7 Departemen Kru Film Pendek Atau Video

Sebuah kru film adalah sekelompok orang yang dipekerjakan perusahaan produksi untuk membuat sebuah film atau gambar bergerak. Kru berbeda dengan pemeran, yaitu aktor-aktor yang tampil di depan kamera atau mengisi suara suatu film. Kru juga terpisah dari produser, yaitu orang-orang yang memegang sebagian perusahaan film atau hak properti intelektual film. Sebuah kru film terbagi menjadi beberapa sektor, masing-masing berkecimpung dalam aspek produksi tertentu. Posisi kru film telah berevolusi selama bertahun-tahun, didorong oleh perubahan teknologi dna perkembangan jaman.

Kali ini eps-production akan menjelaskan tentang departemen-departemen apa saja yang ada dalam suatu industri film, alasannya karena kami ingin agar kalian bisa memahami cara kerja hierarki, sebagaimana yang diterapkan dalam industri. Dengan memahami struktur kerja hirarki, diharapkan kalian bisa menerapkannya. Struktur ini diterapkan karena lebih efektif dan efisien. Masing-masing peran memiliki fokus pada tugasnya masing-masing, sehingga tidak ada tenaga atau waktu yang terbuang sia-sia.

Secara garis besar, produksi suatu film dibagi ke dalam beberapa departemen. Departemen-departemen tersebut dipimpin oleh pemimpinnya masing-masing. Masing-masing departemen memiliki fungsi dan perannya dan bekerjasama untuk mewujudkan visi yang diberikan sutradara.

Departemen-departemen tersebut antara lain departemen produksi (dipimpin produser), departemen penyutradaraan (dipimpin sutradara), departemen artistik (dipimpin penata artistik / production designer), departemen kamera (dipimpin penata kamera), departemen suara (dipimpin penata suara), departemen kostum (dipimpin penata kostum utama), departemen makeup (dipimpin penata rias utama), departemen post-production (dipimpin post-pro supervisor).

Susunan Crew dalam pembuatan film :

  1. Departemen Produksi

Produser: Bertanggung jawab pada satu produksi film secara keseluruhan. Memimpin manajemen produksi, dari awal hingga akhir, agar sebuah film dapat terselesaikan dengan baik. Produser menginisiasi sebuah project, mencarikan dana / funding, mencari dan memilih tenaga kerja yang akan terlibat, hingga melakukan supervisi terhadap proses pembuatan film secara keseluruhan.

Produser Pelaksana / Line Producer: ‘Tangan kanan’ produser untuk urusan teknis. Ibaratnya, produser merancang satu produksi secara kesuluruhan (plafon budget, timeline, tenaga kerja, dsb), produser pelaksana yang menjalankan rancangan tersebut setiap harinya. Itu sebabnya ia disebut produser pelaksana.

Manajer Unit Produksi / Unit Production Manager : Bekerja dibawah supervisi produser pelaksana, manajer produksi bertugas memastikan segala sesuatu yang bersinggungan dengan produksi (hal-hal fisik bukan kreatif) berjalan dengan baik. Ia memastikan semua kru dalam kondisi baik, tidak ada peralatan yang rusak, tidak ada alat yang keluar dari rancangan budget, memesan dan memastikan logistik datang tepat waktu, dan lain sebagainya.

Akuntan Produksi: Memantau dan mengelola perputaran kas dalam satu produksi. Melakukan tugas-tugas bendahara, antara lain mencatat pemasukan dan pengeluaran selama produksi, bekerjasama dengan produser pelaksana agar budget dapat terjaga dengan baik, dsb.

Manajer Lokasi: Manajer lokasi (biasa bekerja sebagai tim dengan location scout), bertugas mencari lokasi yang sesuai dengan visi sutradara. Ia juga bertugas untuk mengurus segala perizinan, mulai dari biaya sewa, izin keramaian polisi, uang keamanan preman, dsb, agar syuting dapat berjalan dengan aman dan tenteram.

Production Assistant: Biasa disebut PU (Pembantu Umum), bertugas untuk membantu tim produksi secara generik. Apabila ada kebutuhan mendesak secara tiba-tiba, maka production assistant lah yang bergerak cepat dan mobile. Pembantu umum juga membantu menyiapkan logistik konsumsi dan mendistribusikannya ke kru.

  1. Departemen Penyutradaraan
Jasa Video eps-production.com

Christopher Nolan

Sutradara: Penanggungjawab kreatif utama dalam produksi film. Berkontribusi di segala aspek, mulai dari penentuan plot & alur cerita, memilih pemeran, memilih kru-kru utama, menentukan bloking pemeran, pengembangan karakter, memilih lokasi yang dibutuhkan cerita, referensi musik, pergerakan kamera, pilihan shot, dan hal-hal kreatif lainnya. Dengan bantuan kru dari berbagai departemen, sutradara memastikan visinya dapat terlaksana sebaik mungkin.

Asisten Sutradara 1: Membantu sutradara dalam urusan jadwal, manajemen pemeran dan kru (jadwal panggilan kru & pemeran ke lokasi), jadwal makan dan istirahat, jadwal set alat (kamera, lampu, artistik), dsb. Ia harus memastikan jadwal dapat berjalan tepat waktu dan tidak ada adegan yang tidak terambil. Apabila ada jadwal yang ngaret, ia juga mesti berpikir cepat untuk merombak jadwal agar tak ada adegan yang harus dikorbankan.

Asisten Sutradara 2: Bertugas membantu sutradara menyutradarai figuran (extras). Ia juga bertugas membantu asisten sutradara 1 dalam menyusun jadwal. Selain itu, setiap hari syuting, asisten sutradara 2 bertugas mengetik call sheet (jadwal panggilan untuk kru & pemeran di hari syuting berikutnya).

