika mengundang production house dalam tahap pitching untuk bekerjasama nantinya, cobalah ajak ngobrol dan diskusi tentang banyak hal. Coba untuk menggali bagaimana cara mereka bekerja dan pendekatannya. Setalah kamu mendapat cukup informasi tentang Production house tersebut dari situlah kamu bisa memahami production house mana yang memiliki chemistry paling pas dengan tim kamu.

Baca Juga : Pentingnya Behind The Scene Dalam Produksi Film dan Video

  1. Ide Dan Kesiapan

Umumnya dalam proses pemilihan production house, production house akan diminta untuk mengirimkan presentasi kreatif dan gambaran besar tentang bagaimana sebuah project akan berjalan nantinya. Ditahap ini ide yang sebelumnya masih abstrak akan dibuat menjadi lebih kongkrit seperti cerita, pemilihan talent, lokasi shooting, dll.

Pada tahap ini kamu harus pelajari dengan seksama presentasi kreatif yang ditawarkan oleh production house. Sempatkan untuk mengundang production house untuk presentasi secara langsung, dititik ini kamu bisa bertanya lebih dalam tentang ide kreatif yang production house ajukan. Pada tahap ini pula kamu bisa melihat apakah production house tersebut betul-betul siap mengeksekusi project video kamu. Pilihlah production house yang memahami betul teknis yang akan dikerjakannya, pastikan juga production house tersebut memiliki kesiapan yang baik dalam menghadapi berbagi macam situasi nantinya.

Baca Juga : 6 Hal Yang Mempengaruhi Harga Jasa Pembuatan Video

Penutup

Nah sekian tips memilih production house yang tepat semoga dapat membantu kamu untuk menentukan production house mana yang akan kamu percaya mengerjakan video kamu nantinya yahh… see yaaa…

Read More

8 Tips Membuat Film Dokumenter | eps-production

Film dokumenter adalah film yang mendokumentasikan kenyataan atau hal yang terjadi di sekitar kita. Istilah dokumenter sendiri digunakan untuk semua film non-fiksi, pada dasarnya film dokumenter merepresentasikan kenyataan. Artinya film dokumenter berarti menampilkan kembali fakta yang ada dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Tentukan Tema atau Ide Cerita Film Dokumenter

Jasa Video eps-production.com

Sebelum membuat sebuah film dokumenter tahap pertama kali yang kamu harus lakukan adalah menetukan tema dan ide cerita apa yang akan diangkat. kamu dapat membahas segala hal yang berkaitan dengan kejadian nyata misalnya tentang budaya, sosial, lingkungan, dan bahkan hal pribadi. Buatlah daftar permasalahan yang memungkinkan dan masuk akal untuk diangkat dalam film dokumenter.

Setelah membuat list permasalahan apa yangh akan kamu bahas nantinya, muailah memilih subyek yang paling menarik untuk dibuat. Untuk menjadi unik, pastikan bahwa ide yang akan diangkat adalah permasalahan yang jarang disadari/diketahui orang lain, sehingga film yang dibuat akan benar-benar menjadi sebuah informasi yang baru. Kamu juga dapat mencari ide dari berbagi macam instrument seperti : sosial media, temapt nongkrong, taman, Televisi, youtube, radio, dan lainnya.

  1. kumpulkan Informasi Sebanyak-banyaknya

Jasa Video eps-production.com

Membuat film dokumenter pada dasarnya adalah proses untuk memberi dan memberikan wawasan tentang apa yang kita lihat dan alami. Untuk itulah kamu wajib mempelajari semua tentang subjek film dokumenter yang akan kamu bahas, kumpulkan fakta dan cari petunjuk tentang karakter paling menarik sehingga dapat dibangun menjadi sebuah alur cerita.

Menggali dan mencari informasi secara lengkap menjadi sebuah kebutuhan sangat penting dalam membuat film dokumenter, proses ini juga bisa menjadi salah satu cara untuk kamu lebih dekat dengan subyek.

  1. Rencanakan Setiap Aspek Dengan Matang

Jasa Video eps-production.com

Dalam sebuah produksi pembuatan film dokumenter ada banyak aspek yang harus dipertimbangkan, seperti menetukan siapa saja karakter utama yang akan menjadi pembawa cerita, inti cerita yang akan diangkat, peralatan yang akan digunakan, kapan waktu shooting, tim produksi, jumlah anggaran, target penonton, sumber dana, sampai kemana akan disistribukannya film dokumenter kamu nantinya.

Baca Juga : 3 Tahapan Produksi Pembuatan Video

  1. Perhatikan Hukum dan Hak Cipta

Jasa Video eps-production.com

Hal yang seringkali dilupakan oleh para kreator adalah masalah hokum dan hak cipta, kamu harus lebih waspada dengan hal ini karena jika salah dalam mengambil langkah atau keputusan dapat berakibat buruk dikemudian hari. Pastikan semua elemen seperti penggunaan musik, foto-foto maupun footage video sudah mendapatkan izin dari pemiliknya.

Hal-hal terkait dengan narasumber juga sangat perlu untuk dipertimbangkan, jangan sampai dalam membuat film dokumenter dapat membahayakan atau mencemarkan nama baik dari subyek-subyek yang diangkat. Untuk mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan, lakukan perjanjian dengan berbagai pihak yang terkait dengan film dokumenter tersebut, kamu dapat membuat surat perjanjian atau semacamnya yang memang sudah disetujui oleh kedua belah pihak.

