<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>clapper board fungsi | Commercial Production House | Jasa Video Company Profile</title>
	<atom:link href="https://eps-production.com/tag/clapper-board-fungsi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://eps-production.com</link>
	<description>EPS PRODUCTION</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Feb 2021 09:31:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.1.10</generator>

<image>
	<url>https://eps-production.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-HEADER-2-32x32.jpg</url>
	<title>clapper board fungsi | Commercial Production House | Jasa Video Company Profile</title>
	<link>https://eps-production.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Fungsi dan Cara Menggunakan Clapper Board Ketika Shooting</title>
		<link>https://eps-production.com/fungsi-dan-cara-menggunakan-clapper-board-ketika-shooting/</link>
					<comments>https://eps-production.com/fungsi-dan-cara-menggunakan-clapper-board-ketika-shooting/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2021 05:33:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tips & Trick]]></category>
		<category><![CDATA[clapper board adalah]]></category>
		<category><![CDATA[clapper board and film]]></category>
		<category><![CDATA[clapper board digital]]></category>
		<category><![CDATA[clapper board editor]]></category>
		<category><![CDATA[clapper board film]]></category>
		<category><![CDATA[clapper board fungsi]]></category>
		<category><![CDATA[clapper board maksud]]></category>
		<category><![CDATA[clapper board meaning]]></category>
		<category><![CDATA[clapper board movie]]></category>
		<category><![CDATA[jasa video bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[jasa video bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Video Commercial]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Video Company Profile]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Video Company Profile Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[jasa video company profile bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Video Company Profile Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Video Company Profile Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Video Company Profile Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Video Company Profile Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[jasa video depok]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Video Documentary]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Video Iklan tvc]]></category>
		<category><![CDATA[jasa video jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Video Safety Briefing]]></category>
		<category><![CDATA[jasa video safety induction]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Video Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Video Web Series]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://eps-production.com/?p=7234</guid>

					<description><![CDATA[Ada banyak jenis peralatan shooting, salah satunya adalah clapper board. Alat ini bukan cuma untuk gaya-gayaan doang loh. Tetapi punya peran penting di dalam proses video editing. Bagaimana cara menggunakan clapper board? Apa sih fungsinya? Nah, ini salah satu pertanyaan yang cukup sering ditanyakan. Tidak jarang orang menganggap clapper hanya untuk keren-kerenan saja. Tidak banyak yang tahu betapa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" loading="lazy" class=" wp-image-7235 aligncenter" src="https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/fungsi-dari-clapper-board.jpg" alt="Jasa Video eps-production.com" width="866" height="564" srcset="https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/fungsi-dari-clapper-board.jpg 1650w, https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/fungsi-dari-clapper-board-1080x703.jpg 1080w, https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/fungsi-dari-clapper-board-300x195.jpg 300w, https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/fungsi-dari-clapper-board-1024x667.jpg 1024w, https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/fungsi-dari-clapper-board-768x500.jpg 768w, https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/fungsi-dari-clapper-board-1536x1000.jpg 1536w" sizes="(max-width: 866px) 100vw, 866px" /></p>