Penulis: Bersama sutradara, mengembangkan cerita dari coretan hingga menjadi naskah. Ia bertugas memastikan cerita dapat bergerak dengan baik. Ia juga mengembangkan karakter-karakter dalam film agar believable dan relatable dengan penonton.

Script Continuity: Senjata utamanya adalah kamera pocket. Ia bertugas memotret setiap hal visual yang muncul di dalam frame agar terjaga kesinambungannya di setiap adegan. Misalnya: jika di shot sebelumnya, pemeran A memegang pensil di tangan kiri ketika berbicara, maka di shot berikutnya script continuity harus mengingatkan agar pensil tetap di tangan kiri. Lebih tricky lagi untuk syuting jumping (urutan adegan diambil acak), maka ia harus berhati-hati dalam memperhatikan hal-hal visual yang muncul di frame.

Casting Director: Bertugas memilih aktor untuk memerankan karakter sesuai kebutuhan cerita. Mereka akan berdiskusi dan berkonsultasi dengan sutradara. Setelah sutradara menceritakan visi dan kebutuhan ceritanya, casting director akan membantunya mencarikan pemeran yang dibutuhkan.

Kordinator Pemeran: Di lokasi syuting, perannya cukup vital. Kordinator pemeran mengatur jadwal pemeran sesuai dengan jadwal yang sudah disiapkan oleh asisten sutradara. Asisten sutradara akan memanggil pemeran untuk masuk atau keluar dari set dan kordinator pemeran bertuga mengkoordinasikannya dengan para aktor. Kordinator pemeran juga bertugas menyalurkan logistik ke para pemeran dari tim produksi.

  1. Departemen Kamera

Penata Kamera: Biasa disebut Director of Photography (DP) atau Sinematografer. Sebutan sinematografer biasanya dipakai apabila DP dan operator kamera adalah orang yang sama. Penata kamera bertugas sebagai ‘penerjemah’ sutradara dalam level teknis pengambilan gambar. Penata Kamera berdiskusi dengan sutradara dan memberi masukan perihal teknis pengambilan gambar, mulai dari jenis kamera, lensa, pendekatan gambar, lighting, tone warna, dsb. Semua dikerjakan sesuai dengan kebutuhan cerita menurut visi sutradara. Singkatnya, sutradara menjelaskan pada DP tampilan visual seperti apa yang ia inginkan, dan DP yang akan memilih lensa, filter, lighting, komposisi, dsb untuk memberikan efek estetis tertentu pada penonton.

Operator Kamera: Sesuai dengan namanya, ia bertugas mengoperasikan kamera sesuai dengan arahan penata kamera (DP). Seringkali, penata kamera dan operator kamera adalah orang yang sama.

Asisten Penata Kamera: Biasa disebut juga focus puller. Tugasnya adalah memastikan semua gambar yang diambil fokus. Asisten penata kamera juga bertugas merakit dan membongkar rigging kamera di awal dan akhir syuting.

Clapper: Bertugas memberikan identitas pada gambar yang sedang diambil. Film pendek bisa terdiri dari belasan bahkan puluhan adegan, apalagi film panjang. Agar tak bingung ketika disunting, setiap gambar yang diambil diberikan identitas sesuai nomor scene dan shot yang ditulis di naskah.

Digital Imaging Technician (DIT): Hanya pembuatan film di era digital yang mengenal jabatan ini. DIT bertugas mengarsip dan membackup data yang sudah selesai diambil. Gambar-gambar yang telah diambil akan dikelola oleh DIT untuk  tidak hanya dipindahkan ke tempat penyimpanan seperti harddisk, tetapi juga di compress untuk proses selanjutnya di paska produksi. DIT juga bertugas menerapkan beberapa adjustment pada gambar yang sudah diambil sesuai dengan arahan penata kamera, misalnya terang gelap, tone warna, dsb.

Gaffer: Ketua urusan pencahayaan (lampu). Dengan arahan dari DP, gaffer membuat desain pencahayaan dan tata letak lampu agar visi sutradara dapat terwujud.

Best Boy (Lighting): Asisten gaffer. Ketimbang gaffer yang lebih banyak mengurus teknis pencahayaan, best boy lebih banyak berkutat pada urusan logistik, seperti manajemen alat.

Key Grip: Selain lampu, ada beberapa perlengkapan lain yang sering dipakai di lokasi film, antara lain polyfoam (stirofoam untuk reflector), diffuser, butterfly, dolly track, kaki lampu, flag, dsb. Key grip adalah kepala untuk urusan-urusan tersebut.

Best Boy (Grip): Membantu key grip.

  1. Departemen Artistik

Jasa Video eps-production.com

Penata Artistik / Production Designer: Sebetulnya jabatan production designer dan art director (penata artistik) adalah jabatan yang berbeda. Production designer adalah perancang tampilan visual film secara keseluruhan, mulai dari warna set, props, pattern, warna pakaian, makeup, dsb. Namun di Indonesia, jabatan ini belum banyak dipakai. Oleh karena itu, kita lebih sering menemukan penata kostum dan rias bekerja secara terpisah dengan tim artistik, padahal semestinya mereka bekerja di bawah satu rancangan  visual yang sama. Berbeda dengan production designer, penata artistik lebih fokus pada urusan artistik (set dan props saja). Ialah yang merancang tampilan interior sebuah set, beserta menyiapkan properti-properti yang dibutuhkan oleh cerita.

Asisten Penata Artistik: Bertugas membantu penata artistik dalam tugas di lapangan. Kadang merangkap sebagai standby art director alias penata artisitik yang standby di set untuk segera mengatur set dan props sesuai kebutuhan framing. Biasanya penata artistik lebih banyak duduk di depan monitor bersama sutradara, sementara asisten penata artistik lebih banyak di set untuk mendengar masukan dari penata artistik.