  1. Buatlah Shot List

 

Jasa Video eps-production.com

Membuat daftar pengambilan gambar (Shot List) berfungsi untuk memetakan kebutuhan gambar apa saja yang akan dibutuhkan dalam film, daftar ini bisa berupa daftar stok rekaman dan daftar siapa saja yang akan diwawancarai, termasuk daftar pertanyaanya (jika membutuhkan stok wawancara), Jumlah shot list tidak ada ukuran pastinya, hal ini sangat tergantung pada kompleksitas film dokumente yang akan dibuat.

  1. Shooting

Jasa Video eps-production.com

Proses shooting ini nantinya sangat mengacu pada riset dan shot list yang telah kamu buat. Meski mengacu pada shotlist, dalam membuat film dokumenter sering kali kita akan merekam banyak hal di laur shot list yang telah kita buat sebelumnya, improvisasi sangat diperlukan dalam hal ini.

Saat memulai shooting, pilihlah tipe shot yang paling sesuai dengan media penayangannya. Penayangan film untuk web, perangkat mobile dan televisi tentu akan berbeda dengan penayangan untuk bioskop.  Untuk lebih memperkaya gambar filmmu nanti buatlah stockshot, dengan mengambil beberapa tipe shot dari setiap satu adegan yang kamu perlukan.

Baca Juga : 6 Camera Movements Yang Wajib Kamu Ketahui

  1. Editing

Jasa Video eps-production.com

Editing adalah proses menyusun keseluruahan hasil rekaman visual dan audio yang kamu ambil saat shooting. Proses editing bukan hanya sekedar masalah teknis memberi efek visual, akan tetapi didalamnya terdapat proses merangkai cerita sehingga film dapat menciptakan sebuah suasana yang mampu mempengaruhi emosi penonton, penonton dapat ikut tenggelam dan merasakan apa yang subyek rasakan, buatlah videomu memiliki rasa didalamnya.

Baca Juga : 5 Rekomendasi Laptop Editing Video Terbaik 

  1. Distribusi

Dalam proses distribusi ini kamu juga dapat mengikutinya dalam berbgai macam ajang festival film, atau kamu dapat share film kamu di youtube, web, Instagram, dan media lainnya yang berpotensi mengundang penonton untuk menikmati dan bereaksi atas karyamu.

 

Read More

Mengenal Keunggulan Kamera Sony FX3 Si Monster Kecil Sinematik

Baru-baru ini Sony resmi meluncurkan kamera terbarunya yaitu Sony FX3. Target yang ingin dibidik oleh Sony adalah para kreator yang ingin mengeksplorasi kebebasan sinematik.

FX3 merupakan kamera yang mengkombinasikan teknologi sinema digital Sony dengan berbagai fitur pencitraan terdepan dari kamera mirrorless Alpha ini untuk menciptakan tampilan sinematik yang luar biasa.

Jasa Video eps-production.com

FX3 menghadirkan tampilan sinematik dan pengoperasian serta keandalan profesional dalam satu perangkat yang menjawab kebutuhan para kreator muda yang mencari cara baru untuk mengekspresikan visi kreatif mereka. Model terbaru ini memberikan kualitas gambar dan kegunaan menakjubkan untuk pengambilan gambar berskala kecil dan sendiri.

Kamera FX3 menawarkan performa fokus kelas atas, stabilisasi gambar optik, didesain untuk perekaman video secara handheld dan pembuangan panas yang terdepan untuk waktu perekaman yang lebih lama. Semua ini dibalut dalam bodi yang simple dan ringan, memberikan performa serta mobilitas untuk memenuhi permintaan para kreator konten yang saat ini terus meningkat.

President Director PT Sony Indonesia, Kazuteru Makiyama menerangkan, bahwa kamera FX3 ini memang dirancang untuk mewujudkan ide kreatif menjadi kenyataan. Kamera ini memungkinkan para kreator untuk merealisasikan ekspresi visual mereka ke dalam dunia sinema melalui konten yang imersif. “Kami akan terus mendukung para kreator dunia melalui Rangkaian Cinema Line dari Sony,” imbuhnya.

Sony fx3 ini akan mulai dipasarkan pada bulan maret mendangan dan akan dibandrol dengan harga $3.899,99 dollar AS atau sekitar Rp 55,8 Juta Rupiah.

Baca Juga: Mengenal Kamera Lumix S1H, Mirrorless Pertama Yang Diakui NETFLIX

Keunggulan FX3 yang wajib untuk diketahui :

  1. Sensor CMOS Exmor R™ back-illuminated full-frame dengan 10.2 megapiksel dan mesin pengolahan gambar BIONZ XR™
  2. Sensitivitas sangat tinggi dengan ISO yang dapat ditingkatkan hingga 409.600 untuk kondisi pencahayaan yang sangat sulit dan 15+ stop dynamic range
  3. Profil tampilan S-Cinetone™ terinspirasi dari colour science kamera sinema digital VENICE yang juga digunakan pada kamera Cinema Line FX9 dan FX6, serta merekam hingga 4K 120p
  4. Desain bodi yang ringkas dan ringan dengan pengoperasian tinggi untuk pengambilan gambar dengan handheld, gimbal dan pemasangan pada drone
  5. Bodi yang dilengkapi multi-thread (1/4-20 UNC) memudahkan untuk pemasangan aksesori
  6. Unit pegangan XLR yang dapat dilepas diengkapi dengan dua input audio XLR/TRS
  7. “Mode Aktif” stabilisasi gambar mendukung perekaman film secara handheld
  8. Fast Hybrid Auto Focus, Touch Tracking (pelacakan real-time) dan Real-time Eye AF juga digunakan di kamera Alpha™ lainnya
  9. Perekaman 4K 60p tanpa gangguan (Lanjutan) karena didukung pembuangan panas yang efektif dan kipas pendingin internal