<p>Ada banyak jenis peralatan shooting, salah satunya adalah <em>clapper board</em>. Alat ini bukan cuma untuk gaya-gayaan doang <em>loh</em>. Tetapi punya peran penting di dalam proses <em>video editing</em>. Bagaimana cara menggunakan <a href="https://eps-production.com/">clapper board</a>? Apa sih fungsinya? Nah, ini salah satu pertanyaan yang cukup sering ditanyakan. Tidak jarang orang menganggap clapper hanya untuk keren-kerenan saja. Tidak banyak yang tahu betapa pentingnya papan mungil yang satu ini dalam produksi film.</p>
<p>Kalau kamu melihat proses shooting film, pasti kamu pernah melihat di mana sutradara berteriak “<em>Action</em>!”. Tak lama setelah itu ada seseorang yang memegang papan hitam atau putih muncul dan kemudian terdengar bunyi “<em>Ctak</em>!”.  <em>Clapper board </em>adalah sebuah papan dari bahan kayu yang digunakan untuk membantu sinkronisasi gambar dan suara serta untuk memilih dan menandai suatu adegan tertentu selama berjalannya proses produksi. Mungkin kamu akan bertanya-tanya bagaimana cara kerja papan kecil ini. Sebelum masuk kepenjelasan tentang fungsi si papan mungil ini, maka penting juga untuk kamu tau setiap bagian-bagian penting yang ada di dalam clapper board :</p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class=" wp-image-7278 aligncenter" src="https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/Clapperboard.jpg" alt="" width="766" height="766" srcset="https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/Clapperboard.jpg 864w, https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/Clapperboard-540x540.jpg 540w, https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/Clapperboard-240x240.jpg 240w, https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/Clapperboard-300x300.jpg 300w, https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/Clapperboard-150x150.jpg 150w, https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/Clapperboard-768x768.jpg 768w, https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/Clapperboard-440x440.jpg 440w, https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/Clapperboard-180x180.jpg 180w, https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/Clapperboard-120x120.jpg 120w" sizes="(max-width: 766px) 100vw, 766px" /></p>
<ol>
<li><strong>Judul Film<br />
</strong>Untuk memudahkan penyimpanan dan pemindahan data, agar tidak tertukar dengan data lain, maka penting sekali untuk mencatat judul film di bagian atas clapper board.</li>
</ol>
<ol start="2">
<li><strong>Production<br />
</strong>kolom production yang digunakan untuk menuliskan nama tim produksi. Sehingga ada data tentang siapa pemilik footage <a href="https://eps-production.com/">shooting video</a>.</li>
</ol>
<ol start="3">
<li><strong>Slate<br />
</strong>Nomor slate adalah urutan nomor gambar tersebut di ambil. Dimulai dari nomor 1 dan akan bertambah terus hingga semua gambar berhasil terambil. Jadi, jika ada nomor 420 di dalam kolom slate, itu artinya gambar tersebut adalah gambar ke 420 yang diambil selama shooting.</li>
</ol>
<ol start="4">
<li><strong>Scene<br />
</strong>Kolom ini menjelaskan scene berapa yang sedang diambil. Kolom ini akan diisi sesuai naskah. Jadi jika kita hendak ingin mengambil scene 5 di naskah, maka tulislah angka 5 di kolom tersebut.</li>
</ol>
<ol start="5">
<li><strong>Shot<br />
</strong>Setiap scene terdiri dari pecahan-pecahan shot. Jumlahnya tentu beragam tergantung kebutuhan sutradara. Terkadang ada adegan yang hanya membutuhkan 1 shot panjang, namun juga ada adegan yang membutuhkan lebih dari 10. Nah, angka-angka inilah yang dicatat di kolom shot.</li>
</ol>
<ol start="6">
<li><strong>Take<br />