Set Designer: Bekerja di bawah komando penata artsitik. Bertugas merancang set sesuai (baik eksterior maupun interior) sesuai dengan arahan penata artistik.

Set Dresser: Set dresser memutuskan barang-barang apa saja yang akan diletakan di dalam set sesuai dengan arahan set designer dan penata artistik.

Prop Master: Bertugas mendata, mencari, dan mengelola props yang digunakan dalam film. Props adalah benda-benda di dalam set yang dapat dipindahkan dengan mudah, seperti pisau, buku, telepon genggam, makanan, dsb.

Runner / Buyer: Bergerak cepat di lokasi apabila ada kebutuhan mendadak. Ia juga bertugas membeli/menyewa barag-barang yang telah didata oleh prop master dan set designer.

  1. Departemen Suara

Jasa Video eps-production.com

Production Sound Mixer: Kepala departemen suara. Ia bertugas memonitor, mengatur leveling, melakukan mixing, hingga memilih microphone yang akan digunakan selama syuting.

Boom Operator: Membantu sound mixer memrekam suara lewat boom.

Asisten Sound: Biasanya bertugas mencatat sound report (laporan perekaman suara agar memudahkan proses sync di paska produksi).

  1. Departemen Kostum & Rias

Jasa Video eps-production.com

Penata Kostum: Bertugas mendesain pakaian dan/atau memilih kostum sesuai kebutuhan cerita & karakter.

Penata Rias: Bertugas merias pemain sesuai kebutuhan cerita & karakter.

Penata Rambut: Bertugas merias  rambut pemain sesuai kebutuhan cerita & karakter.

  1. Departemen Post-Production

Jasa Video eps-production.com

Post-Production Supervisor: Membantu produser dalam mengelola proses paska produksi, mulai dari mengatur jadwal hingga mengelola sumber daya manusia.

Editor: Bertugas memilih dan memilah gambar yang sudah diambil di proses syuting. Proses editing dilakukan secara kreatif bersama sutradara. Biasanya editor dibantu oleh beberapa asisten yang bertugas sebelum pemotongan dan penyusunan gambar dimulai.

Colorist: Di era digital, colorist bertugas melakukan penyesuaian warna agar semua gambar yang diambil memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan (color correction), sebelum lalu mewarnai untuk memberikan nuansa tersendiri bagi hasil akhir filmnya (color grading).

Visual Effect Artist: Apabila film membutuhkan visual effect tambahan, maka visual effect artist bertugas membuat visual effect sesuai dengan kebutuhan cerita.

Rotoscope Artist: Biasanya banyak hal yang tidak diinginkan tidak sengaja terekam di proses syuting, sebut saja kabel malang melintang di set, atau misalnya naskah kru yang tertinggal di dalam set. Rotoscope artist bertugas menghapus objek-objek yang tidak diinginkan tersebut.

Sound Designer: Setelah selesai disunting oleh editor dan gambar telah dikunci (picture lock), maka hasil editing akan diteruskan ke departemen suara. Sound designer bertugas melakukan penyelarasan serta menambahkan berbagai elemen kreatif lain agar gambar yang telah disunting dapat lebih berbicara. Ia bekerja bersama editor dan sutradara.

Dialogue Editor: Tugasnya spesifik mengedit dialog agar semua terdengar dengan baik.

Composer: Bertugas membuat musik (score) sesuai dengan kebutuhan cerita.

Foley Artist: Bertugas merekam foley. Foley adalah manipulasi efek suara tambahan agar gambar dapat lebih berbicara, misalnya suara langkah kaki, gesekan props, dan gerakan-gerakan lain yang mungkin tidak terlalu terdengar di rekaman saat syuting.

demikian pembahasan kali ini mengenai  susunan lengkap 7 Departemen Kru Film atau Video yang biasa kamu terapkan dalam produksi film pendek kamu . Kira-kira kamu cocok masuk di departemen mana ya?

Baca Juga :

5 Kamera Sinema Yang Digunakan Untuk Pembuatan Film

Kamu Ingin Jadi Aktor Film Profesional?

10 Alat Ini Dapat Membuat Film Pendek Kamu Lebih Berkualitas

Read More

Mengenal S-LOG Sony Dan Mekanisme Kerjanya

S-Log dikenal di kalangan videografer atau film-maker sebagai fitur dari kamera Sony a7S, a6300, dan seri-seri sejenisnya yang membuat warna yang dihasilkan sangat flat (pucat), yang justru sangat digemari oleh para pembuat film karena memudahkan color grading warna. S-Log akan membuat film kamu jadi kelihatan lebih cinematic atau memiliki looks film.

Sebenarnya, S-Log hanya istilah yang diberikan oleh Sony, sedangkan pada kamera Canon kamu akan menemukan C-Log, di Panasonic kamu akan menemukan v-log, dan di kamera ARRI kamu akan menemukan LogC. Semuanya mempunyai prinsip teknologi yang sama.

Lalu apa yang membuat log-log ini begitu spesial?

Jasa Video eps-production.com

Mungkin selama ini kamu melihatnya hanya dari “pucatnya” saja.

Sebetulnya bukan itu!

Singkatnya, S-Log adalah cara kamera Sony merekam cahaya dalam kurva logaritmik (log diambil dari kata logaritma). Dengan mengandalkan kurva ini, kamera bisa lebih maksimal menampilkan detil di area gelap dan terang yang biasanya sulit dicapai menggunakan setting-an kamera biasa.

Untuk lebih jelasnya, yuk kita bahas lebih dalam!

  1. Mata manusia bekerja secara logaritmik

Kamu pasti mengeluh saat shooting di ruangan remang-remang. Karena hasilnya terlihat sangat gelap. Bisa saja kamu naikkan ISO supaya lebih terang, tapi hasilnya kotor (grain).