Baca Juga: Pentingnya Behind The Scene Dalam Produksi Film dan Video

Spesifikasi & Fitur

  • TIPE SENSOR
    Full frame 35mm (35,6 x 23,8 mm), sensor CMOS Exmor R
  • PIKSEL
    10,2 megapiksel (efektif) untuk film, 12,1 megapiksel (efektif) untuk Gambar diam, Sekitar 12,9 megapiksel (total)
  • SENSITIVITAS
    [Merekam Video] Setara ISO 80-102400 (Angka ISO hingga ISO 409600 dapat disetel sebagai rentang ISO diperluas.), OTOMATIS (ISO 80-12800, batas bawah dan batas atas dapat dipilih), [Gambar diam] ISO 80-102400 (Angka ISO dari ISO 40 hingga ISO 409600 dapat disetel sebagai rentang ISO diperluas.), OTOMATIS (ISO 80-12800, batas bawah dan batas atas dapat dipilih)
  • TIPE MEDIA
    CFexpress Tipe A/Kartu SD (x2), Simultan Perekaman Simultan, Alihkan Media Otomatis, Salin
  • LCD
    7,5 cm (tipe 3.0) tipe TFT, sekitar 1,44 juta titik, Sudut Bukaan: Sekitar 176 derajat, Sudut Rotasi: Sekitar 270 derajat

Baca Juga: 8 Perbedaan Lensa Foto Dan Lensa Movie Cinema – Kamu Udah Tau?

Read More

Fungsi dan Cara Menggunakan Clapper Board Ketika Shooting

Jasa Video eps-production.com

Ada banyak jenis peralatan shooting, salah satunya adalah clapper board. Alat ini bukan cuma untuk gaya-gayaan doang loh. Tetapi punya peran penting di dalam proses video editing. Bagaimana cara menggunakan clapper board? Apa sih fungsinya? Nah, ini salah satu pertanyaan yang cukup sering ditanyakan. Tidak jarang orang menganggap clapper hanya untuk keren-kerenan saja. Tidak banyak yang tahu betapa pentingnya papan mungil yang satu ini dalam produksi film.

Kalau kamu melihat proses shooting film, pasti kamu pernah melihat di mana sutradara berteriak “Action!”. Tak lama setelah itu ada seseorang yang memegang papan hitam atau putih muncul dan kemudian terdengar bunyi “Ctak!”.  Clapper board adalah sebuah papan dari bahan kayu yang digunakan untuk membantu sinkronisasi gambar dan suara serta untuk memilih dan menandai suatu adegan tertentu selama berjalannya proses produksi. Mungkin kamu akan bertanya-tanya bagaimana cara kerja papan kecil ini. Sebelum masuk kepenjelasan tentang fungsi si papan mungil ini, maka penting juga untuk kamu tau setiap bagian-bagian penting yang ada di dalam clapper board :

  1. Judul Film
    Untuk memudahkan penyimpanan dan pemindahan data, agar tidak tertukar dengan data lain, maka penting sekali untuk mencatat judul film di bagian atas clapper board.
  1. Production
    kolom production yang digunakan untuk menuliskan nama tim produksi. Sehingga ada data tentang siapa pemilik footage shooting video.
  1. Slate
    Nomor slate adalah urutan nomor gambar tersebut di ambil. Dimulai dari nomor 1 dan akan bertambah terus hingga semua gambar berhasil terambil. Jadi, jika ada nomor 420 di dalam kolom slate, itu artinya gambar tersebut adalah gambar ke 420 yang diambil selama shooting.
  1. Scene
    Kolom ini menjelaskan scene berapa yang sedang diambil. Kolom ini akan diisi sesuai naskah. Jadi jika kita hendak ingin mengambil scene 5 di naskah, maka tulislah angka 5 di kolom tersebut.
  1. Shot
    Setiap scene terdiri dari pecahan-pecahan shot. Jumlahnya tentu beragam tergantung kebutuhan sutradara. Terkadang ada adegan yang hanya membutuhkan 1 shot panjang, namun juga ada adegan yang membutuhkan lebih dari 10. Nah, angka-angka inilah yang dicatat di kolom shot.
  1. Take
    Setiap shot akan diambil berulang-ulang sampai sutradara merasa cukup dengan adegan yang diambil. Jadi, selama sutradara belum merasa cukup puas dengan adegan yang sedang direkam, maka jumlah take akan terus bertambah.
  1. Nama Director atau Sutradara
    Nama sutradara dicatat untuk informasi saat post-production.
  1. Nama DOP (Director of Photography)
    Nama DOP juga dicatat untuk informasi saat post-production.
  1. Tanggal Shootiing
    Biasanya film pendek diambil selama 3-4 hari, mungkin kurang mungkin lebih. Sementara film panjang bisa menghabiskan 2 minggu sampai 1 bulan, mungkin kurang mungkin lebih. Biasanya data yang direkam akan berjubel. Tanggal shooting penting dicatat di clapper board untuk memudahkan pendataan setelah shooting direkam.
  1. Card
    Di era digital, medium perekaman banyak menggunakan kartu, mulai dari SD Card, CF Card, hingga SSD. Satu kartu hanya bisa merekam jumlah shot tertentu, maka selama shooting kita akan berhadapan dengan banyak sekali kartu. Maka, penting untuk mencatatnya di clapperboard, agar pendataan akan semakin mudah.
  1. Day / Night
    Kadang adegan malam tidak selalu diambil malam hari, sebaliknya adegan siang mungkin saja direkam malam hari. Oleh karena itu, penting pula mencatat apakah adegan tersebut memang berlatar malam atau siang sesuai dengan naskah.
  1. Int dan Ext
    Kedua kolom ini mesti kamu pilih salah satu dengan cara dicentang. Jika proses syuting dilakukan di dalam ruangan, maka beri tanda centang di kolom Int. Sedangkan jika proses syuting dilakukan di luar ruangan, maka beri tanda centang di kolom Ext.