</strong>Setiap shot akan diambil berulang-ulang sampai sutradara merasa cukup dengan adegan yang diambil. Jadi, selama sutradara belum merasa cukup puas dengan adegan yang sedang direkam, maka jumlah take akan terus bertambah.</li>
</ol>
<ol start="7">
<li><strong>Nama Director atau Sutradara<br />
</strong>Nama sutradara dicatat untuk informasi saat post-production.</li>
</ol>
<ol start="8">
<li><strong>Nama DOP (Director of Photography)<br />
</strong>Nama DOP juga dicatat untuk informasi saat post-production.</li>
</ol>
<ol start="9">
<li><strong>Tanggal Shootiing<br />
</strong>Biasanya film pendek diambil selama 3-4 hari, mungkin kurang mungkin lebih. Sementara film panjang bisa menghabiskan 2 minggu sampai 1 bulan, mungkin kurang mungkin lebih. Biasanya data yang direkam akan berjubel. Tanggal shooting penting dicatat di clapper board untuk memudahkan pendataan setelah shooting direkam.</li>
</ol>
<ol start="10">
<li><strong>Card<br />
</strong>Di era digital, medium perekaman banyak menggunakan kartu, mulai dari SD Card, CF Card, hingga SSD. Satu kartu hanya bisa merekam jumlah shot tertentu, maka selama shooting kita akan berhadapan dengan banyak sekali kartu. Maka, penting untuk mencatatnya di clapperboard, agar pendataan akan semakin mudah.</li>
</ol>
<ol start="11">
<li><strong>Day / Night<br />
</strong>Kadang adegan malam tidak selalu diambil malam hari, sebaliknya adegan siang mungkin saja direkam malam hari. Oleh karena itu, penting pula mencatat apakah adegan tersebut memang berlatar malam atau siang sesuai dengan naskah.</li>
</ol>
<ol start="12">
<li><strong>Int dan Ext<br />
</strong>Kedua kolom ini mesti kamu pilih salah satu dengan cara dicentang. Jika proses syuting dilakukan di dalam ruangan, maka beri tanda centang di kolom Int. Sedangkan jika proses syuting dilakukan di luar ruangan, maka beri tanda centang di kolom Ext.</li>
</ol>
<p>Baca Juga : <a href="https://eps-production.com/pentingnya-behind-the-scene-dalam-produksi-film-dan-video/">Pentingnya Behind The Scene Dalam Produksi Film dan Video</a></p>
<h1><strong>Fungsi Clapper Board</strong></h1>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class=" wp-image-7240 aligncenter" src="https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/clapperboard-film.jpg" alt="Jasa Video eps-production.com" width="944" height="531" srcset="https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/clapperboard-film.jpg 1920w, https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/clapperboard-film-1080x608.jpg 1080w, https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/clapperboard-film-300x169.jpg 300w, https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/clapperboard-film-1024x576.jpg 1024w, https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/clapperboard-film-768x432.jpg 768w, https://eps-production.com/wp-content/uploads/2021/02/clapperboard-film-1536x864.jpg 1536w" sizes="(max-width: 944px) 100vw, 944px" /></p>
<p>Clapper board tidak hanya untuk gaya-gayaan dan konten Instagram saja loh. Terdapat fungsi yang sangat krusial. Makanya setiap shooting proyek besar mesti banget melibatkan alat ini. Kalau tidak, semuanya akan ribet dan tentunya akan menghambat tahapan pascaproduksi.</p>
<ol>
<li><strong>Cara Menggunakan Clapper Board</strong></li>
</ol>
<p>Seorang yang bertugas mencatat informasi di clapper board disebut clapper. Biasanya clapper akan bekerja dibawah Script Continuity dibawah depertemen penyutradaraan. Ia akan bekerjasama dengan Pencatat Adegan / Penanggungjawab Naskah / Script Supervisor untuk mendata kesinambungan gambar. Informasi yang ditulis di clapperboard akan dicatat oleh Pencatat Adegan dalam secarik kertas, untuk memudahkan penyunting gambar / editor dalam bekerja di post-production.</p>
<p>Cara menggunakan clapper board, pertama-tama Astrada akan memberikan perintah “SLATE IN”.</p>
<p>Jika kamu seorang clapper maka kamu harus responsif dengan kalimat ini. Maka peganglah clapper board ke depan kamera. Bukalah bagian clapnya jika dalam shooting tersebut terdapat kebutuhan untuk perekaman suara, sebaliknya tutup bagian clapnya jika tidak ada suara yang direkam.</p>