Sebaliknya, saat shooting di siang bolong, langit begitu terang hingga detil awan menghilang, kontras sekali dengan objek di sekitarnya yang tampak lebih gelap. Bisa saja kamu naikkan shutter speed atau apperture supaya awannya muncul kembali, tapi sayangnya objek lainnya malah tambah lebih gelap lagi.

Di luar solusi-solusinya (memasang ND filter, ganti lensa, tambah lampu, dll).. pernahkah kamu bertanya: Mengapa kamera berperilaku seperti itu? Mengapa terangnya di mata tidak selalu sama dengan terangnya di kamera? Mengapa seringkali cahaya terlalu kontras bagi kamera hingga sulit sekali mendapatkan cahaya yang rata antara objek dan latarnya (seperti langit dan pohon)?

Jawabannya..

Karena mata melihat cahaya secara logaritmik, sedangkan kamera merekam cahaya secara linear, supaya kamu paham maksudnya, saya ilustrasikan sebagai berikut:

Bayangkan kamu ada di ruangan gelap dengan satu lilin. Lalu kamu tambahkan satu lilin lagi sehingga lilinnya jadi dua. Maka kamu akan mendapatkan ruangan 2x lebih terang dari sebelumnya, sekarang kamu tambahkan satu lilin lagi, jadi tiga lilin. Apa kamu mengira sekarang akan jadi terang 3x nya? Tidak!

Ruangan tadi akan tampak terang 3x nya kalau kamu tambahkan dua lilin (jadi total 4 lilin).

Mengapa begitu? Karena mata mengukur perubahan cahaya dari kondisi saat ini, bukan menghitung satuan lilin, untuk mendapatkan terang 2x dari saat ini, sumber cahaya pun harus dua kalinya dari saat ini.

Misalnya, karena sekarang kita memiliki 4 lilin, kamu harus menambahkan 4 lilin lagi untuk mendapatkan terang 2x nya dari saat ini, jadi total 8 lilin. Berikutnya harus ditambahkan 8 lilin, jadi total 16 lilin. Begitu seterusnya.

Kalau kita urutkan, jumlah lilin di setiap perubahan terangnya jadinya seperti ini:

1, 2, 4, 8, 16, 32, dst. Bukankah dalam matematika ini disebut deret logaritma?

Jasa Video eps-production.com

Kalau kita plot, kurvanya akan tampak seperti gambar di bawah (sebelah kanan)

Artinya?

Artinya, di sisi gelap, mata manusia bisa menangkap perubahan yang cepat, sedangkan di sisi terang, mata manusia bisa menangkap perubahan secara perlahan-lahan (kurva semakin melandai ke kanan).

Dengan kata lain, mata manusia mampu beradaptasi terhadap cahaya sehingga tidak sampai kehilangan penglihatan baik di situasi minim cahaya, atau pun di situasi banyak cahaya. Itu sebabnya mata kita masih mampu melihat detil awan saat terik, sekaligus mampu melihat detil objek di sekitar bayangannya.

Ini yang tidak bisa ditiru oleh kamera. Karena secara umum, semua perangkat digital beroperasi secara linear dalam mempresentasikan data. Dalam contoh kita, kamera hanya menghitung jumlah lilin.

  1. S-Log “melengkungkan” cahaya

Cara kerja mata tadi kemudian dijadikan referensi untuk mengatasi kelemahan kamera.

Perhatikan dua kurva di gambar bawah. Sebelah kiri adalah kamera merekam cahaya secara linear, sedangkan sebelah kanan adalah kamera yang merekam secara logaritmik (s-log contohnya).

Perhatikan bahwa kalau kamera merekam secara linear, ada bagian yang terpotong karena sudah di luar batas cahaya yang bisa ditampilkan monitor. Otomatis pada batas ini, objek tampak putih begitu saja (seperti langit yang awannya menghilang).

Sedangkan kalau kamera merekam secara log, cahaya seolah dilengkungkan sehingga semuanya masuk di batas cahaya yang bisa ditampilkan monitor.

  1. Efek pucat S-Log

Akibat dari lengkungan cahaya yang dibuat s-log, gambar akan tampak pucat sekali, Itu karena s-log berupaya menekan cahaya sehingga tidak terlalu kontras sampai menyebabkan banyak detil yang hilang.

Jasa Video eps-production.com

Oleh karena itu, s-log memang diperuntukkan buat mereka yang merencanakan grading saat editing. Kalau tidak, gambar akan tampak tidak normal.

Lihat contoh hasil rekaman s-log dan hasil setelah digrading di video berikut :

Apa bedanya dengan raw?

Banyak yang mengira kalau log sama dengan raw, karena gambar seolah ‘mentah’.

Sebenarnya bedanya sangat jauh.

Kalau kamu shooting menggunakan raw, maka data yang diperoleh bukan berupa video. Kamu harus mengolahnya lagi sehingga menjadi sebuah file video.

Seperti kalau kamu menginstall Magic Lantern yang membuat DSLR bisa merekam dalam raw, hasilnya bukanlah mov atau mp4, tapi berupa potongan file-file mentah yang harus kamu gabungkan menjadi video di photoshop.

Karena raw adalah data mentah atau data asli yang keluar dari sensor, maka kualitas gambar yang dihasilkan raw berada di atas s-log dan hasil rekaman biasa (non log). Tapi memori yang dibutuhkan sangat besar. Hanya film-film layar lebar dengan kamera-kamera mahal (seperti RED, ARRI, dan Imax) yang biasanya menggunakan raw.

Sedangkan log hanya memanipulasi cahaya yang bisa masuk dalam standar kebutuhan video biasa. Hasilnya juga langsung menjadi sebuah video.