Baca Juga : Pentingnya Behind The Scene Dalam Produksi Film dan Video

Fungsi Clapper Board

Jasa Video eps-production.com

Clapper board tidak hanya untuk gaya-gayaan dan konten Instagram saja loh. Terdapat fungsi yang sangat krusial. Makanya setiap shooting proyek besar mesti banget melibatkan alat ini. Kalau tidak, semuanya akan ribet dan tentunya akan menghambat tahapan pascaproduksi.

  1. Cara Menggunakan Clapper Board

Seorang yang bertugas mencatat informasi di clapper board disebut clapper. Biasanya clapper akan bekerja dibawah Script Continuity dibawah depertemen penyutradaraan. Ia akan bekerjasama dengan Pencatat Adegan / Penanggungjawab Naskah / Script Supervisor untuk mendata kesinambungan gambar. Informasi yang ditulis di clapperboard akan dicatat oleh Pencatat Adegan dalam secarik kertas, untuk memudahkan penyunting gambar / editor dalam bekerja di post-production.

Cara menggunakan clapper board, pertama-tama Astrada akan memberikan perintah “SLATE IN”.

Jika kamu seorang clapper maka kamu harus responsif dengan kalimat ini. Maka peganglah clapper board ke depan kamera. Bukalah bagian clapnya jika dalam shooting tersebut terdapat kebutuhan untuk perekaman suara, sebaliknya tutup bagian clapnya jika tidak ada suara yang direkam.

Setelah itu, tunggu aba-aba dari asisten sutradara yang akan mengatakan “SOUND”. Setelah aba-aba itu diberikan, maka seorang yang merekam suara atau sound recordist akan berterika “SPEED!” atau “ROLL!” yang mengartikan bahwa alat perekam suara sudah berputar atau dijalankan.

Setelah mendengar itu, maka bacalah informasi sesuai dengan yang ada dalam slate tersebut, mulai dari slate, scene, shot, dan take. Sebagai contoh: “Slate 231, Scene 8, Shot 1, Take 1”. Nah, jika yang sedang direkam adalah take 2 dan seterusnya, maka cukup membaca: “Slate 231, Take 2!”.

Setelah itu, tunggulah aba-aba dari asisten sutradara, “CAMERA?!”. Setelah aba-aba ini, operator kamera juga akan menjawab “SPEED!” atau “ROLL!” yang mengartikan bahwa kamera sudah merekam.

Setelah aba-aba itu, tutuplah dan tepuklah clapper board tersebut sehingga berbunyi. Jangan buru-buru keluar dari jangkauan kamera dan biarkan kamera merekam clapper board yang tertutup kurang lebih 1 detik. Setelah itu, keluar dan sembunyilah.

Asisten sutradara akan memberi aba-aba “ACTION!” yang mengartikan bahwa pemain boleh memulai adegan.

Baca Juga : Mengenal Lumix S1H, Kamera Mirrorless Pertama Yang Diakui NETFLIX

  1. End Slate

End Slate digunakan jika angle pembuka adegan tidak mungkin disisipi clapper board. Atau jika ada momen yang butuh segera direkam secara cepat. Prinsipnya sama dengan sebelumnya, namun End Slate dibaca justru setelah adegan selesai dilakukan.

Biasanya asisten sutradara akan memberikan aba-aba End Slate yang mengartikan bahwa clapper board baru akan ditepuk di akhir adegan. Perhatikan aba-aba ini dan bersiaplah dengan aba-aba “CUT!” dari sutradara.

Setelah sutradara memberi aba-aba “CUT!”, maka segeralah masukan clapper board ke dalam frame dalam keadaan terbalik dan tepukan clapper board tersebut. Setelah itu, bacalah informasi yang ada di clapper board seperti biasa.

  1. Untuk Mengorganisir Data Hasil Shooting

Saat proses shooting, clapper board direkam tepat saat kamera rolling. Kemudian clapper menulis adegan dan take mana saja yang dipilih oleh sutradara berdasarkan data yang tercatat di papan. Catatan ini diberikan kepada video editor.

Ketika video editor hendak melihat hasil footage shooting, ia tidak perlu lagi mengecek satu-satu video yang akan ia kerjakan. Ini karena data adegan yang ditulis di papan sudah muncul di thumbnail video.