<p>Setelah itu, tunggu aba-aba dari asisten sutradara yang akan mengatakan “SOUND”. Setelah aba-aba itu diberikan, maka seorang yang merekam suara atau sound recordist akan berterika “SPEED!” atau “ROLL!” yang mengartikan bahwa alat perekam suara sudah berputar atau dijalankan.</p>
<p>Setelah mendengar itu, maka bacalah informasi sesuai dengan yang ada dalam slate tersebut, mulai dari slate, scene, shot, dan take. Sebagai contoh: “Slate 231, Scene 8, Shot 1, Take 1”. Nah, jika yang sedang direkam adalah take 2 dan seterusnya, maka cukup membaca: “Slate 231, Take 2!”.</p>
<p>Setelah itu, tunggulah aba-aba dari asisten sutradara, “CAMERA?!”. Setelah aba-aba ini, operator kamera juga akan menjawab “SPEED!” atau “ROLL!” yang mengartikan bahwa kamera sudah merekam.</p>
<p>Setelah aba-aba itu, tutuplah dan tepuklah clapper board tersebut sehingga berbunyi. Jangan buru-buru keluar dari jangkauan kamera dan biarkan kamera merekam clapper board yang tertutup kurang lebih 1 detik. Setelah itu, keluar dan sembunyilah.</p>
<p>Asisten sutradara akan memberi aba-aba “ACTION!” yang mengartikan bahwa pemain boleh memulai adegan.</p>
<p>Baca Juga : <a href="https://eps-production.com/mengenal-lumix-s1h-kamera-mirrorless-pertama-yang-diakui-netflix/">Mengenal Lumix S1H, Kamera Mirrorless Pertama Yang Diakui NETFLIX</a></p>
<ol start="2">
<li><strong>End Slate</strong></li>
</ol>
<p>End Slate digunakan jika angle pembuka adegan tidak mungkin disisipi clapper board. Atau jika ada momen yang butuh segera direkam secara cepat. Prinsipnya sama dengan sebelumnya, namun End Slate dibaca justru setelah adegan selesai dilakukan.</p>
<p>Biasanya asisten sutradara akan memberikan aba-aba End Slate yang mengartikan bahwa clapper board baru akan ditepuk di akhir adegan. Perhatikan aba-aba ini dan bersiaplah dengan aba-aba “CUT!” dari sutradara.</p>
<p>Setelah sutradara memberi aba-aba “CUT!”, maka segeralah masukan clapper board ke dalam frame dalam keadaan terbalik dan tepukan clapper board tersebut. Setelah itu, bacalah informasi yang ada di clapper board seperti biasa.</p>
<ol start="3">
<li><strong>Untuk Mengorganisir Data Hasil Shooting</strong></li>
</ol>
<p>Saat proses shooting, clapper board direkam tepat saat kamera rolling. Kemudian clapper menulis adegan dan take mana saja yang dipilih oleh sutradara berdasarkan data yang tercatat di papan. Catatan ini diberikan kepada video editor.</p>
<p>Ketika video editor hendak melihat hasil footage shooting, ia tidak perlu lagi mengecek satu-satu video yang akan ia kerjakan. Ini karena data adegan yang ditulis di papan sudah muncul di thumbnail video.</p>
<p>Selain itu, video editor lebih mudah untuk mengorganisir data hasil shooting dengan cara membaginya ke dalam folder sesuai scene dan shot adegan. Praktis banget kan!</p>
<ol start="4">
<li><strong>Sinkronisasi gambar dan suara</strong></li>
</ol>
<p>Pada saat kamu merekam menggunakan mic internal kamera, gambar dan suara tentu akan selaras. Ini karena keduanya direkam pada pita yang sama. Namun bakalan lain ceritanya saat kamu shooting menggunakan perangkat kamera dan audio yang terpisah. Sehingga gambar dan suaranya pun direkam di dalam perangkat yang berbeda.</p>
<p>Clapper board bakal berguna banget buat kamu yang shooting dengan menggunakan mic eksternal. Bunyi “Ctak!” yang terekam di mic internal kamera dengan yang terekam di mic eksternal bisa digunakan untuk menyelaraskan gambar dan suara.</p>
<p>Saat editor melakukan penyuntingan gambar, ia tinggal menjajarkan kedua file audio. Karena bunyi hantaman clapper board yang sangat kencang akan terekam. Jadi editor langsung tahu bagian mana yang ada bunyi “Clap!”. Gambar dan suara jadi sinkron deh.</p>
<p>Baca Juga : <a href="https://eps-production.com/director-of-photography-dop-tugasnya-ngapain-aja-sih/">Director of Photography (DOP), Tugasnya Ngapain Aja Sih?</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://eps-production.com/fungsi-dan-cara-menggunakan-clapper-board-ketika-shooting/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