Baca Juga :

5 Jenis Drone Dan Fungsinya

8 Perbedaan Lensa Foto Dan Lensa Movie Cinema

4 Alasan Penting Dan Manfaat Memiliki Video Company Profile

Read More

6 Situs download Template After Effect Gratis 2020

Jika kamu seorang editor atau seseorang yang berkutik di dunia editing video pasti sudah tidak asing lagi dengan software satu ini yaitu Adobe After effect, software ini adalah software khusus editing film profesional layaknya film Hollywood. Kamu bisa membuat efek gedung hancur, efek menghilang, efek pesawat terbang dan yang lainnya dengan menggunakan software Adobe After Effect ini, kebayang bukan seberapa ciamiknya software ini. Untuk membuat sebuah effect atau motion memang diperlukan waktu yang lumayan panjang, tetapi kamu jangan khawatir karena saat ini sudah banyak tersedia template after effect gratis diluaran sana.

Jasa Video eps-production.com

Sekarang ini sudah banyak situs web yang memberikan cuma-cuma atau gratis..tis..tis..tis template after effect untuk mempermudah pekerjaan seorang editor video. Template After Effects pada umumnya sangat dibutuhkan bagi yang gemar editing video, peluang ini ditangkap dan dimanfaatkan oleh situs penyedia motion graphic sebagai peluang bisnis yang menguntungkan, banyak sekali layanan-layanan penyedia motion graphic yang menyediakan template After Effects ini sekarang, kami ambil salah satu contoh saja misalnya situs Videohive milik Envato Market ini, mereka menyediakan berbagai motion graphic yang di perjual belikan oleh membernya, Tapi jangan khawatir, kali ini eps-production hanya akan membahas situs penyedia template after effect gratis. Apa saja situsnya? Berikut 6 situs download template After Effects gratis.

Note : mungkin template di situs ini tidak selengkap di situs berbayar akan tetapi kamu bisa mengkreasikan satu template dengan template yang lain untuk melatih kreatifitas kamu.”

6 Situs Download Template After Effects Gratis

  1. gfxdownload

Jasa Video eps-production.com

gfxdownload adalah situs penyedia template after effects gratis yang bisa kamu kunjungi. gfxdownload memiliki banyak sekali template premium yang tersedia, seperti template slideshow, template opening, template logo dan lainnya, dijamin kamu pasti puas dengan ketersediaan template disini, coba saja kunjungi langsung pada situsnya tersebut. Jika kamu berminat mengunjungi situs ini, silahkan klik link pada judul diatas.

Baca Juga : 10 Rekomendasi Software Editing Adobe

  1. vfxdownload

Jasa Video eps-production.com

Adalah situs penyedia template after effects gratis lainnya yang bisa kamu kunjungi sewaktu-waktu butuh template, banyak sekali template tersedia pada website ini, sama seperti gfxdownload webstie ini juga menyediakan template seperti template slideshow, template opening, template logo dan masih banyak lagi. Jika kamu berminat mengunjungi situs ini, silahkan klik link pada judul diatas.

  1. Share AE

Jasa Video eps-production.com

Sebenarnya situs ini hampir sama dengan Vfxdownload, namun template yang tersedia disini sedikit lebih lengkap dari pada vfxdownload, cara download template pada situs ini juga disediakan dalam beberapa link alternatif, sehingga sangat mempermudah kamu untuk mendownload template after effects pada situs ini. Jika kamu berminat mengunjungi situs ini, silahkan klik link pada judul diatas.

Baca Juga : 5 Rekomendasi Laptop Editing Video Terbaik

  1. RocketStock

Jasa Video eps-production.com

Sebenarnya situs ini adalah situs tempat download template after effects premium, namun ada fitur situs gratis yang bisa kamu manfaatkan untuk mendownload template after effects gratisan, silahkan klik link pada judul jika kamu ingin mendownload template dari situs ini. Template pada situs ini biasanya juga tersedia dalam bentuk Pack (dalam satu paket) jadi banyak opsi template yang bisa kamu pakai jika mendownload tempalte yang seperti ini. Templatenya keren-keren walaupun gratis.

Baca Juga : 4 Teknik Dasar Editing Video

  1. Free AE Templates

Jasa Video eps-production.com

No Fees. No Catch. Unlimited Downloads” Semboyan inilah yang tertulis pada situs ini, tersedia banyak sekali template after effects gratis pada situs ini, mulai dari template cinematic, template logo, template promo, template intro, template slideshow semua ada disini. Kamu tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun untuk mendapatakan template premium dari situs ini. Jika kamu berminat mengunjungi situs ini, silahkan klik link pada judul diatas.

  1. Videohills

Jasa Video eps-production.com

Situs ini sebenarnya penyedia motion graphic berbayar, akan tetapi mereka juga menyediakan layanan free template after effects pada situsnya, namun sayangnya, untuk stok template after effects yang gratis hanya tersedia sedikit sekali, kamu juga diharuskan mendaftar menjadi member terlebih dahulu jika ingin mendapatkan template tersebut. Jika kamu berminat mengunjungi situs ini, silahkan klik link pada judul diatas.

Dari ke enam daftar situs diatas, semua template after effects yang tersedia bisa kamu download secara gratis. Kamu dianjurkan juga untuk memiliki skill mengedit template menggunakan after effects yang mumpuni jika ingin menggunakan template-template tersebut, karena tidak menutup kemungkinan ada beberapa elemen yang harus kamu rubah pada template tersebut. Perhatikan struktur elemen pada template sebelum kamu mengeditnya, untuk menghindari kerusakan saat template mulai di edit.

Semoga Info diatas bermanfaat dan menambah wawasan kamu, jangan lupa terus berlatih ya untuk menggunakan software after effect tersebut agar kamu nantinya tidak terlalu bergantung pada template…semangat! See yaa..