Selain itu, video editor lebih mudah untuk mengorganisir data hasil shooting dengan cara membaginya ke dalam folder sesuai scene dan shot adegan. Praktis banget kan!

  1. Sinkronisasi gambar dan suara

Pada saat kamu merekam menggunakan mic internal kamera, gambar dan suara tentu akan selaras. Ini karena keduanya direkam pada pita yang sama. Namun bakalan lain ceritanya saat kamu shooting menggunakan perangkat kamera dan audio yang terpisah. Sehingga gambar dan suaranya pun direkam di dalam perangkat yang berbeda.

Clapper board bakal berguna banget buat kamu yang shooting dengan menggunakan mic eksternal. Bunyi “Ctak!” yang terekam di mic internal kamera dengan yang terekam di mic eksternal bisa digunakan untuk menyelaraskan gambar dan suara.

Saat editor melakukan penyuntingan gambar, ia tinggal menjajarkan kedua file audio. Karena bunyi hantaman clapper board yang sangat kencang akan terekam. Jadi editor langsung tahu bagian mana yang ada bunyi “Clap!”. Gambar dan suara jadi sinkron deh.

Baca Juga : Director of Photography (DOP), Tugasnya Ngapain Aja Sih?

Read More

Mengenal Kamera Lumix S1H, Mirrorless Pertama Yang Diakui NETFLIX

Panasonic S1H saat ini adalah kamera resmi yang diakui oleh Netflix, menjadikannya kamera mirrorless pertama yang memecahkan daftar raksasa streaming tersebut.

Menurut persyaratan resmi Netflix untuk konten perekaman, semua kamera harus memiliki ‘sensor 4K UHD sebenarnya (sama dengan atau lebih besar dari 3840). ”

Yang menarik adalah ketika melihat daftar kamera yang disetujui oleh Netflix, meliputi kamera Canon C-series, Blackmagic URSA Mini 4.6K, Sony Venice, RED Camera, dan ARRI Alexa. Panasonic Lumix S1H sejauh ini merupakan pilihan kamera yang paling terjangkau.

Jasa Video eps-production.comPanasonic S1H memiliki fitur sensor CMOS full-frame 35,6 x 23,8mm, 24,2 megapiksel dan merupakan kamera pertama yang mampu menangkap video 6K. Kamera ini dapat merekam 6K pada 24p pada rasio aspek 3: 2, 5,9K pada 30p dalam 16: 9, serta rekaman 10-bit 4K / Cinema 4K pada 60p.

Seolah-olah keunggulan itu belum cukup, kamera ini juga dapat merekam rekaman 4K 4: 2: 2 10-bit pada 30p di seluruh area gambar. Dengan fitur ini, Panasonic Lumix S1H akan menjadi kamera Interchangeable lens system camera (ILC) pertama yang mampu rekam video hingga 6K.

Panasonic Lumix S1H juga mampu merekam video dengan berbagai aspek rasio mulai dari 16:9, 3:2, 5:4, hingga 4:3 anamorphic.

Fitur pemilihan aspek rasio ini sudah disematkan sebelumnya pada Lumix GH2 dan GH5S. Tentunya, fitur itu akan menjadi incaran untuk para videographer, mengingat Panasonic menyatakan kamera itu mengincar para videographer profesional dan sineas.

Panasonic juga menjamin Lumix S1H mampu menggunakan 10 model lensa L-series, dan dapat menggunakan 50 lensa lainnya dengan gunakan adapter EF dan PL.

Dengan meluncurnya S1H, maka line-up mirrorless Panasonic yang ditawarkan saat ini adalah S1R, S1, dan S1H.

Baca Juga : Kamera SONY Mirrorless A7S Mark III

Persyaratan Netflix untuk spesifikasi kamera yang disetujui meliputi:

Format Pengambilan

  • RAW (Sony RAW, REDCODE, Arriraw dll.)
  • COMPRESSED (XAVC, AVC-Intra, ProRes, atau format lain yang mendukung I-Frame)
  • Minimum 16-bit Linear atau 10-bit Log processing
  • Kecepatan data minimum Bitrate 240 Mbps pada 23,98 fps

Fungsi Transfer

  • S-Log3, Log-C, V-Log, Log3G10, dll.

Ruang Warna

  • S-Gamut3.cine, RED Wide Gamut RGB, Alexa Wide Gamut, dll.
  • Tidak ada tampilan atau koreksi warna yang harus dimasukkan ke dalam file kamera asli.
  • File harus mempertahankan semua metadata (yaitu Nama Pita, Kode Waktu, Kecepatan Bingkai, ISO, WB, dll.).

Click disini untuk melihat list kamera yang digunakan netflix.

Baca Juga : 5 Kamera Sinema Yang Digunakan Untuk Pembuatan Film Hollywood

Read More

6 Hal Yang Mempengaruhi Harga Jasa Pembuatan Video Iklan TVC

Di era digital seperti saat ini kebutuhan marketing dalam memasarkan produknya sangat beragam mulai dari cara yang konvensional sampai dengan menggunakan media digital yang semakin mudah diakses. Video iklan adalah kebutuhan wajib untuk marketing tools brand di era digital seperti saat ini, Produksi video iklan TVC memang membutuhkan biaya yang cukup besar ini dikarenakan untuk memproduksi iklan yang layak tayang di TV memang membutuhkan standar tertentu. Di era digital sepeti saat ini produksi video iklan sangatlah fleksibel dan dapat disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki oleh perusahaan, hal ini didukung dengan perkembangan teknologi yang semakin maju dan beragam.

Saat ingin membuat video iklan, hal pertama yang dilakukan perusahaan adalah menentukan jenis video iklan seperti apa yang ingin dibuat nantinya, apakah bertema video produk, web series, film pendek, video dokumenter, video tematik, video biografi, sketsa komedi, video musik, dan jenis video lainnya. Setelah menentukan jenis video yang akan dibuat, saatnya memikirkan berapa anggaran yang perlu dipersiapkan untuk membuat video tersebut

Nah berikut ini eps production telah merangkum 6 hal yang dapat mempengaruhi harga pembuatan video iklan TVC. Yuk simak penjelasannya di bawah ini :

  1. Jenis Kamera Yang Digunakan

Jenis Kamera Menentukan Harga Produksi Video Iklan?

Jasa Video eps-production.com

Yup betul sekali, di era modern seperti sekarang ini jenis kamera untuk Shooting video iklan sangatlah beragam, mulai dari kamera handphone, kamera mirrorless (seperti Sony A7S III, Lumix S1H), kamera DSLR, bahkan kamera sinema Professional (seperti Alexa dan Red). Masing-masing jenis kamera memiliki kelebihannya, akan tetapi untuk hasil terbaik tentunya kamera sinema professional lebih memiliki ketajaman gambar, kekentalan warna, dynamic range, dan kualitas gambar terbaik dari jenis kamera lainnya.

Perusahaan memiliki keleluasaan dalam memilih jenis kamera apa yang ingin dipakai dalam pembuatan video iklannya. Hal tersebut dapat disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki oleh perusahaan. Karena semakin tinggi jenis kamera yang dipilih, maka akan sangat mempengaruhi harga dan aksesoris pendukung kamera yang akan dipakai nantinya, seperti lensa dan lainnya.

Baca Juga : Pentingnya Melakukan Tes Kamera Sebelum Shooting Film Dan Video Iklan

  1. Kru (Crew)

Apakah Kru Dapat Mempengaruhi Harga Pembuatan Video Iklan?

Jasa Video eps-production.com

Jumlah kru yang terlibat dapat ditentukan dari jenis video iklan yang akan dibuat, semakin rumit konsep videonya pasti kru yang terlibat juga akan sangat semakin banyak dan lengkap sesuai jajaran standar kru film. Misalnya jika video iklan yang akan dibuat adalah iklan produk minyak rambut dengan set up seorang mahasiswa yang sedang hang-out, pastinya membutuhkan kru yang lengkap, mulai dari departemen produksi, penyutradaraan, casting, kamera, pencahayaan, grip, artistik, kostum, rias dan rambut, suara, paska produksi, hingga tim hair stylist, karena akan ada banyak shot yang memperlihatkan setelah pemakaian minyak rambut tersebut, dalam hal ini sangat dibutuhkan seorang yang benar-benar ahli dalam bidang hair stylish, sehingga membutuhkan tambahan kru hair stylist profesional khusus untuk menata seluruh shot rambut yang telah menggunakan produk tersebut yang ada di dalam video iklan.

Selain jumlah kru, pemilihan sutradara untuk yang akan dipercaya untuk mengerjakan video iklan tersebut juga sangat berpengaruh terhadap rate harga, ini disebabkan karena rate harga seorang sutradara sendiri dapat dinilai dari portofolio dan jam terbang yang dimiliki oleh si sutradara tersebut. Semakin banyak portofolio dan jam terbangnya maka semakin tinggi juga rate harganya. Semakin berpengalaman seorang sutradara maka semakin tinggi pula kualitas yang akan dihasilkannya.

  1. Pemilihan Talent

Apakah Talent Dapat Mempengaruhi Harga Pembuatan Video Iklan?

Jasa Video eps-production.com

Ada beberapa jenis talent yang dapat digunakan dalam produksi video iklan, seperti talent dengan rate standar yaitu talent yang memiliki kemampuan akting yang baik, akan tetapi belum dikenal publik. Pilihan lain adalah talent yang sudah dikenal baik oleh publik, seperti aktor film atau sinetron, musisi, dan influencer dan lainnya yang memang sudah dikenal baik oleh publik.

Talent standar biasa memiliki rate harga yang cukup terjangkau, ini bisa terjadi karena umumnya kita hanya menggunakan jasa aktingnya saja tanpa citranya dipublik. Lain hal jika bekerja sama dengan talent artis yang merupakan public figure yang sudah dikenal oleh publik, dapat dipastikan rate harganya akan lebih tinggi dibanding talent standart, karena selain kita  menggunakan jasa aktingnya, kita juga menggunakan citranya yang sudah dikenal baik oleh publik. Keuntungan lainnya jika bekerjasama dengan public figure adalah produk atau brand anda akan mendapat eksposur lebih oleh masyarakat, karena publik sudah familiar dengan pemeran / talent yang ada dalam video iklan perusahaan anda.

  1. Durasi Shooting

Durasi shooting dapat mempengaruhi harga?

Durasi Shooting dapat ditentukan berdasarkan seberapa rumit konsep video iklan yang akan dibuat dan juga dari durasi video iklan itu sendiri. Semakin lama durasi Shooting maka akan membuat biaya produksi video juga semakin tinggi.