Baca Juga : 10 Alat Ini Dapat Membuat Film Pendek Kamu Lebih Berkualitas loh

Read More

(WA WEB) Cara Pakai Whatsapp Web Di Laptop Atau PC Kamu

Mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan aplikasi WhatsApp yang umum digunakan mulai dari sekedar hanya untuk chating, bahkan saat ini aplikasi WhatsApp dignakan kebanyakan orang untuk keperluan bisnis yaitu WhatsApp Business. Nah, kamu sudah tau belum jika WhatsApp sendiri juga ternyata dapat kamu akses langsung loh di Laptop atau PC kamu?. WA Web atau WhatsApp web merupakan fasilitas dari aplikasi WhatsApp yang memudahkan penggunanya membuka melalui laptop atau PC. Selama ini, WhatsApp sering kali dipakai hanya di perangkat handphone (HP).
Jasa Video eps-production.com
WhatsApp berfungsi menghubungkan komunikasi di berbagai belahan dunia. Ada banyak cara berkomunikasi yang ditawarkan oleh WhatsApp, mulai dari chat, telfon suara hingga telfon video.

Nah, berdasarkan penjelasan di atas kali ini eps-production ingin memberikan sedikit tutorial cara membuka WhatsApp Web atau WA Web di Laptop atau Pc kamu. Berikut cara menggunakan WA Web di laptop dan pc kamu:

1. Buka Situs WA Web

Jasa Video eps-production.com

Langkah pertama yang perlu dilakukan, yakni membuka situs di alamat web.whatsapp.com. Kemudian, pada layar akan muncul WhatsApp Web scan QR code atau kamu bisa langsung mengetik WA Web di browser kamu.

Baca Juga: 4 Spesifikasi PC Yang Kamu Butuhkan Sebagai Editor Video

2. Hubungkan dengan HP

Jasa Video eps-production.com

Agar bisa menggunakan WA Web, maka pengguna perlu membuka aplikasinya WhatsApp dari handphone dan menuju bagian setting atau pengaturan dan pilih WhatApp Web/Desktop untuk pengguna Iphone. Sedangkan untuk pengguna Android bisa dilakukan dengan menuju menu dan pilih WhatsApp Web. Setelah memilih WhatsApp Web, pengguna akan diarahkan untuk melakukan scan QR code yang tampil. Setelah berhasil melakukan scan, secara otomatis WhatsApp akan muncul di layar laptop atau pc kamu.

3. Cara Keluar

Jasa Video eps-production.com

Bila ingin keluar dari WA Web, pengguna harus membuka kembali aplikasi WhatsApp di handphone dan memilih menu WhatsApp Web lalu log-out atau keluar. Selain itu, pengguna juga bisa langsung keluar dari WA Web dengan memilih menu yang sebelah kanan profil tampilan WA Web.

Pengguna dihimbau untuk  selalu berhati-hati ketika menggunakan WA Web terutama jika memakai perangkat laptop atau pc orang lain, karena bila tak mengeluarkannya maka semua data akan tersimpan di Laptop atau Pc yang digunakan tersebut.

Semoga tips kali ini bermanfaat dan selamat mencoba!

Baca Juga:

5 Rekomendasi Laptop Editing Video Terbaik

9 Macam Shot Types Dalam Pengambilan Gambar Yang Harus Kamu Tau

4 Alasan Penting Dan Manfaat Memiliki Video Company Profile

Read More

5 Rekomendasi Laptop Editing Video Terbaik Bulan Oktober 2020

Era saat ini, kebutuhan akan perangkat laptop dengan spesifikasi yang tinggi semakin meningkat. Tidak hanya untuk kebutuhan gaming, saat ini pun banyak orang membutuhkan laptop untuk kebutuhan edit video.  Terutama banyak orang yang berbondong-bondong ingin menjadi konten creator di media sosial seperti Youtube, Instagram, dan media lainnya.

Jasa Video eps-production.com

Banyak Orang yang berbondong-bondong membuat Channel YouTube untuk dijadikan bisnis, kemudian memproduksi konten video yang menarik untuk mengashilkan pengunjung dan penonton ke channelnya.Tentunya semua aktivitas tersebut membutuhkan perangkat laptop yang memumpuni untuk digunakan mengedit video hasil rekamannya.

Komputer personal atau PC mungkin adalah pilihan perangkat yang tepat untuk mengedit video akan tetapi karena kebutuhan akan mobilitas yang tinggi saat ini banyak orang yang lebih memilih laptop untuk digunakan sebagai tools mengedit video, karena lebih praktis dan mudah dibawa kemana-mana.

Karena beberapa alasan tersebut, kali ini eps-production akan memberikan 5 Rekomendasi Laptop Editing Video Terbaik Bulan Oktober 2020. Yuk simak penjelasannya dibawah ini.

  1. Apple Macbook Pro 2020

Apple Macbook Pro 2020 hadir dalam empat varian. Apple Macbook Pro 2020 dibandrol dengan harga mulai dari Rp 20 juta hingga Rp 35 jutaan. Semua variannya menawarkan performa yang sangat mendukung pekerjaan modern yang membutuhkan grafis berat, termasuk mengedit video profesional. Perangkat ini juga pastinya dapat menunjang banyak pekerjaan berat lainnya dengan baik.