Misalkan saja sebuah perusahaan atau brand ingin membuat video web series 5 episode, dengan durasi 10 menit per episodenya. Yang ditotal durasi menjadi 50 menit, pastinya memerlukan durasi Shooting yang panjang, dalam pengerjaan ini minimal dapat dikerjakan dalam 5 hari Shooting. Tentunya akan ada aspek lainnya yang menentukan durasi hari Shooting, seperti tingkat kesulitan adegan video, jumlah lokasi Shooting, dan berbagai aspek produksi yang lainnya.

Baca Juga : 3 Tahapan Produksi Pembuatan Video Iklan TVC Yang Wajib Kamu Tau

  1. Lokasi Shooting

Apakah Lokasi Mempengaruhi Harga Pembuatan Video Iklan?

Pemilihan lokasi Shooting biasa ditentukan tergantung dengan kebutuhan cerita dan adegan pada video iklan itu sendiri, lokasi paling umum yang digunakan untuk Shooting adalah studio dan rumah. Untuk studio dan rumah saja memiliki harga yang cukup bervariasi, tergantung seberapa besar dan seberapa mewah rumah tersebut. Untuk lokasi Shooting yang berada di tempat umum, seperti restoran, kafe, mall, taman, jalan raya juga memiliki harga yang sangat bervariasi.

Aspek yang juga berpengaruh adalah jumlah lokasi Shooting yang diperlukan dalam video iklan tersebut. Jadi jika dalam suatu produksi video iklan yang memakai banyak lokasi maka sudah dipastikan akan mempengaruhi harga dalam pembuatan video iklan tersebut.

  1. Desain Produksi

Jasa Video eps-production.com

Desain produksi adalah desain tampilan video, yang mencakup penata artistik, kostum, rias, rambut, dan grafis yang ada di dalam video iklan. Misalnya sebuah brand ingin membuat video iklan yang menggambarkan set up parodi peperangan untuk menginformasikan bahwa cerita tersebut dalam peperangan. Selain mencari lokasi Shooting yang menyerupai tepat, diperlukan juga desain produksi yang sesuai untuk membuat penonton percaya bahwa video iklan tersebut menceritakan tentang peperangan nyang diparodikan, dari property yang dipilih, baju yang dikenakan oleh pemeran, kostum dan rias pemeran perlu didesain seperti orang yang sedang berperang. Dapat disimpulkan bahwa desain dari produksi sebuah iklan akan sangat mempengaruhi harga dari pembuatan iklan tersebut.

Harga atau biaya untuk membuat sebuah video iklan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran perusahaan anda. Yang terpenting adalah pesan yang ingin anda sampaikan dapat tersampaikan dengan baik dan mudah dimengerti oleh konsumen anda.

Jika anda memiliki pertanyaan mengenai harga dalam pembuatan video iklan, anda dapat berkonsultasi dengan tim eps production secara langsung, dengan menghubungi kontak yang tertera pada icon chat di pojok kanan bawah. Kami sangat senang membantu menjawab segala kebutuhan anda.

See yaaa…

Read More

3 Tahapan Produksi Pembuatan Video Iklan TVC Yang Wajib Kamu Tau

3 Tahapan Produksi Pembuatan Video Iklan TVC

Di era digital seperti saat ini Video Iklan merupakan alat marketing yang wajib dimiliki oleh setiap brand atau perusahaan, karena video terbukti mampu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap brand atau perusahaan yang menggunakan video sebagai bagian dari strategi marketingnya. Selain untuk tujuan awareness, video juga dapat meningkatkan penjualan brand perusahaan. Lalu bagaimana tahapan dalam membuat atau memproduksi sebuah video?

Ketika perusahaan sudah memutuskan untuk memproduksi sebuah video iklan, perusahaan dapat mengundang production house untuk mengkonsultasikan video yang akan diproduksi, pada tahapan ini perusahaan bisa secara langsung menunjuk production house atau melalui proses tender untuk memilih production house yang tepat dalam produksi iklan tersebut.

Nah kali ini eps production mau berbagi informasi tentang 3 Tahapan Produksi Pembuatan Video Iklan TVC Yang Wajib Kamu Tau :

  1. Pra-Produksi

Pada tahapan pra-produksi ini, script dan moodboard yang sudah dibuat atau yang sudah ada sebelumnya saat proses pitching vendor akan dikembangkan lebih lanjut oleh sutradara. Pada tahap pertama sutradara biasanya akan membuat director’s board atau storyboard versi sutradara yang disesuaikan dengan visi dan misi dari si sutradara tersebut, karena board inilah yang akan menjadi panduan saat hari shooting nanti. Director’s board ini juga biasanya lengkap dengan dialog script atau voice over script, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing produksi video iklan.

Jasa Video eps-production.com

Selain director’s board, sutradara akan membuat director’s treatment, yaitu panduan treatment yang akan membantu perusahaan (brand) dan seluruh tim yang terlibat dapat memahami visi dan misi sutradara dalam produksi video iklan tersebut. Di saat meeting pertama sutradara akan menjelaskan tentang treatment yang akan dijalaninya kepada perusahaan atau brand dan kru yang terlibat. Director’s treatment terdiri dari referensi set ruangan, referensi busana, referensi tata rias dan tata rambut, referensi musik, referensi editing, referensi colour grading, foto lokasi shooting, dan foto talent/artis yang akan berperan didalam video iklan tersebut.