Jasa Video eps-production.com

  • Layar: 13,3 inci (diagonal) dengan lampu latar LED dan teknologi IPS; resolusi 2560 x 1600
  • Processor: Intel Core i5 generasi ke-8 quad-core 1,4 GHz, Turbo Boost hingga 3,9 GHz, dengan eDRAM sebesar 128 MB / Intel Core i5 generasi ke-10 quad-core 2,0 GHz, Turbo Boost hingga 3,8 GHz, dengan cache L3 bersama sebesar 6 MB
  • Graphic Card: Intel Iris Plus Graphics 645 / Intel Iris Plus Graphics
  • RAM: 8 LPDDR3 / 16 GB LPDDR4X
  • Storage: 256GB SSD / 512GB SSD / 1 TB SSD
  • Konektivitas: Wi-Fi 802.11ac, IEEE 802.11a/b/g/n, Bluetooth 5.0
  • Port: 2 x Thunderbolt 3 (USB-C) / 4 x Thunderbolt 3 (USB-C)
  • Baterai: Lithium-Polymer bawaan 58,2 watt-jam / 58,0 watt-jam

Apple Macbook Pro 2020 memiliki banyak keunggulan dibanding generasi sebelumnya. Salah satu yang paling menonjol adalah keyboard ketik baru yang lebih nyaman untuk digunakan. Keyboard ketik tersebut menggunakan mekanisme gunting yang diperbarui dengan jarak tempuh 1 mm. Papan ketik ini juga menggunakan kubah karet untuk menyimpan lebih banyak energi potensial untuk penekanan tombol yang lebih responsif.

Peningkatan kunci terletak di sektor dapur pacu, di mana prosesor yang digunakan adalah generasi yang lebih baru yang juga memiliki performa grafis yang lebih baik. Apple Macbook Pro 2020 dilengkapi dengan kapasitas RAM yang dapat dikonfigurasi hingga 32 GB, membuat kinerja keseluruhan Apple Macbook Pro 2020 lebih handal dibanding generasi sebelumnya, sehingga bisa menjadi pilihan terbaik bagi para editor video.

Baca Juga : 4 Spesifikasi PC Yang Kamu Butuhkan Sebagai Editor Video

  1. Laptop Asus ROG Zephyrus S GX701

Asus ROG Zephyrus S GX701 adalah salah satu dari rangkaian laptop gaming kelas atas Asus yang dibuat sangat powerful. Karena spesifikasinya yang bagus, laptop ini pastinya mampu menunjang pekerjaan seorang editor dalam editing video kamu dengan baik. Jadi, meskipun ini laptop gaming, laptop ini adalah salah satu rekomendasi unggulan didaftar ini.

  • Layar: 17.3-inch Full HD (1920×1080) IPS-level panel, 144Hz, 3ms, 100% sRGB, Optimus, G-SYNC, Pantone® Validated
  • Processor: Intel® Core™ i7-8750H
  • Graphic Card: NVIDIA® GeForce RTX™ 2080 with Max-Q Design 8GB GDDR6 VRAM
  • RAM: Up to 24GB (8GB on board memory) DDR4 2666MHz SDRAM
  • Storage: M.2 NVMe PCIe 3.0 x4 1TB SSD
  • Konektivitas: 802.11 AC 2×2 WLAN, Built-in Bluetooth 5.0
  • Port: 1 x USB3.1 Gen2 Type-C™ with DisplayPort™ 1.4 and Power Delivery, 1 x USB3.1 Gen1 Type-C, 1x USB3.1 Gen2 Type-A, 2x USB3.1 Gen1 Type-A, 1 x HDMI 2.0b, 1 x 3.5mm headphone and microphone combo jack, 1 x Kensington lock
  • Baterai: 76 Wh Lithium-Ion, 4 cells

Dibuat sangat bertenaga di bagian dalam tidak membuat laptop ini memiliki body tebal dan berat seperti pendahulunya, ROG Zephyrus S GX701 ini didesign tipis dengan ketebalan hanya 18,7 mm dan ringan dengan berat sekitar 2,6 kg. Dengan demikian, Asus ROG Zephyrus S GX701 siap menemani kamu di manapun.

  1. Acer ConceptD 7

Acer ConceptD 7 adalah rekomendasi lainnya yang bagus untuk editing video. Dibandrol dengan harga hampir Rp 40 juta, laptop ini dibekali dengan spesifikasi kelas atas yang menawarkan performa yang handal dari setiap segmennya. Ini adalah laptop hebat yang dapat menjawab semua kebutuhan para professional dibidang kreatif.

Jasa Video eps-production.com

  • Layar:15,6 inch IPS 4K UHD
  • Prosesor:Intel® Core™ i7-9750H
  • Graphic Card:NVIDIA® GeForce RTX™ 2080 with Max-Q Design and 8GB of dedicated GDDR6 VRAM
  • RAM:2 x 8 GB DDR4
  • Storage:2 x 256 GB RAID
  • Konektivitas:WiFi 802.11 ac MU-MIMO, Bluetooth 5.0
  • Port:USB Type-C, Thunderbolt 3, Mini DP, SD card reader, HDMI 2.0
  • Baterai:Hingga 16 jam

Acer ConceptD 7 dilengkapi prosesor Core i7-9750H dengan pengolah grafis NVIDIA GeForce RTX yang terkenal sangat handal untuk membuat konten animasi 2D dan 3D, maupun film dengan durasi panjang. Acer ConceptD 7 juga dibekali RAM yang sangat besar, pastinya laptop ini menjanjikan kinerja yang solid serta mampu mendukung penggunaan berbagai software desain grafis dan editing video yang berat.

Dengan desain yang ringkas dan stylish yang didominasi oleh warna putih atau hitam, laptop ini cocok untuk para kreator yang dinamis dengan mobilitas tinggi. Laptop ini juga dibekali dengan baterai yang tahan lama (diklaim mampu bertahan hingga 16 jam). Sementara itu, sistem pendingin dengan kipas Aeroblade™ 3D generasi ke-4 yang memiliki tingkat kebisingan di bawah 40dB membantu Anda bekerja lebih focus, nyaman, dan terhindar dari kebisingan.

Bukan laptop kreator namanya kalau tidak memiliki tampilan berkualitas tinggi. Layar 15,6 incinya telah mengusung resolusi 4K UHD dengan teknologi IPS yang membuatnya terlihat tajam, jernih, dan memukau. Gambar yang ditampilannya juga terasa lebih nyata berkat dukungan sejumlah fitur unggulan, termasuk 100% Adobe® RGB Color Gamut, sertifikasi PANTONE®, dan Delta E<2, membuatnya ideal untuk para creator professional.