Ketika meeting akhir untuk finalisasi storyboard dan treatment sebelum shooting. sebelumnya sutradara dan kru wajib sudah melakukan recce dan workshop talent. director’s treatment terdiri dari sketsa set ruangan, foto talent yang sudah fitting wardrobe dan make up test dan hair do. Pada tahap ini director’s treatment merangkum hasil kerja dari masing-masing departemen yang terlibat.

Pada video iklan, brand memiliki hak untuk dapat memberikan masukannya pada saat meeting pertama dan meeting akhir. Masukan brand biasanya lebih cenderung ke hal yang berhubungan dengan product placement atau mandatory brand.

Baca Juga : 4 Peran Penting Storyboard Dalam Video

  1. Produksi

Setelah final meeting dan perusahaan (brand) sudah menyetujui storyboard dan treatment sutradara, waktunya untuk mengubah cerita menjadi visual. Proses shooting video dilakukan di waktu dan tempat yang sudah disepakati bersama, pihak production house akan memberikan jadwal dan call sheet kepada client. Proses shooting, akan mengacu pada storyboard dan director’s treatment, biasanya akan ada beberapa penyesuaian disesuaikan dengan kondisi saat shooting di lapangan dan juga eksplorasi di lokasi shooting yang memungkinkan terjadinya imrpovisasi.

Jasa Video eps-production.com

Pada saat proses produksi video biasanya perwakilan dari perusahaan akan hadir mengikuti berjalannya proses shooting, client memiliki hak supervisi dan dapat memberi masukan kepada sutradara. Biasanya perwakilan dari pihak perusahaan atau brand akan berfokus memberi masukan pada hal yang berhubungan dengan product placement, karena dalam beberapa kasus ada pedoman khusus yang cukup spesifik dan biasanya sangat dipahami oleh pihak perusahaan, contohnya seperti cara penggunaan produk atau produk yang memiliki bagian khusus dan butuh eksplorasi lebih lanjut secara framing camera.

Baca Juga : 5 Kamera Sinema Yang Digunakan Untuk Pembuatan Film Hollywood

  1. Pasca Produksi

Setelah proses shooting selesai dilakukan dan seluruh isi dari storyboard sudah diambil, saatnya melanjutkan tahap berikutnya yaitu tahap pasca produksi atau editing. Dimulai dengan offline editing, tahap dimana susunan frame by frame disusun sesuai dengan cerita yang ada di storyboard, sampai dengan kesepakatan untuk picture lock, yaitu susunan frame by frame sudah disetujui oleh client.

Selanjutnya masuk dalam tahap online editing, pada tahap ini video akan di colour grading atau pewarnaan video. Kemudian tahap online selanjutnya video akan ditambahkan visual effect seperti CGI (Computer-Generated Image), motion graphic, dan animasi (animation) 2D atau 3D jika memang diperlukan sesuai konsep awal video.

Baca Juga : 10 Rekomendasi Software Editing Adobe

Pada saat pasca produksi ini jugavideo akan ditambahkan voice over jika diperlukan. Lalu pembuatan music scoring yang akan mengikuti referensi musik yang terlah dibuat sutradara di director’s treatment. Dan yang terakhir adalah tahap final mixing, untuk finalisasi audio, yang terdiri dari penjernihan sound, penyesuaian volume dan penambahan sound effect untuk menambah mood dari video tersebut. Pada tahap pasca produksi ini client akan sangat terlibat selama prosesnya, hal ini bertujuan untuk membantu supervisi video iklan agar dapat rampung dan sesuai dengan rencana di awal.

Penutup

Dapat disimpulkan bahwa dalam sebuah produksi pembuatan video iklan memang memerlukan sebuah pehaman dan ketelitan didalamnya, agar dalam pembuatannya pesan yang ingin disampaikan oleh perusahaan pemilik brand dapat tersampaikan secara penuh kepada masyarakat atau penontonya. Biasanya production house akan membantu pemilik brand dari awal sampai akhir produksi.

Jika anda memiliki pertanyaan seputar pembuatan video iklan anda dapat menghubungi kami untuk konsultasi, melalui email atau kontak whatsapp yang ada dipojok kanan bawah. Hubungi kami sekarang!!!

See yaa…

Read More

Video Iklan Promosi Audio Terintegrasi TOA AM-CF1

Sistem kolaborasi audio terintegrasi AM-CF1 adalah solusi konferensi canggih terbaru. Sebagai sistem rangkaian mikrofon professional, AM-CF1 adalah sistem kolaborasi all-in-one yang sempurna untuk ruang konferensi ukuran kecil hingga menengah.

  • Stylish design, Easy to operate, Excellent sound quality

Build in Bluetooth, DSP microphone and speaker system

AM-CF1 terhubung dengan pihak jarak jauh melalui jaringan dan PC / perangkat pintar dengan aplikasi konferensi.

Bisnis modern menuntut siapa pun dapat mengadakan pertemuan kapan pun, di mana pun. Saat AM-CF1 digunakan, pengguna tidak perlu lagi mendekatkan wajah mereka di depan perangkat.

  • Natural Conversation

Dengan AM-CF1, peserta dapat berbicara seperti percakapan normal biasanya.

  • Beam Steering Array Microphone Technology

Line Array dengan elemen 8 mikropon memungkinkan untuk melacak suara secara otomatis.
Sehingga membantu untuk menangkap suara lebih jelas, walaupun posisi pembicara berada disamping atau diujung meja

Read More