Baca Juga : 10 Rekomendasi Software Editing Adobe

  1. Asus ZenBook Pro Duo i7

Asus ZenBook Pro Duo i7 adalah rekomendasi terbaik lainnya untuk Anda yang sedang membutuhkan laptop untuk editing video. Laptop yang dibandrol dengan harga Rp 40 jutaan ini dikemas dengan fitur dan teknologi unggulan yang membuatnya mampu diandalkan untuk menjalankan tugas yang berat.

Jasa Video eps-production.com

  • Layar:6” OLED 4K (3840 x 2160) 16:9 touchscreen, 5mm-thin bezel with 89% screen-to-body ratio, 178° wide-view technology, 100% DCI-P3
  • Processor:Intel® Core™ i7-9750H, 2.6GHz hexa-core with Turbo Boost (up to 4.5GHz) and 12MB cache
  • Graphic Card:NVIDIA® GeForce RTX™ 2060
  • RAM:32 GB 2666MHz DDR4
  • Storage:1 TB PCIe® x4 SSD
  • Konektivitas:Intel Wi-Fi 6 with Gig+ performance (802.11ax), Bluetooth 5.0
  • Port: 1 x Thunderbolt™ 3 USB-C™ (up to 40Gbps and DisplayPort), 2 x USB 3.1 Gen 2 Type-A (up to 10Gbps), 1 x Standard HDMI 2.0, 1 x Audio combo jack, 1 x DC-in
  • Baterai: 70Wh 4-cell lithium-polymer

Asus Zenbook Pro 14 Ux480FD menggunakan prosesor yang sangat bertenaga, yaitu Intel Core i7-9750H dengan pengolah grafis NVIDIA GeForce RTX 2060 yang mampu menyajikan kinerja yang luar biasa. Semua pekerjaan kamu juga akan ditampilkan pada layar OLED 4K 15,6 inci yang berkualitas tinggi.

Dengan harga jual yang cukup muahall, laptop ini menawarkan banyak fitur canggih yang dapat membantu para editor. Salah satunya adalah ScreenPad Plus yang berteknologi tinggi yang sangat bermanfaat bagi para pekerja industri kreatif. Dan masih banyak lagi fitur-fitur kueren lainnya yang ditawarkan oleh laptop ini.

  1. Asus ROG Zephyrus Duo 15

Dengan harga hampir 100 juta rupiah untuk model i9-10980HK dan 70 jutaan untuk model i7-10875H, ini adalah laptop gaming layar ganda pertama di dunia dengan layar 4K UHD. Layar keduanya berupa ROG ScreenPad Plus yang inovatif untuk pengalaman bermain game yang luar biasa dan melakukan pekerjaan kreatif yang mengesankan, termasuk menyunting video profesional.

Jasa Video eps-production.com

  • Layar:6-inch, Non-glare UHD (3840 x 2160), IPS panel 60Hz, 100% Adobe RGB, Pantone® Validated, G-SYNC™ with 14.1-inch (3840 x 1100) touchscreen
  • Processor:Intel® Core™ i9-10980HK / Intel® Core™ i7-10875H
  • Graphic Card:NVIDIA® GeForce® RTX 2080 SUPER™ 8GB GDDR6 VRAM (Boost Clock: 1330MHz, 90W)
  • RAM:2 x 16 GB DDR4 up to 3200MHz
  • Storage:2 x 1 TB M.2 SSD
  • Konektivitas:Intel® Wi-Fi 6 with Gig+ performance (802.11ax) + Bluetooth 5.0
  • Port:1 x USB 3.2 Gen 2 Type C with DisplayPort™, 1.4, Thunderbolt™ 3 and Power Delivery, 2 x USB 3.2 Gen 1 Type A, 1 x USB 3.2 Gen 2 Type A, 1 x HDMI 2.0b, 1 x 3.5mm Microphone-in jack, 1 x 3.5mm Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x RJ45
  • Baterai:90 WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion

Baca Juga : 4 Teknik Dasar Edit Video untuk Kamu Para Pemula

Keunggulan lain yang ditawarkan laptop ini adalah desain yang portabel untuk laptop sejenisnya. Dengan bobot sekitar 2,4 kg, ketebalan 2 cm serta baterai berkapasitas 90Wh membuat penggunanya bisa tetap bermain dan tetap produktif di mana saja. Untuk membantu menyajikan performa terbaik dari prosesor dan kartu grafis hebat yang digunakannya, Asus ROG Zephyrus Duo 15 dilengkapi dengan sistem pendingin yang inovatif dengan logam cair dan desain termal yang luar biasa.

Tampilannya laptop ini sangat mengagumkan, dengan layar utama 4K UHD yang berkualitas tinggi. Sementara itu, layar keduanya yang juga beresolusi tinggi dan sudah touchscreen sangat membantu pengguna dalam memaksimalkan kreativitas mereka saat bermain dan melakukan pekerjaan lainnya.

Secara keseluruhan, dengan segala fitur dan teknologi unggulan yang ditawarkannya, laptop ini cocok bagi para gamer, konten kreator maupun pengguna profesional lainnya yang menginginkan perangkat laptop yang powerful, portabel, dan dapat diandalkan dengan baik untuk menunjang pekerjaan para creator profesional.

Itulah 5 rekomendasi laptop untuk editing video terbaik dari esp-production di bulan oktober tahun 2020 ini. Semua laptop di atas bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan budget kamu masing-masing tentunya. Kamu tertarik untuk memiliki salah satu laptop di atas?.

Baca Juga :

10 Alat Ini Dapat Membuat Film Pendek Kamu Lebih Berkualitas

5 Kamera Sinema Yang Sering Digunakan Untuk Pembuatan Film Hollywood

Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Membuat Video Company Profile

Read More